Tag: bung syarif

BUNG SYARIF: Pemerintah dan DPRD Harus Ambil Langkah Khusus

Syarifudin Saafa, ST.,MM (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kian heboh penyebaran Virus Corona (Covid-19), membuat semua pihak terus meningkatkan antisipasi. Menyikapi kondisi terkini terkait dengan penyebaran Virus Corona, para wakil rakyat Kota Manado intens memberikan saran dan solusi untuk pencegahan. Menurut Syarifudin Saaya, ST.,MM, Wakil Ketua A DPRD Kota Manado bahwa pemerintah daerah perlu mengambil langkah khusus.

“Kita perlu mendukung program dan kebijakan yang tengah diambil oleh pemerintah. Sebagai wakil rakyat, saya akan mendorong DPRD dan pemerintah Kota Manado sebagai penyelenggara pemerintahan daerah untuk mengambil langkah khusus memberikan perhatian pada tahap pencegahan dan penanganan mewabahnya Virus Corona,” ujar Bung Syarif, sapaan akrab Saafa, pada Suluttoday.com, Selasa (24/3/2020).

Ditambahkannya lagi berkaitan dengan kebijakan khsus, pemerintah Kota Manado perlu memikirkan dan mengambil solusi dengan memberi perhatian dan support kepada tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan.

“Selain itu, pemerintah Kota Manado harus memastikan penyediaan kebutuhan pokok masyarakat terjaga dan terjangkau dengan pengawasan ketat dari aparat. Mengalokasikan anggaran khusus pada pasien dan keluarganya yang terkena dampak virus Corona,” kata Bung Syarif yang juga Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Manado ini tegas.

Tidak hanya itu, Bung Syarif yang merupakan anggota DPRD Kota Manado tiga periode itu menyebutkan pentingnya pemerintah daerah Kota Manado memberikan bantuan kepada masyarakat yang menyandarkan biaya hidup dari kerja harian.

“Semua hal tersebut dapat dibahas dan disetujui bersama antara dua lembaga penyelenggara pemerintahan daerah yakni pemerintah kota dan DPRD. Mari kita cegah penyebaran Virus Corona dengan pola yang efektif dan juga tepat,” tutur Bung Syarif menutup.

(*/Bung Amas)

Bung Syarif, Legislator Manado Support Sosialisasi Pencegahan Korupsi

Syarifudin Saafa (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Konsistensi lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lembaga penegak hukum untuk melakukan sosialisasi mencegah tindak pidana korupsi mendapat dukungan legislator Kota Manado, terutama Syarifudin Saafa, ST. Anggota DPRD Manado yang akrab disapa Bung Syarif ini, Kamis (13/7/2017) saat sosialisasi pencegahan korupsi yang dilakukan fungsional Pembinaan Jaringan Kerjasama Atara Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK di kantor DPRD Kota Manado ikut memberi dukungan.

Menurut Bung Syarif tugas KPK begitu luar biasa dan mulia, sehingga pentingnya mereka bekerja sungguh-sungguh. Apalagi, KPK sendiri dibiayai negara dengan gaji yang begitu fantastik jumlahnya. Tidak hanya itu, legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyarankan KPK agar menjalankan skala prioritasnya dalam menjalankan tugasnya, misalkan dalam tindak pidana korupsi dan pungitan liar.

”Lembaga DPR tentu memberikan support kepada KPK untuk bekerja sesuai aturan, tanpa tebang pilih. Tanpa melihat siapa yang ditindak, dari partai politik mana, tapi menindak karena tindakan yang dilakukan oknum tersebut merugikan negara. Kemudian, berimplikasi hukum, nah selain itu KPK juga dalam pencegahaannya saya beri apresiasi, buka sekedar ”proyek”, namun benar-benar bekerja untuk negara. Disisi lain, soal Pungli yang masih diusur KPK, saya menilai itu urusan yang bisa dikerjakan pihak Kepolisian, Kejaksaan, atau lembaga hukum lain,” ujar Bung Syarif.

