Tag: DPRD provinsi sulut

Sahabat AMIR LIPUTO Gelar Buka Puasa Bersama

Amir Liputo, dalam sambutan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Banyak politisi yang tampil dipentas politik dengan menampilkan ciri khas berbeda. Salah satunya adalah Hi. Amir Liputo, SH politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Utara (Sulut) tampil sederhana, namun tidak pernah melupakan basis pemilihnya. Ditengah kesibukannya sebagai Ketua PHBI Kota Manado dan Ketua KKIG Manado, Liputo masih meluangkan waktunya bersama orang-orang yang selalu bersamanya.

Minggu (2/6/2019) di Manado Bersehati Hotel bersama Sahabat Amir Liputo, mereka melaksanakan buka puasa bersama. Dalam sambutannya Liputo memaparkan bahwa silaturahmi akan terus terjalin bila sesama sahabat dan masyarakat menjaga komunikasi, saling tegur sapa dengan baik. Ia menilai hajatan demokrasi yakni Pemilu 17 April 2019 menjadi momentum yang makin mengakrabkan dirinya dengan segenap masyarakat.

”Mari kita terus membina silaturahmi. Jangan saling mengabaikan, saling melupakan atau saling menghambat antara sesama. Momentu politik yang baru saja kita lewatkan membawa hikmah yang luar biasa, dimana di alam demokrasi semua masyarakat memiliki hak yang sama dalam memilih, yang paling utama kita terus merajut kebersamaan,” ujar Liputo yang adalah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini.

Acara ini juga dihadiri Ketua DPW PKS Sulawesi Utara, Syarifudin Saafa. Saafa juga dalam sambutannya berterima kasih kepada masyarakat yang telah memilih dirinya menjadi anggota DPRD Kota Manado. Bagi Saafa dukungan masyarakat adalah kekuatan dan kehidupan bagi politisi, itu sebabnya patut terus dipelihara kekuatan-kekuatan dukungan tersebut.

”Mari kita kuatkan dukungan. Rawat kebersamaan antara sesama, jangan saling menjegal. Politisi itu nafas eksistensinya ada pada masyarakat yang adalah pemegang kedaulatan. Itu sebabnya, saya juga wajib berterima kasih atas dukungan masyarakat Dapil Singkil-Mapanget yang memilih saya, kiranya kita semua akan terus saling memberi dukungan, saya akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara konsisten,” kata Saafa.

Kegiatan silaturahmi yang digagas Amir Liputo ini dihadiri sejumlah politisi dan tokoh agama. Sejumlah juga memberikan komentar positif, mengapresiasi kepedulian Liputo dalam tiap momentum bersama masyarakat. Mereka mengakui soal keberpihakan Liputo dalam memperjuangkan kepentingan publik. (*/Redaksi)

Mengenal JUWITA SETYARINI Lebih Dekat

Juwita Setyarini, Caleg dari Partai Gerindra (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Politisi cantik yang bernama Juwita Setyarini, M.Ikom banyak pihak yang rupanya belum terlalu akrab disaat Ririn sapaan akrab Setyarini terjun ke kancah politik. Ternyata Ririn sudah sejak kecil memiliki cita-cita agung untuk menjadi pemimpin, salah satu sarananya ialah melalui menjadi kontestan Pemilu. Tepatnya di tahun 2019, Ririn akhirnya memutuskan menjadi Caleg dimana sebelumnya menimbah pengalaman sebagai Artis Ibukota.

”Sejak awal, saya memang sudah tertarik untuk terjun di dunia politik. Karena menurut saya politik masih bagian dari ibadah. Kenapa politik saya sebut sebagai ibadah? Karena dengan terjun ke dunia politik saya rasa akan bermanfaat untuk orang banyak, khususnya masyarakat Manado,” kata Ririn, Selasa (19/3/2019).

Caleg Nomor Urut 3 Dapil Kota Manado yang diusung Partai Gerindra ini juga menegaskan bahwa dirinya mengakui ada tantangan besar yang harus dihadapinya ketika masuk ke gelanggang politik. Walau begitu Ririn yang akan memperebutkan kursi DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu optimis dengan kerja keras akan mewujudkan semua cita-citanya.

”Tantangan terbesar saya adalah mengenalkan saya kembali kepada masyarakat Manado. Karena setelah SMA saya merantau ke Jakarta untuk menuntut ilmu. Banyak program yang akan saya perjuangkan untuk kepentingan masyarakat. Terutama kepentingan dalam bidang Pendidikan dan Emansipasi Perempuan,” ujar Ririn.

Secara lantang, terang-terang politisi muda vokal itu mengajak masyarakat disaat ia melakukan safari politik untuk mendukung dirinya. Dalam sukses pemenangan Pemilu, banyak penilaian dan faktor yang mempengaruhi masyarakat memilih para politisi, hal itu yang telah dideteksi Ririn, sehingga politisi Gerindra ini mengaku punya cara-cara edukatif dan persuasif saat merebut hati masyarakat.

