Tag: facebook

Genjot Percepatan PP, BP2MI (Juga) Seriusi Kasus Kematian ABK

Penjelasan Benny Rhamdani dalam Rapat Dengar Pendapat di DPR RI (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Begitu gencarnya pemberitaan soal insiden meninggalnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di China belum lama ini, mengharuskan pemerintah Indonesia bergerak cepat. Hal tersebut menurut Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani akan diseriusi pemerintah. Keprihatinan itu ditunjukkan dengan mempercepat penggodokan Peraturan Pemerintah (PP), salah satunya yang membahas tentang nasib Anak Buah Kapal (ABK).

”Saya baru selesai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini pembahasan pertama dan terlama. Dimulai dari jam 19.00 (6 Mei 2020) s.d 01.30 (7 Mei 2020). Menarik dan mengasyikan. Berbagai pertanyaan dari pimpinan dan Anggota Komisi lX DPR RI, Alhamdulillah bisa saya jawab dan diterima oleh peserta Rapat Dengar Pendapat,” ujar Benny, Kamis (7/5/2020).

Lanjut dikatakannya, bahwa yang paling seru tentu pertanyaan terkait isu terbaru tentang eksploitasi dan pembuangan jenasah (pelarungan) ABK asal Indonesia ke laut yang menghebohkan jagad raya baru-baru ini. Selain Jawaban bahwa BP2MI serius mengenai masalah tersebut dan sudah mengambil langkah dilapangan dengan Kementerian dan Lembaga terkait, beberapa hal penting yang disampaikan juga.

”Pertama adalah dalam UU No.39/2004, ABK (Sea Based) tidak termasuk. Dan Tugas Fungsi BNP2TKI tidak termasuk ABK. Namun dalam banyak Kasus, BNP2TKI tetap menanganinya. Pada UU No.18/2017 tentang BP2MI, ABK masuk didalammnya. Tapi sampai sekarang, Peranturan Pemerintah (PP) sebagai tuntunan dari UU tersebut belum selesai (belum ada). BP2MI tentu sangat berharap agar terkait masalah ABK, mukai dari proses penempatan, Saat dia bekerja dan Purna benar-benar bisa menjadi kewenangan BP2MI. Makanya kami sedang benar-benar mengawal pembahasan PP tersebut,” kata Benny yang juga politisi Partai Hanura ini.

Benny Rhamdani, Kepala BP2MI saat menjawab pertanyaan DPR RI (Foto Istimewa)

Sekalipun masalah kewenangan masih menjadi persoalan, BP2MI akan menseriusi kasus yang dihadapi ABK asal Indonesia tersebut, tambah Benny. Masalah tersebut sedang didalami dan diselidiki diselidiki secara serius dengan 2 (dua) Pendekatan. Diantaranya, terkait pelarungan (Pembuangan mayat/Jenasah) yang dibuang kelaut di satu sisi. Dan kedua, apakah ada kasus eksploitasi dan penganiayaan terhadap ABK itu sendiri yang akhirnya/berujung ABK tersebut harus dibuang ke laut.

”Sekedar info, bagaimana sebenarnya aturan penanganan ABK yang meninggal saat sedang berlayar?. Penanganan ABK yang meninggal saat kapal berlayar sudah diatur dalam dalam ILO Seafarer’s Service Regulation, Circular letter International Maritime Organization (IMO) No.2976, 2 July 2009 mengenai Voluntary implementation of IMO resolution A.930(22) concerning Guidelines on provision of financial security in case of abandonment of seafarers and of IMO resolution A.931(22) concerning Guidelines on shipowners’ responsibilities in respect of contractual claims for personal injury to or death of seafarers, ketentuan Internasional (international medical guide for ships) maupun Nasional (KUHD) yang menyebutkan salah satu penanganan jenazah dilakukan dengan melarungkan ke laut,” tulis Benny melalui Akun Facebooknya.

Selain dilarung ke laut. Ada penanganan lain, tambah Benny mengulas, jika memang diduga jenazah tersebut berpotensi menyebarkan penyakit berbahaya bagi ABK lain yaitu dapat disimpan di dalam freezer sampai tiba di pelabuhan berikutnya (jika kapal memiliki freezer), atau jenazah dapat dikremasi dan abunya diberikan kepada pihak keluarga.

Bersama jajarannya, Kepala BP2MI mengikuti RDP (Foto Istimewa)

“Artinya jika tidak ada fasilitas penyimpanan yang sesuai untuk menangani jenazah di kapal dan jenazah sakit diduga dapat menular ke ABK lainnya serta jarak dan waktu tempuh ke pelabuhan tidak memungkinkan untuk dilakukan dalam waktu singkat. Maka sesuai ketentuan yang berlaku dalam ILO Seafarer’s Service Regulation, jenazah tersebut dilarung ke laut,” kata Capt. Sudiono, seperti dikutip dari laman Facebook, Benny Rhamdani, Kamis (7/5/2020).