Untuk konteks Kota Manado sendiri, Bung Syarif mengingatkan KPK agar melakukan cegah dini atas terjadinya tindakan korupsi atau cara-cara yang kadang ditempuh oknum yang tak mau berlama-lama dalam suatu urusan birokrasi atau urusan seperti pembahasan peraturan daerah agar kemudian diawasi secara ekstra. Bahkan, kata Bung Syarif pencegahan korupsi melalui aplikasi handphone berupa peringatan disaat-saat tertentu melalui Short Message Service (SMS).

”KPK memang dalam konteks pencegahan tindak pidana korupsi tak boleh miskin metode, ada momentum-momentum krusial yang harus diamati KPK untuk upaya pencegahan korupsi. Bisa juga ke Manado untuk melakukan monitor disaat pembahasan Perda, turun ke Perangkat Daerah yang berkaitan dengan urusan publik seperti di Dukcapil, Badan Pengurusan Izin, Dinas Pekerjaan Umum, dan instansi lain yang urusannya begitu rawan memunculkan korupsi. Saya juga mengingatkan bagi KPK agar bisa melakukan cegah dini melalui SMS, misalkan saat momen tertentu KPK menyebarkan SMS yang isinya kira-kira begini ”awas jangan melakukan tindak pidana korupsi atau ‘sogok-menyogok’ karena itu perbuatan melawan hukum”. Ini tentu membawa dampak ras takut, sehingga saya mengatakan ini efektif pencegahannya,” tutur Bung Syarif yang juga anggota Komisi A DPRD Manado ini tegas. (Amas)

Bung Syarif: Manado Perlu Konsep ”Kota Baru” yang Saling Terkoneksi

Syarifudin Saafa, ST.,MM (Foto Ist)

MANADO – Pengembangan Kota Manado memang telah disiapkan pemerintah Kota Manado dibawa kepemimpinan DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado dan Mor Dominus Bastiaan, SE, Wakil Wali Kota Manado. Yang saat ini sebagaimana diketahui tengah dilakukan tahapan guna memenuhi pembangunan ”Kota Baru” tersebut. Tak hanya memberi dukungan sesaat, anggota DPRD Kota Manado, Syarifudin Saafa, ST.,MM serius mendukung GSVL-MOR dalam memajukan Kota Manado.

Kamis (22/6/2017) saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa Manado membutuhkan ”Kota Baru” atau yang diistilahkannya sebagai ”Kota Satelit”, yaitu pembangunan Kota dengan konsep pembangunan modern. Menurut Saafa kemacetan lalu lintas di Manado perlu diatasi dengan baik dan efektif agar tidak menjadi ancaman bagi pertumbungan ekonomi di daerah ini.

”Kota Manado memang makin maju, untuk saat ini memang RT/RW kita belum memungkinkan untuk dibangunnnya semacam Kota Satelit. Tapi, perlu menjadi konsep dan referensi kedepannya bahwa rancangan ”Kota Baru” berupa Kota Satelit perlu dipikirkan dengan tujuan mengurai adanya keterhambatan mobilitas pembangunan, menghubungkan satu titik kota ke titik selanjutnya. terutama mencegah faktor-faktor yang mengancam pertumbuhan ekonomi kerakyatan atau memperlambat pertumbuhan ekonomi di daerah ini. Salah satu sektor penting adalah pembangunan jalan lalu lintas, harus ada jalan layang yang dapat mengkoneksikan satu pusat kota keramaian dan titik pusat keramaian lainnya di Manado,” ujar Bung Syarif begitu legislator asal PKS Sulut ini akrab disapa.

