Tag: calvin castro

Intens Bergerak, Laskar JPAR: Pantang Pulang Sebelum Menang

Ketua Laskar JPAR, Calvin Castro saat mengantar PAHAM (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Setelah bersama para relawan lainnya menyukseskan deklarasi pasangan Paula-Harley (PAHAM), sampai mengantar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Sabtu (5/9/2020), Laskar JPAR makin memantapkan perjuangannya. Pasalnya, pasangan calon Wali Kota Manado Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene-Harley A.B. Mangindaan yang mereka usung juga tak lepas dari beragam tudingan isu miring.

Bahkan Laskar JPAR sendiri, Kamis (10/9/2020) mendapat hantaman berupa dirusaknya baliho PAHAM yang dipasang Laskar JPAR dibeberapa titik yang ada di Kota Manado. Menanggapi pertanyaan wartawan, Ketua Umum Laskar JPAR, Calvin Castor mengatakan bahwa perjuangan politik sudah otomatis menemukan tantangan dan rintangan. Hal itu dipandangnya sebagai peristiwa politik yang akan dihadapi semua politisi, sehingga perlu ketenangan meresponnya.

”Terkait pengrusakan atau baliho Lakar JPAR yang dirusak oknum tak dikenal, ini hal biasa dalam politik. Kadang kala ada orang-orang yang bersikap anti demokrasi, tapi kami meresponnya dengan mendoakan agar mereka kembali ke jalan yang benar. Namanya politik ada saja perbuatan-perbuatan usil seperti ini, kami akan terus berbuat untuk memenangkan PAHAM. Tidak perlu membalas pekerjaan-pekerjaan picik seperti itu. Kita saat ini fokus dan intens bergerak amankan basis massa. Pantang pulang sebelum menang,” kata Bung Calvin, Jumat (11/9/2020).

Sejumlah baliho Laskar JPAR yang dirusak (Foto Suluttoday.com)

Melalui kesempatan wawancara aktivis vokal ini mengajak pendukung dan relawan Laksar JPAR di seluruh wilayah agar tetap tenang menghadapi peristiwa pengrusakan baliho tersebut. Malah menurut Bung Calvin, tindakan seperti ini menambah spirit dan memacu semangat relawan untuk lebih giat lagi bekerja memenangkan PAHAM dalam kontestasi Pilwako Manado 2020. Calvin berharap demokrasi terus ditumbuhkan dengan rasionalitas, dan masing-masing paslon mencerahkan dan saling mengingatkan pendukungnya agar sportif.

”Semua kembali kepada paslon yang diusung. Citra pendukung yang tenang bermula atau umumnya terinspirasi dari figur yang mereka perjuangkan dalam Pilwako. Kalau pendukungnya reaksioner, berarti kurang edukasi politik, dan itu mencoreng nama baik paslon. Saya mengajak, mari kita junjung tinggi sportifitas dalam kompetisi. Semua relawan PAHAM harus santun, jangan terpancing. Kita ingat dan jalankan selalui pesan Pak GS Vicky Lumentut sebagai Ketua NasDem Manado bahwa hormati kawan maupun kompetitor kita. Jadilah praktisi politik dan masyarakat yang santun, kita juga berkewajiban menjaga Manado sebagai rumah besar kita agar selalu rukun,” kata Bung Cavin menutup.

(*/Bung Amas)

Laskar JPAR Optimalkan Konsolidasi, Jejaring Tingkat Kecamatan Bergerak

Laskar JPAR terus bergerak (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Momentum politik di Pemilihan Wali Kota (Pilwako) 2020 diperkirakan akan alot. Satu persatu masyarakat menyampaikan sikap dukungannya terhadap calon yang dinilai layak memimpin Kota Manado. Tak mau terbuai politik saling menjatuhkan dan destruktif, Laskar JPAR (Julyeta Paulina Amelia Runtuwene), calon Wali Kota Manado terus melakukan konsolidasi.

Tim relawan yang dipimpin Calvin Castro, selaku Ketua Umum itu tidak hanya intens dalam sosialisasi seperti pemasangan baliho JPAR-Harley Mangindaan (calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota). Lebih dari itu juga telah turun lapangan membangikan Sembako disaat awal-awal penularan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Sabtu (22/8/2020), Laskar JPAR juga memperkuat jangkauannya dengn menggelar rapat internal untuk konsolidasi pemenangan PAHAM (Paula-Harley).

