Tag: BRANI

Kepala BP2MI Antar PMI Asal Kotamubagu, Begini Komitmennya

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani saat diwawancarai wartawan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Konsisten bergerak, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, kali ini mengantar langsung salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) Awak Kapal Perikanan (ABK). Tri Septianto, namanya PMI tersebut. Benny datang ke rumahnya di Poyoa Kecil, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Jumat (22/1/2021) malam. Setelah sebelumnya ia bersama belasan kawan lainnya telah mengadukan kasus tidak dibayar ke kantor BP2MI Pusat, Rabu (20/1/2021).

Saat itu Tri melaporkan bahwa ia direkrut oleh PT Maritim Samudera Indonesia yang berkantor di Bekasi, dan dipekerjakan di perusahaan perikanan asal China yang melakukan pelayaran ke Peru.

“Kontrak saya selama 2 tahun di sana. Dari pihak PT mengatakan telah mengirimkan gaji setiap bulan kepada keluarga saya, namun ternyata hanya 3 kali keluarga mendapatkan kiriman tersebut. Selebihnya mereka belum membayarkan gaji saya senilai total sekitar Rp 70 juta,” ucap Tri kepada Kepala BP2MI.

PMI yang berasal dari Kotamobagu, akhirnya sampai di kampung halaman, setelah menempuh perjalanan udara dari Jakarta ke Manad. Dan dilanjutkan perjalanan darat ke Kotamobagu selama sekitar 4 jam. Tri diantar Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan UPT BP2MI Manado, Sutrisno, dan disambut langsung Kepala BP2MI untuk selanjutnya diantar pulang ke rumahnya bertemu kedua orangtuanya.

“Malam ini saya akan antarkan langsung Tri Septianto ke rumahnya sebagai bentuk penghormatan saya. Kemarin saat Tri dan teman-temannya tiba di kantor pusat BP2MI, saya langsung melakukan video call untuk menanyakan kabar dan memastikan kondisi mereka,” tutur Benny, Jumat (22/1/2021).

Tambah Benny, BP2MI tidak akan membiarkan kasus ini, lanjut Benny, Manning Agency yang terlibat akan dipanggil dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Tidak ada kompromi, tidak ada negosiasi, tidak ada tawar menawar, terhadap apapun bentuk kejahatan perusahaan, siapa pun di belakang mereka, mau orang berpangkat ataupun memiliki bintang di bahunya, saya akan pasang badan dan perang terhadap perusahaan, sindikat yang melakukan eksploitasi dengan tidak membayar gaji sesuai kontrak, saya akan kejar di manapun perusahaan itu berada,” kata Benny.

Tidak hanya itu, Benny selanjutnya menyampaikan bahwa BP2MI akan melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri sebagai tindak lanjut proses hukumnya.

“Soal ini, saya akan buktikan bahwa negara hadir memberi perlindungan kepada setiap warga negaranya, dan negara tidak boleh kalah oleh satu pun perusahaan di negeri ini yang seolah-olah bisa mengatur negara ini,” tutur Benny tegas.

Selain itu, Benny juga mengingatkan kembali kepada Tri agar melaporkan diri kepada BP2MI jika ingin berangkat lagi menjadi ABK ke luar negeri.

“Ya, bisa juga Tri ke UPT BP2MI Manado yang mencakup seluruh wilayah Sulawesi Utara, jika mau menjadi PMI. Jangan lupa laporkan diri agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Bersyukur saat ini bisa pulang ke rumah dengan selamat. Baik fisik maupun mental, karena tidak sedikit pula ABK lainnya yang kurang beruntung sehingga belum bisa pulang dengan selamat,” ujar Brani, begitu Benny akrab disapa.

(*/Amas)

Benny Rhamdani: Perintah Presiden Tegas, Lindungi PMI

Benny Rhamdani, Kepala BP2MI (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kerja keras dan langkah cermat yang diambil Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani, relatif memberi angin perubahan ke instansi yang menaungi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini. Benny menyebutkan bahwa pemerintah selalu hadir dalam membantu pekerja migran.

“Perintah Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) jelas, lindungi Pekerja Migran Indonesia. Saya sebagai Kepala BP2MI wajib menjalankan perintah tersebut. Dari ujung rambut sampai ujung kaki nasib PMI kita lindungi,” ujar Benny saat melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Utara, Jumat (7/8/2020).

Dikatakannya lagi terkait peran kuat negara yang hadir untuk para pekerja Migran. Kerja memudahkan, membantu rakyat dalam hal ini PMI harus secara aktif dilakukan BP2MI. Lembaga yang satu ini saat berada ditangannya, harus lebih terbuka dan pro terhadap PMI, bukan menghambat atau menyusahkan PMI.