”Dukung dan bantu saya mewujudkan itu semua, masyarakat merupakan penentunya. Saya semata-mata hanya ingin berjuang dan berkontribusi penuh untuk masyarakat khususnya warga Manado,” tutur Ririn menutup. (*/Redaksi)

DPRD Sulut Paripurnakan Penyampaian Pansus LKPJ T.A 2015

Pimpinan DPRD Sulut Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur (Foto Ist)

Pimpinan DPRD Sulut Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Senin (25/04/2016) siang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2015.

Ketua Pansus LKPJ Ferdinand Mewengkang (Foto Ist)

Ketua Pansus LKPJ Ferdinand Mewengkang (Foto Ist)

Dalam menjalankan amanat undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007 tentang LPPD kepada pemerintah, LKPJ kepada DPRD dan LPPD kepada masyarakat, DPRD Sulut melakukan pembentukan panitia khusus (Pansus) membahas LKPJ tahun anggaran 2015 soal pengelolaan realisasi kinerja gubernur terhadap penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan.

Penyerahan Laporan Pansus LKPJ Kepada Gubernur Sulut (Foto Ist)

Penyerahan Laporan Pansus LKPJ Kepada Gubernur Sulut (Foto Ist)

Ketua Pansus Ferdinand Mewengkang dalam paripurna laporan penyampaian pansus pembahas LKPJ gubernur 2015 melaporkan sepanjang tahun 2015 pemerintah provinsi kantongi 33 temuan BPK-RI dan belum ditindak lanjuti 2 temuan, selain itu terdapat 194 temuan oleh Irjen Kemendagri dan telah diselesaikan194 temuan disarankan 128 temuan yang terselesaikan 249 temuan dimana 8 temuan dalam proses dan 1 temuan belum diselesaikan.

Anggota DPRD Sulut (Foto Ist)

Anggota DPRD Sulut (Foto Ist)

Dari hasil pembahasan pansus, memberikan catatan kritis dan rekomendasi tajam untuk pemerintahan gubernur Olly Dondokambey dan wakil gubernur Steven Kandouw agar melakukan evaluasi terhadap jalannya kepemimpinan SKPD yang lama.

Jajaran SKPD saat mengikuti jalannya Paripurna (Foto Ist)

Jajaran SKPD saat mengikuti jalannya Paripurna (Foto Ist)

Pansus mengharapkan Pemprov pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan yang terbagi atas Kebijakan umum pemerintahan daerah dan Kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah terdiri dari pengelolaan pendapatan dan belanja daerah yang terbagi atas Penyelenggaraan urusan desentralisasi yang terbagi dalam 18 urusan wajib dan 7 urusan pilihan yang dilaksanakan.

Turut Hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Foto Ist)

Turut Hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Foto Ist)

Pansus yang beranggotakan 15 anggota dewan dan 4 pimpinan dewan telah melakukan pembahasan secara maraton selama tiga hari kerja sampai larut malam banyak mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat karena mampu bekerja memberikan perbedaan dengan pansus LKPJ yang pernah ada sebelumnya. Turut hadir juga forum komunikasi pimpinan daerah bersama juga satuan kerja perangkat daerah.(ADV/Jimmy)

Tuuk dan Makagansa Temui Langsung Pendemo Sopir Angkot

Makagansa dan Tuuk saat menemui pendemo (Foto Suluttoday.com)

Makagansa dan Tuuk saat menemui pendemo (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemberlakuan jalur satu arah atau yang dikenal dengan One Way Traffic, ratusan sopir Angkot menggelar aksi demo di jln ruas jalan Pierre Tendean Boulevard manado, Rabu (24/02/2016).

Para sopir angkot yang mengatasnamakan Asosiasi Pengemudi Indonesia (API) menyuarakan agar pemerintah dapat mengembalikan jalur seperti biasa, karena menurut mereka, jalur satu arah yang ada sekarang ini mengurangi hasil pendapatan para sopir.

Aksi demo tersebut didatangi langsung oleh dua Anggota DPRD provinsi Sulut yaitu Marvel Dicky Makagansa dan, James Tuuk yang keduanya merupakan anggota Dewan dari fraksi partai PDI-P.

Didepan ratusan para sopir yang melakukan aksi demo, Dicky Makagansa mengatakan bahwa pemberlakuan satu jalur ini tentunya sudah dipertimbangkan oleh pemerintah, namun kalau aturan tersebut merugikan masyarakat, kami pun akan melawan aturan tersebut.

