Tag: boby daud

SONYA, Harapan Baru for Manado Diusung Parpol Koalisi

Sonya Selviana Kembuan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Melalui pendekatan yang rutin dan telah menjadi ciri khasnya, sosok politisi perempuan, Ir. Sonya Selviana Kembuan makin dicintai warga Kota Manado. Bakal calon Wali Kota Manado yang satu ini terinformasi akan diusung parpol gabungan atau partai koalisi. Beberapa manuver dan komunikasi politik yang dilakukannya mulai membuahkan hasil signifikan.

Seperti yang terpantai, beberapa kegiatan sosial dilakukan SSK, begitu Sonya akrab disapa. Bersama Koalisi Keuamatan Kota Manado, yang terdiri dari Partai Amanat Nasional (PAN) Manado, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan juga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) turun langsung peduli terhadap masyarakat terkait penanganan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Nama SSK pun mekin dicintai masyarakat Manado karena perbuatan positif yang dilakukannya.

”Tentu kita melakukan komunikasi politik secara terbuka. Saya memang punya pilihan prioritas dalam menghitung kekuatan politik di Manado. Doakan saya, agar semua tahapan yang saya lalui demi melayani warga Kota Manado berjalan lancar,” ujar SSK saat dihubungi Suluttoday.com, Jumat (19/6/2020).

Politisi perempuan satu-satunya yang aktif membantu masyarakat Manado saat pandemi Covid-19 itu hingga saat ini terus bergerak bersama masyarakat. Membantu apa yang dikeluhkan masyarakat. Beragam data yang dihimpun Suluttoday.com, ditemukan elektabilitas SSK mengalami peningkatan. Tanpa ada intervensi dan topangan kekuasaan, ia bukan istri pejabat publik, bukan anak konglomerat dan keluarga penguasa. Namun, gerakan yang mandiri dilakukannya membuahkan hasil.

Sementara itu, untuk DPD PKS Kota Manado nama SSK termasuk menjadi perhatian PKS dan telah direkomendasikan sebagai salah satu calon Wali Kota Manado yang diusung PKS. Dokumen usulannya telah dikirimkan DPD PKS Manado ke DPP PKS. Hal tersebut seperti yang dilansir kliknew.net, Kamis (18/6/2020). PKS menilai sosok SSK layak diperjuangkan untuk mengabdi kepada masyarakat Kota Manado.

”Jadi siapapun nantinya yang akan menerima SK dari DPP, kami siap untuk memenangkannya. Masih menunggu hasil komunikasi bersama kandidat,” kata Sekretaris TPPD, DPD PKS Manado Farist Soeharyo.

SSK bahkan menjalin komunikasi aktif dengan pengurus partai di tingkat daerah. Dan juga merawat keakraban dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Seperti yang dilakukan SSK terhadap DPP PAN, bertemu Ketua DPP Yandri Susanto belum lama ini. Informasi resmi yang diterima media ini, DPP PAN juga menyodorkan nama Bobby Daud sebagai Calon Wakil Wali Kota yang akan mendampingi SSK.

SSK saat bertemu dengan DPP PAN (Foto Istimewa)

Sumber resmi Suluttoday.com membeberkan bahwa posisi SSK untuk melenggang ke Pilwako Manado, Rabu 9 Desember 2020 akan makin mulus. Dimana sejumlah partai politik kini resmi memberikan dukungannya. Kepada Troy Pomalingo, Penasehat Tim SSK saat diwawancarai menuturkan bahwa akan ada kejutan di Pilwako Manado yang dilakukan SSK.

”Tentu akan ada kejutan nanti di Pilwako Manado. Insya Allah semua ikhtiar dan komunikasi politik yang dilakukan Ibu SSK berjalan lancar. Masyarakat Manado memang membutuhkan figur baru dalam menata, memajukan Kota Manado. Ibu SSK menjadi harapan baru bagi warga Manado,” kata Troy, Jumat (19/6/2020).

