Tag: bastiaan

MOR BASTIAAN: Mari Baku-Baku Sayang dan Baku-Baku Bae

Wawali MOR BASTIAAN (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Sebagai Wakil Wali Kota (Wawali) Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE tak henti mengajak masyarakatnya untuk menjaga kerukunan. Mor yang juga akrab dengan singkatan MDB (Manado Di Berkati) itu menyebut suasana keakraban di tengah-tengah masyarakat menjadi modal utama dalam merajut pembangunan. Politisi yang murah senyum itu, mengharapkan agar Manado selalu menjadi role model perdamaian.

‘’Kita warga Manado dikenal rukun dan toleran, mari kita jaga bersama itu. Bagi saya pemerintah dan masyarakat perlu sama-sama memperkuat kebersamaan, kerukunan terus dijaga. Hal utama dalam memicu gerak dan laju pembangunan di Kota Manado ialah situasi yang kondusif. Saya mengajak semua warga mari baki-baku sayang dan baku-baku bae,’’ ujar Mor saat diwawancarai Suluttoday.com, Senin (17/2/2020).

Wawali Manado yang juga dikenal akrab dengan para ASN dijajaran pemerintah Kota Manado ini mengingatkan pentingnya para birokrat meningkatkan kinerja untuk memantapkan pelayanan. Dalam konteks momentum Pilkada 2020, Mor juga menuturkan bahwa semua elemen masyarakat Kota Manado harus menyukseskan itu dengan menjaga keakraban. Menurutnya, jangan karena politik membuat kekeluargaan di masyarakat memudar.

‘’Saya mengingatkan para birokrat ayo fokus bekerja, memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Jangan sibukkan diri dengan Pilkada 2020, biar urusan pihak dan instansi terkait, kita cukup memberi partisipasi menyukseskan agenda tersebut. Kita semua bertugas melahirkan suasana yang tertib dan aman demi kelancaran agenda demokrasi di tahun 2020. Ingat, jangan karena kepentingan politik masyarakat saling beradu, kita utamakan kebersamaan dan kekeluargaan, bukan politik membuat hubungan sosial masyarakat menjadi renggang,’’ kata Mor menutp.

Sekedar diketahui, akhir-akhir ini juga begitu santer terdengar sapaan akrab Mor dengan singkatan MDB atau Mor Dominus Bastiaan, atau Manado Di Berkati. Tanggapan masyarakat atas singkatan tersebut juga relatif beragaman. Sejumlah pihak memberi apresiasi dan menyampaikan dukungan yang positif terhadap MDB jika maju di Pilwako Manado. (*/Am)

Ada Kepala PD ‘Gagal Paham’, WAWALI MOR Berikan Ketegasan Pahami Program

Wawali MOR ketika memberikan sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Senin (28/5/2018), Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Wali Kota DR Ir GS Vicky Lumentut  membuka kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) 2018 triwulan I Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (28/05) pagi hingga siang tadi.

Dalam sambutannya, Wawali Mor Bastiaan menegaskan Kepala Perangkat Daerah (PD) harus memahami dan menguasai program kerja di instansinya. Agar tidak terjadi kesalahan berulangkali dalam penginputan data realisasi fisik dan keuangan.

“Sampai hari ini masih banyak kepala Perangkat Daerah yang kurang paham dengan program kerjanya. Harusnya kepala perangkat daerah itu mampu menguasai program serta pelaksanaan kegiatan dan penginputan data harus dikontrol. Jangan ada kesalahan yang terjadi berulang-ulang setiap tahun. Ini harus menjadi perhatian khusus kita bersama,” ujar Wawali Mor.

Menurutnya, dirinya dan Wali Kota Vicky Lumentut selalu melakukan monitoring terhadap kinerja aparatur pemerintah khususnya penyerapan anggaran. Apalagi, tahun 2018 ini Pemkot Manado telah bertekad melakukan perubahan dengan akan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kita sudah tekadkan bersama untuk meraih opini WTP dari BPK. Makanya, kami dorong setiap Perangkat Daerah untuk bekerja optimal. Meski sibuk, seorang kepala Perangkat Daerah harus menjadikan capaian realisasi fisik dan keuangan sebagai top prioritas. Karena, data yang diinput para operator itu tidak dapat dirubah dan menjadi data akurat di Badan Keuangan,” tukas Wawali Mor Bastiaan.