“Aturan apapun yang dibuat, apapun itu yang merugikan masyarakat, kami akan visibilty dan kami akan lawan. Oleh karena itu, kami akan mengusahakan jikalau ingin berbaur dengan para sopir angkot yang ada, tentunya kami dari fraksi PDIP akan bersama-sama mendukung,” ucap legislator dari dapil kepulauan ini.

Sementara itu ditempat yang sama James Tuuk anghota komisi 1 DPRD Sulut ini mengatakan bahwa dirinya bersama Dicky Makagansa memberikan diri untuk sulut agar tidak ada aturan yang membuat rakyat sengsara.

“Saya dan bapak Dicky memberikan diri ditanah Sulut. Tidak boleh ada aturan yang justru membuat rakyat sengsara. Aturan yang dibuat harus mendukung ekonomi kerakyatan ini bertumbuh,” ujar Tuuk. (Jimmy Lumingkewas)

PHBI Manado Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Pesan Liputo

Hi Amir Liputo SH saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Hi Amir Liputo SH saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dalam pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriah, Kamis (24/12/2015) yang bertempat di Masjid Raya Ahmad Yani Manado, Hi Amir Liputo SH, Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kota Manado saat menyampaikan sambutan mengingatkan agar umat Islam dapat mewariskan semangat Nabi Besar Muhammad SAW, dengan mengaplikasikannya, bukan sekedar menjadikannya sebagai kegiatan seremonial.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Lahirkan Pribadi Muslim Berakhlak Mulia’, dan sub tema ‘Ikhlaskan HATI dan HARTA dalam membangun Rumah Allah SWT, bagi Liputo yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merupakan bagian dari pentingnya umat Islam meningkatkan kepeduliannya pada pembangunan rumah Ibdah dengan beramal saleh.

”Walau ada yang bertanya-tanya ke saya kenapa perlu dilaksanakannya Maulid Nabi Muhammad SAW, tapi bagi saya inilah suatu kegiatan mulai untuk kita mengenang Nabi Besar Muhammad SAW. Bagaimana kita juga mengamalkan semua yang beliau perjuangkan untuk semua umat, lebih istimewa umat Islam, inilah kelahirkan Nabi Muhammad SAW yang kita rayakan dengan beramal, saling mengingatkan agar kita tingkatkan amal ibadah kita dijalan Allah SWT. Mari kita berbondong-bondong beramal untuk membangun rumah ibadah,” ujar Liputo.

Suasana khusyu dari para Jamaah (Foto Suluttoday.com)

Suasana khusyu dari para Jamaah (Foto Suluttoday.com)

Sekedar diketahui yang hadir dalam kegiatan ini, diantaranya, Pejabat Gubernur Sulut, DR Hi. Soni Sumarsono, Ketua MUI Sulut, KH. Abdul Wahab Abdul Gafur, Kandepag Sulut, Soleman Awad, Kandepag Manado, Lili Rasmana, yang mewakili Pejabat Wali Kota Manado, Hi. Rum Usulu, PHBI Sulut, Ismail Mo’o, anggota DPRD Provinsi Sulut, Ayub Ali Albugis. Sementara itu yang menjadi panitia adalah PHBI Kecamatan Mapanget, dan bantuan yang diterima akan disumbangkan pada pembangunan Masjid Baitulrahman, Paniki Kecamatan Mapanget Kota Manado.

Yang menjadi penceraham dalam kesempatan Maulid kali ini adalah DR Rivai Bolotio, yang menyampaikan pesan pentingnya merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tidak melupakan sejarah, sehingga Maulid tidak menjadi sekedar kegiatan hura-hura. Baginya, Allah SWT akan memberikan nikmat yang lebih bagi umatnya yang pandai bersyukur.

Pejabat Gubernur Sulut, DR Hi Soni Sumarsono bersama Ketua MUI Sulut, Kandepag Sulut dan pemuka agama Islam lainnya saat berada di Masjid Raya (Foto Ist)

Pejabat Gubernur Sulut, DR Hi Soni Sumarsono bersama Ketua MUI Sulut, dan pemuka agama Islam lainnya saat berada di Masjid Raya (Foto Suluttoday.com)

“Kita wajib mensyukuri apa yang Allah berikan, jika semua disyukuri maka insya Allah anugrah dan nikmat lain Allah berikan kepada kita. Adanya dekadensi moral, terjadinya sikap tidak saling menghargai, kekerasan dan pembunuhan menjadi hal biasa pada masa itu. Inilah serangkaian peristiwa yang melahirkan dilaksanakannya Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga generasi Islam saat ini perlu menangkap esensi dari momentum tersebut, jangan lagi kita memelihara sikap yang tidak bermoral dan lain sebagainya. Mari kita melakukan rekonstruksi tradisi, dari kebiasaan melakukan hal buruk menjadi membiasakan diri melakukan hal-hal positif,” tutur Rivai yang juga dosen Pasca Sarjana IAIN Manado ini lantang. (Amas)

iklan1