Tag: BKPRMI

Cukup dari Rumah Saja, BaPesan.com Siap Fasilitasi Masyarakat Manado

Bapesan.com akan hadir di Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Hanya berbelanja dari rumah saja bagi warga Manado, terutama para ibu-ibu yang terbiasa ke pasar. Sekarang akan disediakan fasilitas belanja, tak perlu lagi ke pasar klik saja BaPesan.com, kebutuhan dapur anda bisa diakses dan akan transaksi dengan murah meriah, tanpa antri lagi. Fasilitas melalui sistem online, tidak mengurangi sedikitpun kualitas barang-barang yang baiasa anda beli di pasar.

Diantara barang yang anda beli, semua tersedia di pasar online BaPesan.com. Diantara ada ikan, sayur-sayuran, tomat, rica, ikan bahkan bahan pokok lainnya tersedia disini. Stok barang disediakan langsung Pasar Bersehati Kota Manado. Surya Angga, mantan Sekretaris BKPRMI Sulawesi Utara (Sulut) saat diwawancarai menyampaikan bahwa akan hadir aplikasi BaPesan.com sebagai wujud partisipasi pegiat IT di Manado terhadap upaya mencegah penyebaran Corona Virus (Covid-19). Targetnya membantu para pedagang.

‘’Ini aplikasi berbasis web, akan hadir di Manado. BaPesan.com sebagai bagian dari partisipasi kami pegiat IT di Manado. Dalam aplikasi tersebut kebutuhan masyarakat disediakan. Sistem belanja online diterapkan. Harga menyesuaikan harga di pasar Bersehati. Begitu ada pembeli langsung disediakan penyedia www.bapesan.com, kami belikan di pedagang yang sudah disurvey lebih dahulu. Terus di cuci barang-barang yang dipesan pakai sabun antibakteri terus di wrap. Intinya kami hanya bantu pedagang agar barang-barang jualan mereka di pasar laku dan berdayakan para kurir yang lagi sepi pelanggan,’’ ujar Surya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Suluttoday.com, ongkos kirim (ongkir) akan diberlakukan sama, yakni Rp. 10.000, jauh – dekat. Kebutuhan sayur mayur dan kebutuhan pasar lainnya tersedia di BaPesan.com dengan kemasan menarik dan fress.

(*/Bung Amas)

Respon Insiden Kebakaran, BKPRMI Manado Langsung Action

Penyerahan bantuan dari BKPRMI Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Peristiwa yang melahirkan risau dan rasa kehilangan memang dikehendaki setiap manusia. Namun, apalah kuasa serta kemampuan manusia yang serba terbatas. Sebagai manusia yang beriman, tentu kita meyakini diatas pengetahuan manusia adalah otoritas Allah SWT. Suasana duka kini melanda keluarga besar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Manado.

Dimana belum lama ini terjadinya insiden kebakaran rumah di Kelurahan Ternate Tanjung Kecamatan Singkil Kota Manado menghabiskan rumah milik keluar Hi. Masry Abbas, Minggu (12/4/2020), yang notabenenya adalah keluarga BKPRMI. Menyikapi peristiwa naas itu, Ketua BKPRMI Kota Manado, Suryanto Muarif bersama pengurusnya turun langsung ke lokasi kejadian dan menyalurkan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako), Senin (13/4/2020).

Saat diwawancarai Suluttoday.com, Ketua Suryanto menuturkan bahwa pihaknya mendistribusikan bantuan secara langsung ke pihak keluarga korban. BKPRMI Manado pun turut prihatin dengan peristiwa yang tak dipikirkan sebelumnya itu.

”Luar kami juga kaget, dan turut prihatin dengan kejadian ini. Kami ikut ambil bagian, walau tidak seberapa bantuan, apa adanya kami serahkan. Karena salah satu anak dari Pak Masry Abbas masuk juga sebagai pengurus BKPRMI Manado. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang rumahnya mengalami kebakaran,” ujar Muarif yang juga Ketua KUA Kecamatan Singkil Kota Manado ini.