Johnli Tamaka SE ketika memberikan sambutan (FOTO Ist)

Selain itu, menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) selaku Ketua Tim EPRA Kota Manado Johnli Tamaka SE, membeberkan data target anggaran, realisasi fisik maupun keuangan masing-masing perangkat daerah dilingkup Pemkot Manado.

“Apa yang kami tampilkan ini merupakan hasil input dari masing-masing operator dari masing-masing perangkat daerah. Antara target dan realisasi harua realistis,” kata Tamaka dalam sambutannya.

Dari hasil evaluasi tersebut terdapat lima Perangkat Daerah yang realisasi keuangannya tertinggi maupun terendah berdasarkan klasifikasi mulai dari dinas/badan, bagian sampai kecamatan.

“Rata-rata realisasi anggaran Perangkat Daerah sampai dengan 31 Maret 2018 baru mencapai 8,83 persen dari target anggaran sebesar Rp1.887.244.812.000. Saya akan sampaikan lima Perangkat Daerah yang realisasi anggarannya tertinggi dan terendah untuk menjadi bahan evaluasi pada triwulan kedua nanti,” ujar Tamaka.

Peserta EPRA ketika mengikuti kegiatan di aula kantor Walikota Manado (FOTO Ist)

Berdasarkan paparan Ketua TEPRA, pada realisasi anggaran triwulan I Dinas Pangan berada pada posisi tertinggi yakni 20,79 persen. Perangkat Daerah terendah adalah Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) yang hanya mencapai 0,99 persen.

Sementara itu, dilingkup Sekretariat Daerah Kota Manado, Bagian Keuangan menempati posisi tertinggi realisasi keuangannya yakni 24,04 persen, dan posisi terendah Bagian Kesejahteraan Rakyat 2,83 persen. Ditingkat kecamatan, terdapat Kecamatan Mapanget realisasi keuangannya tertinggi yakni 24,97 persen, posisi terendah ditempati Kecamatan Bunaken 11,59 persen.

“Triwulan satu untuk kedepan harus diperhitungkan targetnya, jangan sampai pasang tinggi-tinggi padahal biasanya pada triwulan satu masih pada tahap pelelangan sehingga tidak tercapai,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu.

Rapim EPRA triwulan I dipimpin Wawali Mor Bastiaan didampingi Plt Sekda Rum Usulu, Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, Kepala BPKAD Johnly Tamaka, Kabag Pembangunan Sterry Akay ST dan diikuti kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado.

Kemudian, sekedar diketahui, sejumlah Kepala PD yang tidak hadir dalam Rapim EPRA mendapat perhatian serius Wawali Mor. Hadir pula Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH.,MH. (*/Redaksi)

Lepas Kontingen Ikut PORPROV, BASTIAAN: Silahkan Berikan yang Terbaik

Wakil Wali Kota Manado saat menyampaikan sambutan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dukungan pemerintah Kota Manado terhadap para atlet asal Manado yang ikut dalam Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Utara (Sulut), hal itu terlihat sebagaimana disampaikan, Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE Senin (9/10/2017). Mor Bastiaan saat lepasan kontingen dari Manado menitipkan agar para atlet mengharumkan nama baik Kota Manado.

Silahkan berikan yang terbaik untuk Kota Manado. Menang kalah itu adalah biasa, tetapi kita harus menang. Itu tekad kita bersama,” ujar Mor Bastiaan.

Ditambahkannya lagi bahwa, Kota Manado dikenal sebagai gudangnya atlet olahraga berprestasi sehingga target menjadi Juara Umum dalam PORPROV tahun 2017 ini, bukanlah hal yang muluk-muluk.

”Manado adalah tolak ukur prestasi di Sulawesi Utara bahkan Indonesia. Banyak atlet olahraga berprestasi ada di Manado. Karena itu, menjadi target kita untuk membawa pulang Juara Umum dalam PORPROV tahun 2017 ini,” tutur Wawali Mor, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado Laurens Enco Umboh dan juga Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Manado, Hengky Kawalo.

