Tag: BKPRMI sulut

Terkait Pilwako Manado, Senator Djafar, Taufiq, Reiner, dan Abid Sepakat

Kebersamaan dan kegembiraan pada giat AMS (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Siklus politik terus berganti tiap waktu. Hal itu yang turut menjadi ikhtiar bagi para politisi muslim Sulawesi Utara (Sulut). Terkuak dalam diskusi yang digelar Aktivis Muslim Sulut (AMS), Senin (25/11/2019) bahwa perlu dilahirkan konsensus politik. Beragam pertimbangan, argumen, analisis, probabilitas, dan pengalaman dibahas dalam forum tersebut

Sejumlah tokoh umat muslim Sulut mulai ‘memukul gong’ perjuangan. Bertanda akan bergerak, bersinergi bersama seluruh gerbong politiknya. Mereka adalah Djafar Alkatiri, Taufiq Pasiak, Reiner Ointoe, Abid Takalamingan, dan sederet tokoh politik lainnya yang hadir dalam FGD tersebut. Kegiatan yang berpusat di Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Sulut melahirkan hal-hal strategis tentang menghidupkan kembali embrio penyatuan umat.

”Kita perlu terbuka dan jujur bicara soal peluang politik. Jelang Pilwako Manado konstalasi politik bisa berubah tiap waktu. Itu sebabnya perlu mapping yang jelas serta menyeluruh. Kita memerlukan pertimbangan atau kajian kritis agar tidak salah mengambil langkah. Agenda pentingnya menurut saya adalah persatuan,” ujar Djafar yang juga Wakil Ketua Komisi 1 DPD RI.

Perspektif yang serumpun terkait membangunkan kebersamaan juga disampaikan Taufiq yang adalah akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), mantan Ketua DPW BKPRMI Sulut ini menaparkan beberapa hal yang perlu dilakukan AMS. Taufiq menilai dengan berkolaborasi perubahan-perubahan besar akan dapat digapai.

”Saya melihat dinamika politik ini sebetulnya gampang-gampang susah. Bila kita memahami hakikatnya, tau cara kerja, cara mendekatinya, kemudiam mengerti ilmunya, maka solusi atas kemenangan politik mudah diraih. Saya menawarkan beberapa pokok pikiran, diantaranya tentu dengan gerakan kolaborasi. Membangun Manado itu berarti supaya efektif, maka kita harus menjadi pemimpin Kota, yaitu Wali Kota. Itu hemat saya,” kata Pasiak yang baru saja terpilih sebagai Presiden KAHMI Sulut tersebut.

Begitu pula Reiner, budayawan dan intelektual asal Sulut itu memberikan spirit sekaligus menantang umat muslim agar memperkokoh persatuan. Bang Ener, sapaan akrab Reiner menyebutkan persatuan yang permanen dibangun atas hati yang jujur, ikhlas dan tulus.

”Beragam pendekatan politik pernah dilakukan demi yang namanya penyatuan umat. Prinsipnya, memang harus bersatu dulu. Namun, saya memberikan harapan bahwa dalam kemenangan politik kita butuh amunisi atau perlu ada strategi pengelolaan logistik. Insya Allah saya juga akan berkontribusi, dengan relasi yang terbangun saya akan ikut membantu. Asalkan, catatan pentingnya kita harus bersatu padu. Jangan bersatu hanya dalam retorika dan bersifat formalitas,” tutur Bang Ener.

Bang Reiner saat menyampaikan pandangan politiknya (FOTO Suluttoday.com)

Masih dalam dialog AMS, Abid yang juga digadang-gadang sebagai calon Wali Kota Manado menguraikan soal kiprah para politisi muslim Sulut yang cukup ‘berdarah-darah’ membangun karirnya. Abid menilai dalam konteks demokrasi memang semua warga memiliki hak memilih dan dipilih. Pada konsepsi penyatuan umat adalah hal yang menurutnya perlu dibangun.

”Bisa tanya ke para politisi yang lain, bahwa saya dan beberapa kawan ini sudah sejak lama menjadi politisi. Kita membangunnya dari bawa, memulai karir dan bahkan cukup memakan asam garam. Menjual ini dan menjual itu. Tapi bagi saya, itu lumrah dalam demokrasi. Watak politisi memang harus tak pernah mundur dalam medang pertempuran politik. Saya sepakat dan mendukung persatuan umat ini kita perkuat. Karena dengan itu, kepentingan umat dapat kita wujudkan,” tutur Abid mantan Ketua PKS Sulut ini tegas.

