Tag: dinas kesehatan

Jelang HUT ke-7, Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi Gandeng Dinkes Boltim Gelar Bhakti Sosial

Eko Rujadi Marsidi, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Boltim (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Dalam rangka HUT TNI AU yang ke 7 pada tanggal 9 April 2017. Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi akan melaksanakan Bhakti Sosial (Baksos) di pusatkan di Desa Moyongkota Kecamatan Modayag Barat.

Kegiatan yang direncanakan pada tanggal 22-23 April 2017 ini akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dengan tujuan membantu maayarakat menjaga kesehatannya serta mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Eko Rujadi Marsidi, SKM, ME saat dimintai keterangan mengatakan. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena bersentuhan langsung dengan masyarkat.

“Untuk itu saya katakan, saya sangat mengharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan penuh antusias karena semua kegiatan ini tidak dipungut biaya.” Ucapnya penuh harap.

Tidak lupa juga Marsidi sangat berterima kasih kepada Pihak TNI AU Pangkalan Sam Ratulangi yang telah memilih Boltim untuk melaksanakan kegiatan ini.

“Saya sangat berterima kasih, dan sangat bangga kepada pihak TNI AU Pangkalan Sam Ratulangi yang telah memilih Boltim untuk melaksanakan kegiatan ini.” Ungkap Marsidi.

Lanjut Marsidi, Dinas Kesehatan dan Puskesmas pula sudah menurunkan Tim MMC (Medical Mobile Center) sejak hari ini untuk melaksanakan kegiatan ini .

“Saya berpesan untuk terus hidup sehat. laksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat(Germas).” Pungkasnya.

HUT TNI AU yang ke 7
Kegiatam Bakti sosial pada HUT TNI AU yang ke-7 ini mencakup.
1. Penyuluhan Kesehatan
2. Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis
3. Pemerikaaan Mata Gratis (Pemberian Kacamata)
5. Pengobatan Gigi
4. Sunatan Massal dan
5. Pelayanan KB.

(Rahman)

Cegah DBD, Dinkes Boltim Kembali Lakukan Fogging

Fogging Ilustrasi-edit

Ilustrasi fogging

BOLTIM, Suluttoday.com – Guna mencegah Virus Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali melakukan pengasapan di masing – masing Desa, kali ini dimulai dari Desa Paret Kecamatan Kotabunan.

Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi,SKM.ME mengatakan, pengasapan dilakukan untuk mengantisipasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang hidup dan bersarang di tempat beriklim tropis yang bersuhu lembab.

“Boltim sudah di musim penghujan, tentu sangat rawan dengan virus DBD. Maka, Dinkes kembali mengerahkan tim untuk melakukan pengasapan guna mengantisipasi virus berbahaya ini.” Terang Marsidi.

Dijelaskanya, Pada dasarnya, serangan nyamuk menggigit manusia di siang hari. Dan penyebab DBD ini di akibatkan virus yang dikirim oleh nyamuk demam berdarah Aedes melalui aeghipty.

“Maka, saya menghimbau kepada warga agar melakukan 3M. Menguras tempat penampungan bak mandi, menutup Tempat-Tempat air bersih dan Membakar barang-barang bekas,”pinta Marsidi.

Lanjut di jelasakannya, foging hanya untuk membunuh jentik-jentik nyamuk, sebagai pencegahan timbulnya DBD.

“Warga harus pro aktif untuk kebersihan lingkungan sekitar, dengan membersihkan saluran air, barang bekas segera di bakar, maupun tempat genangan air hujan yang dapat mengundang nyamuk untuk bersarang,” pungkasnya. (Rahman)

Mawitjere: Dinkes Manado Perlu Perhatikan Penderita Gangguan Mental

Walikota dan Wakil Walikota Manado (Foto Ist)

Walikota dan Wakil Walikota Manado (Foto Ist)

MANADO – Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere terus meninjukan kepeduliannya terhadap penyandang cacat dan Penderita Gangguan Mental (PGM), pada Suluttoday.Com, Kamis (2/10/2014) Mawitjere mengingatkan perlunya mereka PGM diberikan perhatian berupa berlindungan biaya kesehatan Gratis.

‘’Dengan adanya BPJS semua pasien yang masuk Rumah Sakit harus diminta identitas. Sementara penderita gangguan mental (Orang Gila) yang tidak diketahui indentitasnya akan mendapat hambatan, mereka sulit diterima untuk program biaya kesehatan gratis,’’ kata Mawitjere.

Mawitjere juga mengharapkan agar program SKPD yang ada di pemerintakan Kota Manado dan memiliki kaitan dengan pemberdayaan masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan warga masyarakat yang belum beruntung seperti para penyandang gangguan mental.

‘’Terutama Dinas Kesehatan Kota Manado kami berharap untuk dapat melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat gangguan mental, kasian mereka ini juga perlu diberikan perhatian dari Negara. Begitupun bagi SKPD lain yang mungkin memiliki program terkait kesejahteraan sosial dan pemberdayaan agar bersama-sama Dinas Sosial kita membantu mengurangi penderitaan orang gangguan mental, ini merupakan tanggung jawab kita semua,’’ terang Mawitjere. (AmasMahmud)

iklan1