Tag: Awaluddin Pangkey

Pangkey: Jackson Andre William Kumaat Sudah Memberi Bukti

Awaluddin Pangkey bersama Klub Bina Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Para pecinta bola, pemain bola dan pemimpin klub mulai angkat bicara soal siapa yang layak memimpin Asprov PSSI Sulawesi Utara (Sulut) jelang pemilihan Ketua PSSI Sulut di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Sulut, Senin (18/12/2017) mendatang.

Dua nama yang dinilai menguat memperebutkan kursi Ketua PSSI Sulut, diantaranya Jackson Kumaat dan P Nelwan. Rabu (13/12/2017), menurut Awaluddin Pangkey Ketua Klub Bina Sulut posisi Jackson sangatlah diuntungkan dan telah memberi bukti untuk dunia sepak bola di Sulut, hal itulah yang membuat peluang Jackson terpilih kembali sebagai Ketua Asprov PSSI Sulut lebih terbuka.

”Bung Jacko, sapaan akrab Kumaat sudah memberi bukti 5 tahun memimpin PSSI Sulut. Beliau berhasil menggerakkan roda organisasi PSSI Sulut dengan resource pribadi beliau, wajar jika Jackson A.W Kumaat memimpin lagi Asprov PSSI Sulut. Kemudian, faktanya kalau bicara peluang menang, tentunya Ketua Jacko lebih berpeluang, teman-teman voters juga tau kok Ketua Jacko telah berbuat,” kata Pangkey. (Amas)

Mathla’ul Anwar Sulut Jalankan Program Keumatan

Ketua Mathlaul Anwar Sulut foto bersama Jamaah (Foto Suluttoday.com)

Ketua Mathla’ul Anwar Sulut, Awaluddin Pangkey dan pengurus saat foto bersama Jamaah (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kepemimpinan Awaluddin Pangkey selaku Ketua Mathla’ul Anwar (MA) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) terlihat konsisten menjalankan agenda-agenda organisasi yang bersentuhan dengan kepentingan umat. Senin (16/1/2017), pengurus Mathla’ul Anwar Sulut melaksanakan program Ta’lim Keliling bertempat di Masjid Ar-Ridwan Kelurahan Mahawu, Tuminting Kota Manado.

Saat diwawancarai, Awaluddin memaparkan bahwa intensitas kegiatan yang dijalankan Mathla’ul Anwar Sulut keseluruhannya bertujuan semata-mata berdakwah. Kegiatan Ta’lim Keliling rencananya dilaksanakan pada 50 titik, apa yang dilakukan itu termasuk bagian dari sosialisasi (syiar) organisasi agar Mathla’ul Anwar dikenal masyarakat.

”Mathla’ul Anwar Sulut menjalankan program keumatan bertempat di Masjid Ar-Ridwan di Kelurahan Mahawu. Kami mengawali program keumatan dengan kegiatan Ta’lim Keliling dan buka puasa bersama dengan jama’ah setempat. Kegiatan ini akan kami jalanan di 50 titik Masjid yang ada di wilayah Sulawesi Utara,” ujar Awaluddin yang didampingi Zulham Hiola, sebagai Sekretaris, Senin (16/1/2017).

Berlangsungnya buka puasa bersama (Foto Suluttoday.com)

Berlangsungnya buka puasa bersama (Foto Suluttoday.com)

Lanjut dikatakan Awal sapaan akrab aktivis muda yang juga aktif di struktur MPI KNPI Kota Manado selaku Sekretaris ini, bahwa Mathla’ul Anwar akan turun dan ambil bagian mengawal kepentingan umat (masyarakat), dan mencari solusi atas hadirnya permasalahan yang sering dihadapi lembaga-lembaga keumatan lain.

”Di samping kami akan mengenalkan Mathla’ul Anwar ke jama’ah, kami juga akan berinteraksi dengan jama’ah untuk mendalami problematika umat yang bisa di cari solusi dengan bersinergi dengan lembaga lembaga keumatan lainnya. Perlu di ketahui bahwa Mathla’ul Anwar adalah ormas Islam yang lahir sebelum masa kemerdekaan tepatnya tahun 1916 di Menes Pandeglang, dan kita akan terus membumikan semangat organisasi sebagaimana yang dilahirkan awalnya, Mathla’ul Anwar berkhidmat di bidang pendidikan, da’wah dan sosial,” tutur Awal menutup. (Amas)

Pemprov Sulut Sukses Gelar Maulid Nabi, Mathla’ul Anwar Apresiasi OD-SK

Awaluddin Pangkey (Foto Ist)

Awaluddin Pangkey (Foto Ist)

MANADO – Toleransi dan kepedulian terhadap masyarakat yang begitu tinggi ditunjukkan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE (OD) dan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, SH (SK) yang ikut merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin (12/12/2016). Meski beragama Kristen OD-SK sapaan akrab pemimpin Sulut Hebat ini tetap menghargai umat Islam dengan perayaan Maulid.

Sikap OD-SK mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, tokoh agama, aktivis pemuda dan Ormas, salah satunya dari Mathla’ul Anwar (MA) Wilayah Sulawesi Utara yang disampaikan langsung Ketua Wilayah MA Sulut, Awaluddin Pangkey bahwa pelaksanaan Maulid Nabi yang digelar pemerintah Provinsi Sulut merupakan wujud dari kepedulian Gubernur dan Wagub terhadap kerukunan di daerah ini.

”Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pak Wagub Steven Kandouw yang ikut melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW, momentum ini digelar pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan sukses. Sungguh momentum luar biasa yang dilakukan pemerintah dibawa kepemimpinan OD-SK patut dicontoh, berikutnya agenda serupa bisa digilirkan dengan Ormas-Ormas muslim lainnya di Sulawesi Utara,” ujar Bung Awal sapaan akrab Pangkey yang juga Sekretaris MPI KNPI Kota Manado ini.

