Tag: donald pakuku

Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Skandal Proyek Tembok Pantai Ongkaw Bakal Terungkap

Papan proyek (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Terungkap dari hasil investigasi aktivis LSM terkait dugaan bermasalahnya pelaksanaan proyek Perbaikan Darurat Perkuatan Tembok Pantai Ongkaw Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara (Sulut). Dimana menurut Ketua Bidang Investigasi LSM Transparansi Sulut, Hidayat Samun proyek miliaran rupiah perlu diselidi pihak berwajib.

”Pekerjaan proyek Perkuatan tembok pantai Ongkaw melalui mata anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan yang dikerjakan Onal Yokom, selaku kontaktor dengan menggunakan perusahaan PT. Karsa Abadi Jaya, dengan pagu anggaran 8,9 Milyar tahun 2016. Ironisnya, proyek ini diduga telah merugikan negara sebesar 1,7 Milyar,” ujar Hidayat, Rabu (12/12/2018)

Lanjut Hidayat yang juga dibenarkan Donal Pakuku karena diduga jumlah (volume) penggunaan material pada pekerjaan proyek tersebut tidak sesuai dengan volume material dan spesifikasi teknik yang ada dalam kontrak kerja, itu sebabnya harus diselidiki kata Hidayat.

”Kasarnya diduga kuat ada perampokan uang negara dalam bentuk mark up volume material dalam proyek pekerjaan tersebut, dan ini bisa dilihat dari lantai kerja dasar pekerjaan ini yang tidak di gali, padahal secara aturan dalam pekerjaan pengaman pantai seperti ini. Seharusnya lantai dasar penimbunan pekerjaan ini harus digali minimal 2 meter, tapi yang terjadi malah pekerjaan ini hanya dikerjakan dengan cara ditimbun materialnya tanpa digali lantai dasarnya. Makanya ada pencurian volume material disitu yang diduga telah merugikan negara sebesar 1,7 Miliar,” tutur Hidayat. (*/Redaksi)

Donald Pakuku: Tudingan Itu Tidak Benar, Saya Bukan Pengurus IMDI

Donald Pakuku (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Adanya laporan masyarakat terhadap Donald Pakuku sebagai salah satu calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dituduh sebagai pengurus Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) Mitra mendapat bantahan.

Rabu (22/8/2018), Donald saat diwawancarai media ini menyebutkan bahwa laporan tersebut adalah tidak benar. Menurut Donald dirinya tidak menjadi pengurus IMDI, itu sebabnya laporan itu dikatakannya tidak berdasar dan tendensius.

“Iya saya mendapatkan informasi ada laporan seperti itu, dan saya katakan itu 100% tidak benar. Saya membantah karena saya memang bukan pengurus IMDI,” ujar Donald yang juga mantan pengurus HMI Cabang Manado ini.

Selain itu, Donald mengaku beredarnya pemberitaan di media massa mengharuskan dirinya meluruskan hal tersebut. Untuk diketahui, IMDI merupakan organisasi ‘mantel’ atau underbow dari Partai Demokrat. Atas laporan itu, Donald dikait-kaitkan dalam keterlibatan dan kedekatan yang bersifat afiliasi ke partai politik.

Lanjut Pakuku mengaku kaget dengan pemberitaan media massa, dinilainya pula soal laporan masyarakat adalah hal yang wajar asalkan tidak mengarah ke ranah fitnah dan tanpa membeberkan bukti keterlibatannya sebagai pengurus IMDI.

”Kaget juga sebetulnya, saya merasa memang wajar di era demokrasi ini untuk suatu kepentingan yang transparan, maka laporan masyarakat silahkan dikuatkan dengan dukungan bukti-bukti. Karena kalau tidak ada bukti berupa SK kepengurusan bahwa saya pengurus IMDI, maka ini menjadi fitnah. Bagi saya pemberitaan yang mengatakan saya pengurus IMDI sekali lagi keliru dan tidak benar,” tutur Donald. (*/Redaksi)

Bau Korupsi Menyengat, LSM Transparansi Sulut Siap Seret Dantje Lulao ke KPK

Dantje Lulao, ST.,MT (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Terendus dari kerja yang tidak beres, kuat dugaan hal itulah yang mendorong LSM Transparansi Sulawesi Utara (Sulut) mengancam akan melaporkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Dantje Lulao, ST.,MT ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI). Rencana itu disampaikan Ilham Donald Pakuku, S.IP, selaku Ketua Umum LSM Transparansi Sulut saat diwawancarai media ini, Jumat (1/6/2018).

Menurut Pakuku yang juga jebolan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado itu atas pekerjaan yang menyedot uang rakyat, namun pengerjaan proyeknya terkesan asal-asalan dan akibat praktek tersebut akan merugikan publik. Itu sebabnya, pihaknya berencana akan melaporkan Pejabat Pembuat Komitmen Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XV, PPK 16 yang membawahi Wilayah 3 Kabupaten Talaud Dantje Tulao ke KPK.

”Kami dalam waktu dekat akan melaporkan Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN XV PPK 16 PJN Wilayah 3 Kabupaten Talaud yakni Bapak Dantje Tulalo ke KPK dan Kejaksaan Agung. Karena dalam temuan LSM Transparansi Sulawesi Utara mengendus ada korupsi dalam proyek pekerjaan Pelebaran jalan Esang Rainis dan proyek pekerjaan rekonstruksi jalan lingkar Miangas tahun 2017 dengan anggaran Rp 92 Miliar dan indikasi kerugian negara hampir capai Rp 24 Miliar,” ujar Pakuku tegas.

Lanjut disampaikan Pakuku karena diduga pekerjaan proyek tersebut dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknik oleh PT. Mawatindo Road Construction dan PT. Mandiri Bhakti Majene. Pakuku menegaskan kalau pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti untuk kemudian diserahkan ke KPK dan Kejaksaan Agung. (*/Redaksi)

iklan1