Tag: billy lombok

Bincang RUU Omnibus Law, GTI Sulut Hadirkan Ahli, Mahasiswa dan Politisi

Berlangsungnya dialog (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law sampai saat ini masih menjadi polemik bagi sebagian masyarakat Indonesia. Karena itu, Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulawesi Utara (Sulut) mengumpulkan beberapa pihak seperti mahasiswa, akademisi, pengacara, hingga seorang legislator Sulawesi Utara dalam satu Focus Group Discussion (FGD) membahas RUU Omnibus Law, yang diadakan di Hotel Gran Puri Manado, Selasa (10/3/2020).

Junaidy Maramis, salah satu peserta dari Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado, mengatakan selama ini pembahasan RUU Omnibus Law tidak pernah melibatkan masyarakat.

”Apa pernah masyarakat dilibatkan? Jawabannya tidak pernah dilibatkan,” kata Junaidy tegas.

Junaidy melihat juga draft yang ada pada saat ini itu belum memperlihatkan aspirasi masyarakat itu sendiri.

”Makanya kami minta pemerintah dan DPR RI betul-betul memperhatikan aspirasi rakyat,” ungkap Junaidy.

Alfian, perwakilan PMII, menuturkan isi omnibus law itu untuk berbagai macam sektor termasuk lingkungan hidup. Hal ini yang perlu dicermati semua pihak terkait, karena ada potensi pencemaran lingkungan.

Pembicara yang hadir (Foto Suluttoday.com)

”Jangan sampai nantinya malahan populasi di laut malah semakin berkurang karena ombinus law itu,” sebut Alfian.

Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok mengapresiasi pembahasan omnibus law tersebut. Kata Billy dari pembahasan ini akan diteruskan ke pihaknya sebagai perwakilan rakyat.

”Dan setelah itu akan dibawa ke DPR RI,” ungkap Billy di depan puluhan peserta.

Sementara itu, Ketua GTI Sulut, Risat Sanger saat membuka kegiatan ini berpesan bahwa FGD ini untuk menyamakan persepsi mengenai Omnibus Law. (*/Amas)

Penatua VICKY Lumentut Pimpin Ibadah Paskah

Vicky Lumentut saat memimpin ibadah Paskah (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa (P/KB) Sinode Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) Penatua DR Ir GS Vicky Lumentut, memimpin ibadah perayaan Paskah di Jemaat GMIM Pniel Tulap, Kecamatan Kombi Minahasa, Minggu (1/4/2018).

Ibadah yang berlangsung di lapangan Maesa Desa Tulap itu, diikuti anggota jemaat setempat bahkan warga Desa Tulap yang ada di luar desa. Menariknya, ibadah perayaan Paskah tersebut terdapat rumah-rumah yang dihiasi dengan indahnya oleh masing-masing kolom.

Penatua Vicky Lumentut dalam khotbahnya yang diambil dari bacaan Alkitab Matius 16 ayat 1 sampai 16, mengatakan peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus telah memberi warna dalam kehidupan manusia sekarang.

“Jika tidak ada peristiwa kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus, maka perayaan Paskah tidak akan kita rayakan. Sehingga, peristiwa di bukit Golgota dan Taman Arimatea menjadi sangat penting bagi kita sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus,” tutur Vicky Lumentut yang juga Wali Kota Manado ini.

Wali Kota Vicky menyampaikan bahwa umat Kristen terutama warga GMIM untuk senantiasa mengabarkan kabar baik bukan kabar-kabar yang sifatnya hoax yang tidak jelas beritanya serta menghindari diri dari perbuatan dosa,” kata Penatua Kaum Bapa di Jemaat GMIM Elim Malalayang Satu Barat dan Ketua P/KB Wilayah Manado Malalayang Barat tersebut.

Dalam ibadah yang diwarnai dengan pembaptisan dua anak anggota Jemaat GMIM Pniel Tulap tersebut, dihadiri Penjabat Bupati Minahasa Drs Roy Mewoh MSi bersama Sekretaris Kabupaten Drs Jefry Korengkeng MSi, tampak hadir pula Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Marthen Manoppo SH MH dan anggota DPRD Sulut Billy Lombok SH yang juga putra Desa Tulap serta Kepala Inspektorat Manado Drs Musa Hans Tinangon MSc juga putra Tulap asli yang berkiprah di Kota Manado.

“Kegiatan ini memang dilaksanakan setiap tahun dan semua orang Tulap wajib untuk pulang kampung. Selain perayaan Paskah juga perayaan kenaikan Yesus Kristus dan Natal,” kata Ketua Komisi P/KB Jemaat GMIM Pniel Tulap Rocky Lasut. (*/Redaksi)

Ivan Ketua Panitia, GSVL Ajak Pemuda GMIM Tunjukkan Kualitas

Wali Kota Manado ketika memberi arahan (Foto Ist)

Wali Kota Manado ketika memberi arahan (Foto Ist)

MANADO – Sabtu (4/2/2017), dalam penjabaran Program Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Tahun 2017 se-Rayon Minahasa, sukses dilaksanakan di Desa Sinuian, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa. Kegiatan dibuka dengan ibadah yang dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt. DR HWB Sumakul STh dan diikuti 278 peserta dari perutusan jemaat serta Komisi Pemuda Sinode GMIM.

