Tag: dpd knpi manado

Larut dalam Kebersamaan, Silaturahmi Diskusi dan Buka Puasa DPD KNPI Manado Sukses

Ketua KNPI Manado saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Silaturahmi Diskusi dan Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan DPD KNPI Manado, Selasa (20/6/2017) bertempat di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kota Manado dibuka secara resmi Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut, melalui Assisten 1 pemerintah Kota Manado, Micler Lakat, SH.,MH. Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak KNPI agar terus memberikan support terhadap pembangunan di Kota Manado.

”Kegiatan yang sangat positif dilakukan DPD KNPI Manado, pemerintah Kota Manado tentu mengapresiasi ini dan memberikan dukungan kepada KNPI Manado. Harapan kami agar kita sama-sama mewujudkan Manado aman, damai serta kerukunan terus kita pelihara secara bersama. Melalui kesempatan Silaturahmi, Diskusi dan Buka Puasa Bersama tokoh lintas agama sekaligus mengundang anak-anak Panti Asuhan ini kiranya menjadi semangat yang konstruktif bagi kita semua untuk sama-sama saling peduli, dan tolong menolong,” ujar Lakat.

Assisten 1 pemerintah Kota Manado, Micler Lakat, SH.,MH saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Diskusi yang laksanakan mengambil tema: ”Konsolidasi Tokoh Lintas Agama dalam Memperkokoh Kerukunan di Sulawesi Utara”, ini menganghadirkan sejumlah pembicara. Ketua DPD KNPI Manado, Erick G Kawatu, SE.,MM saat memberikan sambutan, menyentil beberapa poin penting tentang soliditas dan gerakan kolektif pemuda dalam memelihara situasi keamanan yang stabil dan aman.

”Kegiatan Silaturahmi, Diskusi dan Buka Puasa Bersama dengan melakukan konsolidasi tokoh lintas agama di Sulut merupakan upaya untuk merajut keberagaman dan kerukunan di daerah ini. Disinilah, peran pemuda untuk menyatukan segala perbedaan dan mampu menghindari konflik-konflik sosial dapat kita perkuat, pemuda harus menjadi pelopor pembangunan serta melawan tindakan intoleransi. Kami, DPD KNPI Manado mendukung penuh program pemerintah Kota Manado dalam memajukan pembangunan di Manado dibawa kepemimpinan GSVL-MOR, lebih khusus terkait penciptaan kondisi yang jauh dari gangguan Kamtibmas,” kata Kawatu, jebolan Fakultas Ekonomi Unsrat Manado ini tegas.

Ketua Pemuda Katolik Sulawesi Utara saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

Salman Selangi (Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulut), Lexi Mantiri (Ketua Pemuda Katolik) dan Suryanto Muarif (Ketua BKPRMI Kota Manado) masing-masing memberikan pandangan sebagai narasumber. Salman, menyebutkan bahwa kerukunan dan tradisi interaksi yang dinamis dibangun di Manado begitu berbeda dengan daerah-daerah lainnya, dan itulah yang menurutnya menjadi kekuatan bagi Sulawesi Utara (Sulut).

”Kita di Manado dan Sulawesi Utara telah hidup berdampingan, saling menghargai, mengedepankan toleransi dan cinta akan adanya kerukunan sehingga tidak mudah menelan provokasi dari kelompok tertentu untuk mengcaukan daerah ini. Modal dasar sebagai daerah aman harus terus dipelihara semua komponen pemuda di Sulut, dan itu diawali dari peran-peran pribadi, lalu kemudian berefek luas ke tengah masyarakat. Melalui kesempatan ini, saya mengajak kita semua untuk perkuat komunikasi dan mantapkan konsolidasi, carikan solusi dengan komunikasi bisa ada hal-hal yang berpotensi melahirkan permasalahan sosial,” urai Salman.

