Tag: dprd provinsi sulawesi utara

BUNG RICHARD: Peristiwa Kudatuli Menjadi Tonggak Sejarah

Richard Sualang (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kota Manado, dr. Richard Sualang dalam perayaan Peristiwa Kudatuli, 27 Juli 1996 menggambarkan betapa momentum itu sangat bersejarah bagi partai berlambang Banteng Moncong Putih. Tidak hanya itu, Richard menyebut catatan dalam lembar kesejarahan Indonesia juga tertulis rapi.

Peristiwa 27 Juli 1996, disebut sebagai Peristiwa Kudatuli yang merupakan akronim dari kerusuhan dua puluh tuju Juli atau Peristiwa Sabtu Kelabu dikatakannya karena memang kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu. Sejak itu pula mentalitas, spirit dan daya juang kader-kader PDI Perjuangan makin kokoh. Bertambah kecintaannya terhadap partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum saat ini.

”Ini adalah peristiwa pengambilalihan secara paksa kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Jalan Diponegoro 58 Jakarta Pusat yang saat itu dikuasai pendukung Megawati Soekarnoputri. Penyerbuan dilakukan oleh massa pendukung Soerjadi, Ketua Umum versi Kongres PDI di Medan. Begitu berkesan dan menjadi titik tolak bagi kebangkitan PDI Perjuangan,” kata Richard, saat diwawancarai Suluttoday.com, Selasa (28/7/2020).

Tambah Richard yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dan pernah beberapa periode menjadi anggota DPRD Kota Manado, Wakil Ketua DPRD Kota Manado itu mengatakan bahwa Peristiwa Kudatuli menandai lahirnya kebebasan berdemokrasi di Indonesia. Semacam gerbang pembuka atas terkungkungnya nafas dan kran kebebasan di Indonesia.

”Peristiwa ini menjadi tonggak sejarah dimulainya gerakan reformasi di tanah air. Doa kami bagi para pejuang partai yang gugur dalam peristiwa tersebut. Merdeka,” ujar Bung Richard begitu Richard Sualang akrab disapa.

(*/Bung Amas)

Bertarung di Pilwako, Ayub Albugis: Baliho Bertanda Saya Siap Bertarung

Hi. Ayub Ali Albugis (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang telah 3 periode menjadi Anggota DPRD Sulut terus diperbincangkan masyarakat. Siapa dia, kalau bukan Hi. Ayub Ali Albugis, SE (A3). Ayub yang merupakan perwakilan masyarakat Kota Manado di DPRD Provinsi Sulut itu telah gencar memang baliho sebagai tanda kesiapan ikut bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Manado, 9 Desember 2020.

Sabtu (25/7/2020), saat diwawancarai Suluttoday.com, Ayub mengaku telah memikirkan matang-matang terkait langkah yang akan diambilnya. Politisi yang memiliki dukungan luas di Kota Manado itu oleh pendukungnya didorong maju dalam kontestasi Pilwako Manado sebagai calon Wakil Wali Kota Manado. Menurut Ayub apa yang dilakukannya semata-mata untuk mengabdi kepada masyarakat, tidak lebih dari itu.

”Baliho dan atribut kampanye yang dipasang itu sebagai tanda bahwa saya siap bertarung di Pilwako Manado. Itu bentuk kesiapan jika nanti saya dipinang untuk mewakili umat Islam dalam pertarungan di Pilwako Manado 2020 ini. Selama beberapa periode di DPRD Provinsi Sulawesi Utara saya telah bekerja maksimal, tapi ada kekurangan dalam hal penentu kebijakan. Atas status itulah, maka saya bersedia maju untuk bertarung sebagai pengambil kebijakan di Kota Manado,” kata Ayub, Sekretaris DPW PAN Sulut ini tegas.

Tidak hanya itu, Ayub tidak menyangkal bahwa tarikannya ke poros Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) begitu kencang. Politisi yang dikenal penuh hitungan akurat dalam pertarungan politik itu mengatakan akan melihat siapa figur calon Wali Kota Manado yang tepat untuk bersanding dalam duet koalisi nantinya. Karena Ayub tidak mau asal-asalan maju tanpa kalkulasi terkait akumulasi suara yang matang.

