Tag: DPRD kota manado

Molornya Pembahasan APBD-P, Legislator Manado Ajak Masyarakat Demo

Arthur Rahasia saat diwawancarai wartawan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Publik terus melakukan pressure terhadap wakilnya di DPRD Kota Manado agar produktif, bekerja untuk masyarakat. Terutama disaat molornya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun anggaran 2020, hal itu ternyata membuat kekompakan Anggota DPRD Kota Manado terbelah.

Ada yang pro dan kontra terkait dipercepatnya pembahasan APBD-P serta sebagian yang terkesan mengulur waktu. Terbukti, ketika angenda pembahasan APBD-P 2020 di DPRD Manado, Kamis (15/10/2020) tidak berjalan sebagaimana mestinya. Terpantau, hanya 2 (Dua) Fraksi yakni Fraksi NasDem dan Fraksi Golkar yang hadir dalam pembahasan yang juga dihadiri Tim Anggaran Pemkot Manado dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado.

”Kemarin janjian akan dibahas hari ini, tapi pemimpin rapat dan anggota banggar lainnya tidak hadir. Yang hadir dan siap membahas hanya Fraksi Nasdem dan Golkar,” kata Arthur Rahasia yang juga Anggota Banggar yang mengaku kecewa dengan rekan-rekannya sesama wakil rakyat.

Tambah politisi vokal dari Partai NasDem ini mengatakan bahwa ketidakhadiran Anggota Banggar lainnya memberi kesan kurang baik. Dimana kepentingan masyarakat yang perlu didahulukan dalam pembahasan di Banggar tidak mendapatkan perhatian serius. Bahkan, Arthur mengaku sikap inkonsisten itu sebagai cermin dari tidak pekanya Anggota DPRD Manado terhadap kepentingan masyarakat.

”Ini sangat menyedihkan. Kalau seperti ini, jangan ada lagi yang bicara atas kepentingan rakyat. Buktinya hari ini, mau bahas nasib rakyat tapi tidak hadir dengan sengaja, padahal sudah janjian. Kalau begini, ayo warga lebih baik demo di kantor DPRD,” ucap Arthur.

Selain itu, seperti diketahui dalam ruangan paripurna DPRD Manado, terlihat hadir sejumlah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Manado dibawah pimpinan Sekretaris Daerah Kota Manado, Micler Lakat. Saat ditanya, Micler menyampaikan pihaknya telah bersiap untuk pembahasan sejak pagi hari, namun hingga pukul 17.00 Wita rapat belum juga dilanjutkan.

”Kami sudah¬†stand by¬†hari ini dari jam 8 pagi selalu datang cek situasi disini. Tapi sampai saat ini hingga jam 5 sore, pemimpin rapat tidak hadir bersama anggota lainnya,” tutur Sekot Micler.

(*/Redaksi)

Legislator PSI Manado: Prof Paula Sosok Keibuan dan Bersahaja

Jurani Rurubua, Ketua PSI Manado dan Harley Mangindaan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kehadiran Prof. Jelyeta Paulina Amelia Runtuwene di kancah politik memberi warna tersendiri. Dimana JPAR begitu Julyeta akrab disapa menjadi calon Wali Kota Manado yang berpasangan dengan Dr. Harley A.B. Mangindaan, sebagai calon Wakil Wali Kota Manado berposisi seperti magnet di tengah gempuran gelombang demokrasi di Kota Manado.

Menurut Jurani Rurubua, Anggota DPRD Kota Manado dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kehadiran JPAR akan memberi dampak politik terhadap konstalasi perpolitikan di Pilwako Manado 2020. Betapa tidak, calon Wali Kota Manado yang juga mantan Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) Manado itu dinilai memiliki modal sosial yang kuat untuk menjadi seorang pemimpin di Kota Manado.

