Tag: Brigade Manguni

Penculikan Kepsek, GaDa BM Manado Desak Usut Tuntas

Refindo Tawaris (Foto Suluttoday.com)

Refindo Tawaris (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Brigade Manguni (BM) angkat suara soal adanya dugaan penculikan terhadap Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Advent Klabat Manado, Esron Sentinuwu. BM mendesak aparat Kepolisian bersama Pemerintah terkait untuk melakukan pengusutan secara intens. Hal tersebut disampaikan Brigade Manguni Manado melalui Ketua Generasi Muda (GaDa), Refindo Tawaris (Indo Nyoa) yang didampingi Komandan Pasukan Adat Khusus Brigade Manguni, Avi Lomboan.

“Intinya sebuah dugaan kasus penculikan harus ada perhatian yang lebih serius. Makanya kami meminta kepada Kepolisian dan Pemerintah terkait untuk dapat mengusut tuntas kasus ini,” imbau Refindo.

Indo Nyoa sapaan akrab tonaas GaDa ini mengatatakan bahwa kasus ini adalah musibah moral karena daerah kita Bumi Nyiur Melambai dikenal dengan keramahan. “Kenapa hal tidak terpuji ini justru menimpa oknum Kepala Sekolah yang menjadi korban, apalagi salah satu tersangka berasal dari Institusi Negara,” ujar Tonaas Muda ini dengan tegas.

Ia kembali menegaskan bahwa dirinya dan seluruh anggota Generasi Muda Brigade Manguni siap bekerja sama dengan pihak terkait, guna mengungkap kasus tersebut.

“Kita sudah lama menjadi mitra aparat penegak hukum Kepolisian, jadi mudah mudahan ada koordinasi juga dari seluruh elemen yang merasa prihatin dan siap membantu,” cetusnya. Menurutnya Indo, berkat kerja sama yang matang, pasti akan mempermudah proses ini karena tidak ada kejahatan yang sempurna. (don)

Hadiri Apel Wangko Brigade Manguni, Lumentut Bakar Semangat Tonaas

Wali Kota GSVL saat berpidato dihadapan kader BMI (Foto Ist)

Wali Kota GSVL saat berpidato dihadapan kader BMI (Foto Ist)

MANADO – Apel Wangko Brigade Manguni Indonesia (BMI) dan Pagelaran Pawai Budaya Nusantara Selasa (29/9/2015) sore tadi berlangsung sukses, kegiatan yang bertempat di Lapangan KONI Manado itu dihadiri Wali Kota Manado DR G.S Vicky Lumentut, selaku tuan rumah. Wali Kota Lumentut diberi kesempatan untuk bisa membakar semangat juang Para Tonaas, Pengurus, dan anggota Brigade Manguni yang datang dari Berbagai Daerah di Tanah Air Indonesia.

“Bangsa yang besar juga harus bisa menghargai budaya daerahnya sendiri, termasuk Organisasi Adat Brigade Manguni. Mari kita terus lestarikan kekayaan budaya ini, dan terus mempererat keMinaesaan di bumi Tanah Toar Lumimuut daerah Nyiur Melambai Sulut bahkan hingga ke daerah perwakilan yang telah dibentuknya BMI di Provinsi se Indonesia,” ujar GS Vicky Lumentut.

GSVL ketika bersama para petinggi BMI (Foto Ist)

GSVL ketika bersama para petinggi BMI (Foto Ist)

Tidak hanya itu, GSVL sapaan akrab Lumentut juga mengajak agar perjuangan adat dan budaya Minahasa terus dilestarikan, dengan saling gotong royong, baku-bake bae dan baku sayang. GSVL yang dikenal putra Remboken dan Tondano itu berteriak membakar semangat dengan yel-yel “I Yayat U Santi”. (Amas)

BMI Gelar Musyawarah Adat Wangko Nasional Bulan Oktober

Farry Allan Malonda (Foto Ist)

Farry Allan Malonda (Foto Ist)

MANADO – Bulan Oktober mendatang, Birgade Manguni Indonesia (BMI) akan mengadakan Musyawarah Adat Wangko Nasional (Musyawangnas), dimana salah satu agenda Musyawangnas adalah pemilihan Tonaas Wangko BMI. Nama Farry Allan Malonda, merupakan sosok yang cukup dikenal dikalangan keluarga besar BMI, dimana Farry panggilan kesehariannya, telah banyak membangun Sulut, terutama di sisi adat dan budaya. Farry yang berpegang pada motto Sitou Timou Tumou Tou ini, sangat terobsesi membangun Sulut agar lebih berbudaya.

”Sebagai Orang Minahasa marilah kita implementasikan akan Folosofi dari Leluhur ini, secara murni dan Konsekwen,” terang Tonaas Borneo ini.

Dirinya sangat sedih, melihat keadaan Sulut yang sekarang ini, dimana Sulut telah terdegrasi akan budaya, contoh sudah banyak situs budaya asli Sulut yang sudah rusak bahkan dihancurkan, demi sebuah proyek.”Sayangnya pemerintah hanya menutup mata sebelah ketika banyak situs budaya yang rusak,” papar Malonda.