”Pelaksanaan kegiatan ini dinilai paling banyak peserta, jika dibandingkan dengan penyelenggaraan serupa sebelumnya. Selain itu, kegiatan Penjabaran Program Pemuda Sinode GMIM yang dilaksanakan ini, merupakan kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar diluar gedung atau outdoor,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Kristo Ivan Lumentut, yang adalah Putra Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA,

Pdt HWB Sumakul dan ketua panitia Kristo Ivan Lumentut disaat penyerahan cinderamata (Foto Ist)

Pdt HWB Sumakul dan ketua panitia Kristo Ivan Lumentut disaat penyerahan cinderamata (Foto Ist)

Sementara, Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM Pnt. Toar Pangkey ST MT, mengatakan pertemuan tersebut membahas Program Komisi pemuda Sinode GMIM tahun 2017.

“Dalam pertemuan ini juga, membicarakan beberapa hal penting mengenai pengembangan kewirausahaan pemuda gereja,” ujar Pangkey.

Lanjut dikatakan, Pemuda GMIM harus unggul dalam iman serta unggul dalam kualitas. “Pemuda GMIM jangan padam cahayamu, jangan padam sinarmu, teruslah menjadi terang Kristus,” tuturnya.

Berlangsungnya ibadah (Foto Ist)

Berlangsungnya ibadah (Foto Ist)

Pangkey berharap, Pemuda GMIM harus ada dimana-mana, tetapi tidak kemana-mana. Selain itu, Pemuda GMIM harus menjadi berkat dimanapun dan sampai kapanpun.

“Bila ingin cepat berjalanlah sendiri, tapi bila ingin berjalan jauh, maka berjalanlah bersama,” ujar Pangkey, seraya memberikan apresiasi atas kerja keras Panitia Pelaksana yang diketuai Kristo Ivan Lumentut.

Rektor UNIMA saat memberi materi (Foto Ist)

Rektor UNIMA saat memberi materi (Foto Ist)

Untuk diketahui, yang tampil sebagai pembicara mantan Ketua Pemuda Sinode GMIM Periode 1995-2005 Ir Marhany Pua sekarang anggota DPD Utusan Sulawesi Utara juga mantan Ketua Pemuda Sinode Periode 2005-2014 Billy Lombok sekarang anggota DPRD Sulut.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Manado Dr G.S Vicky Lumentut berpesan agar Pemuda GMIM harus mampu menjawab tantangan zaman serta tampil didepan menyuarakan kebenaran.

Kristo Ivan Lumentut, selaku ketua panitia saat foto bersama tim panitia (Foto Ist)

Kristo Ivan Lumentut, selaku ketua panitia saat foto bersama tim panitia (Foto Ist)

“Saya ajak semua Pemuda GMIM untuk menunjukan kualitasnya ditengah era globalisasi dan era digital dewasa ini, dengan tidak meninggalkan identitas diri sebagai pemuda Kristus,” papar Wali Kta GSVL yang turut didampingi istri Ny Prof DR Julyeta P.A Lumentut Runtuwene.

Acara ditutup dengan Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) dipimpin Pdt. Teddy Kansil STh, dan diakhiri penampilan bintang tamu Gio Idol serta dilanjutkan dengan pesta kembang api.(*/Amas)

Bertemu Pimpinan Ormas, GSVL-Mor Bakal Support Kreatifitas Pemuda

GSVL bersama Mor ketika berdialog (Foto Ist)

GSVL bersama Mor ketika berdialog (Foto Ist)

MANADO – Kamis (19/11/2015) siang tadi, Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut ditengah kesibukannya menyempatkan wakut bertemu para aktivis pemuda dan pimpian ormas di Manado untuk berdialog. Pertemuan yang digelar di RM Kawan Baru kawasan Megamas, Kelurahan Wenang Selatan (Wensel). Sejumlah pimpinan organisasi pemuda ikut terlibat dalam dialog yang dimoderatori Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM dua periode yang juga legislator Sulut Billy Lombok.

”Kami punya program untuk pengembangan kreatifitas pemuda di bidang seni, olahraga, budaya dan teknologi. Ini program sasarannya untuk generasi muda, dimana kita ketahui bahwa Manado tidak memiliki sumber daya alam yang banyak, sehingga yang kita kembangkan adalah sumber daya manusianya,” ujar GSVL sapaan akrab Wali Kota Lumentut yang didampingi Mor D Bastiaan.

