Tag: dpd knpi manado

Sinergi, Pemkot Bersama KNPI Manado Gelar ‘’Sekolah Kader Pemuda Cerdas’’

Spanduk pelaksanaan kegiatan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Merawat hubungan baik dan secara bersama menunjukkan kepedulian terhadap eksistensi pemuda di Kota Manado, pemerintah Kota (Pemkot) Manado dan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado kembali menggelar kegiatan bersama. Kali ini, Pemkot bersama KNPI Manado menyelenggarakan pelatihan dan pembinaan pemuda dengan melibatkan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Dengan mengusung tema ‘’Sekolah Kader Pemuda Cerdas’’, Ketua KNPI Kota Manado, Bung Erick G. Kawatu, SE.,MM menyampaikan bahwa pelatihan yang dilaksanakan ini akan dikonsentrasikan pada pengembangan jiwa kepemimpinan bagi para pemuda di Kota Manado. Hal itu, kata Erick bertujuan melahirkan para pemuda yang memiliki bekal kepemimpinan dan peduli pada pembangunan Kota Manado.

‘’Kegiatan bersama antara Pemkot Manado yang dilaksanakan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado dan DPD KNPI Kota Manado berorientasi melahirkan para pemuda-pemuda handal, pemuda Cerdas yang punya visi serta bekal kepemimpinan. Memang, sangat tepat kegiatan seperti ini dilaksanakan mengingat generasi muda kita di Manado masih banyak yang lupa akan peran strategisnya sebagai agen perubah, kita harus mendorong perubahan, bersinergi dengan pemerintah, menjadi mitra kritis pemerintah, guna mewujudkan cita-cita bersama yakni kesejahteraan, keamanan, keadilan, dan peletakan nilai-nilai universal lainnya secara tepat,’’ tutur Erick yang didampingi Sekretaris DPD KNPI Kota Manado, Amas Mahmud, S.IP, Senin (27/3/2017).

Sementara itu, Kadis Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Lenda Pelealui melalui, Kabid Pembinaan Pemuda Wiesye Assa, menuturkan pentingnya pelaksanaan kegiatan dimaksud. Menurut Assa pelatihan kepemimpinan adalah program yang menunjang terimplementasinya kesadaran, tumbuhnya wawasan tentang perlunya pemuda terlibat bersama-sama pemerintah bahu-membahu memajukan masyarakat.

‘’Tanpa pemuda pemerintah juga akan kurang efektif dalam pembangunan, kemudian dengan berbagai situasi aktual mengahruskan juga Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado bersama-sama KNPI Manado memberi ruang atau memfasilitasi pemuda di Manado dalam ruang yang disebut pelatihan kepemudaan. Ini dasar perubahan yang perlu diletakkan, karena pemuda dan kepemimpinan itu penting dalam konteks saat ini maupun jangka panjang,’’ kata Assa.

Ditempat terpisah, Patris Andreas Pesik, selaku ketua tim kerja saat ditanya soal persiapan menyebutkan kalau pihaknya telah mendistribusikan undangan, menyiapkan segala keperluan kegiatan, dan berharap kegiatan yang dilaksanakan tersebut berjalan dengan baik.

‘’Sudah diskedjulkan, Rabu (29/3/2017) kegiatan pelatihan pembinaan pemuda dimulai, dan akan selesai pada, Selasa (4/4/2017). Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari di Sekretariat DPD KNPI Kota Manado, Stadion Klabat Manado, nah kita sudah mendistribusikan undangan, baik narasumber maupun para peserta, karena full kegiatannya, tiap OKP kita minta satu delegasi, kiranya kegiatan ini dapat berjalan sesuai rencana,’’ tutur Patris. (Ikhy)

Hadiri Muskomcab Pemuda Katolik, Ketua KNPI Manado Ingatkan Pentingnya Gerakan Pemuda

Ketua DPD KNPI Kota Manado, Bung Erick G Kawatu saat sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Konsisten merawat hubungan antar sesama organisasi kepemudaan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado sebagai wadah berhimpun pemuda kian gencar ‘menyapa’, dan mengingatkan pentingnya gerakan humanis yang penting diperjuangkan. Hal itu seperti disampaikan, Ketua DPD KNPI Manado, Erick G. Kawatu, SE.,MM pada Pembukaan kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapenta) sekaligus Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik (PK) Kota Manado, Sabtu (11/3/2017) kemarin.

Menurut Erick pentingnya para pemuda bergerak bersama, solid dan intens mengambil bagian dalam pembangunan di daerah. Apalagi kondisi ke-Indonesiaan yang terus-menerus dilanda berbagai permasalahan, melalui kesempatan sambutan tersebut, Erick juga berharap Pemuda Katolik terus menjadi organisasi kader yang terdepan dalam mencetak kader-kader terbaik bangsa.