Ketua PAN, PKS dan PPP Kota Manado juga punya gagasan yang sama soal persatuan tersebut. Tidak hanya itu, sejumlah peserta FGD lainnya juga punya ekspektasi dan argumen yang sama yakni menghendaki agar persatuan umat diperkuat. Pilwako Manado 2020 harus menjadi jembatan pengubung dalam menyembungkan kepentngan umat Islam yakni melalui cara mendorong Wali Kota atau Wakil Wali Kota dari umat Islam Manado. (*/Redaksi)

Setelah Menjadi Khatib, Senator Djafar Silaturahmi Bersama Aktivis Muslim Sulut

Senator Djafar bersama aktivis muslim Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Sesudah menjadi khatib Jumat di Masjid Raya Ahmad Yani Manado, Jumat (22/11/2019), Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Hi. Djafar Alkatiri langsung bertemu para aktivis muslim Sulawesi Utara (Sulut). Mantan Ketua Umum BKPRMI Sulut itu setelah berdiskusi santai, ia mengajak sejumlah aktivis muda muslim Sulut makan siang bersama di Minang Putra.

Di tengah obrolannya, Djafar yang juga mantan Sekretaris Jenderal BKPRMI itu menyampaikan beberapa buah pikirannya terkait pentingnya kepemimpinan. Bagi Djafar yang pernah beberapa periode memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulut ini mengatakan pada prinsipnya siapa pun yang akan menjadi calon Wali Kota Manado dan Wakil maupun calon Gubernur dan Wakil Gubernur akan disupportnya. Dengan prinsip kepemimpinan yang taat kepada sang khalik.

Haji Djafar saat menjadi khatib (FOTO Suluttoday.com)

”Kita semua yang selalu bicara idel soal kepemimpinan. Tentu mendorong niat baik, dan perbuatan baik dari seorang pemimpin. Termasuk jelang Pilkada di Sulut, baik Pilgub maupun Pilwako Manado. Posisi saya ialah mendorong mereka yang berdiri tegak, garis lurus dengan aspirasi rakyat. Artinya, pemimpin yang taat kepada Allah SWT yang kita harapkan kedepan dilahirkan dari proses demokrasi,” ujar Djafar.

Politisi senior itu, mengajak juniornya agar belajar melihat sesuai secara objektif dan bijaksana. Lanjut Senator asal Sulut itu bahwa segala macam perubahan itu berawal dari persatuan. Jika mau maju, maka para pemuda harus bersatu, jangan terpecah-belah.

Suasana makan siang bersama Senator Djafar Alkatiri (FOTO Suluttoday.com)

”Saya tak henti-henti mengajak kita semua agar kompak. Dari persatuanlah perubahan dan kemajuan itu akan datang. Bagaimana mau melakukan perubahan, kalau kita tidak bersatu. Semangat persatuan, saling mendukung itu yang juga sangat penting. Dan aktivis muslim Sulut terutama, saya minta selalu solid dalam satu barisan,” tutur Wakil Ketua Komite 1 DPD RI ini.

Silaturahmi dari Masjid Raya sampai ke Rumah Makan Minang itu dihadiri Ketua BKPRMI Sulut Fachrudin Noh, Ketua TIDAR Sulut Syarif Darea, Sekretaris Pemuda Muslimin Sulut Fadly Kasim, Ketua BKPRMI Manado Suryantor Muarif, mantan Danwil Brigade Masjid BKPRMI Sulut Muhammad Mursjid Laija, Ketua Mathla’ul Anwar Sulut Awaludin Pangkey. Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Sulut Fuad Kadir, calon Sekretaris DPD KNPI Sulut Rolandy Thalib, Sekretaris DPD KNPI Manado Amas Mahmud.

