Tag: atto bullo

Sambut Hari Konsumen Nasional Pemkot Manado Tak Mau Kecewakan Masyarakat

Plt Sekda Manado saat menyampaikan sambutan (Foto Ist)

MANADO – Kamis (20/4/2017) dalam peringatan Hari Konsumen Nasional tingkat Kota Manado, dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di pusat perbelanjaan Multimart kawasan Megamas Manado. Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu yang hadir mewakili Wali Kota Dr GS Vicky Lumentut mengatakan masyarakat merupakan konsumen yang harus diperlakukan dengan baik.

“Jangan sampai masyarakat sebagai konsumen dikecewakan dengan pelayanan yang kurang baik. Sehingga, momentum Hari Konsumen Nasional ini, harus dijadikan momen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kita,” ujar Sekda Usulu.

Tambah Usulu mengatakan sebagai penggerak ekonomi produsen maupun konsumen memiliki keterkaitan yang harus saling mendukung. Sehingga, diharapkan melalui Hari Konsumen Nasional tahun 2017 ini, konsumen Indonesia semakin Cerdas.

“Atas nama pemerintah Kota Manado, saya menyampaikan selamat Hari Konsumen Nasional. Semoga, konsumen di Kota Manado mendapat layanan yang baik,” kata Usulu.

Foto bersama Plt Sekda Manado dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Pemkot Manado (Foto Ist)

Sekedar diketahui, acara yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado itu, diwarnai dengan bagi-bagi door prize.

Yang hadir Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, Staf Ahli Walikota Drs Atto Bullo, Kepala Disperindag Manado Ir Meisje Wolah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Manado Dra Lenda Pelealu, para Camat serta beberapa Kepala Bagian dilingkup Pemkot Manado.(*/Tim)

Atto Bullo: THR Wajib di Bayarkan

Atto Bullo (Foto Suluttoday.com)

Atto Bullo (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Bertempat di ruang kerjanya Kamis (22/12/16) belum lama ini Atto Bullo selaku kepala dinas ketenaga kerjaan kota Manado kepada Suluttoday.com mengatakan jika pekerja yang umat kristiani wajib menerima Tunjangan Hari Raya (THR) jelang hari natal.

“Para pekerja wajib menerima THR, jelang hari raya umat kristiani,” ungkap Bullo.

Disampaikannya kepada semua Perusahaan yang memeperkerjakan para karyawan yang akan merayakan hari natal, kiranya melakukan pembayaran THR dikarenakan itu telah menjadi Hak dari pekerja.

“THR merupakan hak pekerja, oleh sebab itu kiranya wajib untuk segera dipenuhi,”. dalam perbincangan dengan pihak suluttoday.com beliau mengatakan jika jelang akhir tahun ini, ada banyak kegiatan yang dilakukan pihaknya mengandeng para tenaga kerja di wilayah kota Manado untuk semakin membentuk mereka menjadi para pekerja yang berstandar mutu dan berkualitas yang baik.

“di tahun ini semakin banyak kegiatan yang kami lakukan dengan melibatkan langsung para pekerja dari berbagai perusahaan di wilayah kota manado, untuk membentuk para pekerja handal yang bermutu dan berkualitas baik di kota Manado yang kita cintai ini,” jelas Bullo.

Adapun untuk kasus laporan yang diterima pihak tenaga kerja dikota manado jika dikaitkan dengan tahun tahun sebelumnya, ada penurunan sedikit. “diiharpkan semakin banyak kesadaran bagi para perusahaan dan pekerja untuk bekerja sama semakin baik baik lagi kedepannya, guna membentuk kota manado yang kita cintai semakin baik lagi,” ungkap bullo menutup. (Angel)

Bullo: H-7 THR Sudah Wajib Dibayarkan

Atto Bullo (Foto Suluttoday.com)

Atto Bullo (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Menjelang hari raya umat kristiani (25/12/15) Natal. Semua perusahaan wajib menunaikan tanggung jawab membayarkan hak pekerja minimal H-7. Seperti kalimat yang diungkapkan Atto Bullo selaku kepala dinas tenaga kerja (disnaker) kota Manado kepada suluttoday.com Kamis (18/12/15) hari ini di ruang kerjanya.