Ketua Suryanto Muarif bersama jajaran pengurus BKPRMI Manado (Foto Istimewa).jpg

Aktivis muda vokal yang juga dikenal murah senyum dan punya relasi luas itu mengukuhkan kepedulian melalui aksi nyata peduli sesama. BKPRMI Manado, tambah Muarif turut memberi support, menghibur dan memberi motivasi pihak keluarga yang tentu dalam situasi sedih.

”Alhamdulillah kami mewakili jajaran pengurus DPD BKPRMI Kota Manado menyerahkan bantuan berupa sembako dan air mineral dan pakaian layak pakai serta memberikan penguatan kepada warga yang terkena musibah, khususnya kepada salah satu kader BKPRMI yang juga menjadi korban dalam musibah kebakaran itu,” kata Muarif.

(*/Mas)

Pelantikan MW KAHMI Sulut Akan Dihadiri Sejumlah Menteri

Pelantikan dan seminar KAHMI Sulut (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan pelantikan pengurus Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara (Sulut) masa bakti 2020-2025, Sabtu (15/2/2020) bertempat di Graha Gubernuran Sulut, kawasan Bumi Beringin, Insya Allah akan berlangsung sukses.

Selasa (11/2/2020), Ketua Panitia pelaksana pelantikan KAHMI dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Sulut, dr Taufiq Pasiak menyampaikan kesiapan pelaksanaan pelantikan. Taufiq yang juga dosen Unsrat Manado itu mengatakan pelantikan dirangkaikan dengan Seminar Nasional.

“Doakan semoga semua proses pelantikan KAHMI dan FORHATI Sulut berjalan sukses. Alhamdulillah panitia telah menyiapkan segala kebutuhan dan kelengkapan kegiatan. Saya mengajak seluruh keluarga besar KAHMI Sulut hadir dalam kegiatan ini,” ujar Taufiq.

Setelah pelantikan, hari itu juga dilakukan Seminar Nasional di Hotel Aston Manado. Lalu besoknya, Minggu (16/2/2020), pukul 05.30 – 12.00 dilakukan jalan sehat. Start dari Lapangan Sparta Tikala dan finish di Lapangan Ketang Baru. Kegiatan ini juga dilangsungkan dengan Temu Alumni Akbar HMI se-Sulut.

Lanjut Taufiq, Presidium KAMI Sulut terpilih ini menyebut bahwa pelantikan akan dihadiri sejumlah Menteri yang adalah para Alumni HMI. Selain itu, para narasumber yang akan hadir dalam Seminar yaitu mereka yang dinilai berkompeten, dengan mengusung tema: “SDM Unggul di Era Revolusi Industri 4.0 dan Industri 5.0 untuk Mewujudkan Sulut Hebat Menuju Indonesia Emas”.

“Tema Seminar akan dibahas para narasumber yakni, Dr Agung Firman Sampurna, SE.,M.Si (Ketua BPK RI), Dr. H. Zainudin Amali, (Menpora), Olly Dondokambey, SE (Gubernur Sulawesi Utara), Dr. Ahmad Doli Kurnia, (Ketua Komisi 2 DPR RI) dan Dr. H. Akbar Tanjung. Hasil diskusi tentu akan kita buatkan karya dan disampaikan ke pemerintah daerah Sulawesi Utara,” kata Taufiq menutup.

Sementara itu, Koordinator Presidium KAHMI Sulut terpilih Iskandar Kamaru saat diwawancarai menuturkan pelantikan pengurus KAHMI Sulut kali ini harus berbeda dan lebih semarak dari yang sebelum-sebelumnya.

“Panitia pelantikan sedang bekerja keras untuk berhasilnya kegiatan pelantikan MW KAHMI Sulut dan FORHATI. Pelantikan harus lebih semarak dan sukses. Do’akan semoga semua berjalan lancar, sampai hari H pelaksanaan kegiatan. Ayo kita bersatu-padu besarkan KAHMI Sulut,” kata Iskandar yang juga Bupati Bolaang Mangondouw Selatan ini.

