Tag: DR Soni Sumarsono

Dirjen Otda Meminta RKPD Sejalan dengan Nawacita

DR Soni Sumarsono MDM (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, DR Soni Sumarsono MDM meminta seluruh RKPD dapat searah dengan program Presiden Joko Widodo yakni Nawacita. “Partai boleh beda namun presiden hanya satu. Karena itu semua program pembangunan di daerah harus terintegrasi dengan pemerintah pusat supaya berjalan optimal,” bebernya saat memberikan arahan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Grand Kawanua International Convention Center Manado, Rabu (18/4/2018) siang.

Lebih lanjut Sumarsono yang kini dipercayakan menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan bahwa Musrenbang adalah perpaduan bottom-up planning dan top down policy .

“Bottom up planning digunakan ketika menghadapi berbagai aspirasi masyarakat dari bawah. Sedangkan top down policy digunakan untuk menampung aspirasi pemerintah secara nasional,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Ricky S Toemandoek menjelaskan tujuan dilaksanakannya Musrenbang RKPD tersebut untuk menyempurnakan rancangan RKPD 2019 menjadi rancangan akhir RKPD 2019 dengan mengacu pada RPJMD Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016-2021.

Dalam kegiatan Musrenbang tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh kepala daerah dan penyerahan penghargaan dari Bappenas terhadap daerah yang paling baik dalam merencanakan pembangunan daerahnya.(Cat)

DPRD Sahkan APBD Sulut Tahun Anggaran 2016

Pimpinan Fraksi saat berjabat tangan dengan pimpinan DPRD Sulut (Foto Suluttoday.com)

Pimpinan Fraksi saat berjabat tangan dengan pimpinan DPRD Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Rapat paripurna Dalam Rangka Pengambilan Keputusan Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang APBD TA 2016 dilaksanakan. rapat tersebut dipimpin oleh Stevanus Vreeke Runtu dan didampingi oleh wakil ketua Marthen Manopo dan Wenny Lumentut. Dalam rapat paripurna kali ini, DPRD Sulut membahas tentang laporan penyampaian hasil sinkronisasi pembahasan komisi komisi dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD oleh yang mewakili pimpinan komisi DPRD, Jumat (27/11/2015) siang.

DR Soni Sumarsono berjabat tangan dengan Fokompimda (Foto Suluttoday.com)

DR Soni Sumarsono berjabat tangan dengan Fokopimda (Foto Suluttoday.com)

Pembacaan laporan hasil singkronisasi yang disampaikan oleh Ketua komisi I Ferdinand Mewengkang. Mewengkang menjelaskan bahwa pendapatan APBD provinsi Sulut TA 2016 direncanakan sebesar Rp 2.836.861.179.377, dengan rincian PAD Rp 1.161.655.505.377 dana perimbangan sebesar Rp 1.332.911.674.000. Lain-lain pendapatan daerah yang sah RP 342.324.000.000 belanja dalam APBD provinsi sulut TA 2016 direncanakan sebesar Rp 2.895.903.076.468 dengan rincian belanja tidak langsung yang terdiri dari belanja aparatur, hibah, Bansos, bantuan keuangan ke kabupaten/kota,belanja tidak terduga, dan belanja bagi hasil ke kabupaten kota direncanakan sebesar Rp 1.491.250.103.148. Foto 3

DR Soni Sumarsono saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

DR Soni Sumarsono saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Dalam rapat paripurna tersebut juga, ikut diserahkan pendapat akhir RAPBD provinsi sulut TA 2016 dari fraksi-fraksi yang didahuli oleh, Fraksi PDI Perjuangan yang diserahkan oleh anggota dewan yang terhormat James Tuuk, dan diikuti oleh fraksi partai Golkar disampaikan oleh Kristovorus Deki Palinggi, fraksi partai Demokrat disampaikan oleh Billy Lombok, fraksi partai Gerindra diserahkan oleh Ferdinand Mewengkang, fraksi Amanat Keadilan disampaikan oleh Hi Ayub AlBugis, dan terakhir oleh fraksi Restorasi Nurani Keadilan yang dibacakan oleh Nori Supit.

