Tag: corry tendean

Wawali MOR Tegaskan HASIL Seleksi CPNS 2018 di Kota Manado Murni

Mor Dominus Bastiaan ketika memimpin rapat Pansel (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado, seperti disampaikan Wakil Wali Kota (Wawali) Manado Mor Dominus Bastiaan SE menegaskan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Manado tahun 2018, telah dilakukan secara transparan dan tidak ada rekayasa. Sehingga, menghasilkan 50 peserta seleksi yang dinyatakan lulus Passing Grade dan 149 bakal lulus dengan sistem Ranking nantinya.

”Seleksi CPNS Kota Manado beberapa waktu lalu telah dilakukan se-transparan mungkin. Tidak ada main mata apalagi jatah-jatahan, karena hasil penilaian dalam seleksi CPNS tersebut ditentukan melalui sistem. Jadi tidak ada intervensi untuk menentukan siapa-siapa yang lulus,” ujar Wawali Mor Bastiaan.

Disampaikan juga dalam Rapat Panitia Seleksi (Pansel) Penerimaan CPNS Kota Manado tahun 2018, di ruang kerja Wakil Wali Kota, Senin (3/12/2018) siang tadi itu bahwa informasi yang disampaikan Pansel kepada masyarakat harus jelas dan mudah dimengerti agar tidak menimbulkan salah pemahaman terkait seleksi CPNS Kota Manado.

”Banyak kali terjadi salah pemahaman dan salah pengertian ditengah masyarakat karena informasi yang disampaikan kurang transparan dan tidak mudah dimengerti,” ucap Wawali Mor.

Tak hanya itu, Wawali mengajak masyarakat untuk melihat informasi penerimaan CPNS di website Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Manado. Selain itu, berkaitan dengan hasil penilaian seleksi CPNS tahun 2018 pada tahapan Seleksi Administrasi dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Wawali Mor Bastiaan menegaskan mereka yang lulus Passing Grade masih melanjutkan pada tahapan berikutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat ini.

”Jadi meski para peserta CPNS sudah lulus Passing Grade, bukan tidak mungkin mereka tidak direkrut karena batasan jumlah formasi yang ada,” ucap Wawali Mor menutup.

Ditempat yang sama, Kepala BKD Manado Corry Tendean SH menjelaskan alokasi formasi yang diberikan pemerintah pusat untuk Kota Manado pada penerimaan CPNS tahun 2018 sebanyak 199 formasi. Sedangkan mereka yang lulus Passing Grade dalam SKD yakni 50 orang. Dalam SKB nanti, terdapat 323 peserta yang terdiri dari 50 peserta yang lulus Passing Grade dan 273 peserta Ranking.

”Iya dari 50 peserta yang lulus Passing Grade, ada 9 yang gugur karena kelebihan peserta,” tutur Tendean yang juga didampingi Steven Runtuwene, S.Sos, Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat pemerintah Kota Manado. (*/Redaksi)

Micler Lakat Menang, Ini Titipan MOR untuk KORPRI Kota Manado

Wawali Mor Bastiaan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Menunjukkan kerja yang profesional, pemerintahan Kota Manado harus tampil bersih dan berwibawa, hal itu seperti disampaikan Wakil Wali Kota (Wawali) Mor Dominus Bastiaan SE. Wawali Mor menegaskan agar semua anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) jangan terjebak pada masalah hukum dan harus berupaya menghindari terjadinya proses hukum.

Disampaikan Wawali Mor saat menghadiri dan membuka Musyawarah KORPRI dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di ruang Toar Lumimuut (Tolu) Kantor Walikota, Rabu (21/11) pagi. Menurutnya, jika terjadi proses hukum akibat penyalahgunaan wewenang dan jabatan sebagai aparatur pemerintah, semua akan merasa dirugikan termasuk organisasi KORPRI.

”Saya mengajak, semua anggota KORPRI di Kota Manado kompak. Kita hindari proses hukum, tentunya dengan melaksanakan pekerjaan sebagai aparatur pemerintah sesuai aturan yang ada,” ujar Wawali Mor.