Sesi kebersamaan SSK bersama DPP PAN (Foto Istimewa)

Menariknya selain partai politik seperti PKS, PAN, PPP. Ada juga Perindo, dikabarkan akan memberikan dukungan terhadap SSK. Apalagi Partai Gerindra yang rencananya bergabung dalam Koalisi Keumatan, makin memperkuat komposisi pertarungan di Pilwako Manado 2020 nantinya. Nama Sonya begitu mengkristal, gencar dibicarakan masyarakat bahwa Sonya mendapat dukungan kuat dari beberapa partai politik tersebut. Di tengah urusan politik, SSK giat membantu masyarakat, baik yang berada di Manado, Sulawesi Utara umumnya, membantu Ajudan Bung Karno yang akhirnya kini mendapat perhatian Presiden Jokowi bersama Ketum DPP PDI Perjuangan Megawati, serta Prabowo ikut memberi bantuan.

(*/Bung Amas)

BOBY DAUD Minta SatPol PP Fokus, Jadilah Pamong

Boby Daud (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Adanya insiden pelarangan terhadap masyarakat yang berjualan kue (takjil) di Kelurahan Wawonasa Kecamatan Singkil Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (28/4/2020), berbuntut terjadinya bentrok antara Pol PP dan masyarakat setempat. Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kota Manado, Boby Daud menyampaikan keprihatinannya terhadap sikap Pol PP yang dinilainya tidak fokus memutus mata rantai penyebaran Corona Virus (Covid-19).

“Pol PP dalam situasi saat ini sebaiknya fokus. Mereka fokus memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Bukan masuk pada urusan mencampuri dan membatasi warga yang sedang berjualan kua. Ingat, ekonomi masyarakat sedang terpuruk. Saya prihatin, Pol PP tindak menggunakan pendekatan edukasi,” ujar Boby, yang juga Ketua DPD PAN Kota Manado ini.

Menurut Boby pemerintah Kota Manado harus adil dan jujur melihat kebutuhan ekonomi masyarakat yang tengah sekarat. Itu sebabnya, politisi vokal asal Singkil ini mengkritisi pendekatan yang digunakan Pol PP saat menyampaikan maksud mereka kepada para penjual takjil. Boby menganggap lebih tepatnya Pol PP bersikap seperti duta Corona yang konsen pada sosialisasi pencegahan penularan Corona.

“Ekonomi masyarakat sedang porak-poranda, mari kita jujur melihat ini. Tak mungkin masyarakat berdiam diri di rumah, lalu kemudian mereka kelaparan. Kan boleh diatur teknisnya bagaimana masyarakat berjualan kue sesuai protokol kesehatan. Jangan dilarang mereka. Saya menyarankan Pol PP perkuat saja sosialisasi, mengajak masyarakat mencegah dan menghindari wabah Corona. Jadilah mereka duta Corona,” kata Boby tegas.

Boby mengatakan Pol PP harus menjadi pemong yang mengayomi masyarakat. Bukan membuat masyarakat kesulitan dengan apa yang dilakukannya. Untuk itu, legislator dari Dapil Singkil-Mapanget ini mengajak pemerintah Kota Manado memberi kebijakan yang cerdas pada masyarakat.

“Polisi Pamong Praja, jadilah pamong bagi masyarakat. Ayo mereka, bukan membentak-bentak atau bertindak kasar pada masyarakat. Apapun itu, masyarakat adalah tuan bagi pemerintah, jangan kita beratkan dan tutup mata pencaharian masyarakat. Saya meminta Pak Wali Kota Manado agar di bulan suci Ramadhan ini beliau dapa mengeluarkan kebijakan yang cerdas dan pro pada masyarakat kecil,” ujar Boby.

Selain itu, Boby juga berharap ada sinergitas yang diciptakan pemerintah dan masyarakat. Kekompakan itu diperlukan, tambah Boby, bukan saling menyalahkan atau melarang dalam urusan-urusan yang sebetulnya positif untuk kemajuan Kota Manado. Boby mengingatkan agar Pol PP Kota Manado tidak misorientasi dalam menjalankan tugasnya di era Corona saat ini.

