Tag: bumn

Bulan Sabit Merah Sulut, Jadi Relawan Buka Dapur Umum di Palu

Relawan BSMI Sulut bersama Menteri Rini Soemarno (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Segudang kesedihan dan duka melanda, menyelimuti warga korban bencana di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), seperti di Kota Palu, Donggala dan Sigi terjadi bencana gempa bumi dan tsumani yang memakan ribuan korban jiwa. Peristiwa kemanusiaan yang terjadi Jumat (28/9/2018) itu meluluhlantakkan rumah tinggal, rumah ibadah, fasilitas umum, gedung-gedung mewah dan infrstruktur rakyat lainnya.

Situasi itulah yang menggugah nurani para relawan, donatur dan sesama manusia, diantaranya Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Lia Suslia Pujimayah, selaku Ketua BSMI Sulut ketika diwawancarai wartawan mengatakan pihaknya turut membantu korban bencana di Sulteng karena keterpanggilan kemanusiaan, banyak hal yang dibutuhkan para korban bencana, kata Lia.

“Kita perlu bahu-membahu dalam membantu masyarakat korban bencana alam di Sulteng. Kami dari BSMI Sulawesi Utara secara pada kesempatan ini ikut bermitra dengan Yayasan Baitul Maal Pusat Listrik Negara (YBM PLN) yang menawarkan permintaan bantuan tenaga medis dan logistik yang diturunkan ke tempat bencana, kita terpanggil untuk membantu para korban bencana,” ujar Lia.

Logistik yang disediakan di dapur umum (FOTO Ist)

Ditambahkannya lagi bahwa tim relawan BSMI Sulut juga memfokuskan bantuan ke kawasan terdampak gempa dan tsunami terparah, seperti Perumnas Patoga di Palu Selatan dan Perumnas Balaroa di Palu Barat. Pada kunjungan, Rabu (3/10/2018), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno saat berada di Palu menemui langsung para korban bencana juga mengunjungi dapur umum posko pengungsian di halaman Kantor PLN Palu, Sulawesi Tengah. Menteri jebolan Sarjana Ekonomi di Wellesley College, Massachusetts, Amerika Serikat ini juga memastikan ketersediaan BBM, Listrik dan beberapa posko pengungsian korban gempa dan tsunami lainnya.

”Tadi saya baru dari Donggala, dan mengunjungi beberapa tempat pengungsian lain. Banyak berharap agar para korban bencana terus kita ringankan beban dan penderitaan mereka, termasuk BUMN bagaimana ambil bagian dapat menyediakan tim relawan baik medis dan logistik untuk membantu para korban,” ujar Menteri Rini sambil menyampaikan terima kasih kepada BSMI yang turut serta sebagai relawan kemanusiaan.  (*/Redaksi)

HUT BKN ke-70, PEMKOT MANADO Support Porseni di Taman Berkat

Suasana keakraban saat perayaan HUT dan kegiatan Porseni (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut, Jumat (23/2/2018) memimpin Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu guna menyukseskan pembukaan Pekan Olah Raga dan Kesenian (Porseni) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Badan Kepegawaian Negara (BKN), di Godbless Park (Taman Berkat) Manado.

Rum saat mengikuti kegiatan tersebut mengatakan bahwa Wali Kota menginstruksikan kepada seluruh ASN Pemkot untuk mendukung kegiatan tersebut. Apalagi, ASN merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam sistem pemerintahan di Negara Indonesia.

”Atas petunjuk Pak Wali Kota Vicky Lumentut, semua ASN di jajaran pemerintah Kota Manado kami kerahkan untuk ikut mensukseskan pelaksanaan PORSENI dalam rangka HUT ke-70 Badan Kepegawaian Negara ini. Memang sebagai aparatur pemerintah, sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk terlibat dalam kegiatan ini,” kata Usulu.

Mendukung pelaksanaan PORSENI yang digelar memperingati HUT ke-70 BKN, Wali Kota Vicky Lumentut berharap kegiatan ini bisa menjadi perekat diantara sesama ASN dalam membangun kebersamaan dan kekompakan baik di Pemkot Manado, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sampai ke tingkat pemerintah pusat.

”Kegiatan PORSENI yang dilaksanakan di Godbless Park ini, juga menjadi ajang silaturahmi bagi para ASN dilingkungan Pemkot Manado dan pemerintah Provinsi Sulut. Mari kita jadikan Manado seperti rumah sendiri, karena Manado adalah rumah kita bersama, rumah yang ramah kepada siapa saja,” ujar Vicky Lumentut.

Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini menegaskan kalau tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, seorang ASN harus bisa bersinergi dan membangun kekompakan dengan sesama ASN dalam semua tingkatan relasi, baik dengan atasan, bawahan, maupun dengan rekan sejawat.

”Kinerja yang baik dihasilkan, salah satunya dari kerja sama tim yang baik. Untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, diperlukan kerja sama tim yang dibangun dari kekompakan dan kebersamaan antar sesama ASN,” papar GSVL.

Pembukaan Porseni dalam rangka HUT ke-70 BKN dihadiri ribuan ASN dilingkup BKN Kantor Regional XI, Pemprov Sulut, Pemkot Manado serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tampak pula sejumlah kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) seperti kepala BKD Provinsi Sulut, Kepala BKD Provinsi Gorontalo dan Maluku Utara serta kepala BKD se-Sulut, Gorontalo dan Maluku Utara. (*/Redaksi)

BUMN Goes to Campus Sukses, Rektor Unsrat Apresiasi Dirut PTPN

Penyerahan cinderamata (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Mendorong kemitraan dan sinergitas program guna melahirkn partisipasi pembangunan, Sabtu (28/10/2017) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar kegiatan bertaraf Nasional dengan tema: “BUMN Hadir di Kampus (BUMN Goes to Campus)“. Kegiatan ini diinsiasi Kementerian Badan Udaha Milik Negara (BUMN), Holding Perkebunan Nusantara dan Asuransi Jasindo atau yang biasa disebut PTPN sekaligus memberikan kuliah umum di Auditorium Unsrat.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dasuki Amsir dan Direktur PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Solihah memberikan kuliah umum kepada mahasiswa di kampus Universitas Sam Ratulangi Manado bersama Dekan Fakultas Ekonomi Manado DR. Herman Karamoy.

Pada kesempatan tersebut Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara, Dasuki Amsir menyampaikan bahwa kehadiran BUMN di kampus Unsrat merupakan momentum yang sudah lama ditunggu karena kampus merupakan tempat generasi penerus bangsa menempa ilmu agar bisa menjadikan Indonesia ke arah yang lebih baik.

”Saya sangat bangga hadir di tengah-tengah mahasiswa Universitas Sam Ratulangi untuk sharing mengenai peran dan kontribusi BUMN kepada masyarakat. Apalagi, kelak mahasiwa akan menggantikan kita sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Amsir dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan di Manado, Sabtu (28/10).

Lanjut Amsir berharap kehadiran BUMN di kampus-kampus seluruh Tanah Air bisa mensinergikan antara berbagai perusahaan BUMN dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya manusia profesional. Dasuki berpesan kepada mahasiswa Unsrat harus peduli terhadap Indonesia dan mengabdi terhadap negara. Mereka diminta menuntut ilmu setinggi-tingginya dan jangan pernah bosan untuk belajar.

Bantuan fasilitas pendidikan dari BUMN kepada Unsrat (Foto Ist)

”Isi waktu Anda secara baik dan bijak. Dalam rangka membentuk manusia paripurna yang berguna bagi bangsa dan negara,” tukas Dasuki.

Direktur Utama Jasindo Solihah juga menyampaikan bahwa mahasiswa adalah generasi penerus bangsa yang bertugas menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga sudah selayaknya kepada mereka diberikan pemahaman terkait kebangsaan dan pembangunan ekonomi nasional.

BUMN kata dia, menjadi penggerak dan pilar pemerintah untuk menjalankan program-program prioritas pembangunan nasional dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti tol laut, infrastruktur, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat.

Rektor Unsrat saat sambutan (Foto Ist)

“Selain itu, dalam peningkatan literasi keuangan masyarakat dan akses permodalan untuk usaha mikro, kecil dan menengah, perbankan BUMN melakukan perluasan usaha sampai ke pelosok negeri,” kata dia.

Solihah mengungkapkan, masyarakat Indonesia Timur juga kini telah dapat menikmati harga BBM yang sama dengan masyarakat di Indonesia bagian Barat dan dapat menikmati harga semen yang terjangkau serta merasakan infrastruktur darat, laut dan udara.

”Bahkan pasokan dan distribusi beras dilakukan secara continue oleh BUMN untuk membantu pemerintah menjaga kestabilan harga. Hal ini tidak terlepas dari peran BUMN sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk mencapai sasaran strategis nasional,” tutur Solihah.

