Tag: dpd knpi manado

Lakukan Koordinasi, KNPI Manado Akan Lakukan Safari ke SKPD

Rapat yang dilaksanakan DPD KNPI Manado (Foto Suluttoday.com)

Rapat yang dilaksanakan DPD KNPI Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Mewujudkan sinergitas antar gerakan kaum muda yang terhimpun dalam wadah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado periode 2016-2019, Rabu (14/9/2016) pengurus inti menggelar pertemuan terbatas yang bertujuan menjalankan beberapa program prioritas.

Pertemuan yang dilakukan di Sekretariat DPD KNPI Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), ini dihadiri Ketua KNPI Manado, Erick G. Kawatu, SE,MM, Sekretaris KNPI Manado, Amas Mahmud, S.IP, ketua Harian KNPI Manado, Andrew Pattymahu, SE, Bendara Avner Tumengkol, S.IP dan Ketua OKK KNPI Manado, dr. Richard Pessik. Menurut Erick pertemuan khusus pengurus inti tersebut membicarakan beberapa program penting yang akan dilakukan KNPI Manado jelang pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KNPI Kota Manado.

‘’Pengurus inti melakukan pertemuan terbatas ini hanya mau mengkoordinasikan beberapa program prioritas yang akan dilakukan KNPI Manado dalam waktu dekat. Ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari apa yang telah dibicarakan KNPI Manado dengan Pak Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut,’’ ujar Erick.

Usai pertemuan terbatas pengurus KNPI Manado (Foto Suluttoday.com)

Usai pertemuan terbatas pengurus KNPI Manado (Foto Suluttoday.com)

Jebolan Fakultas Ekonomi Unsrat Manado itu juga memaparkan terkait rencana Safari KNPI Kota Manado yang akan dilakukan pengurus di sejumlah SKPD terkait. Erick pun menuturkan Safari dilakukan untuk mewujudkan harmonisasi program antar KNPI dan pemerintah Kota Manado.

‘’Kami telah berkomitmen mewujudkan sinergitas, antara KNPI Manado dan pemerintah Kota Manado. Sehingga dalam waktu dekat, pengurus KNPI Manado akan melakukan Safari ke beberapa SKPD terkait dijajaran pemerintahan Kota Manado, untuk kita bisa saling menyukseskan program kepada masyarakat, sembari kita menyiapkan agenda Raker,’’ ujar Erick yang dikenal sebagai mantan Ketua BPC GMKI Manado ini.(Ikhy)

DPD KNPI Manado: Selamat untuk Prof Paula Selaku Rektor UNIMA

Ketua dan Sekretaris DPD KNPI Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Ketua dan Sekretaris DPD KNPI Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dikenal sebagai sosok perempuan yang tekun dan sungguh-sungguh dalam menjalankan tugas yang diberikan, akhirnya mengantar Prof. Dr. Julyeta P.A Lumentut-Runtuwene figur akademisi yang sederhana ini dipercayakan memegang tampuk pimpinan tertinggi di Universitas Negeri Manado (UNIMA) Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Enci Paula begitu Rektor UNIMA periode 2016-2020 ini akrab disapa, selain menjadi dosen aktif juga pernah dipercayakan menjadi Dekan di Fakultas Teknik UNIMA. Di luar kampus, Enci Paula yang dikenal sebagai istri tercinta dari Wali Kota Manado dua periode, Dr GS Vicky Lumentut ini juga menjabat sebagai Ketua PMI Manado.

Melalui proses pemilihan dari segenap Senat UNIMA, hingga akhirnya Prof Paula dilantik Menteri Pendidikan Tinggi dan Ristek pada Jumat (2/9/2016). Peristiwa pelantikan yang menjadi bagian penting tersebut mendapat apresiasi dari warga Sulut, diantaranya dari organisasi kepemudaan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado.

Menurut Erick G. Kawatu, SE,.MM, selaku Ketua DPD KNPI Manado selain menyampaikan selamat kepada Prof Paula, menyebutkan bahwa kepemimpinan baru di kampus UNIMA yang dipimpin Prof Paula sebagai Rektor akan mengalami kemajuan. Hal itu, dikataknnya akan berlangsung baik karena track racord Rektor baru ini tak perlu diragukan lagi.

