Tag: edison humiang

‘Belum Pas, Jadi Ikut Lagi’

Pencari kerja padati pelaksanaan Job Fair (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Hari pertama pelaksanaan Job Fair di IT Center Rabu (05/09/2018) dipadati ratusan pencari kerja. Dan beberapa diantaranya pernah mengikuti kegiatan yang sama di awal tahun. Mereka mengaku mengikuti kegiatan tersebut karena saat kegiatan yang lalu belum menemukan posisi yang pas.

“Belum pas, jadi ikut lagi,” ujar mereka.

Ada juga yang sudah dipanggil pada kesempatan pertama namun terganjal masalah upah. “Sudah pernah dipanggil, namun tidak sesuai dengan UMP jadi terpaksa saya tolak, dan mudah-mudahan kali ini sesuai dengan harapan saya,” ungkap pencari kerja asal Provinsi Gorontalo yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Lebih lanjut, kegiatan dalam mendukung program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulut, Edison Humiang. Mantan Sekot Bitung ini meminta masyarakat yang belum memiliki pekerjaan untuk memanfaatkan kesempatan berharga bagi peningkatan kesejahteraan.

Humiang pun mengatasnamakan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey mengapresiasikan kinerja hebat dari Erny Tumundo beserta jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam mengentaskan kemiskinan melalui pengurangan jumlah pengangguran terbuka.(Cat)

“Pancasila Memberantas Korupsi”

Kegiatan seminar yang dihelat Komunitas Jas Merah (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Edison Humiang, MSi menerima sekaligus membuka langsung Seminar Bertema “Pancasila Memberantas Korupsi” yang dilaksanakan oleh Komunitas Jas Merah bertempat di ruang C.J. Rantung, Rabu (29/08/2018).

Dalam sambutan Gubernur Olly Dondokambey yang dibacakan langsung oleh Humiang, Gubernur mengingatkan kembali akan ideologi Pancasila. Dimana Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita melalui perenungan, pergulatan pemikiran para founding fathers Indonesia.

Sejalan dengan itu, Gubernur menekankan akan peningkatan pemahaman akan nilai-nilai pancasila, kecintaan akan NKRI dan upaya pemberantasan korupsi bagi segenap masyarakat secara luas terlebih masyarakat Sulawesi Utara dan generasi muda selaku generasi penerus.

Oleh karena itu, masih dalam sambutan yang dibacakan, Gubernur juga mengajak kepada segenap peserta untuk mengikuti sebaik mungkin agenda ini dengan menjadikannya sebagai wahana pembelajaran, sharing informasi dan bertukar gagasan.

Nampak juga hadir dalam kegiatan tersebut ketua komunitas Jas Merah, Robert Plangiten, Ketua Dewan Pakar Prof DR Drs Robby Walalangi, MM, MPd, serta utusan dari anak sekolah di Manado. (Cat)

Pemprov Gelar Pemilihan ASN-THL Teladan 2018

Rangkaian kegiatan pemilihan ASN-THL Teladan 2018 (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Demi menciptakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) yang beretika serta berkualitas di lingkup Pemerintah Provinsi Sulut, digelar pemilihan ASN-THL Teladan 2018. Dan rangkaian kegiatan pemilihan pun Senin (20/08/2018) diruang CJ Rantung dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang.

Yang menarik di tahun 2018, khusus di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, turut di ikutkan para THL dalam pemilihan. Seperti dijelaskan Kepala BKD Sulawesi Utara, DR Femmy Suluh, untuk ASN, Peserta berasal dari OPD Sulut dan utusan dari kabupaten/kota.

Untuk pemenang yang akan diumumkan saat HUT Provinsi Sulawesi Utara ke-54 tanggal 23 September nanti, bakal menerima tropi dan uang tunai jutaan rupiah.(Cat)

Bangun Bendungan, Cagar Budaya Waruga Direlokasi

Humiang pimpin rapat relokasi waruga (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Lemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Edison Humiang M.Si memimpin rapat koordinasi terkait penyelesaian relokasi Cagar Budaya Waruga di Ruang WOC Kantor Gubernur Sulut, Senin (30/)7/2018).

Rapat kali ini merupakan tindak lanjut dari upaya Pemprov Sulut menengahi soal relokasi makam tua dari para leluhur Suku Bangsa Minahasa yang oleh masyarakat Minahasa disebut Waruga. Sebelumnya diketahui Waruga yang merupakan situs budaya berusia ratusan tahun ini adalah objek terdampak pada pembangunan Bendungan / Waduk di desa Kawangkoan dan Kuil Minahasa Utara.

Balai Wilayah Sungai Sulut sebagai Satuan Kerja Pelaksana Pembangunan telah sepakat menyiapkan lahan untuk tempat relokasi Waruga yang terdampak pembangunan bendungan. Sejak dimulainya pembangunan Bendungan pada tahun 2016 Pemprov Sulut telah mengadakan mediasi dalam pembentukan tim 9 (Makasiou) yang ditetapkan oleh tokoh masyarakat/adat Minahasa Raya. Rapat tersebut dilaksanakan di Kantor Hukum Tua desa Kawangkoan.