Jelang buka puasa bersama DPD KNPI Manado, tokoh lintas agama dan anak Panti Asuhan (Foto Suluttodya.com)

Sementara itu, Lexi Mantiri menyampaikan sentilannya yang berkaitan dengan kekayaan keberagaman yang terwujud di Kota Manado dan Sulawesi Utara pada umumnnya. Mantiri mengajak semua elemen masyarakat Nyiur Melambai untuk saling memberi dukungan, tidak terkooptasi dengan fitnah dan provokasi yang bakal memporak-porandakan kesatuan masyarakat.

Ketua DPD KNPI Manado, Erick G Kawatu saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

”Kita yang tergolong minortitas tapi nyaman karena dikawal dan diberi jaminan kenyamanan oleh saudara-saudara kita yang muslim di Indonesia ini. Sulawesi Utara tidak lagi bicara soal konflik kebudayaan yang bersifat parsial, konflik lokalitas atau konflik primordial, tapi bagaimana kita menciptakan kualitas kompetisi global Semua elemen masyarakat harus saling menopang dan tidak menghidupkan semangat-semangat sektarianisme, karena bila kita tumbuh kembangkan kesadaran kekeluargaan dan kebersamaan maka sudah otomatis keamanan, kenyamaan dan kedamaian akan kita raih selamanya,” ucap Mantiri.

Foto bersama aktivis muda Kota Manado dan Asisten 1 pemerintah Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Begitu pula dengan Suryanto Muarif, yang memberikan catatan tentang pentingnya keterbukaan masyarakat umumnya dan tokoh lintas agama dalam membicarakan persoalan-persoalan yang kemudian dapat memberi dampak terjadinya konflik yang membawa-bawa nama agama. Untuk itu, kata Muarif peran pemuda lintas agama sangat penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan mendorong tumbuh suburnya semangat keberagaman yang berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila.

Berlangsungnya diskusi publik di TKB Manado (Foto Suluttoday.com)

Yang hadiri pada kegiatan ini yaitu Ketua Umum HMI cabang Manado Ian Dulasi, Ketua GMNI Manado Aldo Titdoy, pengurus HMI-MPO Manado, BKPRMI Manado, Pengurus KAMMI Wilayah Sulawesi Utara, Ketua KAMMI Daerah Kota Manado, Maslan Rikun, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, pengurus KNPI Sulut, Stevy Suawa, Iswadi Amali, Haz Algebra, Brigade Masjid, mahasiswa Unsrat Manado, mahasiswa IAIN Manado dan juga 15 anak panti Asuhan Darul Istiqomah Bailang Kota Manado. DPD KNPI Manado juga berkesempatan menyerahkan bantuan kepada anak Panti Ashuhan Darul Istiqomah Manado yang diserahkan ketua KNPI Manado dan didampingi Sekretaris KNPI Manado, Amas Mahmud. Bertindak selaku moderator, Ketua KAMMI Wilayah Sulawesi Utara, Rahmadani Lasamadi. (Rahmat)

Penyerahan bantuan dari DPD KNPI Manado kepada anak Panti Asuhan (Foto Suluttoday.com)

DPD KNPI Manado Gelar Silaturahmi, Diskusi dan Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Agama

Spanduk kegiatan Ramadhan DPD KNPI Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kepedulian yang tinggi pada masyarakat terus ditunjukkan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado, dibawa kepemimpinan Erick G. Kawatu, SE.,MM selaku Ketua dan Amas Mahmud, S.IP, Sekretaris. Seperti juga dilakukan DPD KNPI Manado, Selasa (20/6/2017) melalui Silaturahmi, Diskusi dan Buka Puasa Bersama bertempat di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kota Manado.

Menurut Maslan Rikun, sebagai ketua panitia pelaksana saat diwawancarai didampingi Fahri Laudje, selaku sekretaris panitia menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan DPD KNPI Manado menghadirkan seluruh perwakilan tokoh lintas agama, aktivis pemuda dan juga anak-anak Panti Asuhan. Untuk sesi diskusi, panitia lanjut Rikun mengambil tema: ‘Konsolidasi Tokoh Lintas Agama dalam Memperkokoh Kerukunan Beragama di Sulut’.