”Segenap pengurus DPD KNPI Kota Manado menyampaikan selamat kepada Prof. Dr. Julyeta P.A Lumentut-Runtuwene, DEA yang resmi menjadi Rektor UNIMA periode 2016-2020 dan telah dilantik Jumat (2/9/2016). Ini menjadi titik penting dan harapan baru bagi kita semua warga Sulut, selain tugas ibu Rektor melanjutkan program positif yang dijalankan Rektor sebelumnya, sudah tentu ada inovasi dan rekonseptualisasi tentang pengembagan perguruan tinggi agar benar-benar melahirkan para mahasiswa/mahasiswi, serta alumnus yang berkualitas baik secara akademis intelektual, kapasitas emosional dan memiliki kecerdasan spiritual. Ibu Paula punya segudang keberhasilan dan tarck record baik sehingga tak perlu diragukan lagi,” ujar Erick yang diaminkan Amas Mahmud, S.IP selaku Sekretaris DPD KNPI Kota Manado. (Faruk)

Besok, Kelompk Nelayan, KNPI Manado dan Parbud Jalankan Program ‘Sapu Laut’

Kegiatan sapu laut yang akan dilakkan Jumat, 26 Agustus 2016 (Foto Ist)

Kegiatan sapu laut yang akan dilakkan Jumat, 26 Agustus 2016 (Foto Ist)

MANADO – Ketua Kelompok Nelayan Wenang, Ronald Marcus menyebutkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih. Sampah plastik di laut, salah satunya menurut Ronald menjadi isu penting dan perlu mendapat perhatian karena jumlahnya yang kian bertambah seiring modernisasi peradaban.

”Plastik yang berupa bekas botol, kantong, dan kemasan lama-kelamaan menjadi mikroplastik (debris) sangat berbahaya jika termakan oleh ikan-ikan yang kemudian dikonsumsi manusia,” ujar Onal sapaan Marcus yang juga wartawan senior ini saat diwawancarai Suluttoday.com, Kamis (25/8/2016).

Selain menyebabkan pencemaran, kata Onal, sampah plastik yang tidak bisa terurai bisa mengakibatkan penurunan kualitas perairan, kerusakan ekosistem laut, dan lambatnya pertumbuhan ikan. Selain itu, juga kerugian ekonomi bagi nelayan serta masyarakat yang bermatapencaharian di sektor pesisir pantai.

”Karena itu kami kelompok Nelayan Wenang, KNPI Manado, Dinas Pariwisata dan Kebdayaan (Parbud), Manguni Lovers, serta di dukung dengan sejumlah media yang ada di Kota Manado, berupaya mengurangi sampah plastik dengan melakukan Program SAPU LAUT (bersih-bersih pantai), Jumat 26 Agustus 2016,” papar Onal tegas. (Ikhy)

Kompak, KNPI Manado dan BNN Lakukan Kampanye Anti Narkoba

Personil KNPI Manado dan BNN Manado saat melakukan sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

Personil KNPI Manado dan BNN Manado saat melakukan sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dengan semangat positif mewujudkan cita-cita pemuda, pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado, Jumat (19/8/2016) menggelar kegiatan kampanye anti Narkoba bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Manado. Bertempat di Zero Point pusat Kota Manado, KNPI Manado dan BNN melakukan orasi mengajak masyarakat melawan Narkoba, sekaligus membagikan stiker berupa ajakan Stop Narkoba.

Melalui orasi secara bergantian dari KNPI dan BNN meminta keterlibatan semua komponen masyarakat untuk memerangi Narkoba. Terutama, bagi orangtua agar dapat mengawasi anak-anak mereka sehingga terbebaskan dari peredaran dan konsumsi barang berbahaya seperto Narkoba.

