Tag: dinas kesehatan kota manado

Cegah Penyebaran Penyakit DBD, Pemkot Manado Lakukan Fogging

Dinas Kesehatan Manado melakukan Fogging (Foto Ist)

Dinas Kesehatan Manado melakukan Fogging (Foto Ist)

MANADO – Wabah penyakit Demam Berdarah (DBD) yang kini diderita beberapa pasien di Rumah Sakit (RS) yang ada di Manado menjadi perhatian serius pemerintah Kota Manado. DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado tidak tinggal diam, GSVL sapaan akrab Lumenut langsung memerintahkan Dinas Kesehatan agar segera melakukan Fogging atau penyemprotan untuk membasmi nyamuk aedes albopictus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr Robby Motto saat mintai penjelasan terkait perintah dari Walikota Manado GSVL untuk segera melakukan fogging mengatakan, bahwa perintah dari Wali Kota GS Vicky Lumentut langsung di laksanakan oleh pihaknya.

”Kami telah melakukan fogging di wilayah-wilayah Kota Manado agar korban penyakit DBD tidak bertambah, di bulan Januari ini telah 64 lokasi yang telah mereka lakukan penyemprotan untuk membasmi nyamuk penyebab DBD,” katanya kepada wartawan, Rabu (28/1/2015) siang tadi.

Lanjut Motto, pihaknya tak hanya melakukan fogging bahkan langsung mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mencegah naymuk aedes albopictus berkembang biak. Agar masyarakat Menguras, Menutup dengan rapat , tempat-tempat penampungan air, dan menabur bubuk abate atau altosid serta mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air.

”Selain fogging, kami juga langsung sosialisasikan kepada masyarakat tentang bagaimana mencegah agar nyamuk aedes albopictus tidak berkembang biak, dengan melakukan gerakan, Menguras,Menutup tempat penampung air dan Mengubur (3M) tempat yang bisa menampung air. Untuk bubuk abate tersebut silahkan masyarakat bisa mengambilnya, di puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Manado dengan gratis,” tukas Motto menutup. (Amas Mahmud)

Program UC “Gagal”, Permkot Manado Masih Berhutang ke RS

Kantor Walikota Manado...

Kantor Walikota Manado…

MANADO – Bebeberapa program yang dinilai menjadi implementasi janji politik, Dr. GS Vicky Lumentu Walikota Manado telah terwujud, bahkan berdasarkan informasi yang diperoleh Suluttoday.Com makin pedulinya Lumentut sang Walikota inipun “melanggar” janji politiknya.

Dari 8 program dan rencana aksi, Lumentut melakukan lebih dari itu. Namun, patut disadari tak semua program Lumentut terbebas dari masalah dan kendala dilapangan. Contoh salah satunya program yang dinggulkan pemerintah Kota Manado yakni, program Universal Coverage (UC) ternyata masih menyisahkan hutang di Rumah Sakit (RS).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, Robby Mottoh. Menurut Mottoh di RS Prof. Kandouw masih terdapat tunggakan yang akan diselesaikan dalam waktu dekat, saat ditanya terkait tunggakan di RS lain Mottoh mengarahkan agar hal itu ditanyakan ke pihak BPJS.

“Iya memang masih ada tunggakan, namun akan dibayar Minggu ini menunggu APBD Perubahan yang baru diketuk. Kalau menyangkut Rumah Sakit lain, silahkan ditanyakan ke BPJS karena dibayar melalui mereka,” ucap Mottoh yang dikenal sebagai kerabat dekat Walikota Manado ini, Senin (1/12/2014).

Sementara itu saat dikonfirmasi pada pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kota Manado, Ayatullah M.F Pomalingo selaku Humas mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan menyangkut pembayaran kerja sama antara pemerintah Kota Manado dan pihak Rumah Sakit dalam program UC. Menurutnya menyangkut hal tersebut telah menjadi kewenangan Dinas Kesehatan Kota Manado.

‘’Bukan lagi ke kami, karena untuk tahun 2014 BPJS tidak menangani lagi kerja sama antara pemerintah Kota Manado dan pihak Rumah Sakit untuk urusan Universal Coverage. Tahun 2013 memang pernah ada, kami tau itu telah menjadi tugas dan wewenang Dinas Kesehatan Kota Manado,’’ ujar Pamolingo pada Suluttoday.Com.

Sekedar diketahui, program Kesehatan Gratis (UC) bukanlah satu-satunya program yang hanya ada di Kota Manado, di daerah seperti Kota Tangerang ternyata juga diterapkan jauh sebelum pemerintah Kota Manado menerapkannya. (Amas Mahmud)

Tampi: Kami Mendukung Sidak, Dinas Kesehatan Jangan Pasif

Markho Tampi, S.IK

Markho Tampi, S.IK

MANADO – Pelaksanaan inspeksi mendadak (Sidak) dari pemerintah Kota Manado beberapa minggu terakhir juga mendapat dukungan dari para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado. Menurut Markho Tampi S.IK, anggota DPRD Kota Manado ini menyampaikan bahwa perlunya Sidak semacam ini dilakukan pemerintah Kota Manado.

”Sidak terkait kebersihan dan menyangkut kesehatan dari menu yang disajikan Rumah Makan (RM) itu penting. Hal ini dilakukan agar warga Kota Manado tidak ragu-ragu saat makan dirumah makan, karena kebersihan rumah makan terjamin. Kami memberikan dukungan jika Sidak ini dilakukan terus,” ujar Tampi yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Manado ini.

Tak hanya itu, Tampi juga menitipkan pesan pada Dinas Kesehatan Kota Manado agar tidak hanya jemput bola. Bagi Tampi instansi terkait perlu melakukan koordinasi dengan pihak pengusaha atau pelaku usaha dalam hal menghindarkan para konsumen dari produk makanan yang mengganggu kesehatan.

”Kami juga mengingatkan SKPD terkait, terutama Dinas Kesehatan Manado jangan hanya jemput boleh menunggu laporan masyarakat dan pasif, tapi bagaimana bisa turun ke lapangan melakukan Sidak. Bukan nanti saat ada masalah keracunan massal seperti saat ini baru Sidak dilakukan, ini menjadi pengalaman kita kedepannya,” tutur Tampi pada Suluttoday.Com, Jumat (7/11/2014). (Amas Mahmud)

iklan1