“Bukannya menghambat tapi sebaliknya pemerintah selalu ada dalam memfasilitasi tenaga kerja ke luar negeri,” jelas Ramdhani usai melakukan kegiatan Silahturahmi, Sosialiasi Undang-Undang (UU) No 18 Tahun 2017 tentang BP2MI Era Baru di Manado dan kegiatan penyerahan bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Bolmong dan Bolmong Selatan yang digelar di Kedai Kampoeng Bogani Kotamobagu.

Hal tersebut terbaca dari data dimana sudah 126 ribu Pekerja Migran yang dipulangkan ke Indonesia pasca Benny menjabat sebagai Kepala BP2PMI.

“Dengan berbagai alasan seperti ekonomi, konsultan dan hukum,” ucap Wakil Ketua Umum Partai Hanura ini.

Begitu juga diungkap sudah 222 jenazah PMI yang dipulangkan dari luar negeri.

“Termasuk salah satunya jenazah PMI asal Talaud yang telah pulangkan,” ungkap personil DPD-RI 2014-2019 ini.

Menurut Ramdhani saat ini pekerja migran Indonesia bekerja di sekitar 150 negara, diantaranya Korea, Arab, Cina dan Jepang.

“Para pekerja di luar negeri mengalami kendala seperti keterampilan, bahasa dan UU keimgrasian serta ketenagakerjaan di negara tujuan,” terang anggota DPD-RI periode 2014-2019 ini.

Berbagai kendala tersebut, tambah mantan pentolan DPRD Sulut Tiga periode itu, yang terus diupayakan pemerintah.

“Upaya pemerintah seperti pembekalan keterampilan dan penguasaan bahasa terus dilakukan,” ujar sosok yang dikenal dengan sebutan Brani tersebut.

Sementara itu, disela sosialisasi Undang-Undang (UU) No 18 Tahun 2017 tentang BP2MI Era Baru, Benny Rhamdani memboyong seluruh Direktur BP2MI Sulawesi Utara sekaligus memberikan bantuan bagi korban banjir di Bolmong dan Bolsel.

Jumlah paket bantuan yang didistribusikan adalah keseluruhan 5000 paket bantuan berupa sembako yang diserahkan Kepala BP2MI Ramdhani pada para korban bencana. Dan diserahkan secara simbolis pada perwakilan korban yakni warga Dumoga Bolmong, perwakilan Pemkab Bolsel, Brani Center dan Pemuda Pancasila.

Sekedar diketahui, bantuan yang disalurkan merupakan kontribusi dari PT Pegadaian 2500 peket dan Bank Negara Indonesia (BNI) 2500 paket. Benny yang juga mantan Wakil Ketua Komite I DPD RI juga memberikan apresiasi pada PT Pagadaian dan Bank BNI.

“Tentu ini bentuk rasa solidaritas dari kita bersama pada keluarga kita di Bolmong dan Bolsel. Insya Allah ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang tertimpa bencana,” kata Benny tegas.

(*/Bung Amas)

Kepala BP2MI Rayakan Hari Buruh dengan Pekerja Migran Indonesia

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani bersama pekerja migran (Foto Istimewa)

JAKARTA, Suluttoday.com – Tepatnya May Day atau Hari Buruh, 1 Mei 2020 pemerintah Indonesia memberikan edukasi kepada publik betapa penting sinergitas. Dan mulianya para pekerja atau buruh. Melalui Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, hal tersebut dilakukan. Rhamdani langsung mengunjungi dan secara sederhana beredialog dengan para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam kesempatan berbincang dengan beberapa PMI di Selter Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (1/5/2020), Rhamdani mengucapkan selamat Hari Buruh, untuk seluruh PMI. Rhamdani juga tak segan meminta maaf bila pelayanan BP2MI belum berjalan maksimal sesuai harapan PMI.

”Saya juga meminta maaf, jika ada perlakuan para Petugas dari BP2MI yang kurang menyenangkan kepada para Pekerja Migran Indonesia. Melalui kesempatan yang berbahagia itu saya menyampaikan selamat Hari Buruh kepada teman-teman Pekerja Migran Indonesia,” ujar Rhamdani.

Bincang akrab Benny Rhamdani dengan PMI (Foto Istimewa)

Rhamdani yang sejak mahasiswa dikenal doyan donstran jalanan ini meninjau kedatangan 717 Pekerja Migran Indonesia dari UEA, Brunai, Hongkong dan Aljazair di Bandara Internasional Soekarno – Hatta, Jumat. Rhamdani juga hendak memastikan pelayanan yang diberikan petugas BP2MI kepada para Pekerja Migran Indonesia berjalan dengan baik.

”Saya datang ke Bandara Soekarno Hatta untuk melihat langsung kedatangan PMI dan juga menyaksikan langsung bagaimana para petugas lapangan BP2MI bekerja secara baik dalam memberikan pelayanan kepulangan PMI ke tanah air,” kata Rhamdani.