”Saya mengajak kita semua agar kompak dalam urusan mewujudkan kepentingan membangun daerah, gerakan itu didasarkan atas gerakan moral kepemudaan demi kebersamaan dan kebaikan semua pihak. Karena pemuda merupakan agen strategis dalam pembangunan, terutama kita pemuda di Kota Manado harus berada digarda terdepan mewujudkan pembangunan yang harmoni dan berkualitas. Gerakan pemuda itu merupakan gerakan konstruktif, gerakan independen yang bertumpu pada integritas kepemudaan, mari kita jaga itu dengan tugas kontrol sosial yang kritis. Sekiranya kita terus membina kemitraan, selain itu kami berharap Pemuda Katolik Kota Manado terus melahirkan kader-kader terbaiknya demi pengabdian pada tanah air tentunya, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kawatu di Hotel Yuta Manado.

Sesi foto bersama usai pembukaan (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, Hanny Solang Kepala Kesbangpol dan Linmas Manado yang mewakili Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut menyampaikan pentingnya kader organisasi Pemuda Katolik menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah dengan mengkontribusikan gagasan maupun kerja-kerja kemitraan demi kemajuan Kota Manado.

Untuk diketahui, kegiatan yang diselenggarakan pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Manado itu selain dihadiri Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas, Hanny Solang, turut hadir Ketua Pemuda Katolik Manado, Dede Mangoting, pengurus Daerah Sulawesi Utara, aktivis pemuda Katolik Manado seperti Lexi Mantiri, Ferley Bonifasius Kaparang, Avner Tumengkol, Brilian Charles, Devy Kalalo serta para senior lainnya. Hadir juga calon anggota baru serta para undangan. (*/Dace)

Dialog KNPI Manado, Media dan Stabilitas Sosial Politik Bagian Terintegrasi

Wakil Ketua PWI Sulawesi Utara disaat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Membahas tema: ”Profesionalisme Pers dan Netralitas Media dalam Menjaga Stabilitas Sosial Politik Sulawesi Utara di Era Sosial Media”, pengurus KNPI Kota Manado menghadirkan tiga narasumber dalam Dialog Publik, diantaranya; DR (C) Edwin Moniaga, SH.,MH (Akademisi Unsrat), Aswin Donald Lumintang, S.Sos (Ketua PWI Sulut) dan Amas Mahmud, S.IP (Sekretaris KNPI Manado).

Narasumber dipandu oleh Charles Brando Talumingan, pengurus KNPI Manado selaku moderator. Aswin yang juga wartawan senior di Koran Tribun Manado menyentil terkait pentingnya peran media menjaga sinergitas antara kerja-kerja jurnalisme dan pentingnya kepatuhan terhadap aturan. Dikatakannya lagi bahwa profesionalisme pers merupakan suatu keharusan yang dijalankan para wartawan.

”Media harus dan jurnalis harus berpedoman pada kode etik jurnalistik, serta UU Pers, memang diakui dalam tugas peliputan jurnalis, kemudian dengan kerja keredaksian seringkali terdapat permasalah. Namun, hal itu mampu dicarikan solusinya, memang tatantang media massa saat ini diantaranya juga karena hadirnya media online atau sosial media, untuk itu para jurnalis wajib dan kokoh menjalankan aturan yang ada, sekaligus menjaga independensinya. Media dan stabilitas sosial politik itu terintegrasi (satu kesatuan) sehingga hubungannya harus dijaga dengan baik,” ujar Aswin yang juga pengurus GAMKI Manado ini tegas.

Sekretaris DPD KNPI Manado saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, Amas Mahmud selaku pembicara kedua memaparkan bahwa KNPI sebagai wadah berhimpun pemuda juga memposisikan dirinya sebagai agenda perubah yang memiliki tanggungjawab sosial mencerdaskan masyarakat dalam hal membaca atau mengkonsumsi pemberitaan media di era sosial media. Amas pun menyentil pentingnya masyarakat tidak terprovokasi dengan media hoax yang memberi dampak merusak persatuan nasional.

DR (C) Edwin Moniaga, SH.,MH ketika memberikan pemaparan materi (Foto Suluttoday.com)

”Pengaruh media itu sangat signifikan terhadap cara pandang masyarakat, oleh karena itu pentingnya di era keterbukaan arus informasi saat ini masyarakat harus dibekali dan di edukasi untuk menjadi konsumen (pembaca, pendengar atau penonton) berita yang selektif. Apalagi, kita banyak kasus yang kita dapati dilapangan hanya karena informasi yang tidak valid (hoax) membuat masyarakat salah paham dan saling konflik, disinilah peran pemuda (KNPI) memberi pencerahan, menetralisir adanya permasalahan yang diakibatkan pengarus medsos, pemuda dalam desiminasi informasi dan ini juga menjadi program KNPI Kota Manado,” tutur Amas yang juga menambahkan KNPI Manado akan membuat wibsite Peninjauan.com.

