Tag: dprd provinsi sulawesi utara

Abid Laporkan Oknum Berinsial BB ke Polda Sulut

Abid Takalamingan, saat diwawancarai wartawan usai menyampaikan laporan di Polda Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Baznas Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan juga Plt Ketua Syarikat Islam Sulut, Abid Takalamingan, S.Sos.,MH didampingi istri tercinta, Jumat (29/3/2019) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kantor Polda Sulawesi Utara. Kedatangannya pukul 14.00 tersebut bermaksud untuk melaporkan Badar Bahrudin alias BB.

Laporan Takalamingan berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan terlapor di media sosial facebook. Kepada sejumlah wartawan, Abid mengaku tidak menerima tindakan terlapor karena sudah mencemarkan nama baiknya. Diduga kuat komentar yang disampaikan terlapor di Medsos, sangat mengganggu nama baik Takalamingan.

“Bagi saya harus menempuh jalur hukum, agar masalah ini terselesaikan secara baik dan benar. Tindakan terlapor sangat tidak menyenangkan bukan saja terhadap saya pribadi, tapi juga terhadap keluarga besar kami. Ujaran kebencian yang dia lakukan terhadap keluarga kami sudah masuk sangat jauh ke wilayah privasi. Tuduhan tuduhan yang dia tujukan kepada saya harus dipertanggung jawabkan, maka saya menempuh jalur hukum,” kata Takalamingan yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini.

Selain itu, Takalamingan juga mengaku terkejut atas tindakan pelaku, karena menurutnya ujaran kebencian yang ditujukan kepadanya sangat tidak beralasan. Menurut Takalamingan terlapor tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan maupun aktifitasnya di organisasi, tapi begitu berani menyerang Takalamingan.

“Sesungguhnya saya bingung dengan perbuatannya kepada saya dan keluarga. Karena terlapor tak ada sangkut paut apapun dengan kehidupan keluarga kami. Maka perbuatannya itu perlu kami laporkan, supaya aparat kepolisian bisa mengungkap motif dan maksud dari perbuatannya tersebut,” ucap Takalamingan tegas.

Pelaku melancarkan hujatan dan tuduhan dengan akun facebooknya yang mengatakan bahwa Abid Takalamingan adalah penipu serta seorang pencuri. Atas perbuatannya ini, Takalamingan langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan pelaku ke Polda Sulawesi Utara. (*/Redaksi)

Ratusan Relawan JUWITA Jemput PRABOWO Saat Kampanye di Manado

Relawan Juwita tampil kompak (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Momentum kampanye perdana Pasangan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno di Kota Manado, Minggu (24/3/2019) di Lapangan Ketang Ternate Baru Kecamatan Singkil tidak disia-siakan tim Relawan Juwita (Reju). Tim bentukan Juwita Setyarini, Caleg Gerindra Nomor Urut 3 Dapil Kota Manado untuk memperebutkan kursi DPRD Provinsi Sulawesi Utara begitu agresif melakukan pengawalan kepada Prabowo saat kampanye.

Ketua Tim Reju, Fitri Harun menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan ratusan relawan guna meramaikan dan mengawal secara langsung kehadiran Prabowo di Kota Manado. Menurut Fitri kedatangan Prabowo menjadi fitamin baru bagi tim Reju untuk bekerja lebih ekstra dalam pemenangan Juwita sebagai Legislator Sulut.

Reju berikan salam kemenangan (FOTO Suluttoday.com)

”Kami menurunkan kurang lebih 200 tim relawan, berseragam lengkap. Tujuannya adalah mengawal sekaligus menyemangati pendukung Prabowo-Sandi di Sulawesi Utara, kali ini kedatangan Pak Prabowo menambah semangat bagi kami untuk memenangkan Ibu Juwita Setyarini. Teman-teman tim begitu antusias saat melihat langsung Pak Prabowo, kami yakni bila Prabowo Presiden kelak Indonesia menjadi adil makmur,” ujar Fitri.

Ditempat terpisah, Ririn sapaan akrab Juwita saat diwawancarai mengaku bangga atas spirit juang dari para relawan. Dirinya berkomitmen melakukan segala upaya konsolidasi pemenangan Pilpres dan Pilcaleg demi kemajuan Indonesia yang akan datang.