“Setiap pengusaha wajib menunaikan kewajiban untuk membahayarkan hak pekerja berupa THR menjelang hari raya pekerja terkait, ” ungkap Bullo.

Lebih lanjut dikatakan Bullo jika kedapatan ada pengusaha (perusahaan) yang tidak menunaikan kewajiban, dan pihak disnaker kota Manado menerima laporan terkait, maka akan di tindak lanjuti sesuai prosedur yang ada.

“Kami akan menindak lanjuti sesuai prosedur yang ada, jika kedapan adanya laporan pekerja yang tidak menerima hak sebagai pekerja dalam hal ini berupa THR menjelang hari raya pekerja terkait,” tegas Bullo.

Namun sejauh ini, perkembangan signifikan yang baik di tunjukan para pengusaha di kota Manado dalam hal menunaikan tugas dan kewajiban kepada para pekerja, hal tersebut dapat dilihat dari kurangya laporan para pekerja terhadap hal terkait.

“Saya bersyukur, dikota Manado tak diragukan, bahkan perkembangan yang semakin baik ditujukan, hal itu dapat dilihat dari kurangya aduan pekerja untuk hal terkait, pungkas Bullo menutup. (Angel)

Bullo: Pilkada, Pengusaha Wajib Berikan Kesempatan Pada Karyawan

Atto Bullo

Atto Bullo, SH,MH (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pemerintah kota Manado dalam hal ini kepala dinas tenaga kerja kota manado. Memberikan warning kepada para pengusaha yang bernaung di Manado. Untuk memberikan kesempatan kepada para karyawan dan karyawati, untuk melakukan pencoblosan secara bergantian.

“Pengusaha, wajib berikan kelonggaran untuk para pekerja melakukan pencoblosan secara bergantian,” ungkap Bullo kepada Suluttoday.com

Meski menurut beliau, tanggal 9 Desember mendatang, tidak masuk dalam kategori libur nasional, namun sebagai warga masyarakat yang baik, semua wajib menunaikan kewajiban memberikan suara dalam pencoblosan nanti, demikian halnya dengan para pekerja wajib diberikan kesempatan oleh pengusaha.

“Itu memang bukan libur nasional, tapi sebagai warga masyarakat yang baik, tentunya wajib menunaikan tugas tanggung jawab untuk mencoblos, demikian halnya dengan para pekerja, nah Bos harus mengerti,” kata Bullo lagi.

Diharapkan, di hari tersebut semua pengusaha taat aturan yang diberikan Pemerintah kota Manado, untuk kemajuan dan perkembangan Manado yang semakin baik lagi. (Angel)

Menjamurnya Alfamart Pemilik Warung Mengeluh, Ini Komentar Kadisnaker

Alfamart (Foto Ist)

Alfamart (Foto Ist)

MANADO – Menjamurnya minimarket Alfamart dan Indomaret, makin meresahkan masyarakat usaha kecil. Pasalnya, tawaran yang lebih murah dan bergengsi disajikan minimarket tersebut, sedangkan untuk usaha kecil seperti warung semakin ditingalkan para pembeli.
Anisa Ibrahim warga masyarakat kelurahan lawangirung, kepada Suluttoday.com mengatakan, kehadiran minimarket tersebut yang semakin menjamur, begitu meresahkan masyarakat.

“Kami, sebagai pelaku usaha kecil (warung,red) merasa semakin tidak nyaman, kami ditingalkan pembeli, semua menuju ke lokasi minimarket tersebut dengan harga yang lebih murah, sementara hampir di semua kelurahan di wilayah Kota Manado, minimarket tersebut telah hadir untuk mematikan usha kecil kami,” ungkap Anisa.

Sementara, ketika di konfirmasikan kepada kepala dinas tenaga kerja kota Manado Atto Bullo, beliau berpendapat jika ada dua sisi berbeda yang dapat di ambil dari adanya Alfamart dan Indomaret.

“Jika di satu sisi dapat menyebabkan usaha kecil masyakat makin terpuruk, disisi lain usaha minimarket tersebut memberdayakan SDM dari kota Manado sendiri, hal itu dibuktikan dengan adanya sidak yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, sebagai tindakan lanjutan dari rapat dengan Walikota Manado,” jelas Bullo.(Angel)

iklan1