”Dari kepribadian seorang Ibu Pula tergambar beliau seorang pemimpin yang unggul. Punya kualitas dan wawasan yang luas. Tentu beliau punya segudang pengalaman tentang kepemimpinan. Modal sebagai calon Wali Kota Manado dengan pengalaman yang tidak sedikit membuat masyarakat akan memilih PAHAM (Paula-Harley) sebagai paslon Wali Kota Manadoaa,” ujar Jurani, legislator Dapil Singkil-Mapanget ini, Selasa (8/9/2020).

Tidak hanya itu, politisi vokal yang begitu akrab dengan para jurnalis itu menyebut JPAR sebagai potret perempuan keibuan dan bersahaja. Potensi tersebut makin menguatkan JPAR dalam memimpin Kota Manado kedepan karena akan berkolaborasi dengan Harley Mangindaan yang notabenenya sebagai mantan Wakil Wali Kota Manado. Jurani mengatakan penataan Kota Manado kedepan membutuhkan pemimpin yang punya program jelas dan pro rakyat.

”Pengalaman memimpin, kemudian sikap keibuan dan bersahaja dari seorang Prof Paula memberi optimisme bahwa Manado kedepan makin maju lagi. Eksistensi JPAR makin kuat lagi karena berdampingan dan berkolaborasi dengan Bang Harley Mangindaan. Saya menilai duet PAHAM ini sangat unggul, disukai masyarakat karena memiliki program yang jelas-jelas berpihak pada masyarakat kecil,” tutur Jurani yang juga Wakil Ketua PSI Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini.

(*/Bung Amas)

Wawali Mor Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan RI Secara Virtual

Berlangsungnya Upacara HUT Kemerdekaan RI (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Momentum yang bersejarah bagi bangsa Indonesia yakni Hari Kemerdekaan. Senin (17/8/2020), Wakil Wali Kota (Wawali) Manado Mor Dominus Bastiaan (MDB) menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020 secara virtual di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Manado.

Turut serta dalam upacara ini, Ketua DPRD Kota Manado Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes,Apt., Ketua Pengadilan Negeri Manado Djamaludin Ismail SH.,MH, Ketua Kejaksaan Negeri Kota Manado Maryono SH.,MH, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado Irwan Musa SE.,M.Si. Juga hadir Sekretaris Dewan Kota Manado Adi Zainal Abidin, SH, serta ASN DPRD Kota Manado.

Saat diminta tanggapannya, Mor menuturkan harapannya tentang memelihara dan mengasah semangat membangun Negeri. Menurut Mor kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasar pada semangat gotong royong, hal itulah yang dinilainya penting menjadi spirit bagi pemerintah Kota Manado beserta masyarakatnya.

Wawali Mor saat foto bersama ASN Pemkot Manado (Foto Istimewa)

“Dirgahayu Indonesiaku. Tetap semangat membangun Bangsa menuju Indonesia maju dan diberkati. Merdeka… Pesan tentu kita merajut kebersamaan, tidak sekedar mengenang semangat juang para Pahlawan, tapi lebih dari itu kita berkontribusi memajukan NKRI dan daerah. Spirit gotong royong harus kita pupuk dan kembangkan demi kemajuan bersama,” kata Mor yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Kota Manado ini menutup.

(*/Bung Amas)

Dana Lansia, Baliho Sampai Air Bersih Warga Mengeluh Ketika Reses Jimmy Gosal

Jimmy Gosal saat reses (Foto Suluttoday.com)

Manado, Suluttoday.com – Masa reses dijadikan sejumlah masyarakat menumpahkan curahan hati (curhat). Menyampaikan ragam kondisi yang juga dirasakan tak berubah, kondisi yang masih jauh panggang dari api, semuanya ditumpahkan kepada anggota legislatif yang telah mereka pilih. Disampaikan kepada mereka yang diharapkan jadi penyambung lidah, dengan harapan segala kerumitan segera sirna.