Untuk diketahui, Kota satelit adalah kota di tepi sebuah kota yang lebih besar yang meskipun merupakan komunitas mandiri, sebagian besar penduduknya tergantung dengan kehidupan di kota besar. Biasanya penghuni kota satelit ini adalah komuter dari kota besar tersebut ini, misalkan: Depok dan Bekasi adalah sebuah kota satelit dari Jakarta, Binjai dan Lubuk Pakam adalah sebuah kota satelit dari Medan, Sidoarjo dan Bangkalan adalah kota satelit dari Surabaya, Maros dan Gowa adalah kota satelit dari Makassar. (Amas)

Saafa: Pemkot Manado Jangan Lupa Ornamen Nuansa Ramadhan

Wali Kota, GS Vicky Lumentut dan Anggota DPRD Manado, Syarifudin Saafa (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Semangat di Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah terus digelorakan umat Islam Kota Manado, hal tersebut pun mendapat perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Syarifudin Saafa, ST. Menurut Saafa yang mendorong pemerintah Kota Manado agar intens menjaga kerukunan, terutama di Bulan Ramadhan.

”Kota Manado dikenal dengan masyarakatnya yang plural, hidup rukun damai. Kondisi ini semakin dipererat dengan kebijakan pemerintah bersama semua stakeholder di Kota Manado, setiap kegiatan hari besar keagamaan, pemerintah selalu membuat ornamen bernuansa agama. Ini menjadi daya tarik tersendiri dan memberikan kesejukan bagi warga,” ujar Bung Syarif sapaan akrab Saafa yang juga Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Utara ini, Rabu (7/6/2017).

Ditambahkannya lagi bahwa kondisi wajah Kota Manado untuk saat ini belum menunjukkan tanda pengadaan ornamen bernuansa Ramadhan, karena menurut Saafa perhatian pemerintah terhadap hal-hal yang demikian menjadi catatan tersendiri. Saafa mengingatkan pemerintah Kota Manado agar tidak lupa dengan hal itu.

”Demikian sampai saat ini pemerintah belum memperlihatkan tanda-tanda pengadaan yang berhubungan dengan Ramadhan dan Idul Fitri oleh karena, saya mengingatkan pemerintan agar tidak lupa dengan hal tersebut,” kata Bung Syarif, anggota DPRD Manado dua periode tersebut.

Ditempat terpisah saat dikonfirmasi, Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut, Rabu (7/6/2017) terkait hal itu mengungkapkan bahwa pemerintah Kota Manado sedang mempersiapkannya dan secara otomatis memberi perhatian khusus untuk pernak-pernik di Bulan Suci Ramadhan.

”Oh oke, saya cek,” kata Vicky Lumentut, melalui WhatsApp, Rabu (7/6/2017) saat menjawab pertanyaan wartawan media ini.

Kemudian, beberapa menit setelahnya menyusul Wali Kota Manado dua periode ini menyampaikan bahwa berkaitan dengan hal itu, pemerintah Kota Manado sedang mempersiapkannya. ”Hal ini sementara disiapkan, dan rencana tanggal 16 selesai,” ucap GSVL sapaan akrab Lumentut.(Amas)

Syarifudin Saafa: Mari Kita Jemput Tahun Baru Tanpa Huru-Hara

Syarifudin Saafa (Foto Suluttoday.com)

Syarifudin Saafa (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Seolah semacam tradisi diakhir tahun, dimana masyarakat disibukkan dengan melakukan kegiatan seremonial (hura-hura) baik dengan menyewa tempat-tempay mewah untuk mengakhiri tahun, membakar petasan, pesta pora, mimun-minuman keras dan beragam aktivitas yang tidak sedikit menguras uang baginya adalah sebuah fenomena sosial.

Menurut Syarifudin Saafa ST, anggota DPRD Kota Manado warga dihumbau untuk menyambut tahun baru dengan mewujudkan kondisi sosial yang kondusif dan jaug dari tindakan kriminal-anarkisme. Lanjut dikatakannya bahwa kenyamanan warga kota merupakan hal penting yang harus dijaga pemerintah dan juga masyarakat, tidak hanya itu Saafa juga berharap warga menjadikan tahun baru sebagai momen untuk memperbaiki diri.

“Saya menghimbau semua kita agar menyambut tahun baru tanpa hura-hura dan huru hara. Mari kita jaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan kota. Jadikan tahun baru sebagai momentum menata diri, memperbaikinya dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan bersama, kemajuan kota kita tercinta,” ujar Saafa legislator Kota Manado dua periode ini menutup. (Amas)

iklan1