”Rapat ini juga merupakan tindaklanjut dari rapat Jumat (21/8/2020) yang menghadirkan kurang lebih 27 tim relawan PAHAM. Kita jauh hari juga telah mengagendakan sebelum deklarasi JPAR-Harley, Laskar JPAR terus memaksimalkan konsolidasi. Sore ini kita mengundang tim Koordinator Kecamatan se-Kota Manado untuk memastikan pasukan agar aktif bergerak di lapangan. Kami mengingatkan tim Laskar JPAR agar bekerja santun dan terus berkolaborasi, hindari politik saling menjatuhkan,” ujar Ketum Calvin, Sabtu (22/8/2020) di RKB Megamas Kota Manado.

Hal senada juga disampaikan Charley Brando Talumingan, selaku Jubir Laskar JPAR bahwa pihaknya tengah melakukan pertemuan dengan Koordinator tim Kecamatan. Target dan strategi dalam bekerja dibahasnya dalam pertemuan tersebut. Laskar JPAR juga, kata Charles melakukan estimasi kekuatan, keperluan dan apa hal yang perlu dikampanyekan ke masyarakat. Menurutnya sebelumnya deklarasi PAHAM dimulai, Laskar JPAR telah memperluas ekspansi sampai ke tingkat Lingkungan.

Berlangsungnya pertemuan Laskar JPAR (Foto Suluttoday.com)

”Sudah lama kita bergerak. Dan sore ini kita menggelar pertemuan dengan para Koordinator-Koordinator tim Laskar JPAR Kecamatan, kita membahas agenda dan target kerja politik. Kekompakan tim, sasaran dan materi kampanye yang santun untuk disampaikan langsung ke masyarakat atau di Media sosial (Medsos) kita bicarakan. Karena bagi kami kemenangan politik itu bertumpu pada kerja keras, kerja tuntas, saling merangkul, dan kedepankan tim work. Tim di Kecamatan bekerja kendalikan dan mainkan isu, tidak sekedar isu tapi juga program yang disosialisasikan PAHAM untuk masyarakat. Begitu seterusnya kendali kita buat sampai ke Kelurahan dan Lingkungan, sudah ada target suara yang kita tetapkan, dan itu konkrit harus┬áby name by address,” ujar Charles.

Untuk diketahui yang hadir dalam pertemuan ini adalah Koordinator Laskar JPAR Kecamatan Malalayang, Kecamatan Singkil, Kecamatan Tuminting, Kecamatan Wenang, Kecamatan Wanea, Kecamatan Sario, Kecamatan Tikala, Koordinator Kecamatan Paal Dua, Kecamatan Mapanget, dan sejumlah utusan dari Kelurahan.

(*/Bung Amas)

Laskar JPAR: Tenang dan Santun, Kita Pasti Menang

Bung Calvin saat mendampingi Dr GS Vicky Lumentut (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Mengedepankan kesantunan dalam berpolitik itulah potret cerdas yang dilekatkan pada sosok Dr. GS Vicky Lumentut, hal itu menularkan dampak yang efektif kepada loyalisnya. Menghadapi hajatan Pilwako Manado 2020, orang dekat GSVL begitu Wali Kota Manado 2 periode, Vicky Lumentut akrab disapa yang juga Ketua Laskar JPAR menyampaikan pentingnya sopan santun dalam politik ditunjukkan.

”Politik itu ada fatsunnya. Maka akan indah kemenangan kalau kita memperhatikan etika, sopan santun dan menghormati antara sesama kompetitor. Apalagi posisi masyarakat, harus dimuliakan. Masyarakat perlu kita edukasi bersama. Jangan membiasakan diri dengan kampanye saling menghujat, mencari cela untuk menjatuhkan. Praktek semacam itu sangat dilarang Pak GSVL yang merupakan pembina kami,” ujar Ketua Umum Laskar JPAR, saat diwawancarai Suluttoday.com, Senin (3/8/2020).

Aktivis muda vokal itu menuturkan pula bahwa mempromosi calon itu penting bagi mereka. Tidak untuk menjelek-jelekkan pasangan calon lain yang ikut berkompetisi dalam Pilwako Manado, Rabu 9 Desember 2020 mendatang. Pria yang akrab disapa Bung Calvin itu optimis bahwa Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR)-Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan (JPAR-HABM) akan memenangkan pertandingan Pilwako Manado.

