Tag: Dr. Ir. GS Vicky Lumentut

Kontingen Pawai Pemkot Manado Tampil Memukau di Rakernas APEKSI dan ICE 2017

Wali Kota Manado dan istri saat mengikuti acara Pawai Budaya (Foto Ist)

MANADO – Rabu (19/7/2017), pemerintah Kota Manado turut berpartisipasi dalam parade budaya Nusantara dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Indonesia City Expo (ICE) di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.

Sekedar diketahui, Pawai Budaya kontingen Manado menampilkan barisan penari dan rombongan berpakaian Kaeng Manado, dipimpin Wali Kota DR Ir GS Vicky Lumentut didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene, MS.,DEA. Ribuan masyarakat Kota Malang tampak tumpa-ruah menyaksikan arak-arakan pawai dengan berbagai atraksi budaya masing-masing kota peserta APEKSI.

Pawai budaya tersebut merupakan bagian dari pembukaan Pekan Promosi kota-kota di Indonesia yang dikenal dengan ICE 2017. Wali Kota Malang HM Anton dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pawai budaya Nusantara merupakan bentuk kebersamaan para peserta APEKSI yang datang dari seluruh Indonesia. Sehingga kehadiran duta-duta wisata tersebut telah ikut meramaikan Kota Malang.

“Terima kasih atas keikutsertaan teman-teman Wali Kota se-Indonesia yang telah ikut meramaikan Kota Malang dengan tampilan pawai budaya ini,” kata Wali Kota Anton.

Selain itu, Wali Kota GSVL yang juga Ketua Dewan Pengawas APEKSI, mengaku bangga Kota Manado bisa ikut serta dalam pawai budaya Nusantara. Bahkan, dirinya memuji kerja keras Pemerintah Kota Malang sebagai tuan rumah Rakernas APEKSI dan ICE 2017.

“Kami bangga ada di Kota Malang, kota yang sejuk dan dikenal dengan julukan kota bunga. Saya mengundang untuk datang ke Manado pada bulan September dalam acara Manado Fiesta 2017,” papar Wali Kota Manado dua periode ini.(*/Mas)

Paparkan 8 Program, Warga Karombasan Tumpah Ruah Dukung GSVL-Mor

Kampanye GSVL-Mor di Karombasan (Foto Ist)

Kampanye GSVL-Mor di Karombasan (Foto Ist)

MANADO – Pasangan calon (Paslon) Wali Kota Pilwako Manado 2015-2020 yakni GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan (GSVL-Mor), selaku calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota telah memikirkan bagaimana supaya SDM di Manado tiap tahun meningkat. Maka disepakatilah program pendidikan gratis untuk anak-anak penduduk Manado.

”Semua anak di Manado harus sekolah, dan semuanya tidak dipungut biaya alias gratis. Termasuk nanti uang komite sekolah akan diupayakan agar dimasukkan dalam anggaran Pemkot, sehingga semua pelajar tidak dipungut biaya lagi. Tapi hanya ini berlaku di sekolah negeri, baik SD, SMP, SMA dan SMK. Karenanya, saya dan Pak Mor memasukkan program ini di pemerintahan kami lima tahun kedepan. Kalau sekolah swasta ada aturan sendiri,” ujar GSVL sapaan akrab Lumentut saat kampanye dialogis di Kelurahan Karombasan Selatan, Senin (05/10/2015).

Tidak hanya sampai di situ, bagi yang akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi juga akan dibiayai, dimana ada program beasiswa untuk pelajar yang pintar tapi perekonomian keluarga terbatas.

”Yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi, gratis, nanti Pemkot Manado yang akan biayai. Dia hanya siapkan ongkos ke kampus, dan semua biaya studi pemerintah yang biayai,” kata GSVL.