(*/Bung Amas)

BOBY DAUD: Koalisi Keumatan Utamakan Kerja Kemanusiaan

Boby Daud (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kepedulian Koalisi Keumatan untuk turun ambil bagian dalam melakukan penyemprotan Disinfektan ke beberapa Rumah Ibadah di Kota Manado guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Jumat (27/3/2020), Koordinator Koalisi Keumatan yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN), Boby Daud mengajak semua pihak untuk peduli terhadap kemanusiaan.

“Kita sedang dilanda Bencana Nasional, akibat penyebaran Virus Corona. Itu sebabnya, kami dari Koalisi Keumatan terus bermitra melakukan kerja kemanusiaan. Kemarin kemi membuat penyemprotan Disinfektan di beberapa Masjid di Manado, semoga bermanfaat bagi Jamaah sekitar,” kata Boby yang juga anggota DPRD Kota Manado ini.

Boby mengatakan bahwa masyarakat perlu mematuhi apa yang disampaikan pemerintah. Bagaimana pun itu, tambah Boby anjuran pemerintah sangat membantu masyarakat. Pihaknya mengedepankan kerja kemanusiaan sehingga masyarakat dijauhkan dari menularnya Virus Corona.

“Kemudian disisi lain, perlu kita menerapkan Sosial Distancing. Ikut himbauan dan instruksi pemerintah, karena semua yang dilakukan itu demi kebaikan masyarakat. Koalisi Keumatan sekarang mengutamakan kemanusiaan. Jangan dulu memikirkan hal-hal politik, tapi kemanusiaan dan saling membantu itu yang utama,” ujar Boby tegas.

(*/Bung Amas)

Koalisi Keumatan Makin Kokoh, 2020 Harus Menang

Konsolidasi koalisi keumatan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Setelah menggelar deklarasi, Koalisi Keumatan yang terdiri dari PAN, PKS dan PPP, kini ketambahan personil. PBB secara resmi bergabung dengan Koalisi Keumatan untuk Pilwako Manado 2020. Hal tersebut disampaikan Ketua poros Koalisi Keumatan, Boby Daud.

“Alhamdulillah, kita konsen melakukan konsolidasi keumatan. Dan PBB juga telah resmi bergabung dengan kami. Ada beberapa proyeksi dan target komunikasi politik yang sedang kita bangun. Dalam konsolidasi, ada progres atau kemajuan yang dicapai. Targetnya Pilwako 2020 ini kita harus menang,” kata Boby, Kamis (16/1/2020) yang juga Ketua DPD PAN Manado dan anggota DPRD Manado 2 periode ini.

Legislator yang dikenal vokal dan merakyat itu menyebutkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan beberapa partai politik untuk hajatan Pilwako Manado. Sementara itu, Sekretaris Koalisi Keumatan, Abu Hasan Sjafi’i menyampaikan selain capaian, Koalisi Keumatan juga mulai mengatur jadwal untuk melakukan pertemuan dengan bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali Kota Manado.

“Tentu kita berusaha agar calon Wali Kota atau calon Wakil Wali Kota Manado yang diusung koalisi ini adalah dari muslim. Kita juga mengatur skedul untuk pertemuan dengan bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali Kota Manado, untuk kita konkritkan gerakan politik keumatan,” kata Syafi’i tegas.

Poros Koalisi Keumatan siap berjuang bersama (FOTO Suluttoday.com)

Di tempat terpisah Ketua DPC PPP Manado, Madzhabullah Ali menilai format yang sedang dijalankan Koalisi Keumatan sudah tepat. Lanjut Ichal sapaan akrab Ali, ikhtiar politik yang dilakukan Koalisi Keumatan mengalami progres yang baik.

