Tag: dlh kota manado

WALHI Sulut: Incinerator Membahayakan Warga Manado

WALHI dan mesin incenerator (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Dinilai membahayakan, LSM Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan sikap tegasnya soal kebijakan pemerintah Kota Manado terkait pengadaan mesin incinerator. Sabtu (29/2/2020), saat diwawancarai Direktur Eksekutif WALHI Sulut, Theo Runtuwene menyebutkan bahwa pengadaan inceneratir merupakan kebijakan yang membahayakan masyarat Kota Manado.

‘’Harus diingat alat incinerator ini bukanlah solusi tepat menyelesaikan masalah sampah di Manado. Malah yang terjadi adalah kebijakan ini membunuh masyarakat, karena beresiko. WALHI Sulut secara tegas menolak mesin incinerator ini, incinerator membahayakan warga Manado. WALHI mengajak masyarakat sama-sama kita menolak incinerator. Apalagi yang beroperasi di pemukiman warga, maka berefek pada keselamatan masyarakat. Apakah sudah dilakukan uji emisi?, lalu pemerintah lupa bahwa incinerator ini menghasilkan dioksi yang menyebabkan kanker, tumor dan penyakit ganas lainnya,’’ ujar Runtuwene pada Suluttoday.com.

Runtuwene menambahkan bahwa masyarakat yang terkena dampak dimana tempat atau lokasi diopearasikannya mesin incinerator, harus dijamin kesehatan dan keselamatan mereka. Disampaikannya pemerintah Kota Manado harus memikirkan solusi jangka panjang dari aktivitas mesin incinerator kepada masyarakat, terutama juga pekerjanya.

‘’Asap dari mesin incinerator juga membawa dampak polusi udara. Ini sama saja Wali Kota Manado membunuh secara berlahan warganya. Sebab dalam amatan kami keselamatan masyarakat bisa terancam kalau alat ini dioperasikan tanpa ada kajian yang komprehensif. Apakah pemerintah Kota Manado dapat menjamin bahwa incinerator tidak menimbulkan kanker dan tumor?, kami sangat khawatir permasalahan yang ditumbulkan malah makin rumit dan merugikan masyarakat,’’ kata Runtuwene.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Tresje Mokalu saat dikonfirmasi Suluttoday.com melalui WhatAspp tidak menjawab pertanyaan wartawan. Terkait AMDAL, bahaya bila diterapkannya alat incinerator, apakah sudah diuji emisi, juga menjadi pertanyaan yang belum terjawab dari Kadis Mokalu sampai berita ini diterbitkan. (*/Amas)

iklan1