Tag: Erny Bhayangkarita Tumundo

Disnakertrans Gelar Aksi Donor Darah

Tumundo pantau aksi donor darah (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Utara, Rabu (04/09/2019) menggelar aksi kemanusiaan.

Sebanyak 28 kantong darah berhasil dikumpulkan dari aksi donor darah yang melibatkan aparatur sipil negara dan tenaga harian lepas diinstansi yang dipimpin oleh Erny Bhayangkarita Tumundo ini.

“Dari aksi donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia terkumpul 28 kantong darah. Yang terlibat tak hanya aparatur sipil negara dan tenaga harian lepas, tapi juga ada wartawan dan siswa yang tengah dididik di BLK Bitung,” ujarnya.

Disampaikan Tumundo bahwa pihaknya berharap apa yang telah diberikan dapat bermanfaat bagi sesama umat manusia.(cat)

Pemerintah Pacu Perluasan Kesempatan Kerja

Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey – Steven Kandouw senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Republik Indonesia untuk menanggulangi pengangguran, meningkatkan penyediaan lapangan kerja, dan meningkatkan peluang usaha bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi kepada media ini Jumat (30/8/2019) malam.

“Dengan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan yang diterapkan oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandou pada program kerjanya, sangat bersinergi dengan program kerja Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan, dengan mengoptimalkan potensi daerah yang ada, baik itu potensi Sumber Daya Alam (SDA) maupun potensi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai solusi terbaik bagi permasalahan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Dan pernyataan Tumundo senada dengan ucapan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemnaker Budi Hartawan di Surakarta saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Penandatangan Kerjasama Pelaksanaan Kegiatan Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja belum ini.

”Pemerintah  merumuskan solusi terbaik bagi permasalahan ketenagakerjaan. Mulai dari membuat regulasi dan kebijakan bagi penganggur dan setengah penganggur hingga pemberian bantuan bagi masyarakat dalam bentuk pelatihan, pembuatan sarana penunjang maupun pemberian bantuan finansial. Program inilah yang disebut perluasan kesempatan kerja,” kata Budi seperti dirangkum media ini dari situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

Program Perluasan Kesempatan Kerja yang terus dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan menurut Budi antara lain dengan pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG). TTG adalah teknologi yang dirancang bagi suatu masyarakat tertentu agar dapat disesuaikan dengan aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan berbasis sumber daya yang telah disesuaikan dengan SDM yang ada di daerah itu. Perluasan kesempatan kerja diwujudkan pemerintah lainnya tambah Budi yaitu penyediaan Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

Proses penandatanganan MoU (FOTO Suluttoday.com)

Program ini memberdayakan TKS sebagai pendamping kelompok usaha masyarakat. TKS mempunyai fungsi yaitu meningkatkan kapasitas kelompok dalam aspek manajemen usaha dan meningkatkan kemandirian kelompok usaha/wirausaha. Sehingga, dapat meningkatkan output bagi masyarakat yang akan didampinginya. Jurus ketiga dalam pengembangan dan perluasan kesempatan kerja yaitu program Padat Karya.

Padat Karya merupakan suatu sistem yang mengutamakan dan /atau memprioritaskan penggunaan tenaga kerja yang cukup banyak untuk bekerja dalam suatu kegiatan pembangunan baik berupa kegiatan infrastruktur dan kegiatan padat karya produktif. Hal terakhir dalam pengembangan dan perluasan kesempatan kerja yang terus dilakukan pemerintah adalah penyediaan Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

TKM bertujuan untuk menciptakan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha di sektor informal dan membina serta mengembangkan kader wirausaha baru (WUB) atau pengusaha pemula yang mandiri dan produktif dengan berbasis SDA yang telah disesuaikan dengan SDM yang ada di daerah.  

Oleh karena kegiatan pengembangan dan perluasan kesempatan kerja perlu adanya percepatan agar hasilnya dapat langsung dirasakan masyarakat, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan kerja sama dengan pemerintah daerah. Hal itu guna meningkatkan peran pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja.

”Hari ini Kementerian Ketenagakerjaan telah menandatangani kerja sama dengan Pemda. Penyerahan paket-paket perluasan kesempatan kerja sudah diberikan kepada Pemda dan Bapak/Ibu perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota harus segera melaksanakan dengan waktu yang secepat-cepatnya. Namun ingat, harus diselesaikan dengan baik dan sesuai akuntabilitas yang harus kita lakukan,” tutup Budi.(ctg)

4 Hari Pusat- Daerah Keroyokan Serap Pencaker di Sulut

Tumundo terus mengupdate data pencaker (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selama 4 hari pelaksanaan pameran bursa kerja yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah di Kota Manado berhasil menyerap ribuan pencari kerja (Pencaker). Seperti dijelaskan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara, Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi saat meninjau data di hari terakhir pelaksanaan pameran bursa kerja Jumat (09/08/2019) sore bahwa pencaker yang terdaftar berjumlah 4.143 orang.

