Tag: baznas

BAZNAS Sulut Buka Dapur Umum, Salurkan Ribuan Makanan Siap Saji

Ketua Baznas Sulut, Abid Takalamingan saat menyalurkan bantuan alkon (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dipimpin langsung Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Abid Takalamingan S.Sos.,M.H, disaat insiden banjir melanda Kota Manado Baznas membuka Dapur Umum. Senin (4/2/2019), Abid saat diwawancarai mengatakan bahwa pihaknya menurunkan Relawan untuk membantu masyarakat korban banjir dan tanah lonsgor di Manado.

”Umumnya Baznas mengambil bagian untuk meringankan beban dan penderitaan yang dialami masyarakat korban banjir di Kota Manado. Kita membuka 4 Dapur Umum, dengan pusat Dapur Utama di Almunawarah Kelurahan Mahawu Lingkungan 7 Kecamatan Tuminting. Kita menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji kepada para korban,” kata Abid.

Para relawan Baznas saat menyiapkan makanan (FOTO Ist)

Lanjut disampaikannya Baznas Sulut juga mengidentifikasi apa-apa saja yang dibutuhkan para korban, serta ikut mengevakuasi warga yang terkena banjir. Abid memaparkan beberapa metode yang dilakukan Baznas Sulut dengan tujuan menyelesaikan apa yang kemudian permasalahan dihadapi para korban bencana. Tak hanya itu, Baznas memberikan bantuan pakaian layak pakai kepada korban banjir.

Penuh semangat para relawan saat berada di Dapur Umum (FOTO Ist)

”Kita tahu sendiri, disaat banjir memang berdatangan bantuan. Warga korban bantuan juga kami identifikasi karena mereka selain membutuhkan bantuan emergensi, respon, mereka membutuhkan recovery, rekonstruksi bencana. Kita menyuplai logistik disejumlah titik dengan dibantu relawan Baznas dari Kota Bitung dan sekitarnya. Tiap hari 4.000 makanan siap saji (nasi bungkus) yang disalurkan. Malam 2000, siangnya 2000 bungkus,” tutur Abid mantan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini.

Pakaian layak pakai yang akan disalurkan (FOTO Ist)

Tidak hanya itu, Baznas Sulut juga memberikan bantuan berupa 4 buah mesin alkon, mereka ikut membantu tenaga dengan melakukan bersih-bersih sisa banjir yang membuat sampah menumpuk ditengah lingkungan warga. Abid pun berharap agar kesadaran saling membantu, kepedulian dan kepekaan berbagai pihak terhadap insiden yang dialami warga Manado terus ditingkatkan. (*/Redaksi)

Suasana di Dapur Umum Baznas Sulut (FOTO Ist)

RKAT 2019 Rampung, Baznas Sulut Genjot Capaian Kinerja dan Beri Apresiasi

Ketua Abid Takalamingan saat pelaksanaan Bimtek dan penyusunan RKAT 2019 (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tahun 2019, dilaksanakan Baznas Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (23/10/2018), hingga Rabu (24/10/2018). Kegiatan ini melibatkan pesertanya dari Baznas Kabupaten/Kota se-Sulut.

Menurut Ketua Baznas Sulut, Hi Abid Takalamingan, S.Sos.,MH, pada kesempatan tersebut dilakukan evaluasi kinerja dan Baznas Kota Kotamubagu mendapat apresiasi karena memiliki capaian yang tinggi. Abid juga berharap agar semangat kerja dari Baznas Kotamubagu menjadi inspirasi bagi Baznas Kabupaten/Kota lainnya di Sulut.

”Kita menggelar Bimtek terkait RKAT selama dua hari, dan berdasarkan evaluasi dari data kerja-kerja Baznas Kabupaten/Kota dengan indikator kerja terbaik didapatkan dari Baznas Kotamubagi. Kiranya itu menjadi contoh bagi yang lain untuk meningkatkan target kerja,” ujar Abid, Rabu (24/10/2018) melalui sambutannya.

Sekedar diketahui, acara ini diisi dengan Bimbingan Teknis dan penyusunan langsung RKAT 2019 oleh masing-masing pengurus BAZNAS Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara, dibawah arahan langsung dari trainer Baznas Pusat, Heri Wibowo. Abid juga mengingatkan soal perencanaan Baznas yang baik dan profesional perlu menjadi perhatian penting.