Lanjut dikatakan Lumentut teknis penjaringan penerima Beasiswa akan dilakukan secara baik dan benar. ”Jadi kami akan seleksi 3 orang tiap Lingkungan yang akan melanjutkan studi S1, kemudian 3 orang tiap Kelurahan untuk studi S2, juga 3 orang tiap Kecamatan yang akan melanjutkan studi S3,” papar GSVL yang juga Ketua APEKSI ini.

Untuk diketahui, inilah 8 janji Program Cerdas pro-rakyat GSVL-Mor 2015-2020
1) Dana sosial lansia, difabel, dan santunan dana duka;
2) Peningkatan kualitas layanan pengobatan gratis melalui program universal coverage (UC) Cerdas;
3) Peningkatan kualitas program Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL) Mapalus termasuk peningkatan Program Pembangunan Lingkungan (Prokamling) dan pembangunan Ruang Publik (RTH & RTNH);
4) Peningkatan kesejahteraan PNS dan non PNS termasuk peningkatan honor guru bantu, petugas kebersihan, dan kepala lingkungan;
5) Meningkatkan insentif bagi para rohaniwan.
6) Dana bantuan khusus pendidikan yaitu mitra bantuan dana riset bagi peneliti dan dosen perguruan tinggi, beasiswa pendidikan bagi siswa yang kurang mampu SD, SMP, SMA dan Beasiswa S1 untuk 3 orang per lingkungan, S2 untuk 3 orang per kelurahan, dan S3 untuk 3 orang per kecamatan;
7) Memperkuat program good governance and clean government dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik satu atap secara online berbasis sistem dan teknologi informasi;
8) Pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja serta program pengembangan kreatifitas pemuda dibidang seni, olahraga, budaya dan teknologi. (Amas)

Bangun Manado, Lumentut Juga Terinspirasi dari Penderita Difabel

Wali Kota GSVL, Mor Bastiaan dan Denny (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota GSVL, Mor Bastiaan dan Denny Rotinsulu (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Upaya pemerintah Kota Manado, seperti yang dilakukan DR GS Vicky Lumentut, selaku Wali Kota Manado untuk membantu dan mensejahterakan warga Kota Manado tentunya. Kali ini, Vicky Lumentut terinspirasi penderitaan penyandang Difference Ability (Difable) seorang yang memiliki kemampuan berbeda, Denny Rotinsulu warga Karombasan Selatan Manado, yang sejak berumur Dua tahun akibat Polio.

Menyebabkan hati nurani GSVL tersentuh untuk memprogramkan khusus fasilitas bantuan dan santunan sosial bagi penyandang Disability. Tentunya, ini kabar menggembirakan bagi para penyandang Difable yang ada di Kota Manado.

Gagasan brillian itu tercetus saat GSVL, Rabu (23/09/2015) kemarin, mendatangi dan melihat langsung bagaimana penderitaan Denny yang kesehariannya berprofesi sebagai penjual Koran keliling kota dengan hanya mengandalkan sepatu boots dan kursi roda terlihat bahagia menyambut kedatangan GSVL bersama Mor Bastiaan.

Ada hal luar biasa, Denny dengan keterbatasan fisiknya, mampu menjadi tulang punggung bagi keluarga mereka. Karenanya untuk memudahkan dirinya beraktivitas, Denny dalam kesempatan itu mengajukan permohonan bantuan ke Pemkot Manado.

Sayangnya, Pemkot Manado belum memprogramkan bantuan bagi penyandang Disability. Alhasil, GSVL secara pribadi berinisiatif untuk membantu Denny secara pribadi dengan mengadakan satu unit kursi roda.

Suasana haru bercampur gembira terpancar jelas diraut wajah Denny, yang meskipun agak kurang jelas berbicara. Bersama orang tua dan adik-adiknya, keluarga ini menyatakan sangat berterima kasih atas kepedulian dan perhatian Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut terhadap kaum penyandang Difable.