Musyawarah KORPRI kali ini dimenangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Micler CS Lakat SH.,MH yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KORPRI Kota Manado. Mendampingi Wawali Mor Bastiaan, selain Sekda Lakat tampak Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH dan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Manado Corry Tendean SH. (*/Redaksi)

Sekda Lakat Sahkan Rende Jadi Sekwan, Ini Pesan Penting GSVL yang Disampaikan

Sekda Kota Manado ketika melantik Steven Rende (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Sebagai bagian dari penyegaraan tugas dan fungsi aparatur pemerintah di Kota Manado, perlu dilakukan rolling jabatan terhadap pejabat dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Seperti yang terjadi di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado.

Wali Kota DR GS Vicky Lumentut melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Micler CS Lakat SH MH, menyerahkan Surat Perintah Tugas (SPT) kepada Steven Donald Rende SH MH sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Manado menggantikan Drs Michael Tandirerung.

Penyerahan SPT tersebut dilakukan Sekda Lakat di ruang kerja Sekda Manado, Selasa (13/11/2018), disaksikan Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Heri Saptono, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Corry Tendean SH dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene SSos.

Saat menyerahkan SPT, Sekda Lakat mengingatkan tugas sebagai Sekretaris DPRD Manado adalah membangun sinergitas antara legislatif (DPRD) dan eksekutif (Pemkot). Sehingga, dirinya yakin Steven Rende memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas tersebut.

”Seperti diketahui bahwa tugas Sekretaris DPRD sangat berat karena harus mampu membangun sinergitas dan menjaga hubungan baik antara legislatif dan eksekutif. Saya percaya Saudara Steven Rende mengerti dan sangat paham apa yang dimaksud dengan sinergitas,” ujar Sekda Lakat. (*/Redaksi)

Wali Kota Manado: Terima Kasih Kepala Badan Kepegawaian Negara Regional XI

Frans Mawitjere dan Corry Tendean saat SKD (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado, melalui Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI yang memfasilitasi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Manado tahun 2018.

Hal itu dikatakan Wali Kota Vicky Lumentut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, dalam pembukaan SKD melalui CAT bagi pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Manado Tahun 2018, di ruang CAT BKN Regional XI, Mapanget, Sabtu (3/11/2018).

“Selaku pemerintah Kota Manado, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya serta apresiasi yang tinggi kepada kepala Badan Kepegawaian Negara Regional XI, yang telah memfasilitasi dengan menyediakan tempat serta seluruh fasilitas pendukung bagi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar melalui CAT untuk pemerintah Kota Manado tahun 2018,” ujar Vicky Lumentut, seperti dikutip Asisten Mawitjere didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Manado Corry Tendean SH.

Dirinya juga berterima kasih kepada BKD Manado serta tim seleksi yang telah bekerja keras dan bekerja Cerdas untuk menyelenggarakan tahapan seleksi bagi pelamar CPNS Pemkot Manado.

“Pelaksanaan tes hari ini adalah tahapan terpenting yang menentukan langkah peserta untuk mewujudkan keinginan menjadi seorang Abdi Negara. Peserta harus optimis, karena optimisme bisa membangun kepercayaan diri dalam mengikuti tes. Kerjakan semua soal dengan fokus dan tenang dan jangan lupa satu hal yang sangat penting tetap andalkan Tuhan,” tukas Wali Kota Vicky Lumentut, seraya mengucapkan selamat mengikuti tes SKD melalui CAT kepada seluruh peserta Pelamar CPNS Pemkot Manado Tahun 2018.

Sementara itu, Kepala BKN Regional XI Wakiran SH MH mengatakan peserta yang mengikuti SKD CAT adalah mereka yang lulus pada seleksi pertama yaitu seleksi Administrasi.

“Untuk seleksi SKD ini meliputi tiga hal yang akan diujikan yakni Tes Wawasan Kebangsaan, ini harus mencapai batas Passing grade yg ditentukan adalah 75, Tes intelegensia Umum, batas Passing grade adalah 80 dan Tes Karakteristik Pribadi, nilai ambang batasnya adalah 143,” kata Wakiran.

Dirinya berharap peserta dapat memenuhi kriteria tersebut. Dan sebagaimana telah ditetapkan oleh kebijakan Pusat, untuk Passing grade ini dikecualikan bagi putra-putri terbaik, penyandang disabilitas, termasuk mereka yang melamar dari Provinsi Papua Barat maupun Papua, juga pelamar dari olahragawan berprestasi internasional termasuk tenaga guru dan tenaga medis dari eks kategori 2.