“Dalam mendukung Program ODSK, selama 4 hari dilaksanakan job fair, dimana pencaker yang terdaftar pada pameran bursa kerja baik di IT Center maupun di Hotel Sahid Kawanua berjumlah 4.143 orang dan mayoritas adalah wanita,” ujarnya.

Tumundo berharap ribuan pencaker tersebut bisa terserap dan mengisi lowongan pekerjaan yang disiapkan oleh puluhan perusahaan yang ikut dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga tujuan utama dari program Olly Dondokambey-Steven Kandouw mengurangi kemiskinan dengan pengurangan pengangguran dapat tercapai.

Lebih lanjut Tumundo yang didampingi oleh Kepala Bidang Binapenta, Lucky Taju menjelaskan bahwa untuk tingkat pendidikan pencari kerja di dominasi oleh Strata 1 dan SLTA.

“Untuk tingkat pendidikan ada yang mendaftar dengan ijasah Sekolah Dasar sampai Strata 2, tapi di dominasi SLTA dan Strata 1,” jelasnya.

Tumundo pun memberikan apresiasi kepada pencari kerja disabilitas yang ikut mendaftar untuk memperoleh pekerjaan.

“Kami memberikan apresiasi dan akan mengawal 2 pencaker disabilitas yang mendaftar,” tandas Tumundo sembari memberi sinyal bahwa kegiatan serupa siap dihelat saat pameran pembangunan memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara September nanti.(cat)

Serikat Pekerja Desak OD Tentukan Pilihan untuk Manado

Pertemuan Serikat Pekerja dengan Gubernur Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Konfederasi Serikat Pekerja dan Buruh memanfaatkan momen jelang pelaksanaan May Day bertemu dengan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey (OD) untuk menyuarakan dukungan pada calon pemimpin Kota Manado.

Menurut Tommy Sampelan dari Serikat Pekerja menyatakan bahwa ibukota Sulawesi Utara butuh pemimpin perempuan.

Hal ini sama diutarakan Lucky Sanger dari Serikat Buruh yang mengusulkan Dondokambey menetapkan Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi sebagai keterwakilan perempuan yang layak sebagai calon Walikota Manado pada pemilihan Walikota tahun 2020.

Dondokambey sendiri selaku pimpinan partai pemenang pemilu belum menentukan siapa yang siap diajukan sebagai calon dan hanya tersenyum. Seperti diketahui dukungan buat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut ini semakin banyak selain dari Serikat Pekerja dan Buruh, ada juga tokoh-tokoh masyarakat Minahasa Selatan pun telah menyetujui dan menyatakan dukungannya.

Tumundo sendiri saat dikonfirmasi mengatakan bahwa belum ada pemikiran untuk maju pada percaturan pemimpin Kota Manado dan masih fokus pada kerja yang dibebankan oleh pimpinan untuk mensejahterakan pekerja dan buruh.(cat)

Gubernur Sulut Terima Kado dari Menaker

Tumundo yang mewakili Gubernur Sulut saat menerima penghargaan (FOTO Suluttoday.com)

JAKARTA, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE yang genap berusia 57 tahun tanggal 18 November, mendapat kado spesial dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia, Muhammad Hanif Dhakiri SAg MSi.

Kado dari Dhakiri tersebut adalah Anugerah Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (AIPK), diberikan kepada Dondokambey karena dinilai layak dan selama kepemimpinan di daerah mampu memberikan kontribusi bagi ketenagakerjaan. Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara Senin (19/11/2018) di gedung Tridharma Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta.

Tumundo usai menerima penghargaan mengatakan bahwa Anugerah Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (AIPK) atau Integra 2018 ini merupakan ganti kulitnya Penghargaan Indeks Pembanguna Ketenagakerjaan dan di mulai tahun 2018.

“Gubernur Sulut bersama 12 gubernur se Indonesia menerima penghargaan katagori ‘Akselerasi Pembangunan Ketenagakerjaan Terbaik’ atau Integra 2018, sebuah penghargaan bagi kepala daerah yang dinilai telah berhasil mengangkat isu-isu ketenagakerjaan menjadi lebih populer dengan nilai tertinggi dari 9 indikator penilaian dan 22 sub indikator indeks pembangunan ketenagakerjaan,” jelas Tumundo.

Lebih lanjut Tumundo menegaskan bahwa Sulawesi Utara berhasil menempati peringkat ketiga Nasional. Dalam kegiatan tersebut seperti yang diungkapkan Tumundo bahwa ke depan pemerintah akan lebih fokus pada kualitas sumber daya manusia yang terampil sebagai kunci dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah maupun secara nasional.(Cat)

iklan1