“Dengan perencanaan yang baik, insyaAllah hasil yang dicapai pun akan baik. Sudah saatnya Baznas membuktikan kepada khalayak bahwa Baznas mampu di garis depan menjadi lembaga pengumpul dan penyalur zakat terbaik di tanah air dan bahkan di dunia,” kata Abid.

Tak lupa Aba Abid sapaan akrab Takalamingan ini mengapresiasi pimpinan dan pengurus Baznas Kabupaten/Kota yang terus agresif dalam mengembangkan program pengumpulan dan pendistribusian zakat di daerah.

“Kami salut khususnya kepada Baznas Kotamobagu, yang kreatif mengadakan sejumlah terobosan, termasuk giatnya mereka dalam program Baznas Tanggap Bencana di Palu, Sigi dan Donggala baru-baru ini. Mudah-mudahan ini bisa diikuti oleh Baznas lainnya, agar kita bisa menunjukkan ekksistensi kita selaku badan yang dipercaya masyarakat,” tutur Abid tegas.

Sekedar diketahui, pada penyusunan RKAT 2019 ini, Baznas Kotamobagu juga menjadi satu-satunya yang menargetkan perolehan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS)-nya paling tinggi se Sulut, yakni sebesar Rp 2,6 Milyar. Angka ini jauh melampaui target BAZNAS Provinsi Sulut yang mematok angka Rp 1,5 Milyar. Selain itu, Baznas Kotamobagu sementara hingga pada pertengahan tahun berjalan ini sudah melampaui targetnya, yakni mencapai total pengumpulan hingga Juni 2018 sebesar Rp 2,5 Milyar dari target pengumpulan Rp 1,6 Milyar, atau naik 159,41%. (*/Amas)

Temui Korban Usai Jumat, BAZNAS Sulut Bagikan Logistik

Malik Suma saat mempin relawan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Relawan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (12/10/2018), mewakili Ketua BAZNAS Sulut, Abid Takalamingan, S.Sos.,M.Si, Malik Suma memimpin relawan untuk berbagi kepada warga korban bencana gempa dan tsunami di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).

”Setelah sholat Jumat Tim Baznas Sulut langsung bergerak menemui korban gempa dan tsunami di camp pengungsian di bukit Layana Indah. Disini tim membawa logistik seperti beras, minyak goreng, gula, susu anak-anak, alat MCK, air mineral, indomie, pakaian, biskuit dan lainnya,” ujar Suma saat diwawancarai Suluttoday.com.

Logistik yang dibagikan ke korban bencana (FOTO Suluttoday.com)

Untuk diketahui, tambah Suma, pihak BAZNAS Sulut melalui Baznas Siaga Bencana dikomandoi Mustafa Marhaba yang adalah Wakil Ketua BAZNAS Sulut memberikan bantuan kepada pengungsian. Tambahnya, bantuan itu tak lain merupakan kepedulian bersama warga dan pemerintah Sulut terhadap korban bencana di Sulteng. BAZNAS juga menerapkan program pendampingan pada para korban bencana.

”Selain mendistribusikan bantauan masyarakat Sulut ke korban bencana, tim juga memberikan candaan candaan yang membuat para korban tertawa sebagai obat atas trauma mereka pada bencana 2 minggu lalu. Alhamdulillah senang hati kami saat melihat para pengungsi udah bisa tertawa,” kata Suma. (*/Redaksi)

Suasana ci camp pengungsian (FOTO Suluttoday.com)

BAZNAS Sulut Turunkan 2 Kontener, 7 Truck Bantuan dan Relawan untuk Sulteng

Relawan BAZNAS Sulut saat tiba di Sulteng (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Insiden bencana alam akibat gempa bumi dan tsunami melanda Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), tanggal 28 September 2018 ini menjadi suatu luka serta kesedihan tersendiri bagi umat manusia. Tak hanya kecemasan, kesedihan, doa dan keprihatinan saja yang diperlihatkan, namun bantuan materi juga ikut diberikan kepada para korban bencana.

Pihak yang ikut terpanggil dalam meringankan derita dan duka dari para korban ialah Badan Amin Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Abid Takalamingan, S.Sos.,M.Si. BAZNAS Sulut seperti diketahui mengumpulkan bantuan dari berbagai organisasi, perorangan dan kemudian menyalurkannya ke para korban bencana di Sulteng. Lembaga BAZNAS juga menurunkan relawan kurang lebih 6 orang untuk membantu korban bencana.

