Tag: dpr ri

Dirgahayu Bolsel ke-12 Tahun, Ini Harapan H2M untuk Pemda

Hi. Herson Mayulu, S.IP (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Ungkapan kemajuan merupakan kata yang merdu. Tetapi perubahanlah penggeraknya dan perubahan mempunyai banyak musuh, seperti kata Robert Kennedy ternyata begitu terlihat dalam realitas interaksi sosial kita. Diusia 12 Tahun Kabupaten Bolaang Mongodow Selatan (Bolsel), tepatnya Selasa (21/7/2020) ragam harapan disampaikan masyarakat. Sejak lahir,  21 Juli 2018 sampai saat ini Bolsel mengalami kemajuan yang cukup yang menjanjikan.

Mantan Bupati Bolsel dua periode, Hi. Herson Mayulu, S.IP (H2M) menyampaikan harapan dan mengkontemplasikan sejarah Bolsel. Menurut H2M yang kini menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Dapil Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu bahwa kemajuan menjadi keniscayaan. Sehingga penting semua elemen masyarakat bahu-membahu mendorong roda pembangunan di Bolsel tercinta.

”Dua belas tahun tiada terasa, ketika waktu berlari seakan tiada berhenti, memacuh setiap langkahmu mengisi nafas negerimu. Amarahmu, kesalmu, lelahmu senyumu, ketawamu, karyamu, itulah nuansa perjuanganmu. Sudah selesaikah?. Belum wahai saudara, engkau baru mengawalinya dan pasti langkahmu kedepan akan banyak tersandung dalam begitu banyaknya batu batu sandungan, aral dan rintang yang kadang membawa bahaya, menguras energimu dalam mengatasinya. Saat usia negeri telah 12 tahun berlalu, tak banyak kata-kataku, tapi aku hanya ingin berpesan,” kata H2M.

Tidak hanya itu, politisi senior yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) itu mengungkapkan pentingnya semangat membangun daerah. Jangan ada kata menyerah, kata H2M. Menurut politisi senior yang dikenal memiliki kontribusi besar membangun Bolsel itu pentingnya membangun pandangan berkemajuan, dimana kehidupan akan terus berkembang.

”Ketika kalian mulai merasa lelah dan putus asa serta seakan ingin menyerah. Ketahuilah bahwa sesungguhnya pertolongan Allah Tuhan Yang Maha Kasih hanya berjarak antara kening dan sajadahmu,” ujar H2M.

(*/Bung Amas)

Legislator Senayan Asal Sulut Perjuangkan Nasib Masyarakat Berpenghasilan Rendah

H. Herson Mayulu, S.IP saat mengikuti rapat dengar pendapat (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Dirjen Perumahan Kementerian PUPR , Kamis (9/7/2020), H. Herson Mayulu, S.IP menyampaikan beberapa usulan penting. Politisi Senayan asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengatakan pentingnya pembatasan atau tafsir tentang Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam mewujudkan Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA).

”Perlu diperjelas dan diketahui, apa definisi MBR dalam implementasi TAPERA. Sebab ada beberapa kerancuan batasan di dalamnya. Contohnya target sasaran ASN yang pendapatan Rp 4 juta – Rp 8 juta dari ASN ini belum jelas ditarik dari gaji pokok atau bukan. Sebab jika rujukannya gaji pokok, pendapatan Rp.4 juta-Rp 8 juta itu hanya dimiliki ASN Golongan IV, dan biasanya mereka sudah memiliki rumah sendiri,” kata H2M sapaan akrab Haji Herson, di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Tambahnya lagi, Keberadaan ASN Golongan I, II dan III yang notabene pendapatannya dibawah 4 juta, di dalam TAPERA juga perlu diperjelas ungkap anggota DPR RI asal Sulawesi Utara ini. Sebab sebenarnya mereka inilah yang seharusnya menjadi sasaran pokok pengadaan perumahan. Begitu juga ASN yang memasuki masa pensiun, perlu diatur dalam implementasi TAPERA ini, lanjutnya.

Suasana rapat Komisi V DPR RI dan Kementerian PUPR (Foto Istimewa)

”Belum lagi nasib pekerja lepas, buruh dan karyawan yang pendapatannya dibawah UMR. Dimana posisi mereka dalam implementasi TAPERA ini. Padahal mereka inilah yang sangat membutuhkan perumahan,” ujar H2M, mantan Bupati Bolaang Mongondow Selatan Sulut yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI ini.

H2M juga meminta agar transparansi dalam pengelolaan TAPERA bukan hanya sekedar retorika. Pasti semua peserta membutuhkan akses informasi kepersertaan, oleh sebab itu BP TAPERA harus mampu menerapkan transparansi disetiap proses pelaksanaannya. Tak hanya itu, H2M pun menyorot tentang struktur kelembagaan BP TAPERA yang dinilainya tidak tergambar secara utuh dalam dokumen penjelasan tentang TAPERA.

(*/Bung Amas)

H2M Ajukan Paslon Ideal PDI Perjuangan untuk Pilwako Manado

Hi. Herson Mayulu, S.IP (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Bergulirnya sejumlah nama dan makin meluasnya pembicaraan, prediksi serta harapan terhadap figur Pasangan Calon (Paslon) yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dalam hajatan demokrasi, Pilkada Serentak Lanjutan 2020 makin diskursus publik di Manado. Tentu target utamanya PDI Perjuangan yang dipimpin Olly Dondokambey, SE di Provinsi Sulawesi Utara harus menang di kontestasi Pilwako Manado, 9 Desember 2020.