”Kegiatan yang diselenggarakan DPD KNPI Manado disaat Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah yakni berupa Silaturahmi, Diskusi dan Buka Puasa Bersama para tokoh sekaligus kita berbagi kasih bersama anak-anak Panti Asuhan. Tema yang akan diangkat yakni terkait konsolidasi masyarakat sipil demi menguatkan yang namanya kerukunan beragama di daerah ini, dengan menghadirkan Narasumber Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Utara dan Ketua GAMKI Sulawesi Utara, undangannya umum, terutama para tokoh lintas agama,” ujar Rikun pengurus KNPI Manado yang juga mahasiswa FISPOL Unsrat Manado ini, Senin (19/6/2017).

Untuk diketahui, akan bertindak sebagai pemberi ceramah Ramadhan yaitu Ustad Muyassir Arif ketua Yayasan Darul Istiqomah Bailang Kota Manado. Kegiatan yang dilaksanakan DPD KNPI Manado juga sekaligus dengan adanya pemberian sumbangan kepada anak-anak Panti Asuhan, selain buka puasa bersama. (Rahmat)

DMarket Group Binaan Dispora Manado Sajikan Kuliner Unggulan di Bulan Ramadhan

Kelompok Dmarket bersama Kabid Pemuda Dispora Manado, Wiesye Assah (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kelompok Wirausaha Pemuda Binaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado mulai action mengimplementasikan pengetahuan yang diperolehnya dalam kegiatan beberapa waktu lalu. Mulai memasuki Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah, Kelompok Binaan Dispora Manado yang bernama DMarket Group terus eksis. Tampil dengan menyajikan jenis usaha seperti menu unggulan Es Cendol 77, RotiBakar.com, Es Buah Kawanua dan Nutrijell, tampil santun.

Menurut David Christian, salah satu Alumni Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Angkatan ke-II menyampaikan bahwa usaha yang dilakukan untuk mengembangkan potensi pemuda dalam berwirausaha. Tidak hanya itu, David pemuda harus memahami kalau kompetisi dunia kerja tidaklah mudah, sehingga perlu diasah keuletan pemuda dalam berusaha.

”Pada moment bulan Ramadhan ini kami DMarket memanfaatkan dengan menjual aneka Es Buah dan Kue untuk warga yang berbuka puasa, lokasinya di depan Megamall Manado. Ada juga tenan kuliner Es Cendol 77 di Foodcourt Unsrat. Latar belakang dibentuknya Kelompok Wirausaha Pemuda ini karena melihat sulitnya mencari pekerjaan bahkan persaingan yg begitu ketat di era global saat ini sehingga harusnya merubah pemikiran untuk selalu meningkatkan kualitas berfikir dan kualitas berketerampilan,” kata David yang juga diaminkan Patris Pesik saat diwawancarai Suluttoday.com, Senin (5/6/2017).

Ibu Kabid Wiesye Assah saat bersama para alumni kewirausahaan pemuda Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

DMarket Group, lanjut disampaikannya juga turut membantu pemerintah dalam menciptakan wirausaha baru. Ditambahkannya lagi ika pemuda lebih tertarik untuk membuka usaha tentunya akan berpengaruh dalam mengurangi angka pengangguran serta berkurangnya tindakan kriminalitas. ”Kelompok Wirausaha Pemuda ini merupakan tindak Lanjut dari Program Pelatihan Kewirausahaan yang digelar oleh Dispora Kota Manado,” ujar David.