Politisi Partai Hanura itu terpantau begitu gembira saat berbincang dengan para PMI. Rhamdani berbicara banyak hal dengan mereka, dan bisa melihat PMI tiba di negerinya sendiri yang mungkin sudah lama mereka rindukan untuk pulang dan bertemu dengan keluarga.

”Iya, amat senang rasanya bisa menyapa para pekerja migran. Saya ngobrol dengan mereka, begitu akrabnya. Harapan saya apa keluhan atau kesulitan mereka bisa saya dapatkan, lalu beri jalan keluarnya,” ujar Rhamdani.

Kepala BP2MI berbincang saat temui PMI (Foto Istimewa)

Pria asal Sulawesi Utara ini mengatakan bahwa proses perbaikan fasilitas juga tengah digenjotnya. Rhamdani langsung mengecek Selter (tempat penampungan PMI) untuk yang tertahan dan belum bisa melanjutkan perjalanan ke daerah asalnya.

Rhamdani mengatakan Selter untuk PMI masih dalam keadaan yang kurang pantas dan tidak tertata baik dan layak sebagai penghormatan bagi tempat penampungan sementara PMI.

”Sudah saya perintahkan Kepala Unit BP2MI untuk secepatnya melakukan pembenahan dan rrenovasi. Saya ingatkan dalam 3 Bulan kondisi selter sudah harus lebih baik. Saya janjikan 3 bulan kedepan saya akan datang kembali untuk melihat kondisi selter tersebut,” kata Rhamdani.

Mantan Wakil Ketua Komite 1 DPD RI itu juga tak lupa menyampaikan selamat Hari Buruh kepada PMI sebagai bentuk rasa hormat Saya kepada para PMI, Sebagai Kepala BP2MI, Saya juga meminta maaf kepada Mereka Jika selama ini BP2MI belum bisa memberikan pelayanan terbaik dan Memuaskan.

”Tentu disisi lain saya juga meminta maaf, Jika ada perlakuan Para Petugas dari BP2MI yang kurang Menyenangkan kepada para Pekerja Migran Indonesia,” ujar Brani, sapaan akrab jebona aktivis ’98 ini.

Melalui kesempatan tersebut, Rhamdani juga bersujud dihadapan pekerja migran Indonesia. Selain sebagai bentuk rasa hormat, tambah Rhamdani pertanggung jawabannya sebagai Kepala BP2MI, Brami meminta maaf jika belum bisa memberikan pelayanan terbaik dan Memuaskan.

(*/Bung Amas)

Benny Rhamdani: BP2MI Melayani dan Melindungi dengan Nurani

Berlangsungnya rapat virtual, dipimpin Benny Rhamdani (Foto Istimewa)

JAKARTA, Suluttoday.com – Usai melaksanakan proses serah terima jabatan, Benny Rhamdani, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar berbagai terobosan. Senin (27/4/2020), Benny melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) virtual Kepala BP2MI dengan Pejabat Pusat dan UPT BP2MI di Suluruh Indonesia, membahas dan mengevaluasi program kinerja 100 Hari Kepala BP2MI dalam Melayani dan Melindungi PMI dengan Nurani.

Ketika diwawancarai Suluttoday.com, Brani sapaan akrab Wakil Ketua Komite 1 DPD RI periode 2014-2019 ini mengatakan bahwa beberapa agenda dilaksanakan serentak pada Senin (27/4/2020). Pria asal Sulawesi Utara (Sulut) itu memang sedang mewujudkan visi besar perubahan yang diusungnya melalui slogan ‘’BP2MI Melayani dan Melindungi dengan Nurani’’ untuk hal itu, Brani bekerja dengan tertib dan terukur.

‘’Agenda Hari ini di Kantor, sejak jam 08.30 WIb s.d 14.30 Wib dihabiskan dengan Menerima beberapa tamu dan diskusi dengan Staf Khusus. Masih seputar Focus Penanganan Kepulangan PMI ditengah Pandemi Covid-19 dan Agenda 100 Hari,’’ kata Brani, Senin (27/4/2020).

Seperti dilansir melalui laman Facebook milik Brani, hampir sekitar 6 Jam, dari Jam 15.30 s.d 21.30 Wib, politisi vocal itu memimpin Rapat Koordinasi via Vcon dengan Para Kepala UPT BP2MI di 23 Propinsi se-Indonesia. Brani menyampaikan arahan terkait berbagai kebijakan yang sudah dan akan diambil.

‘’Melalui Rakor itu para UPT BP2MI memyampaikan laporan terkait tata kelola orgamisasi BP2MI di daerah, kerja-kerja penanganan pemulangan PMI, koordinasi di daerah dengan stakeholder, strategi perang melawan Sindikasi dan rencana-rencana agenda aksi,’’ ujar Brani.