Menurut laporan hasil reses yang tercatat oleh staff DPRD Kota Manado, aspirasi warga seperti dana lansia, pemasangan baliho calon pemimpin daerah, kelangkaan air bersih, penerangan jalan, serta infrastruktur menjadi topik aspirasi reses yang berlokasi di Kelurahan Teling Atas, Kampung baru. Hal ini yang tertuang dalam hasil Reses II tahun 2020 Anggota DPRD Kota Manado dari Fraksi PDIP Jimmy Gosal, SH.,MH, yang berlangsung di Kelurahan Teling Atas Kecamatan Wanea. Rabu (12/08/2020).

Dihadapan masyarakat yang hadir di reses tersebut Gosal menyampaikan ini semua adalah hal yang paling sering dikeluhkan warga.

”Ada yang bilang pembagian dana lansia itu tidak merata dan keluhan ini biarlah menjadi pemicu buat saya untuk memperjuangkan aspirasi buat saya,” ucap Personil yang duduk di Komisi II ini.

Berlangsungnya reses Jimmy Gosal (Foto Suluttoday.com)

Lanjutnya, keluhan hari ini akan menjadi dasar di rapat paripurna nanti, karena kebetulan saya duduk di Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado yang mewakil Fraksi PDIP. Ini juga menjadi catatan penting bagi Walikota dan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ketika pembahasan bersama tim Banggar. Turut hadir Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Manado dr. Richard Sualang, Jeffry Polii, dan Hilman Indrus.

(*/APN)

Gelar Reses, LUCKY DATAU Jemput Aspirasi Masyarakat Tanpa Batas

Suasana reses yang dilaksanakan Lucky Datau (Foto Suluttoday.com)

Manado, Suluttoday.com – Anggota DPRD Kota Manado, Lucky Datau saat melaksanakan reses begitu akrab dengan masyarakat. Legislator yang duduk di Komisi III DPRD Manado ini dikenal rajin melakukan kunjungan lapangan. Tak jarang sejumlah aspirasinya mendapat respon positif instansi terkait (eksekutif). Lucky dikenal tidak mau berdiam diri di ruang berAC, melainkan ia turun menemui dan menyerap aspirasi masyarakat.

”Sejak saya dilantik sebagai wakil rakyat, saya selalu turun lapangan menjemput aspirasi warga. Jadi dengan agenda seperti ini, saya sudah tidak asing dengan aspirasi yang disampaikan warga. Setiap aspirasi yang saya terima, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab saya untuk perjuangkan dan mengawal hingga terealisasi. Kalau apa yang disampaikan namun saya tidak bisa realisasikan, berarti saya tidak kerja sebagai wakil rakyat,” kata Lucky Datau, dalam sambutannya saat menggelar Masa Reses II tahun 2020 di Lingkungan V Kelurahan Lawangirung, Senin (10/8/2020).

Legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang dikenal vokal itu mengatakan dirinya sebagai pelayan masyarakat sehingga layak memperjuangkan kebutuhan publik masyarakat. Sejumlah aspirasi dan persoalan yang dikeluhkan warga ditampung Lucky dalam reses kali ini. Kebutuhan akan lampu penerangan jalan, penyaluran dana bantuan bagi lansia, dan pembelajaran luar jaringan (luring) yang dihadapi para siswa di masa pandemi Covid-19 ini. Menanggapi berbagai persoalan yang mengemuka, Datau mengaku bahwa dirinya akan mengawal segala aspirasi yang diterimanya dalam reses tersebut, karena hal tersebut merupakan amanah.

“Legislator yang dikenal vokal dalam mengutarakan pendapat ini. Sedikit merasa kecewa karena undangan yang dikirimkan kepada perangkat daerah yang menjadi mitra kerja Komisi III tidak ditindaklanjuti. Padahal menurutnya, dengan hadirnya perwakilan perangkat daerah akan menjadi tolak ukur kinerja pemerintah dalam merespon dan menindaklanjuti persoalan yang ada di masyarakat,” ungkap Legislator Dapil Wenang-Wanea ini.

(*/APN)

iklan1