Tag: dprd provinsi sulawesi utara

Richard Sualang: Bersiap untuk New Normal

dr. Richard Sualang (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Rencana pemerintah untuk membuat kebijakan new normal atau kenormalan baru setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ramai diperbincangkan masyarakat. Menurut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr. Richard Sualang masyarakat sudah harus bersiap-siap untuk situasi tersebut. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ini menilai kebijakan pemerintah umumnya untuk kebaikan masyarakat.

”Masyarakat Sulawesi Utara, termasuk Kota Manado sudah harus bersiap untuk memasuki era ner normal. Kondisi dimana kenormalan baru, atau yang terkadang juga disebut kewajaran baru atau kelaziman baru sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk kebaikan masyarakat di tengah menghadapi Corona Virus 19 saat ini. Sudah tentu rencana tersebut akan positif bagi masyarakat,” ujar Sualang yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Manado periode 2014-2019 itu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado ini menyebutkan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan produk kebijakan yang terbaik untuk masyarakat. Proses adaptasi masyarakat yang telah beberapa bulan ini menghadapi penyebaran Covid-19 perlu mendapat dukungan dari bawah. Politisi nasionalis ini mengatakan new normal menjadi pilihan yang harus diterima masyarakat.

”Apa yang tengah dipersiapkan pemerintah tentang new normal adalah sesuatu yang baik. Pemerintah telah mencari alternatif terbaik dan ragam pilihan terbaik lainnya, dan masyarakat harus mampu menyesuaikan dengan realitas seperti itu. New normal harus kita hadapi dengan semangat kebersamaan, pemerintah memerlukan dukungan semua pihak, terutama masyarakat dalam menyukseskan rencana tersebut. Sambil kita tetap hidup sehat, mengikuti protokol kesehatan. Menjalankan physical distancing, rajin mencuci tangan, gunakan masker ketika keluar dan menghindari kerumunan,” kata Sualang, saat diwawancarai Suluttoday.com, Jumat (29/5/2020).

Untuk diketahui, new normal juga identik dikaitkan dengan pembukaan sarana atau ruang publik, perkantoran, industri, sekolah, dan lain sebagainya. Hal ini agar masyarakat dapat beradaptasi dan beraktivitas seperti biasa meski pandemi Covid-19 belum usai.

(*/Bung Amas)

Untuk Manado Maju, RICHARD Bawa Konsep Manajemen Sampah Zero

Richard Sualang (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Beberapa program strategis secara umum telah disampaikan dr. Richard Sualang di sejumlah media massa. Politisi yang dikenal visioner itu ternyata memiliki perhatian pada persoalan persampahan di Kota Manado. Sualang rupanya tidak mau masok area yang berpolemik yakni pengadaan incinerator, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado itu malah mengajukan konsep manajemen sampah zero.

”Menjadi pemimpin tidak harus minim gagasan. Saya memiliki cita-cita terutama dalam mewujudkan lingkungan hidup yang bersih di masyarakat, yaitu Gerakan Mencintai Bumi yang dicanangkan Ibu Megawati Soekarnoputri secara nasional, dan saya terjemahkan salah satunya dalam manejemen sampah zero,” kata Sualang, politisi vokal yang dinilai layak maju sebagai calon Wali Kota Manado 2020 ini.

Relevansi program dan pembangunan yang bersifat sinergis, tambah Sualang sangat diperlukan di Manado. Perkembangan Kota Manado yang terus meningkat juga akan disusul dengan kompleksitas permasalahan, diantaranya menyangkut sampah. Sehinggat anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini menyebut perlu penanganan serius dan profesional.

”Kuncinya pada sistem yang matang. Bukan tiba saat tiba akal dalam pengelolaan sampah di Kota Manado. Kemudian prinsip pembangunan itu harus diselaraskan, diperlukan sinergitas dan saling menopang. Kota Manado ke depan dalam urusan mengelola sampah kita perlu sistem yang kuat dan profesional agar pemerintah daerah benar-benar serius melakukan perbaikan atau penataan disektor pengelolaan persampahan. Bagaimana kita punya kemampuan mengatur, mengelola dan mengolah seluruh sampah dengan teknologi yang ramah lingkungan dan menjadikannya produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi,” ujar Sualang, pada Suluttoday.com, Rabu (11/3/2020).(*/Amas)

Lihat Baliho Richard Sualang Terpasang, Warga Manado Beri Komentar

Spanduk Richard Sualang

MANADO, Suluttoday.com – Bermunculannya sejumlah baliho dari bakal calon Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang di seluruh Kelurahan yang tersebar di Kota Manado mendapat ragam tanggapan warga. Minggu (16/2/2020), Ismail salah satu warga Tuminting saat ditemui di kawasan Jarod menyampaikan bahwa sosok aura sebagai sosok pemimpin Kota Manado terpancar dari baliho Richard Sualang. Menurutnya Richard yang kini anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu merupakan potret pemimpin yang paripurna.

”Luar biasa hampir di tiap Lingkungan yang ada di Manado baliho Pak Richard Sualang terpasang. Wajah beliau memiliki kharisma sebagai pemimpin. Aura sebagai pemimpin Kota Manado kedepan saya lihat ada pada Pak Richard. Saya menilai beliau ini sosok politisi muda yang memiliki karakter kepemimpinan yang lengkap. Dan utamanya, Pak Richard merupakan politisi nasionalis, tidak mempertentangkan perbedaan agama,” ujar Ismail.

