Tag: Ervinz DH Liuw

Pokja PKP Tomohon Gelar Pembahasan Program Kerja

Pembahasan program Pokja PKP Kota Tomohon (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Kelompok Kerja Perumahan Dan Kawasan Permukiman (POKJA PKP) di Tomohon menggelar pertemuan pembahasan program kerja, Jumat (2/6/2017) di Kantor Bapelitbangda Kota Tomohon. Hal ini dilakukan untuk mengurangi dan mencegah tumbuhnya permukiman kumuh, sehingga diperlukan upaya bersama antara pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, melalui bentuk program/kegiatan inovatif dan tepat sasaran.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon Ir Ervinz DH Liuw MSi dalam pemaparannya menjelaskan bahwa yang pertama adalah berkaitan dengan tugas dan fungsi dari Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tomohon berdasarkan SK Wali Kota Tomohon Nomor 176 Tahun 2017.

“Didalamnya ada beberapa perangkat daerah/SKPD terkait yang masuk didalamnya, sehingga perlu adanya pemahaman tugas pokok dan fungsi serta peran yang berkaitan dengan keterlibatan di pokja ini. Dan yang kedua adalah sasaran kita untuk membicarakan bagaimana kita meminimalisasi tentang kawasan kumuh yang sudah di tetapkan ada beberapa kelurahan yaitu di Kecamatan Tomohon Utara Kelurahan Tinoor Satu, Tinoor Dua dan Kayawu, Kecamatan Tomohon Tengah Kelurahan Talete Satu, Kecamatan Tomohon Selatan Kelurahan Kampung Jawa, Pangolombian dan Tondangow yang masuk dalam kategori kawasan kumuh. Dalam pertemuan inilah kita membicarakan bagaimana langkah-langkah selanjutnya dan meminimalisasi juga daerah-daerah yang berpotensi kumuh,” ujar Liuw.

Liuw menambahkan, target saat ini adalah program 100/0/100, yang dimaksud adalah 100% untuk terlayani dengan air bersih, kemudian 0% untuk kawasan kumuh dan 100% untuk keterlayanan kaitannya dengan sanitasi, yang sudah harus terlaksana hingga tahun 2019 sesuai dengan target nasional.

“Dan yang terakhir adalah pembahasan tentang penanganan bantuan dari Kementerian PU lewat Dinas PU Provinsi untuk penanganan di 5 kelurahan berkategori kumuh di Kota Tomohon,” jelas Liuw. Kegiatan yang dilaksanakan di Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Tomohon dihadiri juga oleh Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Tomohon Joice Taroreh ST MSi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Ir Enos Pontororing MSi, Tenaga Ahli Management Keuangan Oversight Service Project – 8 Sulut Noldy Wowor SE, Asisten Koordinator “KOTAKU” (Kota Tanpa Kumuh) Tomohon Bobby Poluan SPt, serta para pejabat terkait dan jajaran Bapelitbangda Kota Tomohon. (Stevy)

Bapelitbangda Lakukan Konsultasi Pada Wali Kota JFE Terkait RKPD 2018

Bapelitbangda saat melakukan konsultasi dengan Wali Kota JFE (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon bersama unsur terkait melakukan konsultasi dengan Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak (JFE) di ruang kerjanya, Selasa (14/3/2017).

Kepala Bapelitbangda Ir Ervinz DH Liuw MSi menjelaskan hal ini penting untuk dilaksanakan mengingat pada waktu lalu Pemerintah Kota Tomohon telah melaksanakan musrenbang kelurahan, musrenbang kecamatan serta konsultasi publik dan saat ini konsultasi dengan pimpinan daerah, sehingga kedepan akan masuk dalam tahap penyiapan RKPD yang rencananya dimasukan ke provinsi pada akhir mei 2017 nanti.

“Untuk itu, rencananya akan dilaksanakan Forum Perangkat Daerah. Forum ini berkaitan dengan sinkronisasi program Pemerintah Kota Tomohon melalui SKPD yang disesuaikan hasil musrenbang maupun konsultasi publik,” kata Liuw.

Diuraikannya rencana awal atau draf program prioritas daerah dan rencana aksi 2018 secara Nasional bertemakan memacu investasi dan infrastruktur pertumbuhan dan pemerataan, sedangkan untuk tema Pemerintah Kota Tomohon kaitannya dengan program ini adalah peningkatan infrastruktur, iklim investasi, sumber daya dan kualitas lingkungan hidup.