”Saya tak henti-hentinya mengingatkan para relawan dan tim Laksar JPAR untk bersosialisasi secara santun. Ayo perkenalkan gagasan, apa yang dilakukan serta yang akan dilakukan PAHAM kedepan saat memimpin Kota Manado. Soal peluang menang ya, itu sudah pasti. Kami sangat optimis PAHAM mengungguli kompetisi Pilwako Manado 2020. Kedua figur ini memiliki basis dukungan yang kuat, kalau disatukan sudah pasti menang telak. Kami sudah estimasi kekuatan, sembari juga tetap melakukan safari, menggalang kekuatan dukungan. Tenang, dan santun sambil kita maksimalkan terus kerja untuk menang,” kata Bung Calvin tegas.

Selain itu, Bung Calvin juga mengajak simpatisan dan pendukung JPAR-Harley Mangindaan atau yang akrab disapa PAHAM untuk mewarnai perpolitikan di Manado dengan penuh kegembiraan. Jadikan momentum Pilkada Serentak sebagai pentas menguatkan persaudaraan. Bukan memproduksi sentimen saling menjatuhkan dan adanya kampanye hitam (black campaign).

PAHAM for Manado (Foto Istimewa)

”Silahkan lahirkan kreativitas dan inovasi dalam kampanye di era pandemi COVID-19. Yang kita publikasikan adalah politik mencerahkan, jangan gegabah, penuh emosi dan melakukan praktek yang tidak etis dalam sosialisasi. Apalagi, jika KPU telah menetapkan pasangan, Laskar JPAR lebih ekstra lagi dalam penggalangan kekuatan. Mari kita saling mengingatkan hindari politik adu domba, jaga kerukunan Manado sebagai Rumah Besar kita semua. Selain itu Manado sebagai Kota laing toleran yang ditorehkan GSVL patut kita jaga nama baiknya,” tutur Bung Calvin.

Sekedar diketahui, Laskar JPAR terpantau telah intens melakukan sosialisasi terkait profil JPAR sebagai pemimpin pendidik yang layak menjadi panutan masyarakat Manado. Di hampir seluruh pusat Kota di Manado baliho Laskar JPAR terpasang yang proses pemasangannya dipimpin langsung Bung Calvin bersama sejumlah jajarannya.

(*/Bung Amas)

Andrei Angouw Diminta Belajar pada Ketua DPRD Manado

Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulut saat menyampaikan ucapan Idul Fitri (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepemimpinan adalah teladan, seperti tulisan yang tertera di sejumlah baliho yang tersebar di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terutama di Kota Manado. Baliho yang bertuliskan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK) itu begitu menginspirasi. Namun, hal itu sepertinya tak mampu diaktualisasikan Ketua DPRD Provinsi Sulut, Andrei Angouw.

Terlihat gagalan Andrei dalam mengingimplementasikan pesan tersebut, seperti disampaikan Calvin Castro, Ketua LSM ARMAK Sulut. Kamis (21/5/2020), saat berbincang dengan Suluttoday.com, Calvin menyentil sikap Andrei yang tergambarkan melalui beberapa baliho ucapan Selamat Idul Fitri atas nama pimpinan DPRD Provinsi Sulut, tapi sayangnya hanya foto Andrei yang terpajang di dalam baliho tersebut.

”Rupanya Pak Andrei Angouw belum memahami secara baik, apa itu pimpinan DPRD. Kan kolektif kolegial, mestinya dalam yang sederhana seperti menyampaikan ucapan di baliho haruslah foto para pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Utara lainnya juga disertakan. Jangan hanya dia memajang fotonya sendiri. Seperti beliau mai tampil single fighter, toh dana yang digunakan juga merupakan dana dari rakyat. Hal ini tidak mencerminkan sebagai sosok pimpinan yang baik. Kelihatan mau tampil sendiri dan dominan, tidak demokratis,” ujar Bung Calvin tegas.

Sementara itu, saat melihat ucapan Selamat Idul Fitri dari pimpinan DPRD Kota Manado, Bung Calvin memberikan rasa hormat dan salut kepada sosok Ketua DPRD Kota Manado, Altje Dondokambey yang dinilainnya layak menjadi teladan. Aktivis vokal ini menyarankan agar Andrei belajar banyak kepada Altje soal kepemimpinan. Secara etika kepemimpinan, tambah Calvin, apa yang dilakukan Andrei tidaklah elok. Mestinya Andrei menjadi lebih demokratis.