Untuk diketahui, perayaan Maulid Nabi dilaksanakan pemerintah Provinsi Sulut malam ini dengan pembawa hikmah Prof. Jimly Asshiddiq, dan ikut dihadiri sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, forkompimda, para Wali Kota/Wawali, Bupati/Wabup, serta ratusan masyarakat lainnya. Kegiatan ini dimotori pemerintah Provinsi Sulut bersama MUI Sulut, FKUB, dan ICMI Sulut, bertempat di Graha Gubernuran Kelurahan Bumi Beringin (Bumber) Kota Manado. (*/Amas)

Mathla’ul Anwar dan BKPRMI Sulut: Tindak Tegas Pelaku Pemboman Gereja

Awaluddin Pangkey (Foto Ist)

Awaluddin Pangkey (Foto Ist)

MANADO – Kejadian yang menyedot perhatian publik, dimana tepatnya pada, Minggu (13/11/2016) terjadi pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene di Jalan Dr Ciptomangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan, Samarinda, Kalimantan Timur.

Hal itu melahirkan keprihatinan dan kecaman dari sejumlah organisasi keagamaan dan organisasi kemasyarakatan, diantaranya dari Mathla’ul Anwar Sulawesi Utara (Sulut) dan Badan Komunikasasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulut.

Menurut Awaluddin Pangkey, Ketua Mathla’ul Anwar Sulut pihaknya prihatin bahwa masih ada saja oknum-oknum perusak kerukunan melakukan perbuatan yang mencederai keamanan masyarakat. Pangkey meminta penegakan hukum atas kasus ini dilakukan secara cepat.

”Mathla’ul Anwar prihatin dengan pemboman gereja di Samarinda tersebut, ini adalah upaya membelah persatuan bangsa dengan tindakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan konstitusi dasar yaitu UUD 1945 dan Pancasila. Kami mendorong pihak kepolisian RI untuk secepatnya mengusut oknum dan kelompok radikal di belakang insiden ini,” ucap Awaluddin yang juga pengurus DPD KNPI Sulut ini tegas, Minggu (13/11/2016).

Ditempat terpisah, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Utara, Fachruddin Noh mengutuk kejadiaan naas tersebut. Fachruddin yang juga Komisioner KPU Provinsi Sulut itu menduga ada oknum provokator yang sengaja mengganggu keamanan di Republik Indonesia tercinta.

Fachruddin Noch (Foto Ist)

Fachruddin Noh (Foto Ist)

”Terkait Pelemparan Bom Molotov didepan Gereja di Samarinda DPW BKPRMI Sulut, mengutuk dengan keras dan tidak ada tempat bagi kelompok Radikalisme di Indonesia. Selanjutnya meminta kepada aparat Kepolisian untuk mengusut ini sampai ke akar-akarnya. Ini adalah ulah provokator yang hanya ingin membuat rasa tidak aman bagi masyarakat. Kami juga meminta kepada pihak kepolisian untuk lebih meningkatkan kewaspadaan bukan tidak mungkin para provokator ini mengincar daerah-daerah lain dengan tujuan yang sama yakni membuat rasa tidak aman kepada rakyat Indonesia. BKPRMI Sulut menghimbau kepada semua pihak untuk menahan diri dan menginformasikan kepada pihak yang berwenang jika ada hal-hal yang mencurigakan,” tutur Fachruddin menutup. (Amas)

Tarkam Maasing dan Tumumpa, Aktivis Muda Minta GSVL Berhentikan Lurah

Ketua Wilayah Mathla'ul Anwar Sulut, Awaluddin Pangkey (Foto Ist)

Ketua Wilayah Mathla’ul Anwar Sulut, Awaluddin Pangkey (Foto Ist)

MANADO – Sering kali salah berucap menjadi potensi adanya salah paham, bahkan sampai pada lahirnya keretakan hubungan ditengah masyarakat. Kali ini, soal tawuran antar kampung (Tarkam) yang melibatkan sekelompok pemuda Kelurahan Maasing dan Tumumpa Kecamatan Tuminting, melahirkan keresahan bagi masyarakat pada dua Kelurahan tersebut.

Menanggapi hal itu, untuk mencari solusi Awaluddin Pangkey, aktivis muda Sulawesi Utara (Sulut) yang juga Ketua Wilayah Mathlaul Anwar Sulut angkat bicara. Menurutnya pemerintah Kelurahan harus bertindak cepat menyelesaikan adanya Tarkam tersebut agar tidak merembet lebih luas lagi.

Bahkan, tidak hanya itu Awal sapaan akrab Pangkey meminta Wali Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) memberhentikan Lurah di dua Kelurahan tesebut bila tak mampu menyelesaikan Tarkam yang berkepanjangan itu.

”Saya meyampaikan kepada Wali Kota Manado Bapak Vicky Lumentut untuk memberhentikan Lurah dan Kepala Lingkungan di kelurahan Maasing dan Kelurahan Tumumpa Dua yang lokasinya selalu terjadi Tarkam Panah Wayer, sebagai bentuk tanggung jawab struktural, karena tidak mampu menjadi Pemimpin sehingga warga di dua kelurahan maasing dan Tumumpa 2 tidak merasa aman dan nyaman lagi, Pemerintah di Kelurahan dan Lingkungan sangat mengetahui apa yang terjadi di Kelurahan dan Lingkungan Mereka, sehingga bisa dengan mudah mengidentifikasi masalah yang ada di kelurahan dan lingkungan mereka,” ujar Awal yang juga pengurus DPD KNPI Sulut ini tegas melalui Akun Facebooknya. (*/Amas)

iklan1