Untuk diketahui, tempat berjualan DMarket Group juga mendapat kunjungan Kepala Bagian Pemuda, Dispora Manado, Wiesye Assah. Kemudian, kegiatan DMarket Group juga didukung penuh pengurus KNPI Kota Manado dengan menurunkan sejumlah pengurusnya untuk ikut berpartisipasi dan mengambil peran aktif dalam kegiatan tersebut. Aanggota Kelompok Alumni Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Angkatan ke-II yang diselenggarakan oleh Dispora Manado diantaranya adalah David Christian, Patris Pesik, Hardy Hetharia, Frengky Salomonsz, Billy Bulahari, Febrianto, Imanuel Sumakul, Chyntia Walintukan, Prisilia. (*/Rahmat)

KNPI Manado Menandatangani Ikrar Kebangsaan Menjaga Keutuhan NKRI

Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut saat memimpin Apel bela NKRI (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pemerintah Kota Manado, Jumat (26/5/2017) menggelar Apel Akbar dan Deklarasi Solidaritas Masyarakat Kota Manado untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sekaligus diikuti dengan penandatanganan Ikrar Kebangsaan di Lapangan Tikala. DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado sebagaimana disampaikan Sekretaris KNPI Manado, Amas Mahmud, S.IP bahwa menjaga keutuhan NKRI merupakan tanggungjawab bersama anak bangsa.

”Ini merupakan momentum untuk kita menggiatkan kembali konsolidasi kebangsaan, betapa tidak upaya para pendahulu kita dan pemerintah saat ini, serta elemen rakyat untuk merawat persatuan dan kesatuan mulai diganggung dengan munculnya paham-paham radikal yang berpotensi merusak keutuhan NKRI. Momentum Apel yang digagas pemerintah Kota Manado merupakan wujud kepedulian yang tinggi dari Wali Kota Manado Bapak DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota, Mor Dominus Bastiaan, SE untuk mewujudkan kerukunan bukan sebatas argumentasi serta retorika, tapi melalui tindakan nyata,” tutur Amas yang merupakan jebolan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini.

Disampaikannya juga bahwa penandatanganan Ikrar Kebangsaan yang dilakukan KNPI Manado merupakan bagian dari konsistensi KNPI dalam mendudukkan peran penting pemuda pada level pembangunan di daerah ini, terlebih dengan cara mengokohkan persatuan nasional. Amas yang pernah dikader di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado itu menuturkan terkait apa yang disampaikan Ketua KNPI Manado, Erick G Kawatu, SE.,MM yakni pentingnya pemuda sebagai pelopor perubahan.

Sekretaris KNPI Kota Manado, Amas Mahmud saat menandatangani ikrar yang disaksikan Wali Kota DR GS Vicky Lumentut (Foto Suluttoday.com)

”Kita telah melakukan penandatanganan Ikrar Kebangsaan yang disaksikan Wali Kota Manado tadi, begitu pula dengan Deklarasi yang menjelaskan bahwasanya komitmen bertanah air satu, berbangsa satu, berbahasa satu bahasa Indonesia sudah final. Bagaimana derap langkah kita bisa berjalan harmoni menjaga tatanan nilai sosial agar jauh dari disintegrasi, apalagi pesan Ketua KNPI Manado soal pentingnya optimalisasi peran posisi pemuda Kota Manado sebagai pelopor dan garda terdepan untuk mewujudkan perubahan. Iya, bila ada organsiasi kepemudaan dan kemasyarakatan yang berideologi anti Pancasila serta NKRI, maka KNPI Manado berada didepan melakukan penolakan, bahkan turun menolak dengan tegas,” ujar Amas.

Berlangsungnya Apel menjaga keutuhan NKRI di depan kantor Wali Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Untuk diketahui yang mendatangani Ikrar Kebangsaan diantaranya dari Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, Pdt Roy Lengkong STh Ketua, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Manado Pdt Renata Ticonuwu STh (Ketua), Forum Pembauran Kebangsaan (FKUB), Drs Albert Wuisang Ketua, KNPI Kota Manado, Amas Mahmud, S.IP selaku Sekretaris, Ketua Karang Taruna Kota Manado, Briliant Charles, SE, sebagai Ketua dan Ketua MUI Manado yang diwakili MUI Sulut, KH Abdul Wahab Abdul Gafur.

