Tag: dinas perhubungan

Watania Segera Tuntaskan Terminal Bayangan

Lynda Watania (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Keluhan macetnya arus lalulintas dengan adanya aktivitas terminal bayangan segera dijawab dan ditindaklanjuti Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Perhubungan. Dan dalam rapat koordinasi yang dihelat di Dinas Perhubungan, Kamis (17/05/2018), Kepala Dinas Perhubungan, Lynda Watania menekankan bahwa segera menertibkan terminal bayangan yang kerab menyebabkan terjadinya kemacetan.

Lebih lanjut Watania mengatakan bahwa dalam mengatasi masalah terminal bayangan ada pro dan kontra, untuk itu melalui rapat koordinasi diharapkan dapat menghasilkan solusi terbaik.

Watania juga menyinggung masalah administrasi di terminal Paal 2 yang dalam masa transisi dan diharapkan pengelolaan yang akan dipegang oleh Pemerintah Propinsi segara dilakukan pembenahan. Turut hadir dalam rapat tersebut Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Dinas Tata Kota, Dinas Perhubungan Kota dan pihak Organda.(Cat)

Wujudkan Manado Tertib Lalu Lintas, Dishub Manado Siap Support Kepolisian

Personil Dishub Manado saat turun lapangan membantu menertibkan pengguna Lalin (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Mengoptimalkan semua potensi yang ada untuk turun lapangan, bekerja membantu pihak Kapolisian (Polantas) Kota Manado, dilakukan pemerintah Kota Manado melalui Dinas Perhubungan Kota Manado. Hal tersebut, disampaikan Plt Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Manado, M. Sofyan kepada Suluttoday.com, Minggu (18/6/2017).

Menurut Sofyan sekitar ratusan personil Dishub Manado sudah disiapkan untuk membantu Polisi dalam hal mengatur Lalu Lintas (Lalin) di Kota Manado. Sementara itu, terkait pemahaman publik yang berkaitan dengan urusan mengatur Lalin adalah kewenangan penuh dari pihak Dinas Perhubungan Kota Manado saat ditanya juga ditanggapi Kadis Sofyan.

”Sekitar 113 personil Dishub siap membantu kepolisan dalam mengurai kemacetan di jalan. Kami akan menempatkan personil di titik rawan kemacetan yang prinsipnya Dishub Manado berupaya penuh dalam menertibkan Lalin. Nah, iya memang peran kami yang sebenarnya hanya membantu operasional di lapangan,” ujar M. Sofyan yang juga mantan Camat Tikala ini.

Kadis M. Sofyan (Foto Suluttoday.com)

Ditambahkannya lagi bahwa untuk saat ini kebanyakan masyarakat belum memahami pembangian tugas dari Dinas Perhubungan dan pihak Polantas dalam hal mengatur atau menertibkan Lalu Lintas. Sehingga demikian, Sofyan mengatakan lambat laun masyarakat harus tau dan membedakan ada kewenangan Dishub sampai sejauhmana. (Amas)

Harga BBM Turun, Kadis Perhubungan Manado Lambat Respon

Taufik Tumbelaka (Foto Ist)

Taufik Tumbelaka (Foto Ist)

MANADO – Setelah diumumkan Menteri ESDM, Sudirman Sait terkait penuruan Bahan Bakar Minyak (BBM) hal ini mendapat tanggapan positif masyarakat, termasuk salah satunya dari pengguna kendaraan roda dua. Seperti di Kota Manado sendiri, sejumlah pengguna angkutan umum berharap agar pemerintah daerah secepatnya melakukan penyesuaian harga.

Kabar gembira inipun seperti tidak direspon cepat Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado, Vecky Koagow, dimana seharusnya setelah diumumkan pemerintah pusat yang mana mulai 1 April 2016 harga BBM akan ditunkan sekitar Rp. 500. Tapi, berdasarkan informasi yang dihimpun Suluttoday.com, hingga Kamis (31/3/2016) Kadis Vecky Koagow masih berada diluar Kota Manado.

Saat diwawancarai anggota Forum Lalu Lintas (Forlalin) Manado, Taufik Tumbelaka, sebagai salah satu forum resmi bentukan pemerintah Kota Manado memang selalu aktif dalam melakukan respon terhadap hal-hal semacam ini melalui diskusi. Taufik bahkan mendesak Pejabat Wali Kota Roy Roring untuk menyampaikan kepada Dinas terkait agar melakukan pertemuan secepatnya dalam rangka penyesuaian tarif angkot.

”Iya, saya sudah sampaikan kepada Pak Pejabat Wali Kota, dan beliau langsung mengontak Kadis Perhubungan Kota Manado. Namun, sebentara ini memang beliau Pak Vecky Koagow masih berada di Jakarta, kita akan melakukan seperti biasanya Forum Lalu Lintas Kota Manado akan mengkaji penurunan harga BBM ini untuk disesuaikan pada harga angkot di Kota Manado,” ujar Tumbelaka, Kamis (31/3/2016). (Amas)

iklan1