Penandatanganan APBD Sulut oleh pimpinan DPRD dan Pejabat Gubernur DR Soni Sumarsono (Foto Suluttoday.com)

Penandatanganan APBD Sulut oleh pimpinan DPRD dan Pejabat Gubernur DR Soni Sumarsono (Foto Suluttoday.com)

Paripurna tersebut juga dilakukan penandatanganan dan penyerahan APBD provinsi sulut TA 2016 oleh pimpinan rapat Stevanus Vreeke Runtu, wakil ketua DPRD sulut Marthen Manopo, dan Wenny Lumentut kepada Pj Gubenur Sulut DR Soni Sumarsono yang disaksikan oleh semua peserta rapat paripurna.

Pimpinan DPRD Sulut saat menyerahkan buku APBD (Foto Suluttoday.com)

Pimpinan DPRD Sulut saat menyerahkan buku APBD (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, Pj Gubenur Sulut DR Soni Sumarsono dalam sambutannya menyampaikan bahwa, apa yang diwujudkan selama ini, akan semakin memantapkan langkah penyampaian visi pembangunan daerah yakni, mewujudkan sulut di pintu gerbang indonesia se asia timur dan pasifik, Perda tentang APBD provinsi sulut TA 2016, disusun berdasarkan kinerja yang kongkrit, jelas, sitematis dan terukur, dengan memperhatikan prinsip-prinsip penganggaran yaitu partisipasi masyarakat transparansi dan akuntabilitas anggaran, disiplin anggaran, keadilan anggaran, efisiensi dan efektivitas anggaran serta taat pada asas. Namun sesungguhnya hal yang terpenting adalah benar-benar diprioritaskan dan pro rakyat sehingga senantiasa diupayakan untuk membawa manfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

Hadir dalam rapat ini Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulut, Ir Siswa R Mokodongan Kepala-Kepala SKPD di lingkup pemerintah provinsi sulut, serta Forkopimda.(ADV/Jimmy)

Mokoginta Sambut Kedatangan Gubernur di Purworejo

Pj. Gubernur Sulut3-edit

Penjabat Gubernur Sulut, DR. Soni Sumarsono, MDM didampingi Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Timur Muhammad Rudi Mokoginta pada saat melakukan kunjungan temu kangen di Desa Purworejo Boltim, Sabtu 21/11/2015 (Insert/Suluttoday.com)

BOLTIM, Suluttoday.com – Penjabat Gubernur Sulawesi Utara, DR. Soni Sumarsono, MDM, bersama rombongan jajaran Pemerintah Propinsi Sulut, Sabtu (21/11/2015) berkunjung ke Desa Purworejo Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), guna memenuhi undangan kegiatan Temu Kangen bersama Komunitas warga Etnis Jawa di Desa tersebut.

Dalam kunjungan ini, kedatangan Gubernur disambut langsung oleh Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Timur Muhammad Rudi Mokoginta bersama masyarakat setempat.

Pada acara tersebut, berbagai pertunjukan mulai dari tarian dan lainnya bernuansa Jawa, ditampilkan di hadapan Gubernur, pada kegiatan tersebut dilangsungkan di alun-alun lapangan Arjuna Desa Purworejo.

Gubernur dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya terhadap warga Desa Purworejo. Betapa tidak, Desa yang penduduknya mayoritas Jawa ini, sebagian besar hidup dengan hasil pertanian dan perkebunan yang bisa membuat masyarakat di Desa tersebut berkembang dan maju secara mandiri.

“Saya bangga dengan masyarakat disini (Purworejo), karena mampu beradaptasi dengan budaya dan tradisi di Bolaang Mongondow, tanpa mengabaikan budaya jawa yang turun temurun terus dilestarikan,” kata Gubernur dengan bahasa Jawa.

Sementara, Bupati Bolaang Mongondow Timur, juga memberi apresiasi terhadap suku Jawa yang ada di Desa Purworejo. Menurut Bupati, kehadiran Desa Purworejo di Bolaang Mongondow Timur, menambah keberagaman adat istiadat dan budaya di Boltim.