Pengamat budaya Sulut Servie Nelwan mengatakan, Tonaas Borneo Farry Allan Malonda adalah figur yang pantas menggantikan Tonaas Wangko Dicky Maengkom, pasalnya di dalam dirinya merupakan cerminan dari budaya Sulut. ”Farry banyak berbuat untuk BMI dan Sulut, apalagi Tonaas Farry merupakan cikal bakal berdirinya Brigade Manguni (BM) menjadi Brigade Manguni Indonesia (BMI),” pungkasnya.

Brigade Manguni Indonesia (BMI) sendiri, merupakan organisasi besar yang berbasis adat serta budaya dan bukan berorientasi agama. BMI sendiri mempunyai komitmen untuk menjaga Pancasila serta kedaulatan NKRI. (Tim Redaksi).

BMI Bitung Berbaur Saat Hari Raya Idul Fitri

Fabian Kaloh (Foto Ist)

Fabian Kaloh (Foto Ist)

BITUNG – Kerukunan umat beragama di Kota Bitung benar-benar masih tetap terpelihara. Contohnya pelaksanaan Sholad Id yang dilaksanakan di puluhan lokasi ikut melibatkan Ormas Adat Brigade Manguni (BMI) Kota Bitung dalam melakukan pengamanan. Dari pantauan, dua sampai lima orang anggota BMI Kota Bitung terlihat berada di sejumlah lokasi Sholad Ied.

Mereka berbaur dengan umat Muslim yang akan melaksanakn Sholad Ied, tanpa ada jarak satu sama lain. Bahkan, usai pelaksanaan Sholad Id, anggota BMI Kota Bitung saling berjabat tangan dengan para umat umat Muslim sambil mengucapkan “Minal Aidin Walfaijin”. Suatu bukti jika BMI sangat menghargai perbedaan, begitu pula sebaliknya saling menghormati satu sama lain.

Sementara itu, Tonaas BMI Kota Bitung yang juga Asisten Satu Pemkot Bitung, Fabian Kaloh ikut menghadiri Sholad Ied di lapangan Kodim 1310 Kota Bitung. Kaloh mewakili Pemkot hadir membacakan sambutan dihadapan ratusan umat Muslim yang mengikuti Sholad Id di lapangan Kodim 1310 Kota Bitung.

”BMI terlibat di kegiatan umat Muslim bukanlah hal yang baru, tapi ini sudah menjadi tradisi toleransi umat beragama di Kota Bitung,” kata Kaloh. (Robyantoro H. Hulopi)

Ikut Ambil Bagian Saat Takbiran, BMI Manado Implementasikan Toleransi

Pengurus Brigade Manguni Manado saat dipimpin langsung Moning Mamengko (Foto Ist)

Pengurus Brigade Manguni Manado saat dipimpin langsung Moning Mamengko (Foto Ist)

MANADO – Jalinan persudaraan dan wujud toleransi antar umat beragama terus ditunjukkan warga Kota Manado, lihat saja yang dilakukan pengurus Brigade Manguni Indonesia (BMI) dalam Rally Takbir yang dilakukan umat Muslim Kota Manado, Kamis (16/7/2015), dimana BMI juga ikut mengambil andil dalam menjaga keamanan.

Saat diwawancarai, Moning Mamengko, Tonaas Harian BMI Manado mengatakan bahwa pihaknya sudah terbiasa dengan suasana saling menjaga antar umat beragama, apalagi disaat perayaan hari-hari besar keagamaan. Ketika melakukan pengawalan terhadap umat Muslim Kota Manado dalam perayaan Rally Takbir, Mamengko menghimbau agar toleransi antar umat beragama terus dipelihara.

”Mari jaga Toleransi Umat Beragama serta ciptakan Manado Aman dan Damai. Kerukunan umat beragama di Kota Manado benar-benar masih tetap terpelihara. Ini terlihat pada pelaksanaan pawai malam Takbiran. Ormas Adat Brigade Manguni (BMI) Kota Manado ikut terlibat dalam melakukan Pengawalan dan pengamanan acara, inilah wujud kerukunan kita,” ujar Moning pada Suluttoday.com, Minggu (19/7/2015).

Dari pantauan media ini, balasan mobil dan ratusan motor terlihat membaur dengan umat Muslim tanpa ada jarak satu sama lain. Suatu bukti jika BMI sangat menghargai perbedaan dan saling menghormati satu sama lain.

Lanjut dikatakan Mamengko bersama pengurus dan Anggota BMI lainnya terlihat, terlihat selain saling berjabat tangan dengan para umat umat Muslim sambil mengucapkan Minal Aidin Walfaijin.

“BMI terlibat di kegiatan umat Muslim bukanlah hal yang baru, tapi ini sudah lama menjadi tradisi toleransi umat beragama di Kota Manado sembari tetap menjaga keutuhan NKRI,” ucap Moning sapaan akrabnya, yang juga Ketua Bidang Kamtibmas DPD KNPI Sulut ini. (Amas Mahmud)

iklan1