Tim Juwita penuh semangat siap mengawal Prabowo (FOTO Suluttoday.com)

”Terima kasih kepada segenap tim relawan Juwita yang dipimpin Ibu Fitri Harun. Semangat juang kalian akan selalu berarti bagi saya, kemudian ini bertanda bahwa kita punya satu semangat yakni mau menjadikan Indonesia adil dan makmur. Pemilu 2019 harus dijadikan sebagai ajang kita memajukan Indonesia agar lebih bermartabat, ayo terus tingkatkan semangat demi kemenangan kita di Pilpres dan Pilcaleg,” tutur Ririn politisi cantik ini tegas. (*/Redaksi)

Andrei Angouw Resmi Nahkodai DPRD Sulut

Andre Angou saat dilantik (Foto Suluttoday.com)

Andrei Angouw saat dilantik (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selasa (16/02/2016) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar parupurna. Salinan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 161.71.372 Tahun 2016 Tanggal 9 Februari 2016 tentang Pengangkatan Ketua Provinsi Sulawesi Utara meresmikan pengangkatan Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Sulut sisa masa jabatan tahun 2014-2019.

saat menandatangani (Foto Suluttoday.com)

Andrei Angouw saat menandatangani (Foto Suluttoday.com)

Pelantikan dan pengambilan sumpah Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Sulut dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Mabruq Nur, SH. MH, dihadiri Dirjen Otda Dr Soni Sumarsono, Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw pada rapat paripurna istimewa yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Stefanus Vreeke Runtu (SVR) didampingi Marthen Manopo dan Wenny Lumentut.

Wakil Ketua DPRD Sulut, Stevanus Vreeke Runtu yang memimpin paripurna istimewa tersebut mengatakan pengisian ketua DPRD Sulut adalah sebagai wujud tugas dan implementasi lembaga legislatif.

”Pengambilan sumpah janji ketua DPRD Sulut ini selain untuk melengkapi struktur dalam periode tertentu, tapi juga sebagai bagian guna mengendalikan tugas serta mengimplementasikan lembaga legislatif dalam memikul amanat untuk cita-cita bangsa,”” kata Vreeke.

Usai diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Negeri Manado Mabruq Nur, SH. MH, Andrei Angouw resmi menduduki kursi Ketua DPRD Sulut dan melanjutkan sidang paripurna. Angouw langsung memimpin rapat perdana setelah sebelumnya menerima palu dari Stefanus Vreeke Runtu (SVR).

Sekwan ketika membaca surat masuk dan surat keluar (Foto Suluttoday.com)

Sekwan ketika membaca surat masuk dan surat keluar (Foto Suluttoday.com)

“Forum rapat paripurna yang terhormat hadirin yang berbahagia. Dengan memanjatkan puji syukur kepada hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa saya menerima jabatan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara dan ijinkan saya melanjutkan rapat paripurna istimewa DPRD pada hari ini.”

Demikian kalimat awal Andrei Angouw saat memimpin rapat sambil mengetukan palu sebagai tanda rapat dilanjutkan.

“Pada kesempatan yang baik ini saya hendak mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas perkenaan sehingga saya bisa berada disini diberikan kepercayaan dan ditugaskan oleh partai saya PDI-Perjuangan sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara,” jelas Angouw diiringi pekikan merdeka! dari anggota F-PDIP Jems Tuuk.

Angouw mengucapkan terima-kasih kepada Ketua Pengadilan Tinggi Sulut yang telah memandu pelantikan, Dirjen Otda Soni Sumarsono yang mewakili Mendagri, Gubernur dan Wakil Gubernur: Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, FKPD serta seluruh hadirin terutama keluarga.

“Pada kesempatan yang baik ini saya hendak mengucapkan terima-kasih kepada isteri saya Irene Pinontoan yang telah mendukung saya selama ini dan kepada orang tua saya, Eddy Angouw dan Lani Wurangian,” terang Angouw.

Gubernur Sulut saat menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD (Foto Suluttoday.com)

Gubernur Sulut saat menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD (Foto Suluttoday.com)

Mendagri RI melalui Dirjen Otda Dr Soni Sumarsono pada sambutannya tak bisa menyembunyikan perasaan bahagia atas pelantikan Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Sulut.

“Hari ini saya berbahagia sebagai Dirjen Otonomi Daerah ketika penjabat Gubernur Sulut menyampaikan usulan SK Ketua DPRD hasil sidang paripurna 4 Februari 2016 lalu dan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri. Inilah SK pertama tercepat terbit hanya dalam waktu lima hari. Tidak ada proses SK ketua dewan terbit lima hari biasanya 14 hari itu SOP Mendagri, tapi untuk Sulut Hebat lima hari boleh jadi makin cepat makin baik,” jelas Sumarsono.