Sesi foto bersama usai dialog publik (Foto Suluttoday.com)

Dari perspektif akademis, Edwin Moniaga mengantar tentang perlunya media bertindak profesional. Edwin juga melakukan kilas balik sejarah bahwa dalam kancah Nasional perkembangan media massa saat ini cukup berbeda dari era-era sebelumnya. Dimana saat ini media telah mendapatkan kemerdekaannya, namun kemerdekaan yang dimaksudkan adalah kemerdekaan yang bertanggungjawab.

Kegiatan KNPI Manado kali ini diselenggarakan di hotel Travello Manado, dengan menghadirkan para aktivis GMKI, HMI, BEM Unsrat, Badan Tadzkir FISPOL Unsrat, mahasiswa UTSU, pengurus HMI-MPO cabang Manado, pengurus IMM Sulawesi Utara dan para siswa SMA.(Ikhy)

Cegah Gerakan Radikalisme di Sulut, KNPI Manado Gelar Dialog Lintas Ormas

Spanduk dialog publik KNP (Foto Suluttoday.com)

Spanduk dialog publik KNPI (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Munculnya gerakan radikalisme yang menjadi ancaman baru bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan mulai menyebar diberbagai daerah di Nusantara diakui harus dicegah secara maksimal. Hal tersebut menjadi perhatian DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado, yang belum lama ini menggagas Relawan P4 (Pemuda Patriot Pelopor Pluralisme), Rabu (25/1/2017) berencana melaksanakan agenda dialog publik lintas organisasi.

Seperti disampaikan Marcho Rampengan, SE, selaku ketua tim kerja dialog publik KNPI Manado bahwa pentingnya KNPI mengambil bagian mewujudkan perdamaian dan menghindari adanya ancaman radikalisme ditengah masyarakat Kota Manado, dan Sulawesi Utara pada umumnya. Dikatakan Marcho, panitia mengambil tema terkait ”Penguatan peran pemuda Sulut melalui konsolidasi lintas organisasi untuk mencegah radikalisme” dan mengundang sejumlah narasumber berkompeten.

”KNPI Manado menggelar dialog pemuda lintas organisasi yang tujuannya adalah mengkonsolidasi pemuda Kota Manado, dan Sulawesi Utara untuk mengantisipasi adanya ancaman radikalisme. Kita di Sulut merupakan daerah aman, disini kita mengenal slogan ”Torang Samua Ciptaan Tuhan”, sehingga kemudian KNPI Manado, Rabu 25 Januari 2017 besok melaksanakan dialog di Hotel Aston Manado, pukul 13.00 Wita – Selesai dengan narasumber dari akademisi Unsrat, Dr. Ferry Liando, Ketua KNPI Manado Bung Erick G. Kawatu, SE.,MM, dan Kapolresta Manado, Kombes Pol Hisar Siallagan. Kami sudah menyebarkan undangan, kegiatan terbuka untuk umum silahkan hadir,” ucap Marcho, Selasa (24/1/2017).

Undangan pelaksanaan dialog publik KNPI Manado (Foto Suluttoday.com)

Undangan pelaksanaan dialog publik KNPI Manado (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, ditempat terpisah, Sekretaris KNPI Kota Manado, Amas Mahmud, S.IP menyampaikan pelaksanaan dialog publik KNPI Manado diharapkan melahirkan kontribusi positif terhadap peningkatan keamanan kamtibmas di Kota Manado, mencegah dini terwujudnya gerakan-gerakan radikalisme di Sulawesi Utara.

”Dialog publik KNPI Manado ini merupakan bagian dari upaya kita merawat keberagaman, dan kerukunan di daerah ini di Manado dan Sulawesi Utara tentunya. DPD KNPI Kota Manado menjadi wadah berhimpun yang benar-benar mengoptimalkan bahwasanya pemuda perlu ambil bagian dalam pembangunan bangsa ini, kita bertanggung jawab mewujudkan kondisi masyarakat yang kondusif, kemudian jauh dari tindakan anarkisme, benih-benih ancaman terhadap kerukunan, hingga upaya kolektif kita pemuda untuk melawan tindakan apapun itu yang membuat gaduh republik Indonesia tercinta,” ujar Amas jebolan Unsrat Manado ini tegas. (*/Dace)

Safrin Titdoy Dilantik Sebagai Ketua GMNI Cabang Manado Periode 2016-2018

Safrin Titdoy saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Safrin Titdoy saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Proses regenerasi kepemimpinan yang terus berjalan dengan baik ditubuh organisasi kemahasiswaan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Manado mengharuskan tiap pengurus dapat meningkatkan kemampuan, disiplin dan dedikasi membangun organisasi GMNI yang dicintai.