MOR BASTIAAN foto bersama kontingen Manado, dan Ketua KONI Hengky Kawalo (Foto Ist)

Sementara itu, Hengky Kawalo saat menyampaikan laporan mengatakan kontingen Kota Manado yang akan berlaga dalam PORPROV di Kabupaten Minahasa berjumlah 386 orang dengan mengikuti 21 cabang olahraga yang dipertandingkan.

”Sebagai Ketua KONI saya melaporkan bahwa atlit, official dan pelatih dalam Kontingen Kota Manado sudah sangat siap untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi yang dilaksanakan di Kabupaten Minahasa. Kami siap untuk membawa pulang Juara Umum,” kata Kawalo, yang juga anggota DPRD Manado itu. (*/Amas)

Launching Tahap II, Antam dan PT Pos Indonesia Rajut Kerja Sama Penjualan Emas di Manado

Ira Puspadewi ketika memberi presentasi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Membangun kerja sama strategis di bidang penjualan emas, Senin (11/9/2017) PT Antam (Persero) dan PT Pos Indonesia menggelar launching tahap II, kerja sama bertempat di halaman Kantor Pos Kota Manado yang dihadiri Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan dan Assisten II Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Rudy Mokoginta. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Manado menyampaikan dukungan atas kerja sama tersebut.

‘’Tentunya kerja sama dibidang penjualan emas, antara PT Antam dan PT Pos Indonesia Cabang Manado ini sangat memudahkan masyarakat, terutama para pembeli emas. Karena bagaimana pun investasi emas itu sifatnya jangka panjang dan menguntungkan, pemerintah Kota Manado menyambut baik atas kerja sama ini,’’ ujar Mor Bastiaan dalam sambutannya.

Sementara itu, sebelum Mor Bastiaan menyampaikan sambutan, Ira Puspadewi selaku Direktur Jaringan, Retail dan Sumber Daya Manusia PT. Pos Indonesia (Persero) menyampaikan sejumlah informasi dan peran sinergis yang dilakukan PT Pos Indonesia, lebih khusus saat bekerja sama dengan PT Antam. Pihaknya berharap jalinan kerja sama tersebut member arti penting pada masyarakat untuk mengakses pembelian emas batangan.

Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan saat sambutan (Foto Suluttoday.com)

‘’Di Manado tergolong kota yang dilirik PT Pos Indonesai dan PT Antam, karena setelah Februari 2017 lalu diluncurkan dengan menyediakan 109 Kantor Pos yang dapat diakses masyarakat untuk membeli emas Antam. Kedua perusahaan ini memperluas jaringannya penjualan menjadi 204 Kantor Pos di Indonesia, dengan 24.000 titik layanan yang akan lebih memudahkan masyarakat membeli emas,’’ kata Ira, sembari menyebutkan bahwa program ini dukung dengan fasilitas teknologi informasi yang memudahkan proses pembelian, pemesanan, dan transaksi pembayaran (delivery).

Sementara itu, Tatang Hendra sendiri sebagai Direktur Pemasaran PT. Antam (Persero) Tbk, memaparkan terkait ruang kerja sama yang dijajaki Antam untuk menunjang kesejahteraan dan kebutuhan masyarakat. Tatang juga tak lupa mengungkap beberapa pengalaman PT Antam dibidang pengelolaan sumber daya alam.

Para undangan yang ikut dalam acara Launching (Foto Suluttoday.com)

‘’Kita tentu bersyukur, dan juga berekspektasi agar kerja sama ini berjalan lancar. Masyarakat dimudahkan dalam membeli emas tentunya, memang kami telah kurang lebih 49 tahun memiliki cadangan nikel dan buksit yang berkualitas tinggi, dan berjumlah besar. 65% saham Antam dimiliki pemerintah Indonesia dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (IDX), serta Bursa Efek Australia (ASX). Silahkan, pelanggan melakukan pembelian emas Logam Mulia (LM) di Kantor Pos dengan system pemesanannya,’’ tutur Tatang.

Untuk diketahui, bagi masyarakat yang hendak membeli emas bisa diperoleh dibeberapa tempat, diantaranya; di Kantorpos Pemeriksa (Kprk), maupun di Kantor Cabang Dalam Kota (Kpc DK) dan Luar Kota (Kpc LK). Lebih dari 4.800 Kantor Pos di Indonesia dan lebih dari 4.300 diantaranya telah online, sedangkan jumlah titik layanannya (point of sales) mencapai 24.410 titik dalam bentuk Kantorpos sendiri, 11.835 agenpos dan lain-lain.