Selanjutnya, sejumlah Presidium KAHMI Sulut lainnya seperti Sudendro Boroma, Asripan, Abdurahman Konoras, juga mengajak seluruh keluarga besar KAHMI Sulut menyukseskan kegiatan tersebut.

Untuk diketahui, undangan yang akan hadir ialah para mantan-mantan pengurus organisasi Cipayung. Pengurus Muhammadiyah Sulut, NU Sulut, Syarikat Islam Sulut, DMI Sulut, BKPRMI Sulut, Alkhairat, LPTQ Sulut, PHBI Sulut, IPHI Sulut, BAZNAS Sulut. Kemudian, PA GMNI, senior GMKI, senior PMKRI, Ikatan Alumni PMII, Pemprov Sulut, pemerintah daerah Kabupaten/Kota, Majelis Daerah KAHMI Kabupaten/Kota, organisasi paguyuban, dan undangan lainnya juga akan hadir. (*/Am)

Di Talk Show BKPRMI Manado, Ini Pemaparan Senator Djafar Terkait Masyarakat Perbatasan

Djafar Alkatiri ketika memberikan pemaparan materi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ragam pendapat dan pikiran kritis disampaikan secara lugas para narasumber dalam talk show (acara bercakap-cakap) yang dilaksanakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Manado, Rabu (18/12/2019). Acara yang digelar di Hotel Travello Manado itu dihadiri elemen Ormas dan pimpinan Organsiasi Kepemudaan di Kota Manado, bahkan Sulawesi Utara (Sulut).

Diantara ulasan yang komprehensif, juga disampaikan H. Djafar Alkatiri, Senator asal Sulut yang kini menjabat Wakil Ketua Komite 1 DPD RI. Menurut Djafar, wawasan kebangsaan sebetulnya telah tuntas. Seperti itu pula rasa nasionalisme. Namun begitu negara sedang dalam proses memenuhi segala cita-cita bernegara dan mewujudkan kebutuhan masyarakat secara adil serta merata, tanpa diskriminasi.

”Sebetulnya dalam soal wawasan kebangsaan dan nasionalisme ini sudah final. Pemikiran itu secara konstitusional bersifat final dan mengikat. Bagaimana tanggung jawab negara dalam membuat masyarakat perbatasan ini nyaman, tidak teriak merdeka atau terganggu, itu yang dipercakapkan. Optimalisasi kebijakan sampe ke wilayah perbatasan diperlukan. Selain itu, komitmen pemerintah mengimplementasikan amanat Undang-Undang tentang kesejahteraan rakyat kita harapkan serius dikonkritkan. DPD RI menganggap kesejahteraan begitu pentingnya, maka untuk warga Indonesia yang berada di wilayah perbatasan, maka akan dibuatkan revisi Undang-Undang. Tujuannya, ada perbaikan paradigma negara dalam menangani masyarakat perbatasan,” ujar Djafar yang juga mantan Ketua DPW BKPRMI Sulut ini dihadapan ratusan peserta talk show.

Narasumber, moderator dan pengurus BKPRMI Manado dalam sesi foto bersama (Foto Suluttoday.com)

Politisi yang mengawali karir sejak di kampus telah mengikuti organisasi. Mendirikan FODIM (Forum Diskusi Ilmiah) Universitas Sam Ratulangi Manado, aktivis di Pelajar Islam Indonesia (PII) dan juga pernah beberapa periode menjadi anggota DPRD Kota Manado serta anggota DPRD Provinsi Sulut memberi uraian terkait keprihatinannya terhadap kondisi warga perbatasan. Yang dikatakannya, kedepan harus dilakuakn perbaikan serius dengan pendekatan kesehateraan, tidak sekedar negara melakukan pendekatan keamanan yang anggarannya begitu fantastis.