Sabtu (3/12/2016) bertempat di Minahasa Law Center pengurus DPC GMNI Manado periode 2016-2018 resmi dilantik Presidim Pusat GMNI. Kegiatan pelantikan dirangkaikan dengan Seminar dengan tema: ”Aktualisasi Pancasila Dalam Perspektif Budaya”, yang menghadirkan Andre Mongdong (Mantan Ketua GMNI Sulut), Olfi Lomboan (Wakil Ketua Persatuan Alumni GMNI Sulut), dan Bung Pius Bria (Sekjen Presidium GMNI Pusat) masing-masing selaku narasumber.

Usai dilantik Safrin Titdoy, selaku Ketua GMNI Manado dalam sambutannya menyampaikan bahwa GMNI sebagai organisasi kader yang berjuang mengangkat martabat kaum Marhaenis Indonesia akan terus konsisten melawan belengguh penjajahan yang kini telah berubah wajah melalui kapitalisme dan neoliberalisme. Bahkan melawan kelompok radikal yang mengerogoti pancasila dan nasiolisme.

”GMNI sudah jelas dalam sejarah perjuangannya kita akan menjaga pancasila dan nasionalisme, kita berjuang untuk menjaga kaum Marhaenis agar tidak dijajah atau dirampok haknya oleh kepentingan modal. GMNI berkomitmen merawat keberagaman, mengokohkan nasionalisme dan mengaktualisasikan nilai-nilai pancasila dengan benar, kita selalu terdepan dalam menyuarakan kepentingan bangsa, GMNI menjaga agara Indonesia tetap kokoh, utuh dan tak diganggu kelompok-kelompok radikal yang memiliki kepentingan menghancurkan NKRI,” ujar Aldo sapaan akrab Titdoy tegas, Sabtu (3/12/2016) kemarin.

Pengurus DPC GMNI Manado yang dilantik (Foto Suluttoday.com)

Pengurus DPC GMNI Manado yang dilantik (Foto Suluttoday.com)

Sekedar diketahui, pelantikan DPC GMNI Manado dilakukan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Presidium Pusat GMNI, Pius Bria, didampingi Wakil Ketua Korda GMNI Sulut-Go Bidang Kaderisasi, Farland Lengkong, S.IP, M.AP. Mewakili Ketua Korda, Clance Teddy, S.IP, M.Si, Farlan mengingatkan pentingnya kaderisasi dimaksimalkan pengurus GMNI cabang Manado, dan upaya mekahirkan kader yang tidak mengabaikan urusan akademis.

”Banyak selamat Bung Aldo Titdoy dan jajaran pengurus GMNI cabang Manado periode 2016-2018 yang baru saja dilantik. Semoga semangat untuk membesarkan GMNI di Kota Manado makin kuat, serta amanah yang diemban dijalankan dengan baik. Saya mewakili Ketua Korda GMNI Sulut-Go menyampaikan pentingnya kita memperhatikan kaderisasi, meningkatkan kualitas dan kuantitas, serta kita harus menjadi contoh yang baik untuk proses penyelesaian studi, secara akademik kader GMNI harus tak boleh kalah,” tutur Farlan.

Jajaran Pengurus GMNI Manado Periode 2016-2018 dengan susunan pengurus sebagai berikut:
– Ketua: Safrin Titdoy,
– Wakil Ketua Bidang Organisasi: Peter Ch. Mamangkey
– Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Dan Ideologi: Salmon Bihuku,
– Wakil Ketua Bidang Politik: Romario Tombokan,
– Wakil Ketua Bidang Advokasi Hukum Dan HAM: Waraney Damongilala,
– Wakil Ketua Bidang Penelitian Dan Pengembangan: Brian G. Pelupessy,
– Wakil Ketua Bidang Pengorganisasian Lintas Sektoral: Ramar Tagaroa G. Rahasia,
– Wakil Ketua Bidang Komunikasi Dan Informasi: Almer Paususeke,
– Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Gerakan Sarinah: Florida Tilar.

Sekjen Presidium GMNI ketika memakaikan atribut peci kepada Safrin Titdoy (Foto Suluttoday.com)

Sekjen Presidium GMNI ketika memakaikan atribut peci kepada Safrin Titdoy (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, para undangan yang hadir dalam pelantikan ini antara lain dari Polresta Manado, pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado, pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Manado, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Sulawesi Utara. (*/Amas)

iklan1