”Tujuan dari kampanye anti Narkoba ini adalah kami BNN dan KNPI Kota Manado mengajak semua masyarakat Kota Manado bahu-membahu mengawasi anak-anak kita agar tidak terpengaruh dengan dampak buruk akibat konsum Narkoba, atau ikut mengedarkan barang haram Narkoba ini,” ujar AKBP Eliyesar Sopacoly, selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Manado.

Pembacaan Deklarasi Stop Narkoba yang dilakukan KNPI Manado (Foto Suluttoday.com)

Pembacaan Deklarasi Stop Narkoba yang dilakukan KNPI Manado (Foto Suluttoday.com)

Hal itu juga disampaikan Sekretaris KNPI Kota Manado, Amas Mahmud saat menyampaikan orasi mengingatkan pentingnya masyarakat memerangi Narkoba. Karena akibat dari konsumsi Narkoba, tidak saja berdampak hukum, namun secara universal membunuh masa depan anak bangsa.

”Ajakan yang dilakukan KNPI Manado dan BNN Manado melalui kampanye anti Narkoba hari ini wajib didukung semua elemen masyarakat Kota Manado, karena bertujuan positif. Mengedukasi, mencerahkan, sekaligus menyelamatkan anak bangsa dari bahaya buruk Narkoba, pengaruh dari Narkoba sangat membahayakan masa depan anak bangsa, sehingga penting secara kolektif kita lawan Narkoba, jauhkan generasi muda dari rutinitas destruktif. Mari kita wujudkan generasi Indonesia yang Hebat, dan Cerdas yang dapat diandalkan,” tutur Amas.

Kegiatan ini juga didukung penuh Kasat Lantas Polresta Manado, juga hadir Ketua Harian KNPI Manado, Andrew Pattymahu, serta sejumlah pengurus KNPI Manado lainnya. Orasi secara bergantian dilakukan, kemudian dilakukan pembagian stiker STOP NARKOBA yang dilakukan para peserta aksi simpatik ini. (Dace)

Galang Ormas dan LSM, Kesbangpol-Linmas Manado Tertibkan ‘Yang Ilegal’

Drs Hanny Solang (Foto Suluttoday.com)

Drs Hanny Solang (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Anggota DPRD Manado Bambang Hermawan menyayangkan masih adanya organisasi masyarakat (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) ilegal di Kota Manado. Menurut dia, keberadaan ormas dan LSM ilegal harus diwaspadai.

“Masalahnya, banyak masyarakat yang belum mengetahui ciri-ciri LSM dan ormas ilegal itu bagaimana. Kalau seandainya masyarakat tahu, itu bagus,” ujar Hermawan, akhir pekan lalu.

Dia meminta Pemkot Manado agar segera mengambil langkah antisipatif terkait masalah itu. “Jangan nanti ada isu ormas berbahaya beredar baru bergerak. Ini soal kenyamanan masyarakat,” katanya.

Senada disampaikan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado Jeverson Petonengan. Bahkan, dia mengaku siap membantu pemerintah melakukan pendataan terhadap ormas dan LSM yang beraktivitas di Kota Manado.

Dia pun mengimbau kepada ormas yang berada di dalam naungan KNPI untuk proaktif memberikan informasi pembaharuan kepengurusan kepada pemerintah.

“Soalnya memang yang sering dilupakan itu adalah terkait kepengurusan,” Petonengan.

Sebagaimana diketahui, keberadaan ormas dan LSM yang tidak terdaftar alias ilegal ternyata masih cukup banyak. Bahkan saat ini, aktivitas mereka mulai dikeluhkan warga karena dinilai sering merugikan.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol-Linmas) Hanny Solang membenarkan masih adanya ormas ilegal yang beraktivitas di Manado. Hanya saja menurut dia, ilegal yang dimaksudkannya adalah tidak memperbaharui Surat Keterangan Terdaftar (SKT) sesuai batas waktu.

Dia pun berharap, ormas dan LSM yang belum memperbaharuhi SKT bisa segera melakukannya. Sebab, SKT menjadi salah satu syarat bagi ormas untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Kalau tidak terdaftar, jangan berharap dapat bantuan,” pungkasnya. (*/Amas)

iklan1