Mor Bastiaan membeli emas batangan (Foto Suluttoday.com)

Akhir dari prosesi launching tahap II, dilanjutkan dengan press konferens yang diikuti Hari Purnama, VP Pengembangan Bisnis Retail PT Pos Indonesia (Persero), TMV Rudy Vidayana, Kepala Regional 10 Sulawesi & Maluku PT. Pos Indonesia (Persero), Ira Puspadewi, Direktur Jaringan, Retail & Sumber Daya Manusia PT Pos Indonesia (Persero), Tatang Hendra, Direktur Pemasaran PT. Antam (Persero) Tbk, Muhidin, VP Marketing, Sales & Operation Support PT Antam (Persero) Tbk Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia.(Amas)

Demo Lagi, Pedagang Desak Wali Kota Manado Copot Keintjem dari Dirut PD Pasar

Wujud protes pedagang kepada PD Pasar Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Demonstrasi yang beberapa bulan terakhir terus dilakukan pedagang tradisional di Kota Manado sepertinya mengharuskan Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE selaku owner Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado mengambil sikap tegas. Senin (7/8/2017), sejumlah pedagang mendatangi Kantor Walikota Manado dan meminta Wali Kota Manado mengganti Dirut PD Pasar Ferry Keintjem, diganti dari jabatannya.

”Sudah berulang-ulang kami menyurat lembaga Dewan Kota Manado yang terhormat, Banwas PD Pasar Manado, dan Wali Kota Manado untuk menyampaikan masalah yang dihadapi pedagang tradisional di Kota Manado, khususnya di pasar Bersehati. Tapi, sampai saat ini kami belum mendapatkan solusi, malah Dirut PD Pasar Ferry Keintjem melakukan ‘pembongkaran’ lapak pedagang,” ujar Sjahbudin Ardin Noho, perwakilan pedagang yang melakukan orasi.

Para pendemo saat berada di kantor Walikota Manado (Foto Suluttoday.com)

Tidak hanya itu, Ardin menyebutkan apa bahwa sejumlah pedagang sudah tidak berjualan diakibatkan sikap Dirut PD Pasar Manado yang arogan. Bahkan, Ardin dengan tegas meminta Wali Kota Manado mencopot Keintjem dari jabatan sebagai Dirut PD Pasar Manado.

”Kasihani para pedagang, mereka adalah rakyat Kota Manado. Demo kali ini kami meminta Wali Kota Manado yang menerima kami, bila perlu datangkan Ferry Keintjem untuk kita diskusikan persoalan pasar secara terbuka. Melalui kesempatan ini, kami meminta Wali Kota Manado agar mengganti Keintjem dari jabatan Dirut PD Pasar Manado, Wali Kota Manado kami berharap dapat mengambil sikap tegas guna menyelesaikan masalah ini, lihat saja pedagang yang belum punya buku kontra, yang ada hanya kwitansi warong, pembayaran di Notaris juga belum jelas kabarnya yang kami pertanyakan pertanggungjawabannya,” tegas Ardin pada demo yang kesekian kalinya dilakanakan pedagang ini.

Sementara itu, Assisten I pemerintah Kota Manado, Micler Lakat saat menerima para pendemo menyampaikan pemerintah Kota Manado melalui Banwas PD Pasar Manado akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan para pedagang. Menurutnya pihaknya akan menempuh mekanisme yang berlaku, dan meminta pedagang agar tetap bersabar.

Pedagang saat menyampaikan aspirasi di kantor Walikota Manado (Foto Suluttoday.com)

”Terima kasih penyampaian aspirasinya, setelah saya amati dan pelajari tuntutan dari para pedagang maka dengan ini saya mengatakan akan menindaklanjuti semua aspirasi tersebut. Kebutulan disini hadir Sekretaris Banwas PD Pasar Manado, dan sebentar pedagang juga akan diterima Ketua Banwas PD Pasar Manado untuk dicarikan solusi dari apa yang menjadi polemik saat ini. Semua kita akan selesaikan sesuai mekanisme yang berlaku, saya juga berharap para pedagang bersabar menunggu proses mencari solusi yang dilakukan saat ini,” tutur Lakat. (Amas)

iklan1