Tag: Deddy Setiawan Dolot

Nama Yasti Tidak Masuk Tim Pilkada, Ini Strategi DPP PAN

Yasti Soepredjo Mokoagow, mantan Ketua DPW PAN Sulut (Foto Ist)

Yasti Soepredjo Mokoagow, mantan Ketua DPW PAN Sulut (Foto Ist)

MANADO – Partai Amanat Nasional (PAN) yang baru saja menggelar Kongres juga tak mau ‘berdiam’ diri, kini DPP PAN dalm rangka menyambut Pilkada di berbagai daerah selama tahun 2015, akhirnya segera membentuk tim Pilkada. Hal tersebut sebagaimana disampaikan, Zulkifli Hasa, Ketua Umum DPP PAN.

Berdasarkan informasi, tim tersebut dipimpin Edi Soeparno yang juga Sekjen DPP PAN, dibantu Hanafi Rais, Mulfachri Harahap, Asman Abnur, Bara Hasibuan (para waketum), Yandri Susanto, Viva Yoga Mauladi (keduanya ketua DPP) dan putra BMR, Deddy Setiawan Dolot yang kini dipercaya sebagai Wasekjen badan pemenangan Pemilu (Bappilu) dalam kabinet Zulkifli Hasan.

Ketua DPD PAN Kota Kotamobagu non aktif, Begie Gobel yang diberikan informasi langsung mengenai langkah strategis PAN ini mengatakan, dalam waktu dekat, Tim Pilkada Indonesia sudah akan ‘action’ turun ke lapangan, untuk mengecek kesiapan DPW-DPW dan DPD-DPD setempat.

Sementara itu, Deddy Dolot yang dihubungi terpisah lewat telepon, menegaskan agar seluruh ketua DPW dan DPD di Sulut, khususnya di Bolaang Mongondow Raya yang akan melaksanakan Pilkada, untuk segera melakukan penjaringan dan pendaftaran.

Para kader PAN, khususnya ketua partai pun disilahkan untuk menggencarkan sosialisasi.

“Namun, DPP menginstruksikan agar DPW dan DPD tidak membatasi hanya khusus kader PAN,” kata putra Molinow yang biasa disapa Dedol ini.

Dengan demikian, lanjut Dedol, PAN membuka diri seluas-luasnya untuk berbgai pihak bergabung dalam kendaraan PAN. “Jadi, bisa kader, tokoh masyarakat, bahkan petahana yang bukan kader PAN bisa masuk,” tegasnya.

Di lain pihak, Begie menambahkan, para calon yg terdaftar akan disaring lagi lewat mekanisme survey. “Ada dua lembaga survey yang sudah ditunjuk DPP,” ucap anggota DPRD Kota Kotamobagu ini. Dia menguraikan pula, mekanisme selanjutnya adalah penetapan calon, dengan berpijak pada pasal 42 UU Pilkada.

“Para ketua partai dan calon saya yakin sudah tahu persis isi pasal itu,” tukasnya. (Amas Mahmud)

iklan1