Tag: coreta kapoyos

Wali Kota VICKY LUMENTUT: Manado Fiesta Menjadi Legacy

Wali Kota Manado, GSVL saat memberikan penjelasan terkait Manado Fiesta 2019 (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Iven akbar ketiga yang telah dilaksanakan dan sukses berturut-turut di Kota Manado itu akan dilaksanakan lagi, tiap tahunnya Manado Fiesta digelar pada era pemerintahan DR GS Vicky LumentutMor Dominus Bastiaan, SE. Hal tersebut seperti disampaikan Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut, Senin (22/7/2019) dihadapan sejumlah wartawan. Menurut Vicky Lumentut, pelaksanaan Manado Fiesta 2019 akan dimeriahkan dengan sejumlah kejutan.

”Tentu selain mengoptimalkan iven ini melalui evaluasi yang kita laksanakan setiap tahun, dan selesai melaksakannya. Pemerintah Kota Manado berkomitmen menambah kemeriahan kegiatan ini, selain bertujuan mempromosikan Kota Manado, kita berharap iven ini manfaatnya dirasakan masyarakat Manado. Point penting yang kita stresing ialah, Manado sebagai Kota Toleran dan menampilkan Pesona Bunaken sebagai tujuan wisata dunia,” kata GSVL, sapaan akrab Lumentut yang didampingi Ketua Umum Umum Panitia Manado Fiesta 2019, Coreta Louise Kapoyos dan Sekda Micler Lakat.

Lanjut Wali Kota Manado dua periode ini saat menjawab sejumlah pertanyaan wartawan, mengungkapkan bahwa Manado Fiesta diletakkan menjadi iven akbar dan berkelanjutan. Itu dimaksudkan sebagai warisan (legacy) bagi pemerintah selanjutnya serta masyarakat Manado demi kemaslahatan warga Kota Manado tentunya. Tidak hanya itu, kegiatan ini akan menghadirkan kejutan karena dihadiri sejumlah Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia, sejumlah Negara, Duta Besar juga hadir dan menampilkan kegiatan-kegiatan yang bersifat kolosal.

”Kita bersyukur karena Ketua Umum Panitia juga full bekerja konsentrasi menyukseskan kegiatan ini. Ada yang berbeda dan menjadi kejutan tentunya di iven Manado Fiesta 2019, saya berharap partisipasi masyarakat melalui dukungan SKPD, Camat sampai Lurah dan Kepala Lingkungan berjalan sinergis. Terkonfirmasi sejumlah kepala daerah di tingkat Provinsi akan hadir, pemerintah Kabupaten/Kota se-Indonesia hadir, para duta besar dan utusan beberapa Negara pun hadir pada iven akbar ini. Iya, Manado Fiesta saya harapkan akan menjadi legacy. Kemudian, penampilan seni budaya yang bersifat kearifan lokal akan dipentaskan dan semua kegiatan bersifat kolosal yang terlahir dari bawah,” ucap GSVL menutup.

Hal senada juga ditambahkan Ketua Umum Panitia yang secara teknis memaparkan skedul singkat berkaitan dengan waktu pelaksanaan yang dibagi menjadi dua. Kapoyos mengajak masyarakat berdoa agar disaat pelaksanaan iven tidak ada gangguan alam yang berarti sehingga rencana kegiatan berjalan lancar. Ditegaskannya pula akan dilaksanakan pengucapan Manado, ada pula penampilan dari artis Iwan Fals penyanyi legendari, open hause, serta bermacam item kegiatan lainnya.