Kompak dalam foto bersama usai kuliah umum (Foto Ist)

Sementara itu, Rektor Unsrat Manado, Prof. Ir. Ellen J Kumaat, M.Sc DEA saat diwawancarai Suluttdoay.com mengapresiasi suksesnya kegiatan tersebut. Menurut Ellen kuliah umum dan kegiatan yang dilakukan di Manado khususnya serta Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sangat bermanfaat membangun semangat ekonomi masyarakat untuk memperbaiki kesejahteraannya, sekaligus membekali mahasiswa maupun dosen tentang pentingnya peran BUMN.

”Kami tentu bersyukur atas berjalannya kegiatan kuliah umum tersebut, selaku Rektor Unsrat saya memberi apresiasi kepada BUMN yang memberi spirit dan pengalaman terkait pembangunan khususnya di sektor pertumbuhan ekonomi. Ini sangatlah bermanfaat bagi warga Sulawesi Utara, dan kami kalangan akademisi, semoga kegiatan-kegiatan serupa terus berjalan kedepannya,” ujar Prof Ellen yang juga mantan Dekan Fakultas Teknik Unsrat Manado ini. (*/Amas)

Tinggalkan Liberalisme Ugal-Ugalan, Menangkan Pancasila…!!!

Ketum PRD saat berpidato (Foto Ist)

Hari ini, tanggal 20 Oktober 2017, pemerintahan Joko Widodo dan Yusuf Kalla sudah berusia 3 tahun. Pada kesempatan ini, Partai Rakyat Demokratik (PRD) menyatakan pandangan sebagai berikut: Selama 3 tahun Jokowi-JK bekerja, ada kemajuan besar dalam penegakan kedaulatan Maritim dan pembangunan infrastruktur. Untuk sektor maritim, 317 kapal pelaku IUU Fishing sudah ditenggelamkan. Sedangkan pembangunan infrastruktur berhasil mengurangi kesenjangan antar-daerah dan disparitas harga 20-40 persen.

Tetapi pembangunan infrastruktur meninggalkan beberapa catatan kritis: (i) kurang memperhatikan daya dukung APBN dan menambah banyak utang; (ii) pelibatan swasta lewat mekanisme Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP) maupun sekurititasi aset BUMN berpotensi mengarah pada privatisasi; (iii) padat-modal dan teknologi ketimbang padat-karya, sehingga kurang menciptakan trickle down effect pada masyarakat luas; dan (iv) tidak dibangun Bank Pembangunan atau Bank Infrastruktur untuk pembiayaan infrastruktur seperti dijanjikan dalam Nawacita.

Selama 3 tahun berkuasa, Jokowi-JK giat sekali mendorong liberalisasi investasi melalui deregulasi. Deregulasi tersebut menghilangkan semua regulasi yang merintangi kebebasan investasi. Tidak hanya regulasi yang birokratis, berbelit-belit dan tumpang-tindih, tetapi juga regulasi yang memagari hak-hak publik dan daya dukung lingkungan (Amdal).

Selain itu, deregulasi juga membuka sektor-sektor sektor yang dulunya tertutup bagi modal asing, seperti cold storage, sport center, industri film, industri karet (crumb rubber), restoran, industri bahan baku obat, dan pengusahaan jalan tol. Jokowi-JK belum berhasil mengurangi ketergantungan impor, khususnya pangan dan energi, karena belum terwujudnya kedaulatan pangan dan energi. Dari 2014 hingga 2016, impor beras justru terus meningkat: 2014 sebesar 844,2 ribu ton, 2015 sebesar 861,6 ribu ton, dan 2016 sebesar 1,3 juta ton. Indonesia juga mengimpor garam, kedelai, gandum, dan lain-lain.

Impor energi juga masih tinggi. Sebanyak 50 persen kebutuhan BBM di dalam negeri masih diimpor, baik dalam bentuk mentah maupun BBM. Di sisi lain, lebih dari separuh produksi minyak di dalam negeri hanya dipegang oleh dua korporasi asing, yakni Chevron dan ExxonMobil. Politik pajak yang tidak berkeadilan, sehingga cenderung memperparah ketimpangan ekonomi. Di satu sisi, penghasilan selevel upah minumum kena pajak 5 persen, sedangkan penghasilan tertinggi hanya kena pajak 30 persen.

Sudah begitu, kaum kaya bisa menyembunyikan aset dan kekayaannya, sehingga terhindar dari pajak. Program tax amnesty menyingkap fakta, bahwa dari Rp 4.865,77 triliun harta yang dilaporkan, sebanyak Rp 3.687 triliun adalah deklarasi harta di dalam negeri. Artinya: ada ribuan trilyun harta di dalam negeri yang tidak pernah terlaporkan alias sembunyi (ilegal). Kemudian, investor asing terus diberi fasilitas keringanan pajak, seperti tax allowance dan tax holiday.

