Tag: bullo

Menjamurnya Alfamart Pemilik Warung Mengeluh, Ini Komentar Kadisnaker

Alfamart (Foto Ist)

Alfamart (Foto Ist)

MANADO – Menjamurnya minimarket Alfamart dan Indomaret, makin meresahkan masyarakat usaha kecil. Pasalnya, tawaran yang lebih murah dan bergengsi disajikan minimarket tersebut, sedangkan untuk usaha kecil seperti warung semakin ditingalkan para pembeli.
Anisa Ibrahim warga masyarakat kelurahan lawangirung, kepada Suluttoday.com mengatakan, kehadiran minimarket tersebut yang semakin menjamur, begitu meresahkan masyarakat.

“Kami, sebagai pelaku usaha kecil (warung,red) merasa semakin tidak nyaman, kami ditingalkan pembeli, semua menuju ke lokasi minimarket tersebut dengan harga yang lebih murah, sementara hampir di semua kelurahan di wilayah Kota Manado, minimarket tersebut telah hadir untuk mematikan usha kecil kami,” ungkap Anisa.

Sementara, ketika di konfirmasikan kepada kepala dinas tenaga kerja kota Manado Atto Bullo, beliau berpendapat jika ada dua sisi berbeda yang dapat di ambil dari adanya Alfamart dan Indomaret.

“Jika di satu sisi dapat menyebabkan usaha kecil masyakat makin terpuruk, disisi lain usaha minimarket tersebut memberdayakan SDM dari kota Manado sendiri, hal itu dibuktikan dengan adanya sidak yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, sebagai tindakan lanjutan dari rapat dengan Walikota Manado,” jelas Bullo.(Angel)

Pengusaha, Wajib Kantongi BPJS Ketengakerjaan Bagi Para Pekerja

Atto Bullo (Foto Suluttoday.com)

Atto Bullo (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Tingginya resiko kecelakaan yang bakal terjadi, disaat beraktivitas kerja, maupun melakukan pekerjaan. Tak dapat dihindari,seperti data yang di peroleh, pihak BPJS Sulut, hampir setiap hari terjadi kecelakaan baik ringan, sedang maupun berat. Melihat berbagai fenomena yang terjadi di lapangan.

BPJS Ketenagakerjaan, yang di ketahui sudah mulai sah beroperasi sejak 1 Januari 2014 yang lalu, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulut, maupun Kabupaten/Kota, mengandeng para pengusaha, yang memiliki Perusahaan, dan memperkerjakan karyawan maupun karyawati,untuk memfasilitasi para pekerja dengan fasilitas BPJS ketenga kerjaan, demikianpun serta para PNS, TNI, POLRI, untuk melakukan Kerjasama yang baik, demi kebaikan bersama.

Menurut Drs Sulhan Ibrahim Ak.MM selaku pimpinan BPJS tenaga kerja di kota Manado, Pihaknya telah memiliki sedikitnya 3941 peserta BPJS ketenga kerjaan di Sulut. Namun demikian, para pekerja di sulut, di ketahui bukan hanya sedemikian, oleh sebab itu, dihimbau kepada para pengusaha untuk segera memfasilitasi para pekerja dengan BPJS kesehatan, dinilai dari tingkat resiko kecelakaan kerja, yang banyak terjadi.

Hal serupa dikalimatkan, Pemerintah kota Manado dalam hal ini, Kepala Dinas ketenaga kerjaan Atto Bullo, yang juga mengharapkan, adanya perhatian khusus, para pegusaha untuk memberikan fasilitas BPJS ketenaga kerjaan kepada para pekerja. “Kami, sebagai Pemerintah Kota Manado, mengharapkan adanya kerja yang baik, dari para pengusaha, yang memiliki perusahaan di kota Manado, untuk melengkapi para pekerja dengan jaminan BPJS ketenaga kerjaan, untuk kebaikan bersama,” ujar Bullo. (Angel)

Bullo Warning Tenaga Kerja Usia Sekolah

Atto Bullo

Atto Bullo

MANADO – Menurut informasi yang berhasil di peroleh Suluttoday.com, Rabu (24/06/2015) hari ini. Terkait program Pemerintah kota Manado dalam hal ini, ketenagakerjaan di Kota Manado. Jika Pekerja yang berusia 18 tahun, dikembalikan ke sekolah.
Kepala dinas tenaga kerjaan Kota Manado, Atto Bullo kepada sulut today mengatakan, jika usia tenaga kerja 18 tahun ke bawah, bakal di tarik kembali dari lingkungan pekerjaan, dan dikembalikan ke lingkungan sekolah.

“Usia 18 tahun, kami ambil dan dikembalikan kesekolah, lewat pembinaan dalam Shelter selama 1 bulan,” jelas Bullo.

Lebih lanjut dijelaskan beliau, program pengurangan pekerja anak dalam rangka menunjang program keluarga harapan.
Menurutnya, program ini pernah ada di tahun 2012 yang lalu, dan kembali ada di tahun 2015 ini. Dalam shelter yang ada, telah berhasil di ambil pekerja anak sebanyak 120 dengan 12 pembina masing masing untuk 10 pekerja anak.

Sementara, untuk dinas dan instansi yang terkait. Dalam program ini, adalah dinas sosial, pendidikan, kesehatan, kementrian agama, kepolisian, LSM peduli anak (swasta) serta tenaga kerja, Shelter atau Rumah singga ini, menurut bullo berlokasi di SPM Manado, serta telah di mulai pada 8 juni untuk periode 1 bulan kedepan.

Untuk diketahu, pekerja anak tersebut mendapatkan uang saku selama 5 bulan, masing masing Rp 250.000, dan dalam shelter mereka diberi makan 3 kali sehari serta snack dua kali sehari. Diharapkan Pemerintah kota Manado, dengan.program ini, pekerja anak tersebut setelah selesai dari shelter kembali ke sekolah, minimal mengikuti ujian paket A, B, C, untuk kemajuan kota Manado yang semakin baik lagi kedepannya. (Angel)

Bullo: Hingga Maret 14 Laporan Kasus Masuk Disnaker Manado

Atto Bullo (Foto Suluttoday.com)

Atto Bullo (Foto Suluttoday.com)

MANADO –┬áData yang berhasil di peroleh dari Dinas tenaga kerja (disnaker) Kota Manado, terhitung hingga bulan ketiga (Maret) di tahun dua ribu lima belas (2015) ini, tercatat sudah ada empat belas (14) kasus laporan tenaga kerja yang masuk di disnaker Manado. Atto Bullo selaku Kepala Dinas Tenagakerja Kota Manado, mengatakan kepada Suluttoday.com di ruang kerjanya, Rabu (25/3/2015) siang tadi.

Jika hingga Maret ini, pihaknya sudah menerima sedikitnya 14 kasus laporan dari pihak tenaga kerja. “Kami sudah menerima 14 kasus laporan, dari pihak tenaga kerja,” ungkap Atto.

Lebih jauh dijelaskan Beliau, jika dari 14 kasus laporan, sudah ada empat (4) yang terselesaikan, “dari empat belas, sudah empat yang terselesaikan, sehingga tinggal sepuluh (10) kasus laporan lagi. Adapun untuk 4 kasus yang telah terselesaikan, dengan bentuk 75% perjanjian bersama, 25 % anjuran untuk menerima kembali para pekerja di perusahaan terkait,” tutupnya. (Angel)

iklan1