Selanjutnya, para peserta Apel melakukan jalan sehat (pawai) menuju kawasan eks kampung Texas untuk Pembukaan Selubung Papan Nama pembangunan Graha Religi, setelah itu para peserta Apel membubarkan diri dengan tertib.(Rahmat)

Wali Kota Manado Resmi Buka ”Sekolah Kader Pemuda Cerdas”

Berlangsungnya acara pembukaan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sinergitas antara pemerintah Kota Manado dan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado memang benar-benar terjaga. Hal itu dibuktikan dengan berbagai kegiatan kemitraan yang dilakukan secara bersama, Rabu (29/3/2017) pagi tadi, Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut, melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Dra Lenda Neivy Pelealu, M.Si membuka kegiatan pelatihan dan pembinaan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) ”Sekolah Kader Pemuda Cerdas” di Sekretariat DPD KNPI Manado, kawasan Stadion Klabat Manado.

Wali Kota dalam sambutannya seperti yang dibacakan Kadis Pora Manado memberi perhatian pada pentingnya peran pemuda dalam melahirkan partisipasi dalam pembangunan. Menurut Wali Kota Manado dua periode ini, pemuda Kota Manado harus mengembangkan potensinya dan memberi kontribusi terhadap pembangunan di Kota Manado.

Ketua KNPI Manado, Bung Erick G Kawatu saat membawakan materi (Foto Suluttoday.com)

”Pentingnya kegiatan pelatihan dan pembinaan OKP se-Kota Manado yang digagas Dispora dan KNPI Kota Manado ini agar terlahir para pemuda-pemuda handal yang memiliki bekal kepemimpinan. Pemuda Kota Manado harus aktif, kemudian mengambil bagian berpartisipasi dalam pembangunan bersama pemerintah Kota Manado, karena pemuda adalah garda terdepan dalam perubahan sosial. Selamat mengikuti Sekolah Kader Pemuda Cerdas,” ujar GSVL sapaan akrab Lumentut.

Sementara itu, dalam laporan panitia, Amas Mahmud, S.IP yang juga Sekretaris DPD KNPI Kota Manado menyampaikan bahwa tujuan kegiatan yang dilaksanakan tersebut adalah untuk melahirkan kesadaran kepada pemuda tentang pentingnya kepemimpian. Karena pemuda harus mampu menjadi solusi atas problem ditengah-tengah masyarakat.

Sekretaris KNPI Kota Manado, Amas Mahmud saat menyampaikan laporan panitia (Foto Suluttoday.com)

”Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari, dengan melibatkan para Narasumber yang berkompeten, kemudian para pesertanya dari tiap OKP memberikan utusan 1 orang. Sekolah kader pemuda Cerdas sebagai langkah awal kita melahirkan dan memupuk semangat kepemimpinan pemuda, bahwa pentingnya pemuda mengambil bagian dalam pembangunan, pemuda hadir sebagai sumber pemberi solusi ditengah masyarakat, bukan menjadi benalu atau perusak,” tutur Amas.

Pada kesempatan terpisah, Ketua DPD KNPI Kota Manado, Erick G. Kawatu, SE.,MM selaku Narasumber pertama yang membawa materi Manajemen Organisasi menyampaikan tentang eksistensi pemuda dalam keterlibatannya di dalam organisasi serta tanggungjawab sosialnya.

Foto bersama Ketua Erick Kawatu dengan peserta usai memberikan materi (Foto Suluttoday.com)

”Pemuda itu harus memiliki bekal tentang manajemen, baik dalam skala kecil maupun besar. Hal itu perlu diperbiasakan dari aktivitas organisasi, yakni melalui manajemen organisasi, sampai manajemen Negara. Nah, orientasi semacam itu tentunya kita harus tau langkah-langkahnya seperti mengetahui tentang prinsip Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC), serta mengetahui secara benar dinamika dan dihadapi dalam berorganisasi, misalkan menghadapi masalah kita tau mencari solusinya,” tutur Kawatu yang juga mantan Ketua BPC GMKI Manado ini.(Ikhy)

iklan1