“Program prioritas daerah dan rencana aksi 2018 tentunya dikemas dalam program EMAS (E-Government, Merubah wajah kota, Akselerasi pembangunan, Smart city service), dan meliputi 7 prioritas yakni kemandirian ekonomi dan daya saing, penanggulangan kemiskinan, pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup penanggulangan bencana dan penataan ruang, pariwisata dan budaya, pengembangan infrastruktur, kualitas birokrat dan tata kerja, serta kualitas sumber daya manusia,” urai Liuw.

Menanggapi akan hal tersebut, Wali Kota Tomohon mengatakan pelaksanaan pembangunan di Kota Tomohon pada tahun 2018 tetap mengacu pada visi misi termasuk ketujuh program prioritas yang ada. Untuk prioritas pembangunan daerah tahun 2018 akan meyesuaikan dengan hasil e-musrenbang yang telah dilaksanakan.

“Kaitannya dengan infrastruktur jalan, secara keseluruhan kondisinya cukup baik tetapi kelanjutan pembangunannya tetap dilaksanakan dalam rangka peningkatan pembangunan dalam berbagai aspek seperti pertanian yang tentunya berdampak pada perkembangan perekonomian di Kota Tomohon. Program pembangunan yang sementara berjalan tahun ini tentunya akan menjadi prioritas kedepan sekaligus dilaksanakan dan dilanjutkan di tahun depan,” tegas JFE.

Disinggung pula dengan berbagai fasilitas olahraga dan pariwisata, kedepan akan ditingkatkan seperti contoh merehab fasilitas Stadion Parasamya serta sarana dan prasarana tempat wisata di Kota Tomohon, sehingga dapat mewujudkan Kota Tomohon sebagai kota destinasi wisata/kota pariwisata dunia.

“Kaitannya dengan pelaksanaan program prioritas daerah tahun 2018, saat ini pun Pemerintah Kota Tomohon telah mengajukan usulan program kegiatan ke beberapa kementerian yang telah diinput melalui e-musrenbang untuk memperoleh alokasi dana pusat melalui DAK,” jelas JFE.

Pertemuan diikuti Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc, Asisten Kesra Dra Truusje Kaunang, Asisten Perekonomian Ronni Lumowa SSos, Asisten Umum Novi Politon, serta para Staf Ahli Walikota. (Stevy)

Pemkot Tomohon Gelar Rakor Penyusunan RKPD 2018

Jimmy Eman dan Syerly Sompotan pada rapat penyusunan RKPD 2018 (Foto Suluttoday.com)

Jimmy Eman dan Syerly Sompotan pada rapat penyusunan RKPD 2018 (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon menggelar rapat koordinasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon Tahun 2018 dengan sistim aplikasi e-Proposal di Aula Kantor Wali Kota Tomohon, Kamis (16/2/2017).

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak saat membuka kegiatan, mengatakan bahwa sebagai dokumen resmi pemerintah daerah, RKPD mempunyai kedudukan yang strategis yaitu menjembatani perencanaan jangka menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan.

“Oleh sebab itu, proses penyusunan RKPD Kota Tomohon dilakukan secara sistematis dengan menggunakan aplikasi e-proposal yang secara terarah, terpadu dan tanggap terhadap perubahan dalam penyusunannya,” ujar Eman.

Dijelaskannya, proses penyusunan RKPD dilaksanakan melalui mekanisme atau tahapan yang diawali dari musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan, forum perangkat daerah dan musrenbang tingkat kota dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan pembangunan yang memenuhi tiga prinsip yakni prinsip partisipatif, kesinambungan dan prinsip keseluruhan.

“Mudah-mudahan program yang akan dirumuskan bersama, dapat diterjemahkan kedalam RKPD Tahun 2018, sehingga harapan masyarakat guna mendorong percepatan pembangunan di Kota Tomohon akan benar-benar terwujud,” harap Eman.

Ditambahkannya, dalam pelaksanaan program program Pemkot Tomohon akan dititikberatkan pada pemanfaatan IT, walaupun memang saat ini diperhadapkan dengan kendala masih ada kawasan berstatus “blank spot”, namun kendala ini akan diupayakan teratasi pada Tahun 2017 ini melalui pengembangan jaringan berupa pendirian beberapa tower, sebagaimana yang telah direncanakan oleh Dinas Kominfo Kota Tomohon.

“Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung rencana KPK RI yang akan menjadikan Tomohon sebagai daerah percontohan di Sulawesi Utara, bahkan di wilayah timur Indonesia dalam hal pemanfaatan IT untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah melalui aplikasi yang telah dibuat oleh para tenaga IT yang berasal dari Pemerintah Kota Tomohon sendiri dan berkoordinasi dengan KPK RI,” jelas Eman.

Rapat penyusunan RKPD 2018 yang dihadiri para Kepala SKPD Pemkot Tomohon (Foto Suluttoday.com)

Rapat penyusunan RKPD 2018 yang dihadiri para Kepala SKPD Pemkot Tomohon (Foto Suluttoday.com)

Kesempatan itu, Wali Kota Tomohon bersama Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan didampingi Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, Asisten Perekonomian Ronni Lumowa SSos MSi, Asisten Kesra Dra Truusje Kaunang dan Kepala Bapelitbangda Kita Tomohon Ir Ervinz DH Liuw MSi menyerahkan user ID dan password e-proposal kepada perwakilan SKPD.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Ir Ervinz DH Liuw MSi menjelaskan e-proposal merupakan sistem aplikasi perencanaan berbasis web yang menampung usulan program kegiatan oleh perangkat daerah (PD), organisasi non PD termasuk hasil reses DPRD.

“E-proposal berfungsi untuk menjaga konsistensi perencanaan, mencegah program kegiatan DDS (dadakan, sisipan dan siluman), usulan program kegiatan terdokumentasi secara elektronik, mencegah korupsi serta memudahkan evaluasi,” urai Liuw. Hadir dalam rapat ini, para Kepala SKPD bersama perwakilan staf, tokoh agama bersama tokoh masyarakat. (Stevy)

E-Musrenbang Kecamatan Sukses, JFE Apresiasi Peran Masyarakat

Jimmy Eman dan Syerly Sompotan yang memiliki konsep pembangunan Dedicate EMAS for Tomohon (Foto Suluttoday.com)

Jimmy Eman dan Syerly Sompotan yang memiliki konsep pembangunan Dedicate EMAS for Tomohon (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Setelah suksesnya penyelenggaraan E-Musrenbang pada lima kecamatan di Kota Tomohon, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) menyatakan apresiasinya atas peran dan keterlibatan masyarakat terhadap rencana pembangunan Tahun 2018 mendatang, melalui tahapan perekaman aspirasi aspirasi ini.

Disampaikan JFE, keterlibatan stakeholders ditiap kecamatan untuk berperan aktif dalam hal memberikan sumbangan pemikiran yang strategis bagi kemajuan pembangunan di Kota Tomohon tersebut menggambarkan pelaksanaan pembangunan di Kota Tomohon mendatang merupakan hasil sinergitas pemerintah dan stakeholders dalam hal ini masyarakat.

“Ini bagian dari peran penting masyarakat dalam membantu serta mengawal berbagai kebijakan Pemerintah Kota Tomohon terutama terkait hasil Musrenbang sebagai hasil bersama antara pemerintah dan masyarakat,” ujar JFE.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon Ir Ervinz DH Liuw MSi menyatakan dengan selesainya tahapan pembahasan pada e-musrenbang di tingkat kecamatan sebagai hasil masukan yang telah dihimpun pada e-musrenbang kelurahan, maka hasil tersebut akan ditindaklanjuti dengan pembahasan dalam forum SKPD, sehingga dilakukan penyesuaian terhadap visi misi Dedicate EMAS sebagai program unggulan kepemimpinan Jimmy Eman dan Syerly Sompotan.

“Selanjutnya akan dilakukan pembahasan bersama dengan perwakilan masyarakat pada e-musrenbang tingkat Kota Tomohon pada Bulan Maret 2017 mendatang untuk menjadi rumusan Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) Tahun 2018,” jelas Liuw.

