Tag: dispar manado

Manado Fiesta Peduli Bergerak Melawan Covid-19

Dra. Lenda Pelealu, M.Si (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan iven akbar Manado Fiesta 2020 akhirnya resmi di tunda. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Dra. Lenda Pelealu, M.Si, saat diwawancarai Exposemedia, Senin (18/5/2020). Di musim Corona Virus (Covid-19) ini, pemerintah Kota Manado melalui Dispar Manado melakukan rasionalisasi anggaran untuk penanggulangan penyebaran Covid-19.

”Iya, kami melakukan rasionalisasi anggaran yang cukup signifikan. Termasuk dana Manado Fiesta 2020. Untuk kegiatan Manado Fiesta kita ganti dengan Manado Fiesta Peduli, sesuai arahan juga dari Ibu Coreta,’’ ujar Lenda.

Sekedar diketahui, kegiatan yang masuk dalam 100 calender of events wonderful Indonesia tersebut di tengah masyarakat Manado menghadapi meluasnya penyebaran Covid-19, menjadi dialihkan untuk program lainn. Karena kemanusiaan dianggap menjadi prioritas.

”Kegiatannya sudah jalan. Termasuk kira membuat tempat-tempat cuci tangan, kegiatan-kegiatan melalui virtual kita laksanakan. Dengan banyak pengunjung, maksudnya masyarakat umum juga ikut berkontribusi dalam kegiatan diskusi media daring tersebut. Kami berharap alokasi dana yang diarahkan untuk Manado Fiesta Peduli ini dapat membantu masyarakat,” kata Lenda.

Mantan Camat Mapanget itu menambahkan agar masyarakat terus mematuhi anjuran pemerintah. Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, diingatkannya agar tetap menggunakan masker menjaga jarak fisik dengan sesama masyarakat. Birokrat muda yang vokal dan sarat dengan pengalaman itu berharap agar pandemic Covid-19 segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat berjalan sebagaimana biasanya.

‘’Mari kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan. Apa yang menjadi anjuran dan imbauan pemerintah silahkan ditaati masyarakat. Karena kemauan kita semua adalah pandemic Covid-19 ini segera berakhir. Untuk masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, jangan lupa memakai masker, mencuci tangan, hindari kerumunan. Teruslah kita menerapkan social distancing,’’ tutur Lenda menutup.

(*/Bung Amas)

Pemilihan Nyong dan Nona Manado, Dispar Manado Lakukan Sosialisasi

Kadis Hendrik Warokka saat sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Hendrik Warokka saat membuka Sosialisasi Pemilihan Nyong Nona Manado tahun 2017 menyampaikan dihadapan para Lurah dan Camat se-Kota Manado bahwa pentingnya keterlibatan stakeholder terkait dalam mengutus perwakilannya dari masing-masing Kelurahan dan Kecamatan. Sosialisasi dilaksanakan, Kamis (4/5/2017) di Lion Hotel Manado.

Beralangsungnya sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

Kegiatan yang dikoordinir Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Parbud Manado itu dikawal penuh Kabid Lydia Maya Kaawoan. Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Dinas Periwisata Kota Manado, Hendrik Warokka menyampaikan pentingnya para pemuda pemuda di Kota Manado mengembangkan potensinya dan ikut dalam seleksi Nyong dan Nona Manado. Tak hanya itu kepedulian pemuda pemudi dalam mengembangkan pariwisata juga menjadi indikator penting bagi pemuda pemudi di daerah ini.

Kabid Lydia menyampaikan laporan (Foto Suluttoday.com)

‘’Iya kegiatan sosialisasi ini melibatkan para Camat dan Lurah se-Kota Manado, untuk bagaimana menjaring atau melibatkan aparat pemerintah dalam menyampaikan adanya pemilihan Nyong dan Nona Manado kepada masyarakat. Pemuda Pemudi berbakat menjadi terbaik dalam mempromosikan pariwisata. Generasi muda Kota Manado terdepan dalam kebersamaan ditengah-tengah pluralitas. Kemudian, pemuda pemudi yang teladan bagi komunitas pemuda dan masyarakat di Manado tentunya,’’ ujar Warokka dalam sambutannya. (Amas)

 

Damis Dukung Penuh Penerapan Edaran Tempat Hiburan Malam

Tempat hiburan malam yang beroperasi disaat bulan ramadhan, ilustrasi (Foto Ist)

Tempat hiburan malam yang beroperasi disaat bulan ramadhan, ilustrasi (Foto Ist)

MANADO – Razia dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Manado, terkesan hanya show, diduga ada Kongkalingkong antara pemilik tempat hiburan malam dan petugas Disparbud. Pasalnya, saat razia petugas dari Disparbud hanya memeriksa dua tempat hiburan jenis Club malam yang ada di Kawasan Bahu Mall.

Namun sangat disayangkan saat rombongan memasuki Kawasan Mega Mas Manado dan melihat ada salah satu tempat hiburan malam Djadrod yang masih dibuka, rombongan hanya lewat dan menuju ke kantor Disparbud Kota Manado, Jumat (10/6/2016).

Mirisnya, tidak dilakukan razia, padahal Djarod sebelumnya sudah disegel karena melanggar ketentuan surat edaran nomor D.14/PARBUD-BIP/214/2016 yang bertanda tangan Wali Kota Manado melalui Kepala Disparbud Manado Hendrik Warroka. Mengenai Kongkalingkong, saat dikonfirmasi Kepala Disparbud Manado Hendrik Warokka menegaskan tidak ada hal yang diduga tersebut.

“Saya juga tidak kenal dengan pemilik tempat hiburan malam itu,” tegas Warroka saat dihubungi melalui via telepon.

Setelah rombongan melewati hiburan malam tersebut, langsung menuju kantor Disparbud Manado yang berada di daerah kawasan kemudian pulang kerumah masing-masing, dalam razia juga terlihat hanya satu orang menggunakan seragam Pol.PP serta tidak ada petugas kepolisian yang ikut.

Pengamat kemasyarakatan Mahyudin Damis berpendapat, apa yang sudah dilakukan pemerintah kiranya bisa diperhatikan oleh seluruh tempat-tempat hiburan malam.

“Jangan mengabaikan surat edaran tersebut, saya rasa jika melanggar bisa dilakukan tindakan tegas,” ujar Damis yang juga Dosen Fispol Unsrat. (Ghopal Umasangaji)

iklan1