Tag: bart assa

Wah, Mantan Kadis PUPR Manado Diduga Belum Kembalikan Barang Milik Daerah

Kantor Walikota Manado

MANADO, Suluttoday.com – Pergantian pejabat atau Kepala Perangkat Daerah (PD) di Kota Manado yang nyaris mendapat perhatian ialah soal barang milik Negara yang sering kali raib. Hal ini terjadi di Dinas Pekerjaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Manado, dimana mantan Kadis Bart Assa setelah mendapat rolling belum juga mengembalikan sejumlah barang yang menjadi milik Dinas PUPR Manado.

”Setelah beliau diganti dari jabatan Kepala Dinas PUPR, sampai sekarang beberapa fasilitas kantor yang beliau gunakan menjadi pimpinan, sekarang setelah tidak lagi menjadi Kadis PUPR Manado, tapi barang-barang itu belum dikambalikan. Padahal setahu kami, aturannya harus dikembalikan ke Dinas. Sudah beberapa kali kami hubungi bahkan sempat datang ke rumah beliau Pak Bart, tapi beliau alasannya tidak ada di rumah,” ujar sumber yang adalah pegawai PUPR Manado yang meminta namanya tidak disebutkan.

Untuk diketahui, terdapat 7 item barang milik PUPR Manado dan satu mobil Hilux hitam Double Cabin milik Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Manado yang masih ditangan Bart Assa. Diantara barang-barang itu yakni 1 unit komputer notebook merek Apple MacBook (MLHC2ID/A) – Silver tahun 2017, 1 unit komputer tablet, Apple ipad pro wi-fi + celluar 128 GB 9.7” Gold tahun 2017, kemudian 2 unit hard disk eskternal seagate backup plus sim USB 3.0 2TB tahun 2017, 2 unit mikrometer digital tahun 2017, dan 1 unit komputer PC merek Apple iMac MK452+Office 2016 tahun 2017.

Menanggapi hal itu, Senin (27/11/2018), Ketua Umum Tommy Turangan SH, AMTI menyorot perilaku tersebut. Dikatakan Tommy pejabat daerah harus bermental jujur dan tau apa yang menjadi hak milik mereka, cara itu akan menjadi c0ntoh teladan yang baik bagi Aparatur Sipil Negara dibawahnya. Aktivis vokal ini mengatakan agar mantan Kadis PUPR Manado segera mengembalikan barang-barang tersebut karena itu menjadi aset pemerintah.

”Ini soal mentalitas, kalau pejabat tau akan hak dan kewajiban tentu peristiwa seperti ini tidak terjadi. Harusnya setelah dirolling Kadis PUPR Manado mengembalikan aset yang digunakan beliau, karena barang-barang itu adalah milik Negara yang harus dipertanggung jawabkan. Pejabat Perangkat Daerah sebetulnya menjadi contoh bagi bawahannya bukan berperilaku menyimpang,” tutur Turangan tegas. (*/Redaksi)

WAGUB STEVEN: Hanya Manado yang Meraih Predikat BB

Wagub Steven Kandouw saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kamis (11/10/2018), bertempat di Aston Hotel Manado, pPjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado DR Peter KB Assa ST MSc PhD mewakili Wali Kota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA menghadiri Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pada kegiatan yang bertujuan ini, pemperintah Provinsi Sulut meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah tersebut, kegiatan dibuka Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw.

Wagub Sulut dalam sambutannya mengatakan setiap Pemerintah Daerah harus meningkatkan akuntabilitas, rencana kerja, evaluasi internal serta manajemen kinerja, agar bisa meraih predikat yang tinggi sesuai output dan outcome.

“OPD harus selaras output dan outcome, jelas laporan kegiatan, karena pertumbuhan ekonomi di Sulut tergantung pada tiga faktor yaitu ekspor, investasi, dan belanja pemerintah, maka pertumbuhannya akan jelas jika akuntabilitas kinerja pemerintah baik, hasilnya akan baik,” tutur Kandouw.

Wagub juga mengapresiasi capaian Kota Manado yang berhasil meraih nilai BB dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2017. Sehingga, diharapkan 14 kabupaten/kota lainnya mengikuti jejak Kota Manado.

Peter K.B Assa menghadiri kegiatan tersebut (FOTO Ist)

“Dari 15 kabupaten/kota di Sulut, hanya Manado yang meraih predikat BB, yang lain memalukan,” kata Kandouw tersenyum.