Saat diwawancarai, H. Herson Mayulu, S.IP (H2M), Selasa (30/6/2020) menyampaikan beberapa kriteria penting yang perlu dipikirkan, menjadi pertimbangan untuk dikeluarkannya rekomendasi Surat Keputusan (SK) terhadap kader PDI Perjuangan di Manado. Mantan Bupati Boolang Mongondow Selatan (Bolsel) dua periode itu menyebut elektabilitas menjadi elemen primer dalam mempertimbangkan Paslon untuk dimajukan di Pilwako Manado.

‘’Tentu kita semua punya harapan siapa Pasangan Calon yang ideal untuk kita jagokan di Pilwako Manado. Bagi saya ada beberapa kriteria, diantaranya; 1. Figur yang punya elektabilitas tinggi. 2. Paham masalah dan punya solusi, terhadap masalah yang dihadapi masyarakat Kota Manado. 3. Memiliki kapabilitas dan integritas pribadi yang baik,’’ ujar H2M.

Tidak hanya itu, kedekatan figur yang bakal dimajukan PDI Perjuangan dengan masyarakat juga menjadi entitas yang diperhitungkan H2M. Bagi politisi senior yang kini menjabat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) seorang pemimpin harus bersama masyarakat, sebagaimana perjuangan PDI Perjuangan yakni berada bersama wong cilik. Kader PDI Perjuangan Sulut ini pun menyampaikan pandangannya soal loyalitas kepemimpinan.

‘’Selanjutnya, ke-4. Dekat dan familiar dengan masyarakat Manado. 5. Memiliki karakter kepemimpinan yang kuat. 6. Punya sikap loyalitas terhadap masyarakat Manado,’’ tutur H2M yang juga anggota Komisi V DPR RI Dapil Sulawesi Utara ini.

*/Bung Amas)

HERSON MAYULU, Anggota DPR RI Bagikan Kiat Jauh dari Corona

Hi. Herson Mayulu, S.IP, Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Utara (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Bukan lagi sekedar isu yang dari sebagian masyarakat mencurigai Corona sebagai by setting dan sesuatu yang masih bersifat hoax. Seperti dilansir media massa, Jumat (13/3/2020), Juru Bicara pemerintah, Achmad Yuriyanto menyebutkan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kembali mendeteksi 35 pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19).

”Dengan begitu, sampai sore hari ini, Jumat (13/3/2020), tercatat ada 69 orang yang positif Virus Corona di Indonesia,” ujar Achmad sebagaimana dikutip dari Suarasurabaya.net.

Hal tersebut mendapat perhatian Anggota DPR RI, Hi. Herson Mayulu, S.IP. Menurut H2M sapaan akrab Herson yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini, masyarakat jangan terlalu panik. H2M membagikan 4 kiat penting agar masyarakat terhindar dari penyakit menular dan berbahaya Corona.

”Ikhtir tentang virus Corona, yaitu 1. Dagan dekati orang yang lagi suspect atau positif Corona tanpa pengaman. 2. Hidup seperti biasa dengan penguatan daya tahan tubuh. Tidur cepat bangun cepat. 3. Dzikir dan doa, bagi yang beragama muslim, sedangkan yang beragama lain tentu doa sesuai keyakinan agamanya. dan 4. Banyak bersedekah,” kata H2M, mantan Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dua periode itu, Sabtu (14/3/2020).

Politisi yang dikenal santun itu mengajak umat beragama agar takut kepada sang pencipta Allah SWT, bukan takut kepada penyakit ganas seperti apapun. Dengan hidup menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT, manusia akan memperoleh kenyamanan, jauh dari segala penyakit.

”Ya Allah SWT hanya kepada-MU kami menyembah. Maka, takutlah kepada Allah SWT, bukan takut kepada Corona. Melalui ketaatan kita kepada sang khalik, segala bentuk mara bahaya akan menjauh,” tutur H2M tegas. (*/Amas)

Bincang RUU Omnibus Law, GTI Sulut Hadirkan Ahli, Mahasiswa dan Politisi

Berlangsungnya dialog (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law sampai saat ini masih menjadi polemik bagi sebagian masyarakat Indonesia. Karena itu, Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulawesi Utara (Sulut) mengumpulkan beberapa pihak seperti mahasiswa, akademisi, pengacara, hingga seorang legislator Sulawesi Utara dalam satu Focus Group Discussion (FGD) membahas RUU Omnibus Law, yang diadakan di Hotel Gran Puri Manado, Selasa (10/3/2020).

Junaidy Maramis, salah satu peserta dari Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado, mengatakan selama ini pembahasan RUU Omnibus Law tidak pernah melibatkan masyarakat.

”Apa pernah masyarakat dilibatkan? Jawabannya tidak pernah dilibatkan,” kata Junaidy tegas.

Junaidy melihat juga draft yang ada pada saat ini itu belum memperlihatkan aspirasi masyarakat itu sendiri.

”Makanya kami minta pemerintah dan DPR RI betul-betul memperhatikan aspirasi rakyat,” ungkap Junaidy.

Alfian, perwakilan PMII, menuturkan isi omnibus law itu untuk berbagai macam sektor termasuk lingkungan hidup. Hal ini yang perlu dicermati semua pihak terkait, karena ada potensi pencemaran lingkungan.

Pembicara yang hadir (Foto Suluttoday.com)

”Jangan sampai nantinya malahan populasi di laut malah semakin berkurang karena ombinus law itu,” sebut Alfian.

Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok mengapresiasi pembahasan omnibus law tersebut. Kata Billy dari pembahasan ini akan diteruskan ke pihaknya sebagai perwakilan rakyat.

”Dan setelah itu akan dibawa ke DPR RI,” ungkap Billy di depan puluhan peserta.

Sementara itu, Ketua GTI Sulut, Risat Sanger saat membuka kegiatan ini berpesan bahwa FGD ini untuk menyamakan persepsi mengenai Omnibus Law. (*/Amas)

iklan1