Tag: BP2RD

Atteng Susun Strategi Optimalkan Penerimaan Kas Daerah

Olvie Atteng ketika memimpin rapat (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Daerah Sulawesi Utara melalui Bapenda terus berupaya mengoptimalkan pendapatan daerah dan meningkatnya target penerimaan PAD tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bapenda Olvie Atteng SE MSi, Kamis (15/03/2018) kemarin usai memimpin rapat pemetaan Pajak Air Permukaan, Pajak Rokok dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

Menurut Atteng rapat koordinasi dengan instansi terkait tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan sehari sebelumnya yaitu Forum Koordinasi, Komunikasi dan Kerjasama antara Unit Pengelola Pendapatan dan Retribusi Daerah se-Provinsi Sulawesi Utara, yang dihelat di Kota Kotamobagu.

Dalam kegiatan yang dibuka oleh Penjabat Walikota Kotamobagu Hi. Moh Rudi Mokoginta SE MTP dan dihadiri oleh Kepala/Perwakilan BP2RD, BPKAD dan para Kepala UPPD Bapenda se – Provinsi Sulawesi Utara membahas penentuan sumber-sumber penerimaan bagi kas daerah yang dapat digali dan digunakan sesuai dengan potensi masing-masing.

Atteng menegaskan bahwa potensi memungut Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan Lain Lain Pendapatan Asli Daerah secara sah merupakan kewenangan pemerintah daerah melalui instansi yang dipimpinnya dan sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Sehingga ditandaskan mantan Kepala Disperindag Sulawesi Utara ini, pihaknya terus mensinergiskan pelaksanaan pemungutan Pajak dan Retribusi Daerah di Provinsi Sulawesi Utara.

Ditambahkan Atteng bahwa dana penerimaan yang masuk ke kas daerah nantinya dapat dirasakan oleh masyarakat penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.

Dijelaskan Atteng bahwa Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) telah merealisasikan Penyaluran DBH tahun anggaran 2017 sebesar Rp. 420.208.255.545, kepada 15 Kabupaten / Kota.

Untuk itu, Atteng meminta kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan intensifikasi potensi pajak yang ada, contohnya: memaksimalkan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara rutin, dan ekstensifikasi potensi yang ada, karena nantinya dana yang diterima akan dialokasikan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan serta peningkatan moda dan sarana transportasi sebagai penunjang Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan.(Cat)

iklan1