”Terlebih sudah berkunjung langsung ke rumah kami. Ini merupakan penghargaan yang tak ternilai dari Walikota kepada warganya,” ujar Hendrik Rotinsulu ayah Denny.

Kemudian, aksi simpati kemanusiaan inipun membuat warga sekitarnya terharu dan memberi apresiasi dengan appalus atas kepedulian GSVL yang datang bersama Mor Bastiaan ini ikut menguatkan Denny dan keluarga. (Tim Redaksi)

Prof Paula Runtuwene Lepas Ribuan Peserta Manasik Haji

Prof DR Paula Lumentut Runtuwene, istri tercinta Wali Kota Manado (Foto Ist)

Prof DR Paula Lumentut Runtuwene, istri tercinta Wali Kota Manado (Foto Ist)

MANADO – Berlangsung penuh hikmah, perjalanan sepanjang jalan dari lapangan Sparta Tikala hingga Masjid Ahmad Yani Manado. Talbiyah yang diucapkan secara bersama-sama, menggema usai Bunda PAUD, Prof DR Paula Lumentut Runtuwene melepas 1200 peserta peragaan Manasik Haji Anak dan Orang Tua, yang digelar Badan Pembina Taman Kanak-Kanak (TK) Islam (BPTKI) Manado, 1436 H/2015, tingkat TK/PAUD, Minggu (13/9/2015) pagi tadi.

Bunda PAUD, Paula Lumentut Runtuwene usai melepas secara resmi pelaksanaan Manasik Haji, langsung ikut berbaur dengan ribuan peserta dan berjalan kaki, dari lapangan Sparta Tikala sampai Masjid Ahmad Yani Manado. Sontak para orang tua murid, terharu bercampur gembira karena diiringan istri Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut.

”Ini bukti kepedulian terhadap umat Islam. Memang seharusnya begitulah jika menjadi istri pejabat. Harus mengayomi tanpa pilih kasih. Terima kasih ibu Paula,” ujar ibu Seida Paputungan orang tua Adil Rarumangkay, salah satu murid TK Islamic Centre yang ikut Manasik terharu bercampur kagum.

Diketahui, 1200 peserta Manasik Haji ini terdiri dari 610 anak TK dan 590 orang tua murid, termasuk peserta dari sejumlah TK asal Pineleng Kabupaten Minahasa. Sementara, Bunda PAUD Prof DR Paula Lumentut Runtuwene saat menyampaikan pesannya dihadapan ribuan peserta Manasik Haji ketika berada di dalam Masjid Ahmad Yani, menyebutkan betapa pentingnya pendidikan ahlak dan ketaqwaan pada Agama bagi anak sejak usia dini. Dalam kesempatan berbahagia itu, Bunda PAUD menjelaskan secara singkat terkait pentingnya menanamkan 3 Kecerdasan (Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual).

”Saya bangga bisa bersama-sama dengan anak-anak dan orang tua murid. Ini merupakan sumbangsih penting bagi masyarakat Kota Manado untuk menjaga kerukunan dan memelihara ketaqwaan dan ahlak pada anak sejak usia dini. Anak adalah harapan orang tua, anak adalah harapan dan penerus bangsa dan Negara. Jadilah yang terbaik di masa depan, tanpa mengenyampingkan Ahlak dan Agama. Selamat dan sukses mengikuti Manasik Haji,” kata Bunda PAUD yang disambut applaus peserta Manasik.

Ketua BPKTI Manado Hj Sofiana Kiyaidemak mengatakan, tujuan pelaksanaan Manasik Haji yang digelar setiap tahun ini, untuk menanamkan rukun Islam ke Lima yaitu, Berhaji. Tak lupa dia mengucapkan terima kasih pada Bunda PAUD yang telah ikut mendukung dan memberikan motivasi sehingga pelaksanaan Manasik Haji ini berjalan dengan baik. Juga kepada seluruh panitia dan masyarakat yang ikut mensupport terselenggaranya acara ini.

