Tag: Djoike Karouw

JFE dan SAS Apresiasi Tim BPK

JFE dan SAS saat Exit BPK (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) dan Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) ikut memberikan apresiasi atas telah berlangsungnya pemeriksaan pengelolaan keuangan daerah oleh Tim Pemeriksa BPK, (15/5).

Momentum usainya pemeriksaan tersebut sebagai agenda rutin tahunan, JFE dan SAS ikut didampingi Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, Asisten Kesejahteraan Rakyat Dra Truusje Kaunang, Asisten Umum Novi Politon SE, Inspektur Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi, serta Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tomohon Drs Gerardus E Mogi.

Penutupan pemeriksaan ini dilakukan rapat audit dengan Tim Pemeriksa BPK yang diketuai I Made Anom Jumitra setelah selesai selama 40 hari. (Stevy)

Wawali SAS Kunker ke Pemkot Tangerang

SAS ketika bertukar cenderamata dengan Sekot Tangerang (Foto Suluttoday.com)

TANGERANG – Penerapan e-Government menjadi salah satu target utama Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak dan Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan. Untuk mendukung pelaksanaan program berbasis elektronik ini, Wawali SAS memimpin rombongan melakukan kunjungan kerja di Kota Tangerang Banten.

Dalam rombongan kunker tersebut, SAS didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat Dra Truusje Kaunang , Asisten Administrasi Umum Novi Politon SE, Inspektur Ir Djoike Karouw MSi diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri SE Ak.

Kunker di Kota Industri ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan keuangan dalam hal ini penyusunan Perwako tentang tata cara pergeseran sesuai Pemendagri 13 tahun 2006. Wawali Sompotan berharap dari kunker ini, dapat memperoleh berbagai penjelasan maupun informasi yang berkaitan dengan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dengan sistem online mulai RKPD, KUAPPAS, pergeseran, perubahan dan penyusunan APBD dengan e-Planning dan e-Budgeting.

“Momentum itu juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan kegiatan TIFF yang akan di laksanakan bulan Agustus 2017 nanti, sekaligus mengundang Pemkot Tangerang untuk ikut serta dalam kegiatan internasional itu,” ujar SAS.

Secara keseluruhan, Kunker di daerah tersebut, membuat Pemkot Tomohon banyak belajar mengenai e-government menuju smart city service dengan mengambil beberapa bahan acuan berupa informasi bahkan soft copy file untuk nantinya diterapkan di Kota Tomohon. Wakil Wali Kota berharap kunjungan kerja ini membuat hubungan Pemkot Tomohon Tomohon dan Pemkot Tangerang semakin baik, karena saling belajar dengan mengambil kelebihan masing-masing. (Stevy)

Eman – Sompotan Pimpin Langsung Rakorev Pemkot Tomohon

Jimmy Eman dan Syerly Sompotan saat memimpin rakorev Pemkot Tomohon (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak dan Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan memimpin langsung penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Pemerintah Kota Tomohon di Aula Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Rabu (12/4/2017).

Eman mengatakan kedepan rakorev bukan sekedar terbatas pada pelaporan dari masing-masing Kepala SKPD dan diharapkan juga adanya beberapa poin masukan kepada peserta rakorev mengenai proses pemeriksaan dari BPK, sehingga hal-hal yang diperlukan untuk dapat dipersiapkan dalam tertib pemeriksaan.

“Diingatkan juga kepada kepala perangkat daerah untuk menindaklanjuti target realisasi resapan anggaran yang telah ditargetkan. Setiap perangkat daerah agar kooperatif dan proaktif selama pemeriksaan BPK berlangsung, serta data – data yang diperlukan secepatnya disiapkan dan apabila ada hal-hal yang perlu dikonsultasikan dengan BPK hendaknya memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Eman.

Kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc MTh menambahkan kepada selurah kepala perangkat daerah untuk mengingatkan kepada tenaga kontrak membuat laporan kegiatan selama setahun berdasarkan pemberitahuan BPK.

Sebab, kalau tidak dibuat nantinya honorarium setahun harus dikembalikan. Hadir pada momentum ini, Inspektur Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi, Asisten Kesejahteraan Rakyat Dra Truusje Kaunang, Asisten Perekonomian Ronni Lumowa SSos MSi, dan jajaran Pejabat Pemerintah Kota Tomohon. (Stevy)

Pemkot Tomohon Gelar Koordinasi EPRA

Syerly Sompotan ketika membuka Koordinasi EPRA Kota Tomohon (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon menggelar rapat koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) di Aula Kantor Wali Kota Tomohon, Senin (27/3/2017). Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan dalam sambutannya menyatakan Pemerintah Republik Indonesia sejak tahun 2013 lalu telah beberapa kali melakukan spending review untuk menekan inefesiensi penggunaan anggaran di tingkat kementrian/lembaga dan pemerintah daerah.

Kecenderungan yang terjadi menurut penelitian Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yakni masih banyaknya pemerintah daerah yang membuat perencanaan anggaran secara tidak matang dan terkesan hanya asal buat.