Baru-baru ini korporasi tambang raksasa Freeport juga menikmati keringanan pajak. Reforma agraria terjegal oleh liberalisasi sektor agraria; reforma agraria Jokowi-JK lebih banyak berbentuk sertifikasi (2.889.993 sertifikat tanah), ketimbang reditribusi tanah (redistribusi tanah baru 245.097 bidang), sehingga tidak banyak berefek mengurangi ketimpangan pemilikan tanah di Indonesia. Di sisi lain, penguasaan tanah oleh korporasi terus meningkat.

Tingkat kesejahteraan rakyat menurun akibat: (i) penyerahan komoditi pokok, seperti BBM dan listrik, pada mekanisme pasar; (ii) berkurangnya penyerapan tenaga kerja sektor formal; (iii) Nilai Tukar Petani (NTP) tidak pernah melesat jauh di atas 100; dan (iv) upah riil buruh tergerus inflasi. Di sisi lain, angka kemiskinan tidak berkurang signifikan (dari 27,73 juta jiwa pada September 2014 menjadi 27,77 pada Maret 2017, sedangkan indeks kedalaman kemiskinan menaik (dari 1,75 pada September 2014 menjadi 1,83 pada Maret 2017). Berdasarkan poin-poin di atas, kami mengambil beberapa kesimpulan: (1) kebijakan ekonomi Jokowi-JK masih belum selaras dengan cita-cita Trisakti; (2) ada kecenderungan liberalisasi ekonomi yang makin intensif di bawah Jokowi-JK lewat agenda deregulasi. Karena itu, kami menyimpulkan bahwa pemerintahan Jokowi-JK sangat liberal ugal-ugalan.

Berikut beberapa rekomendasi agar Jokowi-JK kembali ke jalan Trisakti: Mempercepat agenda Reforma Agraria dengan: (i) pengelolaannya berbasis koperasi; (ii) disokong dengan akses modal dan teknologi pertanian; dan (iii) pembatasan pemilikan dan penguasaan tanah di tangan segelintir orang dan korporasi. Pajak progressif dan tangkap orang kaya pengemplang pajak; kami mengusulkan skema pajak berikut: (i) sampai 50 juta (0 persen); (ii) 50-250 juta (15 persen); (iii) 250-500 juta (30 persen); (iv) 500 juta-1 milyar (30 persen + 15 persen); dan (v) di atas 1 milyar (30+20 persen). Peningkatan sumber daya manusia (SDM), dengan menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan, perumahan, dan pekerjaan yang layak.

 

Pernyataan Sikap PRD. 

Bupati Darwis: Lansia Jadilah Orang Yang Berguna dan Saatnya Bisa Diberdayakan

Berlangsungnya sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

GORONTALO, Suluttoday.com – Bupati Kabupaten Boalemo H. Darwis Moridu didampingi oleh wakil bupati H. Annas Jusuf ketika membuka sosialisasi perangkat peraturan perundang-undangan lanjut usia, mengatakan lansia harus berguna dan diberdayakan agar menjadi lansia produktif.

Mungkin kedepan lansia di Kabupaten Boalemo perlu pendataan yang riil supaya jelas nanti orentasi dari lansia itu sendiri apalagi mau dibentuk komda kabupaten boalemo, pada umumnya lansia ditengah-tengah masyarakat dianggap orang tua yang tak berguna pada hal tanpa lansia tak mungkin generasi yang sekarang bisa tercipta dan berkembang.

“Lansia sudah saatnya harus dianggap oleh masyarakat sebagai kelompok yang berkreatif, bisa berinovasi dan juga bisa memberikan tenaga sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Moridu, pada Selasa (29/08/2017).

Sementara itu Sekretaris wilayah komisi daerah lanjut lansia provinsi Gorontalo Yusuf Taib mengatakan, lansia telah memiliki legalistas yang resmi ditengah-tengah masyarakat, dimana lansia memiliki hak dan kewajiban yang sama baik dihadapan hukum maupun dalam setiap kelompok.

Jika disuatu daerah kabupaten/kota belum ada dana yang dialokasikan maka sudah waktunya pemerintah harus menganggarkannya, supaya komisi daerah lanjut lansia bisa bergerak dalam mengembangkan keberadaan lansia dikabupaten Boalemo. Bukan hanya saja pemerintah yang harus menganggarkan tetapi begitu juga dengan pengusaha dan BUMD/BUMN agar bisa membantu komda lansia, jadi diharapkan nanti komda lansia Boalemo punya program dan kreaktif agar tak terkesan tak aktif. (Robby).

iklan1