Di tempat terpisah, Melky salah satu warga Malalayang yang mengakui bukan kader PDI Perjuangan tapi respek kepada figur Richard Sualang. Dia menilai Kota Manado kedepan harus dipimpin kaum muda yang memiliki jejak pengalaman mumpuni, juga tokoh yang pluralis, mampu menjaga toleransi beragama. Manado sebagai Kota Maju harus mempunyai pemimpin yang energik.

”Kalau Pak Richard saya lihat sudah teruji. Memang saya bukan kader PDI Perjuangan, tapi sejujurnya saya senang dan akan mendukung Pak Richard jika maju sebagai Wali Kota Manado. Sejak menjadi anggota DPRD Kota Manado, sampai sekarang menjabat anggota DPRD Provinsi Sulut beliau ini dikenal peduli dengan masyarakat. Belum lagi, keberadaan Pak Richard selaku politisi yang majemuk cara pandang dan pergaulannya. Manado kedepan memerlukan pemimpin seperti beliau, saya lihat spanduk beliau juga sudah terpasang dimana-mana. Kita mendoakan agar Pak Richard mendapat rekomendasi maju di Pilwako Manado, sebagai calon Wali Kota,” tutur Melky tegas. (*/Am)

DPC PDI Perjuangan Manado Serahkan KTA Kepada Kalangan Profesional

Ketua Richard Sualang saat memberikan arahan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ekspansi upaya perekrutan kader terus lakukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kota Manado. Dibawah kepemimpinan Richard Sualang, sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Manado, parpol berlambang moncong putih ini terus ”menanduk”, mengalami progres luas biasa.

Sebagaimana awalnya di DPRD Kota Manado, hanya mendapatkan posisi sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Manado, kini mampu meraih prestasi, merebut posisi Ketua DPRD Manado dan berhasil menggeser Partai Demokrat. Tergambar dalam komposisi dan jumlah anggota DPRD Kota Manado, dari total 40 anggota DPRD, PDI Perjuangan mampu meraih 10 kursi.

Proses penyerahan KTA PDI Perjuangan (Foto Ist)

Prestasi politik tersebut tak membuat Sualang berpuas diri. Senin (20/1/2020), mantan Wakil Ketua DPRD Kota Manado itu malah fokus melakukan pergerakan keluar. Pihaknya menggelar komunikasi politik, merekrut kader nasionalis agar bersama-sama masuk menjadi kader PDI Perjuangan. Langkah itu terbukti dengan dibagikannya Kartau Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan kepada beberapa pihak.

”Puji Tuhan dengan lancar kita melakukan penyerahan KTA PDI Perjuangan kepada kawan-kawan dari kalangan profesional chef/juru masak, barista dan lain-lain. Selamat Berjuang bersama di Rumah Besar Kaum Nasionalis. Merdeka,” kata anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini di Akun Facebooknya. (*/Am)

Abid Laporkan Oknum Berinsial BB ke Polda Sulut

Abid Takalamingan, saat diwawancarai wartawan usai menyampaikan laporan di Polda Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Baznas Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan juga Plt Ketua Syarikat Islam Sulut, Abid Takalamingan, S.Sos.,MH didampingi istri tercinta, Jumat (29/3/2019) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kantor Polda Sulawesi Utara. Kedatangannya pukul 14.00 tersebut bermaksud untuk melaporkan Badar Bahrudin alias BB.

Laporan Takalamingan berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan terlapor di media sosial facebook. Kepada sejumlah wartawan, Abid mengaku tidak menerima tindakan terlapor karena sudah mencemarkan nama baiknya. Diduga kuat komentar yang disampaikan terlapor di Medsos, sangat mengganggu nama baik Takalamingan.

“Bagi saya harus menempuh jalur hukum, agar masalah ini terselesaikan secara baik dan benar. Tindakan terlapor sangat tidak menyenangkan bukan saja terhadap saya pribadi, tapi juga terhadap keluarga besar kami. Ujaran kebencian yang dia lakukan terhadap keluarga kami sudah masuk sangat jauh ke wilayah privasi. Tuduhan tuduhan yang dia tujukan kepada saya harus dipertanggung jawabkan, maka saya menempuh jalur hukum,” kata Takalamingan yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini.

Selain itu, Takalamingan juga mengaku terkejut atas tindakan pelaku, karena menurutnya ujaran kebencian yang ditujukan kepadanya sangat tidak beralasan. Menurut Takalamingan terlapor tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan maupun aktifitasnya di organisasi, tapi begitu berani menyerang Takalamingan.

“Sesungguhnya saya bingung dengan perbuatannya kepada saya dan keluarga. Karena terlapor tak ada sangkut paut apapun dengan kehidupan keluarga kami. Maka perbuatannya itu perlu kami laporkan, supaya aparat kepolisian bisa mengungkap motif dan maksud dari perbuatannya tersebut,” ucap Takalamingan tegas.

Pelaku melancarkan hujatan dan tuduhan dengan akun facebooknya yang mengatakan bahwa Abid Takalamingan adalah penipu serta seorang pencuri. Atas perbuatannya ini, Takalamingan langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan pelaku ke Polda Sulawesi Utara. (*/Redaksi)

iklan1