Terlihat hadir Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi Akuntabiltas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Pemerintah dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia Ronald Anna’s, para Kepala Daerah, dan sejumlah pejabat Pemprov Sulut lainnya. (*/Redaksi)

Wali Kota GSVL Turunkan Bantuan, Juga Ajak Warga Manado Beri Sumbangan Bencana

Wali Kota GSVL dan Wakil Wali Kota Mor Bastiaan ketika berdoa pada pelepasan rombongan relawan dari Pemkot Manado (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Luar biasa, sikap peduli antar sesama selalu ditunjukkan Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut. Sabtu (6/10/2018) menyalurkan bantuan kepada para korban bencana gempa bumi dan Tsunami yang terjadi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala, bantuan diserahkan Wali Kota Manado kepada rombongan yang ditandai dengan doa bersama dan melepas para rombongan menuju Sulteng.

Dalam penyampaiannya, GSVL begitu Wali Kota Vicky akrab disapa menyebutkan bahwa secara sukarela, baik dilingkup Pemkot Manado, organisasi kemasyarakatan, maupun kelompok masyarakat lainnya, mengumpulkan bantuan untuk meringankan beban korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala.

”Hari ini, kita kembali membawa bantuan kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang ada di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala. Bantuan ini adalah pemberian sukarela baik dari ASN (Aparatur Sipil Negara),THL (Tenaga Harian Lepas) maupun dari masyarakat Kota Manado. Tunaikan tugas kalian dengan baik. Jaga kesehatan dan jaga diri masing-masing,” kata Wali Kota GSVL.

Bantuan yang diberikan Pemkot Manado, tambah GSVL, melalui Posko Peduli yang ada di Kantor Walikota Manado dilakukan secara bertahap. Dimana, bantuan tahap pertama telah diantar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado beberapa waktu lalu pasca terjadinya bencana di Palu, Sigi dan Donggala.

”Bantuan yang kita antarkan ini adalah bantuan tahap kedua. Selanjutnya, masih ada bantuan tahap ketiga dan seterusnya. Selain itu, saya juga mengajak kepada kita sekalian termasuk masyarakat Kota Manado, silahkan salurkan bantuan dan kepedulian anda untuk saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala melalui Posko Peduli yang ada di Kantor Walikota. Karena, saudara-saudara kita disana masih sangat membutuhkan uluran tangan kita,” ujar GSVL.

Dirinya berharap, selain bantuan dalam bentuk material dan tenaga sukarewan, masyarakat Kota Manado diimbau untuk mendukung dalam doa bagi korban bencana di Sulteng agar diberikan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

”Mari kita doakan pula saudara-saudara kita disana, agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan mereka kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” tutur Wali Kota GSVL.

Pemerintah Kota Manado menyerahkan bantuan berupa bahan-bahan kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, air mineral, perlengkapan bayi sampai pakaian dan obat-obatan, dikumpulkan dan didata Pemkot Manado di Posko Peduli. Barang-barang tersebut, kemudian diangkut dengan menggunakan truck untuk diantarkan langsung ke Sulteng melalui jalur darat.

Wali Kota GSVL saat bersama rombongan dari Pemkot Manado untuk relawan ke Sulteng (FOTO Ist)

Selain bahan kebutuhan pokok dan obat-obatan, Pemkot Manado pun mengutus para relawan, mulai dari tenaga kesehatan, taruna siaga bencana (Tagana), Polisi Pamong Praja (Pol-PP), Dinas Perhubungan dan lainnya ke lokasi bencana di Sulteng.

Untuk diketahui, rombongan bantuan kemanusiaan Pemkot Manado untuk Palu, Sigi dan Donggala diikuti beberapa kepala Perangkat Daerah yang ditugaskan mengantar bantuan tersebut. Bahkan, Walikota Vicky Lumentut menitip pesan untuk Walikota Palu Hidayat.

”Titip pesan saya untuk Pak Hidayat Walikota Palu, dan Wawali Palu Pasha,” kata GSVL, yang didampingi Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan SE dan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Peter KB Assa ST MSc PhD, saat melepas rombongan pengantar bantuan kemanusiaan di halaman Kantor Walikota Manado. (*/Redaksi)

GAMKI Diminta Junjung Sikap Pluralisme

Berlangsungnya pelantikan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sulawesi Utara (Sulut), periode 2018-2021, resmi dilantik oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GAMKI, Minggu (23/9/2018) di GMIM Sion Ranomuut.