Salahsatu e-musrenbang kelurahan (Foto Suluttoday.com)

Salahsatu e-musrenbang Kecamatan (Foto Suluttoday.com)

Disisi lain, sejumlah tokoh masyarakatpun mengapresiasi akselerasi Pemerintah Kota Tomohon terhadap penyelenggaraan e-musrenbang sebagai perwujudan atas penjabaran kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

“Sebagai warga kota Tomohon kami bangga akan komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon yang ingin selalu menjadi terdepan dalam pembangunan. Kami memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pemerintahan saat ini, karena Tomohon merupakan daerah di Sulawesi Utara yang pertama kali menerapkan pelaksanaan musrenbang secara elektronik,” ungkap Joppy Kereh, tokoh masyarakat Tara-Tara Satu Kecamatan Tomohon Barat.

Salahsatu e-musrenbang Kelurahan (Foto Suluttoay.com)

Salahsatu e-musrenbang Kelurahan (Foto Suluttoday.com)

Senada dengannya, Freddy Kaunang yang ikut terlibat dalam e-musrenbang dari Kelurahan Matani Tiga hingga Kecamatan Tomohon Tengah mengatakan momen ini sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi serta pemikiran-pemikiran strategis bagi pembangunan di Kota Tomohon secara terarah.

“Kami siap mengawal setiap kebijakan pembangunan yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Tomohon kedepan, karena meyakini hasil dari Musrenbang yang dilaksanakan secara elektronik ini akan terealisasi sesuai rencana dan program sehingga akan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon,” tandas Kaunang.

Dari penyelenggaraan e-musrenbang kelurahan hingga kecamatan, tercatat bahwa jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon ikut melakukan peran aktifnya sebagai wujud pertanggungjawaban dan kepedulian tinggi bagi pembangunan terutama penciptaan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon. (Stevy)

Pemerintahan EMAS Segera Gulirkan Musrenbang Kelurahan

Ervinz Liuw (Foto Suluttoday.com)

Ervinz Liuw (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Terkait pelaksanaan perencanaan program Pemerintah Kota Tomohon untuk Tahun Anggaran 2018, maka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang akan dimulai dari tingkat kelurahan, akan segera bergulir, Selasa (1/2) sesuai dengan jadwal tersusun. Disampaikan Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon Ir Ervinz DH Liuw MSi bahwa pelaksanaan musrenbang kelurahan merupakan sebuah proses paling penting dan utama terhadap rencana penyelenggaraan.pembangunan yang berakar dari kebutuhan masyarakat.

“Pentingnya pelaksanaan musrenbang ini merupakan perwujudan terhadap komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam kepemimpinan EMAS untuk mendapatkan masukan terkait penyelenggaraan program pembangunan. Selain itu, dalam merangkum berbagai usulan dan gagasan masyarakat secara langsung, akan dilakukan ujicoba pemanfaatan aplikasi online, sehingga hasilnya langsung terintegrasi dalam data e-musrenbang,” ungkap Liuw.

Jadwal musrenbang kelurahan Kota Tomohon (Foto Suluttoday.com)

Jadwal musrenbang kelurahan Kota Tomohon (Foto Suluttoday.com)

Karena itu, Liuw menyatakan.bahwa penjadwalan pelaksanaan musrenbang digilir pada setiap kelurahan dengan penetapan delapan kelurahan per hari. “Pada pelaksanaan di tingkat kelurahan ini, kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat eselon III dan IV pada setiap kelurahan sesuai domisilinya, diwajibkan hadir.

“Hal ini sesuai dengan edaran yang telah disampaikan melalui SKPD masing-masing,” ujar Liuw.

Selanjutnya, dijelaskan Liuw bahwa dalam mekanisme perencanaan program dari tiap SKPD untuk di input pada e-proposal dan menjadi rekomendasi untuk dibahas pada musrenbang tingkat kota.

“Selain itu, terkait perencanaan kegiatan lainnya melalui berbagai organisasi untuk memperoleh bantuan dana hibah, maka harus diusulkan dan dimasukkan dalam e- proposal demi penyelenggaraan proses. Langkah ini untuk mewujudkan kesepakatan kerjasama dengan KPK,” jelas Liuw.

Lebih lanjut dikatakan Liuw bahwa proses tersebut pada akhirnya akan dimasukkan dalam e-planning untuk RPJMD.

“Kalau tidak termuat dalamnya, maka tidak akan terekomendasi melalui e-budgeting serta penyelenggaraannya ditindaklanjuti melalui e-report sebagai bagian evaluasi penilaian tingkat kemajuan setiap bulan,” pungkas Liuw. (Stevy)

iklan1