Senator saat berdiskusi dengan para aktivis muslim Sulut (FOTO Suluttoday.com)

Hadir pula mantan Sekretaris PSSI Kota Manado Irwan ‘Comel’ Pakaya, pengurus Pemuda Muhammadiyah Sulut Jefri Alibasya. Ada juga wartawan senior Syafril Parasana, pengurus DPD KNPI Sulut Bung Bua, serta beberapa aktivis muslim Sulut lainnya.(*/Redaksi)

‘Torang Nyanda Tako’, NKRI Harga Mati ORMAS se-Sulut Gelar DOA LINTAS AGAMA

Undangan untuk Doa bersama Lintas Agama (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Torang nyanda tako!! NKRI HARGA MATI, dan Pancasila adalah Kami. Atas nama kemanusiaan kami mengajak seluruh Anak Bangsa yang ada di kota manado untuk bersama-sama hadir dalam “DOA LINTAS AGAMA” sebagai bentuk solidaritas terhadap korban meledaknya bom di 3 gereja di Surabaya.

Acara dilaksanakan pada : Senin, 14 Mei 2018. Tempat, Depan Polrestabes Manado Jam. 19.00 -21.00 WITA. Dresscode : Putih. Diharapkan peserta membawa lilin.

CP. Jeverson Petonengan (081311009617) Pricilya Tangel (081340433636) Steven Lintong (085229240999) Marcho Rampengan (085256645641) Noke (085397108498) Anshar (085399661898).

Acara: Seruan Perdamaian dan doa bersama. Kegiatan ini sudah berkoordinasi dgn pihak kepolisian. Daftar Partisipan : 1. Pemuda GMIM 2. Pemuda KGPM 3. Pemuda Katolik SULUT 4. GAMKI Sulut 5. GP Ansor Sulut 6. KMHDI Sulut 7. AFP Sulut 8. GMKI Manado 9. PMKRI Manado 10. PMII Manado 11. KAMMI Manado 12. Banser Manado 13. Pemuda Bantik Manado 14. Makatana Minahasa 15. Komisi Mahasiswa GMIM.

16. GAMKI manado. 17. BKPRMI Sulut. 18. PAFI Sulut. 19. GADA BMI 20. Brigade Masjid Sulut. 21. Korda GMNI Sulut. 22. Mahasiswa NTT Sulut 23. LSM KIBAR 24. HMI MPO MANADO 25. LMND 26. KNPI SULUT 27. Pemuda Remaja Bamag LKKI Sulut. 28. Forum Pemuda Lintas Gereja. 29. El Perisai Sulut. 30. WAO (Wadah Asosiasi Online) Sulut. 31. GP Nasdem Sulut. 32. Himakom Utsu. 33. Grab Rider Community Manado.

34. Family Bikers Online Sulut (FiBOS) 35. DPA GBI Sulut-Go. 36. KPMIBU Manado 37. KARDA NKRI SULUT 38. KOHATI HMI MPO Manado 39. DPM FAPET UNSRAT 40. BT FAPET UNSRAT 41.HIPMA HAlSEL Manado 42. Riders Online Community 43.DPC GMNI Manado 44. Majelis permusyawaratan mahasiswa unsrat 45. IKAMI SULSEL 46. JDPK Manado. 47. HBC Sulut 48. G45 (Gerakan Anak Sorgawi) Manado 49. Keluarga Mahasiswa Katolik Fakultas Hukum Unsrat 50. Laskar Manguni Indonesia Manado. 51. Karang taruna Sulut. 52. Pemuda Pantekosta.

53. Pemuda Remaja Toraja Sulut. 54. Pemuda Germita wilayah khusus. 55. Remaja GMIM rayon Manado. 56. Asosiasi Driver Online SULUT 57. Pemuda Remaja Bamag LKKI manado. 58. Motive Family Community. 59. Badan Eksekutif Mahasiswa FH UNSRAT 60. KPPK SULUT.

61. DPC KMN Manado 62.Pemuda KGMPU 63. Forum Komunikasi Generasi Muda Nusa Utara 64. KAMMI WILAYAH SULUT 65.Pemuda Advent Kota Manado dan sekitarnya (PAKMS). (*/Redaksi)

BKPRMI dan BRIGADE MASJID Sulut Kecam Keras Aksi Pengeboman di Surabaya

Mursjid Laidja (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kecaman datang dari organisasi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan Brigade Masjid Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) atas adanya peristiwa ledakan bom di seputaran Gereja Katolik di Surabaya Jawa Timur. Hal itu seperti disampaikan Muhammad Murjid Laija, mantan Komandan Wilayah Brigade Masjid Sulut.