Wali Kota memimpin konfrensi pers (FOTO Suluttoday.com)

”Kita membagi dua sesi, yaitu afternoon show dan night show yang secara spesifik dijabarkan dalam rundown acara. Ada pembukaan karnaval di Taman Berkat dan Boulevard 2, selanjutnya di kawasan Megamas juga akan ramai. Kita melibatkan 87 Kelurahan se-Kota Manado dengan menampilkan 7F yakni Fisco, Fair, Food, Fashion, Funtastic, Flying dan Faith. Masyarakat Kota Manado kita ajak berpartisipasi, sekaligus berdoa agar alam juga mendukung lancarnya acara akbar ini. Akan tampil atraksi sailing pass dari ratusan kapal hias, kapal lokal, juga KRI Dewa Ruci menyemarakkan teluk Manado. Nah, kegiatan Manado Fiesta tahun 2019 ini akan dimulai 27 Juli sampai 4 Agustus 2019, dan saat ini persiapannya sudah sangat mantap. Kiranya kegiatan ini berjalan sukses dan meriah sesuai skedul,” tutur Kapoyos yang juga didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Lenda Pelealu. (*/Redaksi)

Tari Kabasaran Tampil di Parade HUT ASEAN ke-50, Pengurus KKK Komit Dorong Promosikan Minahasa

Kerukunan Keluarga Kawanua tampil memukau (Foto Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Association of South East Asia Nations (ASEAN) atau yang sering dikenal dengan istilah Perbara yakni singkatan dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara ke-50, Minggu (27/8/2017) melalui parade di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, juga turut dimeriahkan pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK).

Dibawa pimpinan Angelica Tengker selaku Ketua Umum, KKK mengambil bagian dalam kegiatan Internasional Parade ASEAN. Menurut Angelica saat diwawancarai mengatakan bahwa keikutsertaan KKK merupakan bagian dari fungsi dan komitmen KKK untuk mendorong peningkatan promosi budaya Minahasa ditingkat Regional, Nasional hingga dunia Internasional.

”Ini juga adalah komitmen kita warga Kawanua bahwa pentingnya mengambil bagian dalam pembangunan Bangsa Indonesia, sekaligus mewujudkan interaksi yang positif terhadap Bangsa-Bangsa lainnya. Pengurus KKK menampilkan batik Bercerita karya Sizzy Matindas, kain Pinawetengan kreasi dari Ibu Iyarita Mamoto, pesona kain Bentenan oleh Ibu On Markadi Tambuwun serta Batik Minahasa persembahan Ibu Coreta Kapoyos dalam kegiatan parade tersebut,” ujar Tengker.

Bahkan, dengan nuansa warna merah putih KKK menampilkan Tari Kabasaran dari Sanggar Makasiow asuhan Yessy Wenas, dan keanggunan wanita Kawanua dalam balutan cantik kebaya Minahasa. Agar diketahui, parade ASEAN secara resmi dibuka Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi yang dihadiri sejumlah Menteri, duta besar dan korps diplomatik Negara Asean (Singapura, Vietnam, Brunai Darusalam, Malaysia, Philippina, Thailand, Timor Leste, Laos, Myanmar, Kamboja) dan negara sahabat lainnya.

Selain itu, parade ASEAN ini diikuti peserta dari luar Negeri, khususnya dari negara-negara anggota ASEAN, diantaranya; dari China, Jepang dan juga Eropa. Sementara itu dari Indonesia, dimeriahkan oleh peserta dari berbagai Kementerian, Pemerintah Daerah.

Pada kesempatan tersebut, pengurus KKK menampilkan kelompok musik dan tari daerah. Begitu pula dengan TNI dan Polri, serta perguruan tinggi di Jakarta termasuk yang tampil begitu memukau. Parade melalui rute sepanjang 2.2 KM ini, dimulai dari silang Monas, sampai jalan Imam Bonjol menarik perhatian masyarakat umum yang sedang berada di area car free day.

Sepanjang jalan yang dilalui, penampilan atraktif Kabasaran dan keanggunan kebaya Minahasa menarik perhatian masyarakat yang memadati rute parade. Setibanya di jalan Imam Bonjol, lebih dari 3000 peserta Parade menikmati tampilan hiburan yang disiapkan oleh panitia. Rombongan KKK kembali menampilkan atraksi Tarian Kabasaran yang mendapat standing applaus dari Menteri Luar Negeri dan tamu tamu VIP.

Angelica Tengker sendiri mengaku sangat senang karena KKK ikut berpartisipasi dan dapat menghadirkan budaya Minahasa kepada publik Nasional, bahkan Internasional dengan tarian khas Kabasaran. (*/Amas)

iklan1