Jumlah Waruga yg di relokasi sebanyak 47 buah dengan cara adat sesuai permintaan organisasi adat yg hadir waktu itu. Hingga kini dalam proses perjalanan relokasi waruga tersebut Pemprov Sulut kembali mengadakan pertemuan guna menegaskan kembali aspirasi dari Masyarakat sekitar Pembangunan Bendungan bahwa mereka tidak keberatan atas pelaksanaan pembangunan Bendungan dan relokasi Waruga namun dengan mengindahkan kearifan lokal dan prinsip kehati-hatian mengingat kondisi arsitektur Waruga yang begitu rapuh karena usia.

“Sekarang semua sudah terang dan jelas, Pemprov Sulut bersama dengan stake holders terkait mari kita bekerja sama dalam proses relokasi cagar budaya Waruga ini dan mengawal pembangunan Bendungan  sampai selesai, bila tempat tersebut menjadi potensi objek wisata tentu ikut memajukan perekonomian masyarakat setempat dan daerah Sulawesi Utara,” kata Humiang.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kasubdit Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Kebudayaan Kemendikbud Widiaty, Kadis Kebudayaan Provinsi Sulut Ferry Sangian, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Kepala Arkeolog Manado, Kepala Pelestarian Nilai Budaya Manado, kepala Cagar Budaya Gorontalo, Ormas Brigade Manguni Indonesia, para Hukum Tua, masyarakat, tokoh adat.(Cat)

Ratusan ASN Talaud Padati Kantor Gubernur, Demo SWM

Sri Wahyuni Manalip didemo ASN Talaud (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Lantaran tak puas dengan Keputusan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyuni Manalip (SWM) yang diduga sewenang-wenang memberhentikan dan mengganti sedikitnya 326 pejabat usai Pilkada Serentak menyebabkan ratusan ASN Pemkab Talaud yang telah dicopot dari jabatannya itu beramai-ramai mendatangi Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (25/07/2018) pagi.

Kedatangan para ASN bersama Wakil Bupati Petrus Tuange ke gedung putih diterima oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Edison Humiang. Mereka menyampaikan aspirasi bahwa penggantian pejabat yang dilakukan Bupati Manalip adalah ilegal karena melanggar Undang-Undang No. 10 Tahun 2016.

“Penggantian ini telah melanggar UU nomor 10 tahun 2016. Dimana dikatakan bahwa ketika petahana menjadi calon dan bertarung dalam pilkada, maka petahana dilarang melakukan mutasi pejabat sejak 6 bulan sebelum penetapan dan sampai akhir masa bakti, kecuali ada izin dari Menteri Dalam Negeri,” kata Tuange.

Lanjut Tuange, penggantian pejabat yang dilakukan Bupati Manalip adalah bentuk arogansi kekuasaan sehingga membutuhkan campur tangan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

“Tidak benar ada stagnasi di Pemerintahan Kabupaten Talaud sehingga harus ada pengantian ratusan pejabat. Yang ada adalah arogansi dengan menggunakan kekuasaan yang ada. Ini harus segera diselesaikan,” bebernya.

Sementara itu, Toni Gagola yang dinonjobkan dari jabatan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Talaud menyampaikan uneg-uneg kepada pemerintah untuk bertindak tegas dengan memberhentikan jabatan Bupati Manalip.

“Kami minta Bupati Sri Wahyuni Manalip dapat diberhentikan dari jabatannya,” beber Toni.

Diketahui, dari ratusan pejabat yang telah diganti tersebut diantaranya meliputi 18 pejabat eselon 2, 9 camat. Juga 100 guru dipindahkan dari tempat mengajarnya. Selain itu pemberhentian dan penggantian juga dilakukan kepada 315 THL di lingkungan Pemkab Talaud.

Menanggapi aspirasi tersebut, Asisten I, Edison Humiang menyampaikan pesan dari Gubernur Olly Dondokambey, SE agar seluruh ASN Pemkab Talaud tetap menjaga suasana kondusif.

“Kami mengikuti setiap gejolak yang muncul. Bapak Gubernur mengimbau semuanya setelah kembali ke Talaud tetap ciptakan kondisi yang aman, nyaman dan tetap kondusif,” ungkap Humiang.

Lanjut Humiang, pelayanan terhadap masyarakat Talaud harus diutamakan meskipun terjadi penggantian pejabat. “Yang utama adalah pelayanan kepada masyarakat. Jauhkan ego pribadi dan fanatisme sempit,” ucapnya.

Terkait tuntutan sebagian pejabat Pemkab Talaud agar Bupati Manalip diberhentikan, Humiang meminta semua pihak tetap menghormati ketentuan yang berlaku.

“Kita harus melihat ketentuan yang mengatur semuanya. Yang pasti semua usulan diproses sesuai peraturan yang berlaku,” imbuhnya.

Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Meiki Onibala dan Kepala Biro Hukum Grubert T. Ughude. (Cat)

iklan1