”Kami BKPRMI dan BRIGADE MASJID Sulawesi Utara mengutuk keras aksi pengeboman yang terjadi pada hari Minggu, 13 Mei 2018 di Surbaya. Karena perbuatan itu tidak dibenarkan oleh agama apa pun. Saya mengajak semua umat beragama khususnya di Surabaya serta masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke dari pulau Miangas sampai pulau Rote agar tidak terprovokasi dengan peristiwa tersebut,” ujar Musrjid, Minggu (13/5/2018) pada Suluttoday.com.

Ditambahkannya lagi bahwa masyarakat diminta tetap menjaga toleransi serta memelihara kerukunan umat antarumat beragama. Aktivis muda yang dikenal vokal itu mengajak semua komponen masyarakat menjaga toleransi, dan berperan mewujudkan Indonesia aman nyaman.

“Masyarakat jangan terpancing dengan peristiwa tersebut, tetap menjaga kerukunan dan meningkatkan kewaspadaan. Selama ini kondisi kerukunan antar umat beragama sangat damai dan harmonis sehingga jangan sampai dinodai oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Semua ajaran agama, tidak membenarkan cara-cara kekerasan, apalagi sekarang kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan,” tutur Mursjid yang juga MPW BKPRMI Sulut ini. (*/Redaksi)

Pastikan Jambore BKPRMI se-Sulut Sukses, Panitia Lakukan Silaturahmi

Ketua Umum DPW BKPRMI Sulut didampingi Ketua DPD BPRMI Manado serta para panitia saat silaturahmi dan buka puasa bersama (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Persiapan kegiatan Jambore Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) se-Sulawesi Utara (Sulut) yang rencananya akan dilaksanakan di Bolaang Mangondow Selatan (Bolsel) terus dilakukan. Jumat (9/6/2017) bertempat di Jalan Roda (Jarod) Manado DPD BKPRMI Bolsel selaku tuan rumah melakukan silaturahmi sekaligus melaporkan terkait proses persiapan kegiatan.

”Selaku tuan rumah, DPD BKPRMI Bolsel hari ini bersilaturahmi dengan DPW BKPRMI Sulut sekaligus melaporkan perkembangan dan persiapan Jambore BKPRMI se-Sulut yang dilaksanakan di Bolsel. Pada prinsipnya panitia secara administrasi telah melakukan persiapan 80% selesai, dan kita berupaya maksimal agar kegiatan ini berjalan dengan sukses,” kata Vijay Bumolo selaku ketua panitia pelaksana kegiatan Jambore.

Sementara itu, disela-sela silaturahmi saat diwawancarai, Ketua umum DPW BKPRMI Fachruddin Noh mengharapkan persiapan dan sosialisasi Jambore terus dilaksanakan berhubung waktu pelaksanaan Jambore akan dilaksanakan Juli 2017 ini.

Kebersamaan terlihat saat silaturahmi panitia dan DPW BKPRMI Sulut di Jarod (Foto Suluttoday.com)

”Tentunya DPW BKPRMI berharap agar persiapan kegiatan berjalan lancar, kemudian sosialisasi ke tiap DPD BKPRMI se-Sulut dilakukan secara maksimal. Apa lagi Jambore ini tidak lama lagi akan digelar. Jambore akan dilaksanakan tanggal 18 sd 22 Juli 2017, dengan menghadirkan 2 Menteri. Berdasarkan skendjul saat Pembukaan akan dihadiri oleh Menpora, dan pada tanggal 21 Juli 2017 bertepatan dengan hari ulang tahun Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Panitia mengundang Menteri Agama RI dalam acara Pencangan Pemuda Religi yang menghadirkan pemuda-pemudi Lintas Agama,” ujar Fachruddin yang juga Komisioner KPU Sulawesi Utara ini.

Tak lupa Fachruddin menyemangati panitia dan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemuda Masjid Sulawesi Utara. Ketum Fachrudin pun menyampaikan bahwa kegiatan Jambore didukung penuh pemerintah Kabupaten Bolaang Mangondow Selatan yang ditunjukkan langsung Bupati Hi. Herson Manyulu. (Amas)

iklan1