Bendahara umum (Bendum) DPP GAMKI, Willem Wandik secara sah melantik, Ketua GAMKI Sulut, Debby Suma berserta Sekretaris Beidy Dokal dan jajaran pengurus DPD lainnya. Dalam pelantikan diawali dengan ibadah yang dipimpin Pendeta, Melky Tamaka M.Th,  serta turut dihadiri Gubernur Sulut, Olly Dondokambey yang diwakili Biro Hukum Pemprov, Grubert Ughude.
Wali Kota Manado, Vicky Lumentut diwakili Sekretaris Kota Manado, Bart Assa, Ketua Komisi IV DPRD Sulut, James Karinda yang juga sebagai penasehat GAMKI Sulut. Dalam sambutan Ketua Umum (Ketum) GAMKI, Michael Wattimena yang diwakili Bendum, Willem Badik mengatakan GAMKI merupakan organisasi pemuda Kristen yang selalu hadir ditengah-tengah masyarakat dalam menjalankan Injil dan terang Kristus.
“Sampai saat ini GAMKI terus menjunjung tinggi sikap pluralisme.  Karena itu, diharapkan pengurus yang baru bisa terus mempertahankan hal itu. Termasuk mendukung bagi yang lemah maupun menopang bagi mereka yang kurang mampu dan siap menyuarakan hal-hal benar untuk NKRI. Kiranya Kepala gerakan menuntun pelayanan saudara-saudara,” kata Willem Badik. Sementara itu, Bart Assa dalam sambutan Wali Kota mengatakan, mengucapkan selamat kepada pengurus DPD GAMKI Sulut yang baru saja dilantik. Kiranya Tuhan Yesus senantiasa menjaga dan memelihara.
Dibawah kepegurusan yang baru, Vicky Lumentut melalui Bart Assa percaya GAMKI Sulut akan menjadi ornisasi yang maju dan dinamis, dalam menggalang setiap potensi generasi muda. Sekaligus mampu mendorong partisipasi segenap anggotanya untuk semakin produktif, kontributif maupun konstruktif positif bagi pergumulan Gereja, daerah dan Bangsa.
“Kita semua berharap pengurus DPD GAMKI Sulut dapat berbakti dengan tulus. Termasuk sesama pengurus saling menjaga keharmonisan dengan kasih Kristus agar dapat mewujudkan masyarakat adil rukun dan damai,” ujar Bart Assa.(Cat)

 

Sekdakot Manado Ajak Perangkat Daerah Optimalkan Pengelolaan Aset

Sekdakot Peter Assa saat membuka kegiatan sosialisasi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Upaya pemerintah Kota Manado untuk melakukan perbaikan pembangunan dalam seluruh dimensi makin intens dilakukan. Rabu (12/9/2018), melalui Pejabat Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Manado, DR Peter KB Assa, Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut membuka acara Sosialisasi Penatausahaan dan Pengelolaan Aset Tetap pemerintah Kota Manado.

Assa menyampaikan agar para pimpinan Perangkat Daerah (PD) memaksimalkan kerjanya, karena visi Manado sebagai Kota Cerdas harus dapat diaktualisasikan dalam semangat yang konkrit. Hal demikian perlu mengilhami PD untuk memperhatikan pengelolaan aset.

“Sebagai salah satu indikator kota Cerdas adalah tertib administrasi, dalam hal ini penatausahaan aset Daerah dan pengelolaan aset tetap yang harus memahami dasar hukum,” kata Vicky Lumentut sebagaimana disampaikan Assa, di ruang Toar Lumimuut (Tolu), Kantor Walikota Manado.

Wali Kota juga menambahkan bahwa sosialisasi yang digagas Inspektorat Kota Manado tersebut sangat penting untuk diikuti, agar Perangkat Daerah terhindar dari temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Sosialisasi ini penting untuk mempermudah, memberikan petunjuk teknis sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku sehingga tidak akan ada temuan untuk pemeriksaan BPK tahun depan,” tandas Walikota Vicky Lumentut.

Lanjutnya lagi, yang bertanggungjawab terhadap aset adalah Perangkat Daerah masing-masing-masing dan harus berkoordinasi dengan Inspektorat. Pemerintah Kota Manado dalam hal ini punya target yang harus direalisasikan secara bersama atas kerja kolektif semua stakeholder terkait.

“Wali Kota dan Wakil Wali Kota meminta bantuan pihak ketiga dalam penataan aset tetap Pemerintah Kota Manado pada Tim teknis yang hadir saat ini. Sehingga ditargetkan pengelolaan aset dapat dilakukan dengan baik dan benar, mempercepat temuan BPK RI tahun 2017 sehingga dapat diselesaikan dengan baik. Tim akan menjelaskan secara singkat dan berkunjung ke Perangkat Daerah untuk memonitoring,” ujar Sekda Assa.

Pimpinan Perangkat Daerah ketika menghadiri sosialisasi (FOTO Ist)

Hadir pula Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH dan Inspektur Kota Manado Drs Musa Hans Tinangon MSc serta pimpinan Tim Teknis Sulkarnain Sebaia. Hadir dalam acara tersebut para Kepala Perangkat Daerah serta pengurus barang yang ada di jajaran Pemkot Manado.

Untuk menciptakan pemerintahan Cerdas, good governance and clean government, kata Wali Kota, maka penatausahaan aset Daerah dan pengelolaan aset tetap harus sesuai dengan dasar hukum. (*/Redaksi)

iklan1