Bahkan untuk pengembangan kreatifitas pemuda di bidang seni, olahraga, budaya dan teknologi ini sudah mulai dijalankan GSVL selaku Walikota incumbent, dengan membuka ruang-ruang publik sebagai bagian dari perwujudan program tersebut. Antara lain di jalan Piere Tendean Boulevard, sudah mulai dibangun Taman Berkat atau Godbless Park di tepi pantai tepatnya berada di antara Mantos 3 dan Boulevard Mall.

”Di Taman Berkat kita sementara tata, dimana ada panggung untuk pengembangan kreativitas anak muda, ada juga lapangan olahraga, serta jogging track,” jelas GSVL.

Kemudian di Taman Berkat juga dipasang akses internet gratis dan wisata kuliner. “Jadi tidak sekedar ada panggung dan berolahraga, tapi juga makanan tradisional Manado dijual di sana. Kalau musim buah juga, pedagang diarahkan berjualan di sana. Dan yang terpenting akses internet berupa Wi-Fi gratis sementara dioperasikan dan akan kita lanjutkan di tahun-tahun berikutnya. Supaya para mahasiswa atau pelajar yang akan mengakses internet gratis, juga masyarakat umum, bisa di sana,” ungkap GSVL yang disambut aplaus puluhan pemuda yang hadir.

GSVL menjelaskan soal program pendidikan untuk mencerdaskan generasi muda, serta peningkatan pelayanan publik dalam pemerintahan.

”Untuk pendirikan kita siapkan dana bantuan khusus pendidikan yaitu mitra bantuan dana riset bagi peneliti dan dosen Perguruan Tinggi, beasiswa pendidikan bagi siswa yang kurang mampu SD, SMP, SMA dan Beasiswa S1 untuk 3 orang per lingkungan, S2 untuk 3 orang per kelurahan dan S3 untuk 3 orang per kecamatan. Sementara untuk pemerintahan kita memperkuat program good governance and clean government dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik satu atap secara online berbasis sistem dan teknologi informasi,” terang GSVL.

Tak lupa GSVL meluruskan kembali soal isu yang menyatakan bahwa pelayanan pengobatan gratis melalui program Universal Coverage (UC) sudah dihentikan. ”UC tetap jalan, dan tidak benar kalau sudah dihentikan. Itu cuma isu-isu yang dihembuskan orang. Dan kedepan program UC ini akan kami tingkatkan, salah satunya dengan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Mapanget,” kata GSVL menerangkan. (Tim Redaksi)

Pemuda Cerdas Dibentuk, Billy Lombok: Hindari Kampanye Hitam

Billy Lombok SH (Foto Ist)

Billy Lombok SH (Foto Ist)

MANADO – Dukungan terhadap GS Vicky Lumentut dan Mor D Bastiaan sebagai calon Wali Kota serta calon Wakil Wali Kota Manado kian mengalir. Kini dibentuk Tim Pemuda Cerdas resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Mor bertempat di hamalan Salon Gracia Teling Bawah, Selasa (3/11/2015) kemarin.

Tim Pemuda Cerdas ini dimotori legislator Sulut Billy Lombok SH, yang tak lain mantan Ketua Komisi Pemuda GMIM dua periode. ”Tim ini dibentuk sebagai bagian dari pemenangan dan untuk mengantar pasangan GSVL-Mor sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado periode 2015-2020. Sebetulnya tim ini sudah lama bergerak dan menjalankan misi pemenangan, tetapi baru tadi malam dikukuhkan,” tutur Lombok kepada wartawan.

Pada kesempatan pelantikan, Mor mengajak semua tim yang tergabung dan memberi diri untuk memenangkan pasangan berjargon “Manado Cerdas” supaya tampil simpatik untuk memenangkan hati warga. ”Seperti komitmen kita sebelumnya, semua tim yang tergabung dalam GSVL-Mor jangan bertindak sesuatu yan menciderai demokrasi. Hindari kampanye hitam dan fintah, tetap kita harus tampil simpatik dengan menjual program pro rakyat yang kita akan jalankan,” ujar Mor yag disambut aplaus ratusan pemuda yang terkumpul.

Legislator Manado dua periode ini juga berharap 8 program unggulan yang akan dijalankan GSVL-MOR kedepan, menjadi bagian dari pemenangan Tim Pemuda Cerdas.

”Sampaikan kepada masyarakat, khususnya pemuda bahwa 8 program yang telah berhasil dijalankan Pak GSVL selama lima tahun ini, akan kita lanjutkan dan tingkatkan untuk lima tahun kedepan, antara lain pengobatan gratis dalam program Universal Coverage (UC) yang berlaku untuk semua jenis penyakit, santunan dana duka ditingkatkan, honor kepala lingkungan dan petugas kebersihan juga ditingkatkan, insentif rohaniawan dinaikkan. Kemudian kesejahteraan PNS, non PNS dan tenaga bantu diperhatikan dan ditingkatkan. Kemudian juga ada program baru berupa santunan bulanan untuk lansia dan kaum difabel,” terang Mor. (Amas)

iklan1