“Meski dengan keanekaragaman seni, budaya dan adat istiadat di Bolaang Mongondow Timur, namun warga Boltim umumnya harus tetap menjaga rasa persatuan, kekeluargaan dan kerukunan antar warga. Dengan mengusung Moto Bolaang Mongondow yakni Mototompiaan, Mototabian bo Mototanoban,” terang Bupati. (Rahman)

Gubernur Sumarsono Siap Kawal Pembentukan PBMR

Pj. Gubernur-Sulut-DR.-Sumarsono-edit

Penjabat Gubernur Sulawesi Utara DR. Soni Sumarsono

BOLTIM, Suluttoday.com – Kerinduan masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan terbentuknya Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR) nampaknya mulai menemui titik terang.

Pasalnya Penjabat Gubernur Sulut Soni Sumarsono memastikan akan mengawal pembentukannya. Hal ini ditegaskannya saat sambutan dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Tim Penggerak PKK Boltim yang baru.

“Pastinya saya akan mengawal pembentukan provinsi BMR, “terang Sumarsono pada Selasa, (27/10/2015) kemarin.

Dijelaskan-nya, selaku penjabat Gubernur sekaligus merangkap Dirjen Otonom Daerah (Otda) tentu dirinya mempunyai beban moral terhadap pembentukan PBMR.

“Saya ingin menjelaskan bahwa sebagai Penjabat Gubernur sekaligus Dirjen Otda yang mempunyai mandat mewakili pemerintah untuk pembentukan daerah baru secara pribadi saya mempunyai beban moral terhadap Bolmong Raya ini,” jelas Sumarsono.

Namun, usaha pembentukan provinsi BMR seyogya-nya didoakan seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Boltim.

“Demi mewujudkan keinginan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, topangan doa juga diharapkan dari seluruh lapisan khususnya masyarakat Boltim,” harap Dirjen Otda Kemendagri. (Febi)

3 Kali Pemadaman, PLN Berhasil Buat Gerah Gubernur Somarsono

Pejabat Gubernur Sulut, DR Soni Sumarsono (Foto Ist)

Pejabat Gubernur Sulut, DR Soni Sumarsono (Foto Ist)

MANADO – Ketika membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Dengan Bupati/Wali Kota seluruh Sulut di Kantor Gubernur Selasa (13/10/2015) kemarin, sangat disayangkan dan prihatin. Disaat membawakan sambutan, Penjabat Gubernur DR Sonny Sumarsono ‘Geram’ dengan adanya tiga kali pemadaman Listrik dari pihak PLN yang bukan hanya masyarakat yang berang, tapi instansi atau kantor-kantor juga yang merasa dirugikan, baik kerusakan barang elektronik hingga berbuntut dengan kejadian kebakaran dirumah penduduk.

“Belum sebulan saya menjabat Gubernur Sulut, sudah sekitar 67 persen laporan dan pengaduan yang masuk seputar aksi pemadaman listrik dari PLN. Ini membuat Handphone saya blenk alias ngadat, untuk itu saya berharap kepada Pak Sekprov. Kedepan jika ingin menggelar hajatan Rakor seperti ini, seharusnya pihak PLN juga dihadirkan sebagai nara sumber agar bisa langsung menjelaskan alasan mati lampu ini,” ujar Somarsono.

Ditambahkannya lagi bahwa PLN yang doyan memadamkan Listrik memang tidak membedakan masyarakat. ”Bayangkan saja, sedangan Gubernur saat naik podium saja berapa kali terjadi mati lampu. Kasihan warga masyarakat biasa yang sedang makan maupun yang sedang aktifitas lainnya, ini tidak boleh dibiarkan terus menerus terjadi mati lampu,” sindir Gubernur Sumarsono terlihat menahan emosi seraya mewarning agar pihak PLN untuk tidak mematikan aliran listrik di saat masyarakat daerah Nyiur Melambai Sulut khususnya umat Nasrani merayakan Hari Natal dan Tahun Baru nanti. (Amas)

iklan1