Mobil Ambulance dan truck yang dari BAZNAS Sulut menuju Sulteng (FOTO Suluttoday.com)

Abid saat diwawancarai menuturkan bahwa BAZNAS Sulut membagikan bahan-bahan sembako kepada masyarakat korban bencana di Palu dan sekitarnya. Mantan anggota DPRD Provinsi Sulut itu berharap agar semangat, niat dan ketulusan BAZNAS Sulut untuk kerja-kerja kemanusiaan dimudahkan.

Bantuan yang disalurkan BAZNAS Sulut melalui kapal (FOTO Suluttoday.com)

”BAZNAS menyalurkan makanan (beras, gula, minyak kelapa, sayur, mie instan, aneka kue kering, susu bayi, bubur bayi, ikan kaleng,dan yang lainnya). Selain itu ada juga pakaian (baju anak, dewasa baik laki maupun perempuan, dan selimut). Kita punya membawa terpal, tenda, tikar, alat pertukangan, kain sarung, mukena, jilbab, sajadah, itu semua untuk membantu para korban bencana di Sulawesi Tengah,” ujar Abdi, Selasa (10/10/2018).

BAZNAS Sulut yang menyalurkan bantuan melalui jalur darat penuh antusias (FOTO Suluttoday.com)

Berdasarkan data yang diterima Suluttoday.com, jika dikubikasikan kurang lebih 120 m3 jumlah barangnya. Selain relawan BAZNAS Sulut ada juga relawan yang akan bergabung dilapangan yang sekarang sudah berada di Palu. Rombongan BAZNAS Sulut yang turun ke Palu dipimpin dipimpin Mustafa Marhaba, Wakil Ketua BAZNAS Sulut. (*/Amas)

Dugaan Penyerobotan Tanah di Trans Patoa Bolsel, TAKALAMINGAN Surati Bupati

Abid Takalamingan, S.Sos.,MH (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Terkait polemik penjualan tanah hibah milik masyarakat yang dilakukan secara sepihak mendapat respon luas. Penjualan tanah yang diduga kuat dilakukan aparat Kepala Desa (Sangadi) Desa Trans Patoa Anwar, hal itu disampaikan masyarakat, dan kemudian ditindaklanjuti Koordinator Komite Kemanusiaan Teluk Buyat (KKTB), Abid Takalamingan, S.Sos.,MH yang ikut berjuang pada waktu itu. Abid mengatakan bahwa sejak tahun 2005 tanah tersebut telah dibeli KKTB dari pemilik tanah dan dihibahkan ke masyarakat.

Menurut Abid pihaknya telah telah mengeluarkan surat kepada Bupati Bolaang Mangondouw Selatan (Bolsel) atas adanya insiden yang diduga sebagai wujud dari penyerobotan tanah tersebut. Ironisnya, tindakan sepih itu diduga kuat ditunjukkan aparat pemerintah Desa Trans Patoa.

”Perlu kami sampaikan tanah tersebut adalah hasil pembelian dari KTTB di tahun 2005 dari pemilik tanah bernama Sulaiman Djauhari yang telah kami hibahkan kepada masyarakat transmigrasi lokal eks Desa Buyat Pante Kabupaten Bolaang Mangondow Induk yang sekarang menempati dan menjadi milik resmi Desa Trans Patoa di Kabupaten Bolaang Mangondow Selatan (Bolsel). Keberatan ini telah kami sampaikan pada Bupati Bolsel melalui surat resmi KKTB untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” ujar Abid yang kini menjadi Ketua BAZNAS Sulawesi Utara ini.

Lanjut ditambahkan Abid yang merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara itu, dimana saat ini masyarakat sedang mempertahankan haknya. Tidak hanya itu, Abid mengatakan pemerintah daerah Kabupaten Bolsel harus memahami histori tanah melihat persoalan tersebut secara jernih agar terhindar dari kooptasi kepentingan tertentu.

”Tolong diingat ini tanah hibah, kami meminta pemerintah Desa bersikap bijak dan tidak mendiskreditkan warganya. Apalagi, mengeluarkan statmen yang berindikasi provokatif, atau pelecehan terhadap lambang negara dengan mengatakan bahwa kita bataru akang kita pe “garuda”. Dilain kesempatan di depan warga berdasarkan informasi warga Sangadi mengatakan kalau kita kalah kita mo injak-ijak kita pe “garuda”, ini pernyataan yang tidak memberi teladan bagi masyarakat,” tutur Abid tegas. (*/TimRed)

iklan1