”Saya maju dan siap bersama figur yang punya peluang menang tentunya. Kalau kedekatan dengan kader-kader PDI Perjuangan, kalian tahu sendiri seperti apa. Intinya parpol kuat yang punya kans menang, ketika mendaulat saya diposisi papan dua dalam kompetisi Pilwako Manado saya bersedia. Dari berbagai aspek memang harus diperhitungkan kalau mau menang dalam pertarungan. Untuk figur calon pemenang di Pilwako Manado saya lihat sudah mulai terbaca dalam survey dan beberapa instrumen pengukur suara lainnya. Cerminannya bisa melalui suara Pemilu 2019 lalu,” ujar Ayub menutup.

Untuk diketahui, beberapa sumber resmi Suluttoday.com menyebutkan bahwa Ayub Albugis lebih tertarik dan nyaman menjadikan Andrei Angouw sebagai calon Wali Kota Manado yang akan didampinginya. Belum lagi dalam sejumlah kesempatan penting Ayub terlihat akrab dengan Andrei. Dalam konteks pemasangan baliho pun, disejumlah titik, baliho Andrei berdekatan dengan baliho milik Ayub. Kemudian, Ayub juga pernah mendaftar di PDI Perjuangan untuk mencalonkan diri sebagai calon Wakil Wali Kota Manado.

(*/Bung Amas)

Richard Sualang: Bersiap untuk New Normal

dr. Richard Sualang (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Rencana pemerintah untuk membuat kebijakan new normal atau kenormalan baru setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ramai diperbincangkan masyarakat. Menurut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr. Richard Sualang masyarakat sudah harus bersiap-siap untuk situasi tersebut. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ini menilai kebijakan pemerintah umumnya untuk kebaikan masyarakat.

”Masyarakat Sulawesi Utara, termasuk Kota Manado sudah harus bersiap untuk memasuki era ner normal. Kondisi dimana kenormalan baru, atau yang terkadang juga disebut kewajaran baru atau kelaziman baru sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk kebaikan masyarakat di tengah menghadapi Corona Virus 19 saat ini. Sudah tentu rencana tersebut akan positif bagi masyarakat,” ujar Sualang yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Manado periode 2014-2019 itu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado ini menyebutkan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan produk kebijakan yang terbaik untuk masyarakat. Proses adaptasi masyarakat yang telah beberapa bulan ini menghadapi penyebaran Covid-19 perlu mendapat dukungan dari bawah. Politisi nasionalis ini mengatakan new normal menjadi pilihan yang harus diterima masyarakat.

”Apa yang tengah dipersiapkan pemerintah tentang new normal adalah sesuatu yang baik. Pemerintah telah mencari alternatif terbaik dan ragam pilihan terbaik lainnya, dan masyarakat harus mampu menyesuaikan dengan realitas seperti itu. New normal harus kita hadapi dengan semangat kebersamaan, pemerintah memerlukan dukungan semua pihak, terutama masyarakat dalam menyukseskan rencana tersebut. Sambil kita tetap hidup sehat, mengikuti protokol kesehatan. Menjalankan physical distancing, rajin mencuci tangan, gunakan masker ketika keluar dan menghindari kerumunan,” kata Sualang, saat diwawancarai Suluttoday.com, Jumat (29/5/2020).

Untuk diketahui, new normal juga identik dikaitkan dengan pembukaan sarana atau ruang publik, perkantoran, industri, sekolah, dan lain sebagainya. Hal ini agar masyarakat dapat beradaptasi dan beraktivitas seperti biasa meski pandemi Covid-19 belum usai.

(*/Bung Amas)

Untuk Manado Maju, RICHARD Bawa Konsep Manajemen Sampah Zero

Richard Sualang (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Beberapa program strategis secara umum telah disampaikan dr. Richard Sualang di sejumlah media massa. Politisi yang dikenal visioner itu ternyata memiliki perhatian pada persoalan persampahan di Kota Manado. Sualang rupanya tidak mau masok area yang berpolemik yakni pengadaan incinerator, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado itu malah mengajukan konsep manajemen sampah zero.