Gubernur Sulut saat menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD (Foto Suluttoday.com)

Gubernur Sulut saat menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD (Foto Suluttoday.com)

Pada rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw, Gubernur Sulut periode 2005-2015 Dr Sinyo Harry Sarundajang, mantan penjabat Gubernur Sulut ini mengapresiasikan kebanggaannya atas dilantiknya Andrei angouw yang beragama Konghuchu membuktikan keanekaragaman masyarakat Sulawesi Utara berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika.

“Saya juga merasa sangat berbahagia kerena hari ini dilantik ketua DPRD provinsi satu-satunya di Indonesia yang beragama Konghuchu. Inilah kehebatan Sulawesi Utara, inilah Sulut Hebat!! Ini menjadi contoh tamansari Indonesia yang beraneka ragam tapi kita tetap satu,” ujar Sumarsono.(Adv/Jimmy)

DPR RI Gelar Sosialisasi Kode Etik di Sulut

Anggota DPRD Provinsi Sulut (Foto Suluttoday.com)

Anggota DPRD Provinsi Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Siang ini Gedung Dewan Sulut menggelar sosialisasi mengenai kode etik dewan,hadir dalam sosialisasi ini ketua-ketua BK se kabupaten kota sulut. Tim mahkamah kehormatan DPR RI menyampaikan perihal terkait peraturan kode etik para wakil rakyat. Seluruh unsur yang hadir dalam sosialisasi tersebut nampak begitu serius mendengar dan mengikuti sosialisasi tersebut.

Terlihat para personil DPRD Provinsi Sulawesi Utara juga serius mengikuti kegiatan sosialisasi, menurut penuturan beberapa anggota DPRD Provinsi Sulut bahwa kegiatan semacam ini perlu dilakukan karena masyarakat serta wakil rakyat juga perlu diberikan penguatan soal hal ini, Senin (20/4/2015). (Vian)

Berjuang Bersama Rakyat, Saat Reses Brani Dapat Pujian Konstituen

Brani saat melakukan reses (Foto Ist)

Brani saat melakukan reses (Foto Ist)

MANADO – Siapa yang tak kenal Benny Rhamdhani, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Saat menggelar reses belum lama ini, 8 Desember 2015 di Bolmong Sulawesi Utara, Benny mendapat berbagai sambutan hangat masyarakat. Tidak hanya di Bolmong, warga Manado juga menyampaikan rasa simpati mereka untuk Rhamdhani.

Masyarakat saat mengikuti reses Benny Rhamdhani (Foto Ist)

Masyarakat saat mengikuti reses Benny Rhamdhani (Foto Ist)

Tokoh masyarakat Maasing Kecamatan Tuminting Kota Manado, Soleman Paus secara terbuka memuji sosok Brani sapaan akrab Rhamdhani atas kepedulainnya memperjuangkan nasib masyarakat kecil di Sulawesi Utara. Menurut Soleman peran aktif berani untuk memilih berjuang bersama rakyat terlihat sejak menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, sehingga banyak warga yang merindukan sosok publik figur yang satu ini.

Foto Reses, 8 Des 2014, hotel Senator Kotamubagu (Foto Ist)

Foto Reses, 8 Des 2014, hotel Senator Kotamubagu (Foto Ist)

”Beliau Abang Benny Rhandhani dikenal sebagai mantan aktivis mahasiswa yang vokal, sikap kritis beliau tidak hanya ditunjukkan di parlemen seperti di DPD RI saja. Namun lebihnya, beliau saat berada berasama rakyat tidak segan-segan memberikan kritik pedas pada pemerintah, apalagi masalah sengketa tanah di daerah, terutama Sulawesi Utara. Keberadaan Brani memang dirindukan warga karena berani membela masyarakat dengan segala resika, dan ini bukan baru sekarang beliau lakukan, kami kenal beliau saat di DPRD Sulawesi Utara memang sudah konsisten berpihak pada rakyat,” ujar Soleman, Jumat (17/4/2015). (Amas Mahmud)

Reses Brani 8 Des 2014, Desa Poyowa Kotamubagu (Foto)

Reses Brani 8 Des 2014, Desa Poyowa Kotamubagu (Foto)

Benny Rhamdhani saat melakukan reses di Desa Passi (Foto Ist)

Benny Rhamdhani saat melakukan reses di Desa Passi (Foto Ist)

iklan1