Tag: bunaken

Rindu Warganya, Calon Wakil Wali Kota Manado Ini Blusukan ke Pulau Bunaken

Suasana akrab, Ai Mangindaan bersama warga Pulau Bunaken (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Rindu warga Bunaken Kepulauan, Calon Wakil Wali Kota Manado, Dr Harley Alfredo Benfica Mangindaan, langsung melakukan blusukan, Sabtu (28/11/2020) kemarin. Hadirnya sosok yang dikenal Jujur Merakyat ini pun langsung disambut dengan hangat masyarakat Pulau Bunaken.

Politisi muda yang akrab disapa Ai Mangindaan yang menjadi pendamping Calon Wali Kota Manado Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene memang memiliki cara berbeda dalam merangkul masyarakat. Mantan Wakil Walikota Manado ini kerap hadir di rumah warga dan bertatap langsung sembari menyampaikan program unggulan paslon Paula-Harley Menang (PAHAM).

“Kesejahteraan nelayan dan bagaimana kebutuhan dasar warga pulau Bunaken bisa terpenuhi itu menjadi tujuan PAHAM. Mulai air bersih, pendidikan, kesehatan dan UMKM untuk perkuat perekonomian masyarakat Manado adalah kebutuhan warga di pulau Bunaken. Bunaken adalah wajah kota Manado karena telah dikenal luas hingga mancanegara sebagai obyek wisata. Itu yang PAHAM seriusi agar geliat wisata di bunaken makin maju,” ujar Calon Wakil Wali Kota Manado Nomor Urut 4 ini.

Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan akrab bersama masyarakat (Foto Istimewa)

Kepada wartawan, kata Ai Mangindaan bahwa harus diakui di Kota Manado banyak penduduknya yang bermatapencaharian sebagai nelayan terutama yang tinggal di pesisir pantai serta pulau-pulau seperti Bunaken, Manado Tua dan Siladen. Nah Warga Manado ini butuh perhatian lebih melalui sentuhan program yang terukur dari pemerintah PAHAM nanti, agar dampaknya baik bagi masyarakat tersebut.

“Saya pastikan pemerintahan PAHAM akan lebih serius perhatian kesejahteraan masyarakat pulau Bunaken, Siladen dan Manado Tua,” tutur Ai Mangindaan.

Dalam blusukan yang akrab tersebut, Ai Mangindaan yang dikenal sebagai politisi humoris, sederhana dan merakyat itu berkesempatan bertemu dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di Pulau Bunaken.

(*/Mas)

Sulut Kini Miliki Sarana Angkutan Pariwisata

Lynda Watania (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Utara, Lynda Watania mengatakan bahwa dukungan pada program prioritas di sektor pariwisata semakin hebat dengan hadirnya Kapal Rede KM. Gandha Nusantara 06.

“Bersama Bapak Ahmad Staf Khusus Menhub Bidang Tol Laut dan Kemaritiman melaksanakan Serah Terima Kapal Rede KM. Gandha Nusantara 06 Kepada PT Pelni Bitung untuk melayani Bitung Lembeh sebagai sarana angkutan penunjang Pariwisata,” ujarnya kepada media ini Jumat (26/07/2019).

Kapal Rede ini merupakan bentuk dukungan Kemenhub terhadap Program Prioritas Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur  Steven Kandouw di sektor Pariwisata. Lebih lanjut Watania menegaska  bahwa masih ada tambahan kapal yang sama dalam waktu dekat ini.

“Minggu depan menyusul 2 kapal yang sama untuk Manado – Bunaken dan Likupang – Gangga,”tegasnya mengakhiri pembicaraan.(cat)

Memberi Kontribusi untuk Daerah, Angelica Tengker Bawa KKK Ikut TIFF 2017

Ketum KKK, Angelica Tengker saat diwawancarai wartawan (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON, Suluttoday.com – Begitu kompak pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) mengikuti kegiatan Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) tahun 2017, semangat tersebut terlihat dari respon dan dukungan Ketua Umum (Ketum) KKK, Angelica Tengker melalui keikutsertaan atau keterlinatan KKK dalam iven bertaraf Internasional ini.