Benny Rhamdani saat memimpin rapat (Foto Istimewa)

Komitmen jebolan aktivis ’98 ini untuk kerja tanpa kompromi terhadap hal-hal yang destruktif menjadi pola kerjanya yang penuh disiplin, namun selalu memposisikan para jajarannya sebagai mitra strategis dan kawan dalam menyukseskan segala program yang dirancangnya. Melalui kesempatan Rakor, Brani mendengarkan penyampaian laporan dari para Kepala UPT BP2MI seluruh Indonesia. Termasuk yang membuatnya terlibat pembicaraan hangat adalah saat berbincang dengan Kepala UPT BP2MI dari Sulawesi Utara.

‘’Ketika sesi mendapatkan Laporan dari Kepala UPT BP2MI, Pak Marentek via Vcom. Langsung deh saya Ingat Manado, Sulawesi Utara dan BMR. Muncul rasa rindu pengen segera ke Kampung Halaman. Salut dan Hormat saya untuk para Kepala UPT BP2MI di Seluruh Indonesia. Hormat saya untuk para Avant Garde Pelayanan dan Perlindungan bagi PMI dan Keluarga,’’ kata Brani.

Akrab, Benny Rhamdani saat turun lapangan (Foto Istimewa)

Tidak hanya itu, Brani yang juga Ketua DPP Partai Hanura ini menyampaikan rasa syukurnya karena terlibat pembicaraan akrab dengan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Menurut Brani menerjemahkan program besar melayani dan melindungi dengan Nurani perlu dijalankan secara kolosal, tidak boleh sendiri-sendiri di tubuh BP2MI.

‘’Saya juga bersyukur, karena sebelum memimpin Rakor, saya berkesempatan bertemu dan berbincang-bincang dengan para Purna PMI yang berhasil dan sukses melakukan pengembangan usaha dengan berbagai produk unggulannya. Mari kita bumikan dan jadikan BP2MI sebagai tempat melayani dan melindungi dengan Nurani,’’ ucap Brani menutup.

(*/Bung Amas)

Hajar Tanpa Kompromi, Kepala BP2MI Siap Bongkar Praktek Gelap

Benny Rhamdani dan Presiden Joko Widodo (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Bagi yang mengenal Benny Rhamdani, tentu tau tau bagaimana pergerakannya. Keberanian dan keberpihakannya pada rakyat termarginal sukar terbantahkan. Setelah menjadi Wakil Ketua Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) periode 2014-2019, hingga saat ini prinsip tegak lurus pada kebenaran itu terus dipegang teguh Brani, sapaan akrab Benny.

Semenjak dilantik sebagai Kepala Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Rabu (15/4/2020), kemudian Sertijab, Benny mengukuhkan sikapnya memerangi segala praktek curang dan ilegal di tubuh BP2MI. Saat diwawancarai Suluttoday.com, Brani menyebut tidak akan mendur selangkah pun dalam tugas mulianya melakukan perbaikan dan memajukan BP2MI.

”Saya mendapati laporan, mencermati dan mengamati data. Amat banyak praktek sindikasi para pekerja imigran yang diselundupkan. Ini tindakan melawan negara. Siapa yang berada dibalik praktek haram itu, akan saya tertibkan. Saya berkomitmen menghentikan, membongkar, kalau ada oknum aparat yang terlibat saya akan tindak tegas,” ujar Brani, yang juga pernah menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Bolaang Mongondow ini, Jumat (17/4/2020).

Sertijab dari Plt Kepala BP2MI, Tatang Budie Utama Razak kepada Benny Rhamdani (Foto Istimewa)

Anggot DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tiga periode (1999-2004-2009-2014), dan dua periode memangku jabatan sebagai Ketua PW Anshor Sulut itu menegaskan akan memegang teguh sumpah janjinya. Brani menilai sikap tegas Presiden Joko Widodo mengilhaminya untuk bekerja keras, dan berdiam diri atau ikut melakukan pembiaran terhadap praktek-praktek yang merusak tatanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

”Kita tidak lantas diam, bila nantinya prkatek sindikasi pengiriman Pekerja Migran Indonesia ilegal jalurnya bagai benang kusut. Wajib kita lawan, bongkar tuntas bila ada yang tidak beres. Rakyat Indonesia saya minta doakan dan ikut support saya yang lagi berupaya kerja menjalankan amanah yang dipercayakan Pak Presiden. Mendiamkan praktek yang salah, berarti sama saja kita ikut-ikutan membuat rusak NKRI tercinta. Kasihan mereka tenaga kerja kita yang melalui jalur ilegal kebanyakan dibiarkan tidak terurus di negara lain,” kata Brani yang juga Wakil Ketua Umum Bidang OKK DPP Partai Hanura ini tegas.

(*/Bung Amas)

iklan1