“Apa yang menjadi planning Koalisi Keumatan sedang kami jalankan. Ikhtiar politik tersebut mengalami progres. Semua simpul-simpul dan potensi politik kami lakukan pendekatan, mari kita sama-sama saling menguatkan. Kita optimis empat partai politik ini akan mendapat duet koalisi yang kuat. Kita tidak memandang siapa kandidatnya dari parpol mana pun, asalkan figur muslim,” tutur Ical yang diaminkan Ketua PBB Manado, Rahmad. (*/Am)

Koalisi Keumatan untuk Manado di Deklarasi, Ini Grand Desain dan Strukturnya

Berlangsungnya pertemuan tiga partai politik di Manado (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Keseriusan merespon kepentingan dan aspirasi umat Islam Kota Manado yang didengungkan para tokoh aktivis muslim Sulawesi Utara (Sulut) dan pimpinan Ormas, akhirnya dikonkritkan. Minggu (15/12/2019), pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Manado setelah melalui sejumlah pertemuan formal, kemudian berhasil melakuka deklarasi Koalisi Keumatan.

Menurut Ketua PAN Manado, Boby Daud dalam pertemuan tiga partai yang basis pemilihnya umat muslim Manado itu bahwa keberpihak Koalisi Keumatan tidak pada figur tertentu. Melainkan pada visi perjuangan umat. Terlebih koalisi ini akan menyaring para bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali Kota muslim yang bersedia bertarung dalam Pilwako Manado 2020.

”Tentu format seleksi yang dirancang Koalisi Keumatan ialah berdasarkan penjaringan tiap-tiap partai politik yang ada dalam koalisi ini. Artinya, koalisi yang digagas bertolak dari kepentingan umat Islam Kota Manado. Kita tiga partai ini sudah berkomitmen memperjuangkan kepentingan umat. Kami menyarankan agar bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali Kota Manado dapat mendaftar di tiga parpol ini. Ya, tentu sebagai syarat mekanisme yang ditetapkan,” ujar Boby yang juga anggota DPRD Kota Manado ini.

Dihadapan pengurus PAN, PKS dan PPP juga disampaikan Abu Hasan Syai’i, Ketua DPD PKS Manado mengajak agar soliditas koalisi terus diperkuat. Bagi Hasan, kepentingan umat harus menjadi agenda utama dalam perjuangan dari Koalisi Keumatan ini. Kemudian, ia menyarankan formulasi yang digunakan beberapa kriteria perjuangan yang ditetapkan koalisi ini melalui MoU atau penandatanganan pakta integritas.

Koalisi Keumatan solid (FOTO Suluttoday.com)

”Kita akan mengukir sejarah bahwa Koalisi Keumatan ini setelah dipatenkan, kita akan memulai berjuang sampai selesesai Pilwako Manado dengan kompak. Jangan saling mendahului, ingat soal perjuangan utama koalisi yang dibangun yakni mendahulukan kepentingan umat Islam Manado. Maksunya, dalam konteks calon yang diusung adalah figur dari umat Islam. Tentu mereka yang harus sehat, sanggup memperjuangkan kepentingan umat dan memenuhi syarat,” ujar Syafi’i, pada pertemuan di Hotel Sintesa Peninsula Manado ini.

Selanjutnya, pertemuan dan disertai dengan deklarasi tersebut diawali juga dengan diskusi. Masing-masing pengurus menyampaikan pendapat, usulan serta saling mengingatkan terkait persatuan koalisi. Setelah sholat magrib berjamaah, diskusi yang dipandu Ketua PPP Manado Ichal Ali langsung dilakukan deklarasi. Yang menandakan bahwa Koalisi Keumatan telah resmi ditetapkan. Dengan komposisi, Boby Daud Ketua, Hasan Syafi’i Sekretaris dan Ichal Ali selaku Bendahara poros Koalisi Keumatan.

Koalisi Keumatan juga akan melakukan semacam ‘sayembara’ terhadap bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali Kota Manado yang layak atau tidak layak diakomodir melalui koalisi nantinya. Kemudian, untuk diketahui yang hadir dalam pertemuan ini diantaranya Tim Pilkadan: Ronaldi Salahudin (Ketua), M. Iqbal Ansyari (Jubir), Fadhila Polontalo (anggota), Mochtar Tambuwun (anggota), M. Ruslan Esa (anggota) Arraodah BT H Jan (anggota) dan Ismet (anggota). Selain itu dari PKS, ada Alfaris dan struktur pengurus lainnya. Begitu juga PPP. (*/Redaksi)

iklan1