”Menjadi pemimpin tidak harus minim gagasan. Saya memiliki cita-cita terutama dalam mewujudkan lingkungan hidup yang bersih di masyarakat, yaitu Gerakan Mencintai Bumi yang dicanangkan Ibu Megawati Soekarnoputri secara nasional, dan saya terjemahkan salah satunya dalam manejemen sampah zero,” kata Sualang, politisi vokal yang dinilai layak maju sebagai calon Wali Kota Manado 2020 ini.

Relevansi program dan pembangunan yang bersifat sinergis, tambah Sualang sangat diperlukan di Manado. Perkembangan Kota Manado yang terus meningkat juga akan disusul dengan kompleksitas permasalahan, diantaranya menyangkut sampah. Sehinggat anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini menyebut perlu penanganan serius dan profesional.

”Kuncinya pada sistem yang matang. Bukan tiba saat tiba akal dalam pengelolaan sampah di Kota Manado. Kemudian prinsip pembangunan itu harus diselaraskan, diperlukan sinergitas dan saling menopang. Kota Manado ke depan dalam urusan mengelola sampah kita perlu sistem yang kuat dan profesional agar pemerintah daerah benar-benar serius melakukan perbaikan atau penataan disektor pengelolaan persampahan. Bagaimana kita punya kemampuan mengatur, mengelola dan mengolah seluruh sampah dengan teknologi yang ramah lingkungan dan menjadikannya produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi,” ujar Sualang, pada Suluttoday.com, Rabu (11/3/2020).(*/Amas)

Lihat Baliho Richard Sualang Terpasang, Warga Manado Beri Komentar

Spanduk Richard Sualang

MANADO, Suluttoday.com – Bermunculannya sejumlah baliho dari bakal calon Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang di seluruh Kelurahan yang tersebar di Kota Manado mendapat ragam tanggapan warga. Minggu (16/2/2020), Ismail salah satu warga Tuminting saat ditemui di kawasan Jarod menyampaikan bahwa sosok aura sebagai sosok pemimpin Kota Manado terpancar dari baliho Richard Sualang. Menurutnya Richard yang kini anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu merupakan potret pemimpin yang paripurna.

”Luar biasa hampir di tiap Lingkungan yang ada di Manado baliho Pak Richard Sualang terpasang. Wajah beliau memiliki kharisma sebagai pemimpin. Aura sebagai pemimpin Kota Manado kedepan saya lihat ada pada Pak Richard. Saya menilai beliau ini sosok politisi muda yang memiliki karakter kepemimpinan yang lengkap. Dan utamanya, Pak Richard merupakan politisi nasionalis, tidak mempertentangkan perbedaan agama,” ujar Ismail.

Di tempat terpisah, Melky salah satu warga Malalayang yang mengakui bukan kader PDI Perjuangan tapi respek kepada figur Richard Sualang. Dia menilai Kota Manado kedepan harus dipimpin kaum muda yang memiliki jejak pengalaman mumpuni, juga tokoh yang pluralis, mampu menjaga toleransi beragama. Manado sebagai Kota Maju harus mempunyai pemimpin yang energik.

”Kalau Pak Richard saya lihat sudah teruji. Memang saya bukan kader PDI Perjuangan, tapi sejujurnya saya senang dan akan mendukung Pak Richard jika maju sebagai Wali Kota Manado. Sejak menjadi anggota DPRD Kota Manado, sampai sekarang menjabat anggota DPRD Provinsi Sulut beliau ini dikenal peduli dengan masyarakat. Belum lagi, keberadaan Pak Richard selaku politisi yang majemuk cara pandang dan pergaulannya. Manado kedepan memerlukan pemimpin seperti beliau, saya lihat spanduk beliau juga sudah terpasang dimana-mana. Kita mendoakan agar Pak Richard mendapat rekomendasi maju di Pilwako Manado, sebagai calon Wali Kota,” tutur Melky tegas. (*/Am)

iklan1