“Jika praktek tersebut terus dilakukan maka dampaknya tidak akan bagus kepada daya efektivitas dari instrumen fiskal untuk mencapai tujuan nasional. Kecenderungan penyerapan anggaran belanja yang menumpuk pada akhir tahun masih terjadi berulang setiap tahunnya. Secara makro hal ini akan berakibat terhadap pertumbuhan perekonomian, inefesiensi kegiatan serta adanya pemborosan dalam penggunaan dana tanpa memperhatikan hasil,” ujar Sompotan.

Terkait hal itu, Sompotan menugaskan kepada Tim EPRA Kota Tomohon dan seluruh perangkat daerah dapat menambahkan perhitungan angka ginirasio yakni koefesien gini untuk seluruh program dan kegiatan sebagaimana yang telah diperintahkan.

“Saya juga menyadari kita samua disibukan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta adanya penambahan pola pelaporan keuangan dan pekerjaan tambahan lainnya, namun marilah kita mengatur dengan baik waktu kerja, mendahulukan pekerjaan yang prioritas sehingga kita samua dapat mewujudkan mekanisme pelayanan kerja keras, kerja cerdas dan keras tuntas,” kata Sompotan saat membuka kegiatan secara resmi.

Kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc MTh mengingatkan kepada 43 SKPD untuk realisasi penyerapan anggaran dapat sesuai dengan target yang diberikan. Hadir dalam kegiatan itu, Inspektur Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi, Asisten Kesejahteraan Rakyat Dra Truusje Kaunang, Asisten Perekonomian Roni Lumowa SSos MSi, Asisten Umum Novi Politon SE dan jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (Stevy)

JFE Hadiri “KICK OFF MEETING” Dengan KPK

Jimmy Eman saat mempresentasikan langkah positif Kota Tomohon dalam penvegahan.korupsi (Foto Suluttoday.com)

Jimmy Eman saat mempresentasikan langkah positif Kota Tomohon dalam penvegahan.korupsi (Foto Suluttoday.com)

PALU, Suluttoday.com – Walikota Tomohon.Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) bersama sejumlah pejabat terkait dari Pemkot Tomohon menghadiri kegiatan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegritas di Auditorium Kantor Walikota Palu Sulawesi Tengah, Kamis (2/2/2017).

Momentum bertajuk “KICK OF MEETING” Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegritas, merupakan bentuk pendampingan oleh KPK bagi Pemerintah Daerah dalam rangka pencegahan korupsi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Satgas Pencegahan Korupsi KPK Adlisah M Nasution, dan dihadiri juga oleh Tim Pendamping dari Bapelitbang, Akademis, LSM, Media dan Praktisi dari birokrat senior.

JFE juga menyampaikan hal-hal strategis yang membutuhkan bantuan dan pendapingan KPK seperti masalah aset dan SDM, dalam rangka pencegahan korupsi sesuai dengan kewenangan KPK. Hadir dalam acara tersebut diantaranya Pemerintah Kota Palu, Kota Tomohon, Kabupaten Donggala, Kabupaten Morowali, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Tojo Una-Una, dan Kabupaten Sigi.

Foto bersama seusai kegiatan (Foto Suluttoday.com)

Foto bersama seusai kegiatan (Foto Suluttoday.com)

Kota Tomohon ikut dalam kegiatan ini, berkaitan sebagai satu-satunya kabupaten/kota di Sulawesi Utara yang telah menandatangani MoU dengan KPK untuk pelaksanaan e-Government dalam rangka pelayanan publik dan pencegahannya.

“Untuk itu dibutuhkan peran aktif Diskominfo dalam penyediaan dan pengembangan jaringan. Diingatkan juga untuk aplikasi yang sudah jadi harus dilengkapi dengan standar satuan harga dan analisis harga satuan. Apalagi, sistim pelayanan publik menjadi salah satu faktor penting bersama dengan penyelenggaraan program.pemerintahan.dan pembangunan yang telah didasari pada pemanfaatan aplikasi elektronik sehingga mudah terkontrol,” ujar Eman.

Ketua Satgas Pencegahan Korupsi KPK RI Adisah Nasution saat bertatap muka bersama Jimmy Eman dengan beberapa Bupati lainnya (Foto Suluttoday.com)

Ketua Satgas Pencegahan Korupsi KPK RI Adisah Nasution saat bertatap muka bersama Jimmy Eman dengan beberapa Bupati lainnya (Foto Suluttoday.com)

Sejumlah pejabat yang mendampingi JFE, diantaranya Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSC, Inspektur Kota Ir Djoike Karouw MSi, Kepala Bapelitbangda Ir Ervinz DH Liuw MSi, Kepala BKPPD Drs Gereardus E Mogi, Kepala BPMPTSP Ir Nova Rompas MSi, Kadis KOMINFO Hengkie J Supit, Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum Albert J Tulus SH, Kabag Hukum Denny Mangundap SH, Kabag Perlengkapan Jhon Kapoh SH, serta sejumlah staf berkompeten. (Stevy)

iklan1