Lanjut dikatakan, pelamar Pemkot Manado yang tercatat di BKN Regional XI sebanyak 1715 memperebutkan 199 formasi yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Ke-199 formasi tersebut terdiri dari 44 guru, 102 tenaga kesehatan, dan 50 tenaga teknis lainnya, serta 3 untuk K2.

“Seleksi CPNS ini, dilaksanakan terintegrasi secara Nasional dengan menggunakan sistem CAT. Sistem ini adalah sistem yang paling transparan, akuntabel mudah memberikan akses informasi kepada berbagai pihak. Pada saat pelaksanaan seleksi ini juga sudah disediakan TV monitor di beberapa tempat yg bisa diakses oleh publik secara Real Time. Itulah prinsip transparan kami, dan dengan metode ini Pemkot Manado bisa mendapatkan putra-putri terbaik yang memiliki kualifikasi, kopetensi yang diharapkan untuk dapat membangun potensi yg ada di Pemkot Manado,” pungkas Kepala BKN Regional XI.

Formasi Tes SKD Pemkot Manado dibagi dua hari yakni Sabtu dan Minggu. Dimana tes yang dilaksanakan adalah Umum, gabungan dari semua jurusan yang diterima sesuai format penerimaan CPNS Pemkot Manado Tahun 2018. Hari Sabtu sebanyak 1000 pelamar sisanya 715 menjalani tes pada hari Minggu. Dari 1000 pelamar pada hari pertama hanya 966 yang ikut tes, dengan demikian 34 pelamar yang “bolos” sudah bisa dipastikan gugur dengan sendirinya. (*/Redaksi)

Wawali MOR BASTIAAN: Jaga Integritas dan Loyalitas Kerja

Wawali Mor Domunis Bastiaan saat menyaksikan ASN menandatangani berita acara (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota (Wawali), Mor Dominus Bastiaan SE, terus menunjukkan komitmen membina Aparatur Sipil Negara (ASN) dijajaran pemerintah Kota Manado agar meningkatkan etos kerja, disiplin serta menjaga integritasnya. Selasa (17/10/2017), Wawali Manado dalam pengammbilan Sumpah Janji kepada 194 ASN Pemkot Manado mengingatkan sejumlah hal penting.

”Ini jangan hanya formalitas dan aturan yang ada, tapi harus ada komitmen jelas untuk berbuat terbaik bagi bangsa dan negara terutama bagi Kota Manado. Mari kita bersyukur, karena begitu banyak yang ingin jadi PNS namun tidak diangkat-angkat. Jadi gunakan kesempatan sekarang ini yang sudah duduk sebagai staf atau pegawai, untuk memberi diri guna melayani warga masyarakat,” ujar Wawali Mor di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado.

Wawali Mor mengingatkan agar ASN yang ada sekarang tidak menutup kemungkinan menjadi pejabat pemerintah di masa yang akan datang. Tidak hanya itu, Mor meminta ASN harus menunjukan integritas dan loyalitas selama menjadi PNS.

”Kedepan dari pegawai yang ada, pasti akan ada yang jadi pejabat. Jadi harus jaga integritas dan loyalitas kerja, agar kedepan bisa dipercaya pimpinan. Harus pegang terus komitmen yang punya integritas yang tinggi untuk bangun Kota Manado, pahami tugas sesuai Tupoksi jangan terkontaminasi urusan diluar kerja,” kata Wawali Mor.

Dirinya berharap PNS meninggalkan kebiasaan buruk yang mengganggu kinerja sebagai aparatur pemerintah. ”Jangan jadikan rutinitas isi absen kemudian tinggalkan pekerjaan, itu harus ditinggalkan kebiasaan buruk seperti itu,” papar Wawali yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Kota Manado ini.

Selain itu, Wawali Mor menuturkan bahwa sebagai PNS juga harus memahami visi Kota Manado Periode 2016-2021 yakni Manado Kota Cerdas. Sehingga, dibutuhkan inovasi serta mengerti teknologi.

”Itu sudah merupakan bagian dari pekerjaan, jadi mari kita berlomba-lomba untuk memberikan diri yang terbaik bagi pembangunan Kota Manado. Suka atau tidak suka anda harus paham akan perkembangan teknologi. Selamat bekerja semuanya,” ujar Mor Bastiaan.(*/Amas)

iklan1