Tag: desa ratatotok

Lakukan Penganiayaan, Rully Warga Belang Dipolisikan

Rully Simbala (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kejahatan dan kekerasan masih menjadi pendekatan yang diminati masyarakat. Padahal cara-cara tersebut adalah tindakan kanibal yang berbuntut pajang. Tidak hanya itu, tindakam main hakim sendiri atau penganiayaan menjadi penanda bahwa masyarakat tidak menghormati tatanan hukum di Republik Indonesia (RI) tercinta.

Insiden yang memalukan dan kasar, seperti kekerasan itu terjadi, Sabtu (10/4/2020) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pasalnya, terjadi tindak pidana kriminal penganiayaan berat yang dilakukan pelaku atas nama Rully Simbala, warga Kecamatan Belang Mitra, terhadap korban bernama Frendy Kakambong, warga Desa Ratatotok Dua hal itu akhirnya bermuara ke laporan polisi.

“Terjadinya penganiayaan dan telah kami laporkan ke Polsek Belang tadi malam sekitar pukul 22:00 Wita, dengan nomor laporan STPL/27/ IV/2020/SULUT/RESMITRA /SEK BLG. Kami harap segara diproses hukum pelakunya,” ujar Donal Pakuku, Ketua LSM Transparansi Sulawesi Utara bersama pihak Keluarga korban beserta dengan kepala pemerintah Sesa Ratatotok Dua yaitu Hukumtua Desa Ratatotok Dua Marnex Kamudi yang Turut Mendampingi korban saat melapor di Polsek Belang.

Kejadian yang terjadi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Dermaga Belang itu berlangsung Sabtu (10/4/2020), malam hari sekitar 19.30 Wita dan saat ini korban Frendy Kakambong mengalami luka yang cukup serius yaitu wajah dan kepalanya bengkak serta tangan dan kakinya luka.

Selanjutnya pihak korban mendesak pihak berwajib agar segera memproses hukum pelaku.

(*/Red)

Sekdes Ratatotok Bantah Tudingan Persulit Masyarakat

Ratatotok, Suluttoday.com – Terkait statemen salah seorang warga yang menuding tidak maksimalnya atau menghambat proses pelayanan kepada masyarakat, dan menyeret oknum Hukum Tua sekaligus Sekretaris Desa Ratatotok, Minahasa Tenggara (Mitra), mendapat bantahan keras dari pihak pemerintah desa setempat.

Hukum Tua Desa Ratatotok, Natsir Puili, melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Julfatni Hamim bereaksi dan dengan tegas membantah pernyataan atau pemberitaan tersebut. Menurutnya, pelayanan di Desa Ratatotok sudah maksimal dan mengedepankan kepentingan masyarakat serta sudah sesuai mekanisme.

“Pernyataan itu sangatlah tidak benar dan kami pemerintah Desa Ratatotok membantah keras tudingan tersebut. Kami tidak pernah menghambat maupun memungut biaya dalam bentuk apapun bila ada warga yang datang untuk mengurus keperluannya. Intinya, terkait pemberitaan tersebut adalah sangat tidak benar,” tegas Julfatni, Senin (16/12/2019).

Julfatni justru menyayangkan tudingan seorang warga tersebut yang notabene bukan penduduk Desa Ratatotok, melainkan masyarakat dari desa tetangga.

“Dengan tegas kami membantah statemen salah satu warga ini karena tidak benar. Apalagi yang bersangkutan bukan masyarakat Desa Ratatotok. Maka dari itu, kami pun akan menempuh jalur hukum terkait tudingan oknum tersebut, karena sudah masuk ranah pencemaran nama baik,” ujar Julfatni. (Hengly Langoy)

Mempersulit Masyarakat, Sekretaris Desa Ratatotok Hambat Program Bupati JS

Julfatni Hamim (FOTO Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Kerja keras Bupati Minahas Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), untuk mewujudkan pelayanan yang baik, prima dan jauh dari pungutan liar. Ternyata mendapatkan hambatan, bahkan tantangan yang nampak muncul dari para Kepala Desa. Salah satunya, terindikasi dari pelayanan Kepala Desa Ratatotok yang dikeluhkan warga.

Donal Ilham Pakuku, aktivis LSM dan pengurus KAHMI Mitra angkat bicara terkait pelayanan diduga kuat merugikan publik seperti yang dilakukan Julfatni Hamim, Sekretaris Desa Ratatotok. Minggu (15/12/2019), Donal menilai Ani begitu sapaan akrab Julfatni menghambat program pemerintah Kabupaten Mitra. Tidak itu saja, sebagai bawahan Sekretaris Desa Ratatotok membangkan perintah Bupati James Sumendap alias JS.

”Sekretaris Desa Ratatotok Saudari Julfatni Hamim telah mempersulit bahkan Tidak mau melayani masyarakat dalam pengurusan Surat keterangan usaha. Saudara Christianto Musli Walo yang mengurus surat keterangan, kok Sekretaris Desa Ratatotok seperti menghambat. Dan sikap dari Sekretaris Desa ini melanggara prinsip pelayanan publik yang bermutu,” tutur Donal.

Menurutnya Sekretaris Desa yang notabene adalah aparat Desa malah tidak menunjang program Bupati James Sumendap dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat. Tidak hanya sekali, peristiwa yang kurang etis ditunjukkan Sekretaris Desa tersebut, sehingga perlu diberikan sanksi tegas agar ada efek jera.

”Dan kejadian ini sudah dua kali terjadi dilakukan oleh Sekretaris Desa ini. Yang pertama kali terjadi masyarakat yang menjadi korban. Pada saat pertama tersebut telah pindah kependudukan ke Desa lain karena kecewa dengan pelayanan dari pemerintah desa Ratatotok. Ini malah ada kesan menghambat pelayanan, aneh juga Sekretaris Desan Ratatotok ini seperti tidak mengambil pelajaran dari insiden kemarin,” kata Donal menutup. (*/Redaksi)

iklan1