Tag: bnn sulawesi utara

Pemkot Manado dan BNN Sulut Gerak Bersama Lestarikan Laut Bunaken

Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut saat sambutan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Mewujudkan misi Kota Manado sebagai kota ekowisata, pemerintah Kota Manado terus menjalin kerja sama. Salah satunya dengan Korem 131/Santiago, menggelar kegiatan penanaman terumbu karang dan sapu laut yang dirangkaikan dengan event Manado Fiesta – Fisco ( Fish & Coral), bertempat kawasan mega mas, samping kantor Dinas Pariwisata Kota Manado. Jumat (27/11/2020).

Dihadiri Wali Kota Manado, Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, SH.,M.Si.,DEA bersama bersama Dandrem 131/Santiago, Brigjen TNl P. Meyer Putong dn Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol. Jefry Lasut dan Komunitas Diving Manado.

Para hadirin serius menyimak sambutan Wali Kota Manado (Foto Istimewa)

Wali Kota, menegaskan kegiatan ini merupakan aksi penyelematan terumbu kerang diharapkan mampu menyelamatkan potensi kekayaan laut di teluk Manado melalui upaya melindungi, melestarikan dan memanfaatkan sumber daya terumbu karang berkelanjutan. Selain itu untuk menjamin kelestarian dan keanekaragaman hayatinya untuk menciptakan saat ini maupun yang akan datang.

Wali Kota Manado bersama jajaran BNN Sulut (Foto Istimewa)

“Selamat lestarikan Taman laut Bunaken dan teluk Manado ” ujar Wali Kota Manado 2 periode ini.

Wali Kota GSVL begitu Vicky Lumentut akrab disapa, juga menuturkan bahwa selain untuk menjamin kelestarian dan keanekaragaman hayatinya. Dengan transplantasi terumbu karang ini tentunya akan menunjang kelangsungan hidup ekosistem laut.

Suasana bersih-bersih pantai dan menyelam (Foto Istimewa)

”Dengan gerakan bersih-bersih sampah di Bunaken dan Pantai Manado serta aliran sungai, ini sangat baik demi menjaga dan melestarikan lingkungan.Selamat  lestarikan Taman laut Bunaken dan teluk Manado ” tutup Walikota G.S Vicky Lumentut.

Berlangsungnya acara (Foto Istimewa)

(*/Lipsus)

Cegah Bahaya Narkoba, BNN Sulut Raker Bersama Komponen Masyarakat

Berlangsungnya Raker yang dilaksanakan BNN Sulut (Foto Ist)

Berlangsungnya Raker yang dilaksanakan BNN Sulut (Foto Ist)

MANADO – Kinerja Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk memberantas peredaran dan konsumsi Narkoba di daerah ini dilakukan dengan berbagai inovasi. Dalam mencegah bahaya Narkoba terhadap masyarakat, kali ini BNN Sulut mengerakkan komunitas masyarakat sebagai motornya.

Metode tersebut salah satunya adalah dengan mengajak dan membina masyarakat agar melaksanakan Rapat Kerja (Raker)  program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Rabu (31/8/2016) bertempat di Kantor Bappeda Provinsi Sulut.

”Memang kegiatan Raker tersebut diikuti sebanyak 60 peserta, yakni kepala sekolah dan guru SMA/SMK negeri dan Swasta se-Kota Manado dan para pendidik pun dibekali dengan materi P4GN agar pemahaman dan skill mereka dalam melakukan pemberantasan Narkoba bisa optimal,” ucap Satriana, S.Psi, Plt Kepala Seksi Pembangunan berwawasan anti narkoba saat diwawancarai Suluttoday.com.

Lanjut Satria sapaan akrab, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama BNNP Sulut dengan dinas pendidikan dalam hal dukungan serta peran aktif bagi program P4GN dan merupakan program kerja BNNP sulut tahun anggaran 2016.

Tak bisa dipungkiri menurut Satriana, angka pengguna narkoba terus meningkat dengan total sebanyak 42.876 orang sebagai pengguna narkoba untuk usia rata-rata 10-59 tahun,dimana tahun 2015 silam sebelumnya hanya berjumlah 38.307 pengguna.

“Iya, salah satu upaya menekan angka itu adalah maksimalisasi program P4GN dalam bentuk sosialisasi, test urine serta upaya represif sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya. (*/Dace)

Kombes Pol Sumirat: ”Karyawan Indomart Jangan Jual Lem Ehabon…”

Karyawan Indomart ketika mendengarkan sosialisasi dari BNN Sulut (Foto Ist)

Karyawan Indomart ketika mendengarkan sosialisasi dari BNN Sulut (Foto Ist)

MANADO – Melalui sosialisasi bersama karyawan Indomart, Jumat (12/8/2016) belum lama ini, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Sumirat Dwiyanto menyampaikan agar para karyawan tidak menjual Lem Ehabon atau Komix  kepada anak-anak maupun remaja.