Menurut Angelica, KKK terpanggil untuk ambil bagian dalam Tomohon International Flower Festival 2017. Hal tersebut sebagai wujud keterpanggilan karena rasa peduli mendukung pembangunan pemerintah dan masyarakat Tomohon.

”Iya KKK juga terpanggil untuk mengikuti acara yang luar biasa ini. Terutama dalam rangka pengembangan pariwisata dan pertanian hortikultura, khususnya aneka tanaman bunga hias akan semakin berkembang,” kata Ketum Angelica Tengker, Selasa (8/8/2017).

Lanjut disampaikan Angelica berharap, dengan TIFF akan memberi dampat kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat Tomohon khususnya, dan Sulawesi Utara (Sulut) pada umumnya. Lanjut dia, bentuk support KKK dengan ikut ambil bagian dalam parade kendaraan hias saat Tournament Of Flower (TOF).

”Jadi kami bersama dengan PMT berpartisipasi ikut,” ujarnya didampaingi Ketua Dewan Penasehat KKK Benny Tengker dan Sekjen KKK Ronny Lontoh.

Tidak hanya itu, Angelica mengatakan bahwa TIFF pada tiap tahun pelaksanaannya semakin menarik dan menyajikan sesuatu yang mewakilkan khas warga Sulawesi Utara ke kancah Internasional. ”Ini sangat mengangkat potensi yang ada di Tomohon. Kota Bunga Tomohon dulu hanya Sulut yang tahu. Namun sekarang, sudah meng-Indonesia. Bahkan sekarang sudah international,” papar Angelica.

Putri tercinta Benny Tengker ini berharap semoga iven TIFF terus dipertahankan dan dapat lebih berkembang lagi ke depannya.

”Turis-turis semakin melirik kota ini. Dan baik masyarakat juga wisatawan dalam maupun luar negeri, lebih mengenal jenis bunga di Tomohon,” ucap Angelica.

Sementara itu, menurut Ketua Umum Pakasaan Matuari Tombulu (PMT) Revli Mandagie mengungkapkan, PMT juga ikut bersama KKK mensupport TIFF. Karena menurutnya, bukan hanya pemerintah yang wajib memajukan daerah. Melainkan seluruh elemen, baik masyarakat yang tinggal di dalam maupun luar Tomohon.

”Sudah barang tentu ini iven yang spektakuler, karena Tomohon merupakan tuur intana Tombulu. Jadi kami terpanggil untuk ikut serta dalam acara TOF yang merupakan rangkaian acara TIFF. Begitu juga dengan rangkaian kegiatan lain,” ujar Revli.

TIFF, tambahnya lagi memberikan manfaat penting bagi daerah. Terutama bagi para petani-petani kembang yang ada di Kakaskasen.

”Tomohon merupakan salah satu etnis terbesar dari sembilan etnis di Minahasa. Jadi ke depan, masalah ekonomi, masalah kerakyatan, masalah kesejahteraan masyarakat Tombulu, khususnya para petani kembang, kami berharap dengan acara seperti ini dapat memberikan manfaat bagi mereka. Apalagi gubernur sekarang sangat mendukung kemajuan daerah. Yang tentunya membuat Sulut lebih hebat. Juga membuat sektor pariwisata dan investor serta pelaku bisnis dapat berkembang. Itu yang menjadi kerinduan kami, sehingga kami yang berada di luar Minahasa merasa terpanggil. Ini ibarat pulang kampung untuk membangun daerah asal,” terang Mandagie.

Begitu membanggakannya, KKK walaupun berada di perantauan, tapi tetap memberikan kontribusi membangun tanah leluhur. Beberapa kegiatan dalam enam bulan terakhir sudah dilakukan di Sulut. Di antaranya kepedulian korban banjir bandang di Bitung dan beberapa daerah pada awal 2017.

Dimana partisipasi dalam kegiatan Perkemahan Pemuda dan Remaja GMIM, pada awal Mei 2017. KKK juga melakukan survei di beberapa lokasi wisata dan sumber daya alam seperti Manado Tua, Bunaken, Cagar Alam Tangkoko, Pusat Kebudayaan Sulawesi Utara dan Museum Anti Narkoba di Tompaso, sentra industri Cap Tikus, obyek wisata perbukitan di Rurukan, pusat olahraga Paralayang di Bukit Tetempangan, Koha. Itu untuk menjadi masukan bagi penyusunan program kemitraan kepada Pemprov Sulut.