”Bukan soal security police atau kebijakan keamanan semata, warga perbatasa butuh lebih dari itu. Perlunya pendekatan kesejahteraan (prosperity approach) yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Dan regulasi harus mempermuda hal yang diperlukan masyarakat perbatasan. pendekatan keamanan (security approach) diperlukan, tapi tidak harus berlebihan. Lalu mengabaikan aspek kesejahteraan rakyat. Kemudian, posisi pemerintah daerah dalam keterlibatannya mengurus masyarakat di wilayah perbatasan harus diberi ruang proporsional dalam melalui regulasi. Kita akan menyelesaikan itu, Insya Allah,” kata Djafar yang pernah dua periode memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Utara itu tegas.

Senator Djafar saat menjawab pertanyaan (Foto Suluttoday.com)

Kegiatan yang rutin dilakukan BKPRMI Manado ini dibuka secara resmi Ketua BKPRMI Manado, Suryanto Muarif. Untuk diketahui narasumber yang hadir adalah Rektor IAIN Manado, DR Delmus Punieri Salim, Senator Djafar Alkatiri dan Amato Assagaf, budayawan muda dan seniman asal Sulut. Dengan Ketua panitia Ahmad Husain, moderator Amas Mahmud yang juga Sekretaris DPD KNPI Manado.

Narasumber saat foto bersama para ativis perempuan (Foto Suluttoday.com)

Hadir dalam acara dan memberikan pendapat, H. Ayub Ali Albugis, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari PAN. Terlihat hadir, Ketua terpilih Pemuda Muhammadiyah Sulut Sudarwin Jusuf Tompunu. Pengurus HMI-MPO Cabang Manado, IMM, Syarikat Islam Manado, IPM, KNPI Manado, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Tema yang dibahas adalah Wawasan Kebangsaan Nasionalisme Perbatasan Indonesia – Filipina. (*/Redaksi)

Jelang Musda KNPI Sulut, Senator Djafar Himbau OKPI Bersatu

H. Djafar Alkatiri bersama calon Sekretaris DPD KNPI Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dinamisnya komunikasi jelang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ikut mempengaruhi pergerakan diinternal Organisasi Kepemudaan Islam (OKPI) Sulut. Menanggapi hal itu, Senator Djafar Alkatiri menyampaikan arahan untuk para aktivis OKPI di Sulut.

”Mari kita jaga kebersamaan. Saya menghimbau dan mengajak adik-adik aktivis OKPI Sulut agar kompak. Rundingkan siapa calon Sekretaris yang akan kalian ajukan. Intinya, pesan saya harus merekomendasikan figur yang tepat dan bisa diterima semua OKP. Teristimewa bagi OKPI sendiri,” kata Djafar anggota DPD RI Dapil Sulut, Jumat (21/11/2019).

Tambah Djafar yang juga pernah bertarung di Musda KNPI Sulut itu, mengingatkan keutuhan pemuda begitu penting. Lanjut Djafar, jangan karena kubu-kubuan di OKPI membuat solidaritas pemuda menjadi rusak. Marwah OKPI haruslah terus dijaga agar tidak menjadi preseden buruk bagi pemuda-pemuda di Sulut.

Senator Djafar Alkatiri usai memberikan komentar kepada jurnalis (FOTO Suluttoday.com)

”Bargaining posisi OKPI itu terletak pada integritas. Pengalaman individu dan organisatoris perlu dijaga. Jangan membuat rusak marawah OKPI itu sendiri. Mari kita melakukan konsolidasi secara intensif, agar tidak membuat retak persatuan aktivis OKPI. Rembuk dan ajukan siapa calon Sekretaris DPD KNPI Sulut yang terbaik menurut kesepakatan bersama,” ujar Senator Djafar, mantan Ketua Umum Wilayah BKPRMI Sulut ini tegas. (*/Redaksi)

iklan1