”Mari hindarkan generasi muda kita dari praktek mendapatkan barang-barang ‘terlarang’ yang membuat masa depan mereka hancur. Saya mengajak karyawan Indomart sekaligus mengingatkan agar tidak menjual Lem Ehabon atau Komix kepada anak-anak dan para remaja, kasihan nanti karena pengaruh mengkonsumsi barang tersebut, masa depan mereka menjadi suram,” ujar Sumirat.

Kombes Sumirat juga meminta semua elemen masyarakat termasuk pihak swasta untuk ikut mencegah adanya barang-barang yang berakibat merusak masa depan generasi muda.

”Barang seperti Lem Ehabon mestinya dipakai untuk ngelem malah dihirup dan komix di campur dengan minuman keras. Ehabon yang dihirup bisa merusak organ tubuh juga gangguan mental, karena itu bukan untuk dikomsumsi sama halnya dengan komix tentunya,” tutur Sumirat.

Sekedar diketahui, kegiatan sosialisasi ini dirangkaikan dengan pameran jenis-jenis narkoba yang dilaksanakan BNN Sulawesi Utara. (*/Dace)

Intens Lakukan P4GN, BNN Sulut Selamatkan Siswa St Fransiskus Xaferius

Foto bersama Tim BNN Sulut dan para siswa (Foto Ist)

Foto bersama Tim BNN Sulut dan para siswa (Foto Ist)

MANADO – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan di bidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan mampu memotivasi pelajar agar mau hidup sehat dan bebas dari Narkotika. Demi mewujudkan hal tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Sosialisasi P4GN bagi pelajar di sekolah seminari menengah St Fransiskus Xaferius Tomohon.

Drs Sumirat Dwiyanto, Kepala Badan Narkotika Nasional Sulut, menyampaikan kegiatan Sosialisasi P4GN bagi pelajar yang dinilai sangat penting ini sehingga diharapkan dapat menekan seminimal mungkin penyalahgunaan narkoba, serta tidak memberikan kesempatan sedikitpun terjadinya peredaran gelap narkoba dikalangan pelajar.

Dipaparkan Sumirat yang berharap melalui kegiatan ini, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga akan terjadi transfer informasi antar pelajar.

Melalui kesempatan yang sama Plt. kasie Pemberdayaan Masyarakat BNNP Satriana mengemukakan, Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, bukan hanya dilakukan pemerintah saja, akan tetapi harus dilakukan semua pihak, termasuk pelajar sebagai generasi penerus pembangunan bangsa.

Ditambahkan lagi bahwa P4GN berbasis lingkungan pelajar merupakan strategi yang sangat penting dalam pencegahan preventif terhadap penyalahgunaan narkotika dikalangan pelajar, oleh karena itu para pelajar SLTA dan guru bersama pemerintah, agar bersatu padu satu persepsi dan satu misi, serta berpartisipasi aktif dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dilingkungan sekolah. (Amas)

Kepala BNN Sulut Pimpin Sosialisasi Perangi Bahaya Narkoba

Kepala BNN Sulut saat melakukan sosialisasi (Foto Ist)

Kepala BNN Sulut saat melakukan sosialisasi (Foto Ist)

MANADO – Kerja keras Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk terus menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pilar penting dalam pemberantasan narkoba gencar dilakukan. Kali ini dilakukan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilingkungan masyarakat Desa Pandu.

Drs. Sumirat Dwiyanto M.Si, Kepala BNN Sulut dihadpan sejumlah tokoh agama mengungkapkan keprihatinannya dengan maraknya kejahatan narkoba di Indonesia baik penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

“Bahaya yang diakibatkan oleh pemakaian narkoba dapat bermacam-macam dan terkadang bagi pecandu itu sendiri kebanyakan tidak mengetahui organ tubuh mana saja yang dapat terserang, sehingga mereka tidak dapat mengetahui bahwa akibat dari pemakaian tersebut akan banyak sekali kerugian yang mereka dapatkan atau mereka derita,” jelas Sumirat

Lanjut ditambahkan Sumirat menjelaskan bahwa tidak hanya organ tubuh seperti otak, jantung dan paru-paru yang terserang bahkan virus pun akan lebih mudah masuk kedalam tubuh mereka. Seperti virus Hepatitis C, virus HIV/AIDS dan juga penyakit menular lainnya dan bahaya ini tidak hanya menyerang fisik saja melainkan mental, emosional dan spiritual mereka.

Hal tersebut juga ditambahkan Sam Repy dalam pemaparan program Permberdayaan dalam konsep P4GN mengungkapkan selama ini pemerintah telah menitikberatkan pentingnya peningkatan peran serta masyarakat.

”Dimana masyarakat dapat secara aktif melakukan upaya penciptaan lingkungan yang bersih dari narkoba dan penyelenggaraan pemberdayaan alternatif sebagai solusi pendekatan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang lebih humanis,” papar Repy. (Amas)

iklan1