Kendati prosesi Manasik Haji itu dipenuhi keceriaan sebagaimana anak-anak, namun berlangsung khusuk. Untuk diketahui, pengertian Haji itu sendiri secara garis besar, adalah berkunjung ke Baitullah, untuk melakukan Thawaf, Sa’I, Wukuf di Arafah dan melakukan amalan-amalan yang lain dalam waktu tertentu (antara 1 Syawal sampai 13 Dzul Hijjah) untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT. (Tim Redaksi)

Marthen Manopo Resmi Jadi Ketua Tim Kampanye GSVL-Mor

Pelantikan tim kampanye GSVL-Mor (Foto Suluttoday.com)

Pelantikan tim kampanye GSVL-Mor (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Tim Pemenangan atau Tim Kampanye Pasangan Calon (Paslon), DR GS Vicky Lumentut dan Mor D Bastiaan (GSVL-Mor) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Periode 2015-2020, Rabu (2/9/2015) kemarin resmi di kukuhkan

Marthen Manopo SH, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut) yang merupakan ketua Tim Pemenangan GSVL-Mor dalam sambutannya usai pelantikan mengatakan, selaku ketua Tim Pemenangan yang dipercayakan oleh GSVL-Mor Bastian. Merupakan satu penghargaan yang luar biasa, namun tugas yang diemban ini sangatlah sulit, dan hanya bisa dilaksanakan dengan kerjasama dan saling berkomunikasi. Menurut Manopo, sebutan Ketua dan Wakil Ketua hanya saat pelantikan saja karena semua yang dilantik memiliki tugas dan peran yang sama.

”Untuk itu mari kita satukan tekad untuk mewujudkan apa yang kita cita-citakan bersama, untuk memenangkan GSVL-Mor  Bastian sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado periode 2015-2020,” pungkas Manopo.

pelantikan 2Diingatkan Manopo, bahwa kita semua yang baru mengucapkan sumpah dan janji sebagai Tim Pemenangan Paslon GSVL-Mor, harus b isa mempertanggung jawabkan tugas. Sebagai Tim yang telah dikukuhkan untuk memenangkan Paslon GSVL dan Mor Bastian yang diusung Partai Demokrat dan PKPI, untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Manado periode 2015-2020 pada perhelatan Pemilihan Walikota Manado 9 Desember 2015 mendatang.

“ Mari kita bersama-sama berjuang untuk kemenangan GSVL-Mor Bastian, dan bagi yang telah dilantik sebagai Tim Pemenangan GSVL-Mor. Agar boleh menjaga kredibilitas dan martabat sesuai sumpah yang diterima, tidak ada waktu untuk berleha-leha untuk kemenangan GSVL-Mor. Semoga kepercayaan yang diberikan bisa kami laksanakan dan pertanggung jawabkan,” tandas Manopo seraya meneriakan Yel-Yel GSVL-Mor.

Ditambahkan Manopo, bagi Panwaslu yang hadir dijelaskannya. Bahwa kegiatan pelantikan Tim Pemenangan GSVL-Mor bukanlah kampanye. Meski ada Yel-Yel GSVL-Mor, itu karena yang hadir didalam kegiatan ini adalah orang-orang yang fanatic dengan GSVL-Mor Bastian.

Berikut Tim Pemenangan GSVL-Mor:

Ketua Tim Pemenangan: Marthen Manopo. SH

Ketua Harian : James Karinda. SH

Wakil-Wakil Ketua Tim Pemenang : Joudy Watung SH, Roy Maramis SH, Billy Lombok SH, Dr Edly Paat, Mantje Nelwan, Setly Kodong SH, Drs Lock Koyongian, Hanny Kandou, Royke Lumempow.

Sekertaris Umum Tim Pemenangan : Remy Ngangi

Bendahara Umum Tim Pemenangan : Edwin Lontoh. (Amas)

iklan1