Yang tidak kalah penting adalah kemitraan dengan PMT dalam rangka mendukung program pemerintah bidang ekonomi kerakyatan dengan pendirian koperasi. ”Semuanya itu bukti komitmen KKK yang siap menjalin kemitraan dengan Pemprov Sulut di bawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey demi Sulut Hebat,” tutur Tengker menutup. (*/Amas)

Warga Wori Minut Heboh Temukan Paus Besar Terdampar

Ikan Paus saat terdampar di Wori (Foto Suluttoday.com)

Ikan Paus saat terdampar di Wori (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Warga Desa Wori Heboh Dengan Paus besar yang terdampar seekor ikan Paus kepala Kotak ditemukan sudah mati di pesisir pantai Desa Wori Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada Minggu (14/02/2016) tadi pagi. Ikan yang memiliki panjang 4 meter ini terdapat luka yang diduga hewan langka ini sedang bertarung dengan hewan lainya. Menurut seorang warga Rini, ia menemukan hewan tersebut saat sedang ingin melaut.

“Saat itu saya mau pergi mencari ikan. Baru beberapa meter dari pantai di dekat hutan bakau ada ikan besar yang sudah mati,” ujar Rini.

Sontak, warga Desa Wori pun langsung mengerumuni hewan tersebut. Sampai saat ini hewan tersebut masih berada di pesisir pantai wori yang dekat dengan spot diving pulau bunaken. Sekedar informasi, Ikan Paus Sperma atau Paus Kepala Kotak yang nama latinnya (Physeter macrocephalus) ini adalah hewan terbesar dalam kelompok paus bergigi sekaligus hewan bergigi terbesar di dunia. Paus ini dinamakan karena bahan putih susu spermaceti yang terdapat pada kepalanya, dan pada awalnya dikira sebagai sperma.

Ciri khas dari Paus Sperma adalah kepalanya yang besar, lebih-lebih untuk pejantannya, yang biasanya bisa mencapai sepertiga daripada panjang badannya. Tidak mengherankan kalau otak Paus Sperma adalah yang terbesar dan terberat bagi semua hewan (berat rata-ratanya 7 kg dalam paus jantan dewasa). Paus Sperma mempunyai 20-26 pasang gigi kerucut pada rahang bawah mereka. Setiap gigi bisa mempunyai berat sampai 1 kilogram. (M. Isnain)

Michael Satu-Satunya Orang Indonesia Masuk Final di Raja Ampat

Foto hasil jepretan Michael

Foto keindahan alam bawah laut Raja Ampat

MANADO – Menjadi kebanggan rakyat Indonesia, dan warga Sulawesi Utara (Sulut), khusus dimana masih ada putra daerah ini yang menorehkan prestasi luar biasa. Sulut yang dikenal memiliki taman pariwisata Internasional yakni Taman Nasional Bunaken mampu mengorbitkan generasi yang pandai menjadi fotografer dibawah laut (underwater photography), ternyata.

Dimana satu-satunya orang Indonesia yang masuk final di Raja Ampat untuk loma foto bawah laut, hal tersebut seperti disampaikan John Rahasia warga Bunaken yang saat ini sedang berada di Raja Ampat Papua.

Menurut John masih sangat minim prestasi penyelam Indonesia yang ikut menyelam di Raja Ampat sehingga perlu diberikan dukungan jika ada putra Indonesia yang bisa bersaing dengan penyelam Asing.

Situasi keindahan laut Raja Ampat

Situasi keindahan laut Raja Ampat

”Ayo bantu like agar satu-satunya orang Indonesia yang juga putra Manado yaitu Michael Waleleng, dapat menyabet juara di Raja Ampat Photo Contest 2015, dengan membuka dan like link berikut ini,” kata John Rahasia, alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISPOL) Unsrat Manado ini pada Suluttoday.com. (Amas)

iklan1