Ucapan Selamat Idul Fitri dari pimpinan DPRD Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

”Kalau masyarakat melintasi di jalan Boulevard, dekat Mantos akan kita lihat ada baliho/spanduk ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dari pimpinan dan anggota DPRD Kota Manado. Dan begitu luar biasa, Ketua DPRD Manado tidak hanya menaruh fotonya sendiri, melainkan foto wakil Ketua atau pimpinan DPRD Manado lainnya. Cari seperti ini mencerminkan pemimpin yang demokratis. Itu sebabnya, saya sarankan Bung Andrei Angouw banyak belajar sama Ibu Altje Dondokambey soal kepemimpinan,” kata Bung Calvin menutup.

Saat dikonfirmasi, Andrei dengan enteng mengatakan bahwa dirinya adalah Ketua. Dengan memberikan jawaban yang penuh dipenuhi tanda tanya. Politisi yang berlatar belakang pengusaha itu mengatakan perlu konfirmasi pula kenapa foto yang lainnya tidak ada. Lalu ditutup lagi dengan tanda tanya.

”Kita itu Ketua to? (tertawa). Kita kira mo konfirmasi juga kiapa anggota pe foto nda ada?,” jawab Andrei kemudian mengirim emoticon gambar wanita sexi dengan tulisan cukup jangan dibesar-besarkan, lalu Andrei tertawa.

(*/Bung Amas)

Salurkan Bantuan, Warga Manado Ucapkan Terima Kasih Laskar GSVL

Penyerahan Sembako dari Laskar GSVL dan Laskar JPAR (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepedulian GS Vicky Lumentut dan Prof Julyeta Paulina Anita Runtuwene terhadap warga Kota Manado tak perlu diragukan lagi. Kali ini, melalui Laskar GSVL dan Laskar JPAR turun menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19. Setelah penyaluran tahap pertama dilakukan, kini akan dilakukan strat untuk tahap kedua.

Menurut Calvin Castor, Ketua Laskar GSVL dan Laskar JPAR Manado pihaknya tengah fokus melakukan kerja kemanusian. Penyaluran sembako sedang giat-giatnya mereka lakukan, dibagikan langsung ke rumah-rumah warga. Soal teknis pembagian, Calvin menyebut sudah diatur Tim Relawan dari Laskar GSVL dan Laskar JPAR.

“Mari sama-sama kita berlomba-loba untuk kebaikan. Berbuat bagi masyarakat, berbagi kepada masyarakat terdampak Covid-19 bagi kita yang masih punya kelebihan. Saya bersama kawan Laskar GSVL dan Laskar JPAR fokus untuk kerja kemanusiaan. Soal penyaluran, kita turun langsung ke rumah-rumah warga,” kata Bung Calvin sapaan akrab aktivis muda vokal ini, Kamis (16/4/2020).

Tambahnya lagi bahwa untuk penyaluran bantuan tahap kedua pihaknya akan menurunkan Relawan lebih banyak lagi. Sasaran atau target dituju tentu adalah bagi masyarakat yang sangat membutuhkan terlebih dahulu, sebagaimana data yang mereka kantongi.

“Tahap ke 2 kami Laskar GSVL dan Laskar JPAR akan berupaya salurkan bantuan kemanusiaan untuk warga kota Manado dan Minut,” kata Bung Calvin yang didampingi Charles Talumingan.

Warga apresiasi Laskar GSVL dan Laskar JPAR (Foto Suluttoday.com)

Untuk diketahui bahan yang diberikan ke masyarakat adalah beras 5 Kg, minyak goreng, gula pasir, mie instan. Kamis (16/4/2020), pembagian dilakukan di kawasan Jalan Roda (Jarod) Manado. Warga yang menerima pun tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Laskar GSVL dan Laskar JPAR.

Pembagian Sembako di Jarod (Foto Suluttoday.com)

“Terima kasih atas bantuannya dari Laskar GSVL dan Laskar JPAR. Sembako ini sangat membantu kami masyarakat. Kami doakan semoga kebaikannya dibalas Allah SWT,” ujar Ibu Aisya yang diaminkan sejumlah penerima Sembako lainnya di depan Jarod Manado.

(*/Bung Amas)

iklan1