Tag: dpc pdip kota manado

Soal PDIP Manado, Wongkar: Tak Ada Pergantian Ketua

Frangky Wongkar (Foto Ist)

Frangky Wongkar (Foto Ist)

MANADO – Diluar dugaan semua pihak bahwa ternyata pengurus DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Manado, melahirkan dinamika politik yang luar biasa mengagetkan publik. Di tengah persiapan pemenangan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, DPC PDIP Manado dikabarkan telah terjadi penggantian Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Manado, Richard Sualang.

Berdasarkan informasi yang diterima Suluttoday.com, bahwa Sualang diganti dibenarkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (Kota) Manado Eugenius Paransi. Paransi mengaku melihat adanya surat masuk yang dengan logo PDIP, yang isinya menetapkan Janes Parengkuan sebagai pengganti Richard Sualang, menahkodai DPC.

“Iya, surat tersebut masuk sekitar jam 11 siang tadi. Menyebutkan bahwa Janes Parengkuan menggantikan Richard Sualang sebagai Ketua DPC,” tutur Paransi saat dihubungi, Jumat (31/7/2015).

Informasi ini langsung saja membuahkan tanggapan keras dari Sekretaris DPC PDIP Manado Novie Lumowa. Ketika dikonfrontir, Lumowa menegaskan, surat tersebut menyalahi mekanisme.

“Secara prosedural, masuknya surat tersebut ke KPU Manado menyalahi aturan. Mestinya, selaku pengurus DPC, kami mendapatkan tembusan. Tapi sampai sekarang, kami tidak menerima adanya pemberitahuan,” ujar Lumowa via seluler.

Lumowa sendiri mengaku kaget. Pasalnya, semenjak dikeluarkannya instruksi partai untuk memenangkan pasangan kandidat yang telah resmi diusung, Sualang menunjukkan konsistensinya dalam mengikuti setiap arahan.

“Tadi malam, kita rapat bersama DPD soal strategi pemenangan, dan telah ditetapkan, kalau Ketua DPC Richard Sualang ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Pilkada di Internal. Tadi sore juga, kami melakukan rapat pembahasan pemenangan di ruang kerja Ketua Richard Sualang, di DPRD Manado. Sampai malam ini, kami belum mendapati tembusan mengenai surat tersebut,” tegasnya.

Ditempat terpisah, Frangky Wongkar, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulawesi Utara (Sulut), ketika dikonfirmasi terkait kabar tersebut mengatakan, tidak ada yang namanya Surat Keputusan (SK) pergantian Ketua DPC PDIP Manado, Richard Sualang.

“Tidak ada yang namanya pergantian. Sekali lagi, tidak ada pergantian Ketua DPC PDIP Kota Manado, Richard Sualang. Logika hukumnya, saat pendaftaran dan penandatanganan SK bagi pasangan HJP-Torang semuanya atas nama Sualang. Kalau ada pergantian, otomatis bukan Sualang yang harus tanda tangan sebagai Ketua DPC,” ujarnya.

Meski demikian, sayangnya, Wongkar belum bisa memastikan eksistensi surat masuk tersebut di KPU. Upaya wartawan untuk meminta kejelasan surat tersebut tak berhasil direspons.

“Sudahlah, kita mengacu saja pada logika hukumnya. Tak ada pergantian,” ungkap Wongkar dengan nada tinggi.

Meski demikian, fakta masuknya surat berlogo moncong putih di KPU Manado, masih belum disikapi pihak DPD PDIP Sulut. Keberadaan surat tersebut di meja redaksi KPU, belum dipastikan nasibnya, apakah ditarik kembali, ataukah dibiarkan nanti menunggu geliat politik moncong putih selanjutnya. (Amas Mahmud)

Soal Beras Plastik, Ini Himbauan DPRD Manado

Richard Sualang (Foto Ist)

Richard Sualang (Foto Ist)

MANADO – Nama Richard Sualang, anggota DPRD Kota Manado yang digadang-gadang maju sebagai calon Wali Kota Manado tidak hanya fokus untuk pencalonan dirinya sebagai Wali Kota Manado, Sualang saat ditanya soal peredaran beras plastik yang menjadi ‘masalah baru’ ditengah masyarakat meminta pemerintah daerah mengambil langka antisipasi.

”Pelu ada langkah pencegahan, iya tentu sebagai langka antisipasi, saya meminta para pengusaha, pemasok beras dalam hal ini untuk tidak melakukan hal-hal yang hanya menguntungkan sepihak, dalam hal ini memasok beras plastik,” ujar Sualang yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Manado tersebut.

Lanjut Suakang menjelaskan bahwa kasus beras plastik sudah masuk dalam taraf membahayakan untuk itu instansi teknis dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar merespon cepat dengan melakukan peninjauan di lapangan.

”Pangawasan harus diperketat, jangan sampai, nanti ada kasus baru kita bertindak,” tegas Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Manado ini menutup. (Amas Mahmud)

iklan1