Tidak hanya itu, Capt. Sudiono pun menjelaskan karena yang bersangkutan bekerja di kapal asing, maka aturan yang berlaku pada kapal tersebut adalah peraturan negara bendera kapal tersebut. Untuk diketahui, saat ini, kejadian yang terjadi oleh ABK WNI yang bekerja di kapal penangkap ikan berbendera Tiongkok sudah ditangani oleh Kementerian Luar Negeri dan BP2MI serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub terus memonitor kejadian ini.

(*/Bung Amas)

Hentikan Praktek Pornografi Menteri Yohana Ingatkan Awasi Medsos

Menteri Yohana: Medsos Anak Harus Diawasi, Kadang Sumber Pornografi di Situ
Mataram – Beberapa hari lalu, seorang remaja di Sukabumi, Jawa Barat berumur 15 tahun melakukan pencabulan. Aksi cabulnya terhadap belasan bocah tersebut diketahui karena pengaruh pornografi.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise menegaskan, peran orang tua terhadap anak musti ditingkatkan.

“Pengasuhan orang tua, pengawasan orang tua terhadap anak-anak harus diperketat. Media sosial juga harus selalu mereka awasi. Karena memang terkadang sumber pornografi dari situ,” kata Yohana.

Pernyataan tersebut disampaikan Yohana kepada wartawan usai menghadiri Pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan Program Wanita Indonesia Hebat di Stikes Yarsi Mataram, Jalan Lingkar Selatan, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (20/6/2016).

“Kita sampai saat ini terus menggalakan bebas pornografi dan anak-anak harus mendapatkan informasi yang layak,” lanjutnya.

Yohana pun menegaskan, kementeriannya saat ini sudah mempunyai pusat perlindungan anak berbasis terpadu. “Nah dari situlah kemudian anak-anak bisa bebas dalam mengakses informasi,” tutur Yohana. (Detik.com/Rahmat)

Facebook Uji Aplikasi Phone untuk Android

Logo Facebook (Foto Ist)

Logo Facebook (Foto Ist)

JAKARTA/MANADO – Facebook diketahui tengah mengembangkan aplikasi yang dinamai Phone. Menariknya, informasi munculnya pengembangan aplikasi ini muncul secara tak sengaja. Bisa dibilang, aplikasi yang dikembangkan Facebook itu bocor sebelum waktu rilis secara resmi. Dikutip dari Android Police, Senin 23 Maret 2015, pada tampilan screenshot yang ada, aplikasi Phone muncul dengan ikon panggilan telepon seperti pada ponsel pintar umumnya. Pengguna bisa menginstal, atau memperbaharui Phone.

Namun, menurut Android Police, kemungkinan aplikasi ini hanya bisa diakses oleh karyawan Facebook secara internal. Fungsi Phone disebutkan, memungkinkan untuk mengganti fungsi panggilan standar pada ponsel pintar pengguna. Dengan Phone, pengguna bisa menerima informasi siapa saja yang menelepon pengguna setiap panggilan masuk. Aplikasi Phone juga akan memblokir panggilan dari nomor yang biasa diblokir.

Menanggapi kabar itu, Facebook tidak mengonfirmasi secara jelas soal pengembangan aplikasi. Situs jejaring sosial terbesar dunia itu hanya mengatakan perusahaan memang melakukan pengujian secara terus menerus. “Kami selalu menguji beberapa hal dan tidak mengumumkan pada saat ini,” ujar juru bicara Facebook.

Rumor juga menyebutkan, Facebook akan menjaga data panggilan masuk pengguna pada aplikasi Phone. Pertimbangannya, yakni tujuan riset dan pemasaran. Namun, laporan menunjukkan belum jelas apakah Facebook akan menghadirkan aplikasi itu pada layar ponsel pintar pengguna maupun pada pengguna Facebook yang mencantumkan nomor teleponnya pada situs tersebut. (vnc/don)

Inovasi Teknologi, Merek Nokia Bakal Berganti Nama

Seperti inilah proses inovasi teknologi (Foto Ist)

Seperti inilah proses inovasi teknologi (Foto Ist)

MANADO – Sejak bulan lalu Microsoft telah melakukan berbagai persiapan untuk menyesuaikan merek dagang bisnis ponselnya, yakni Nokia dan Windows Phone. Kini, raksasa pembuat software itu segera merealisasikan nama baru. Microsoft Lumia adalah brand baru yang dipilih untuk menggantikan Nokia.

Perubahan nama ini diikuti transisi bertahap dari situs Nokia.com ke situs perangkat mobile milik Microsoft. Unit bisnis Nokia Prancis akan menjadi yang pertama dalam penerapan nama baru itu. Nokia Prancis akan mengadopsi nama ‘Microsoft Lumia’ untuk akun media Facebook, Twitter, dan jejaring sosial lainnya.

Keputusan Microsoft melepas brand Nokia bukan berarti Nokia sudah tak ada lagi. Perusahaan Nokia tetap ada, namun dalam bisnis yang terpisah. Seperti diketahui, Nokia juga memiliki unit bisnis lain yang bergerak dibidang infrastruktur jaringan.

Pemilihan Lumia sebagai pengganti Nokia memang bukan hal yang mengejutkan. Nama Lumia sendiri sejatinya sudah akrab di telinga karena selain sebagai nama seri perangkat Windows Phone, juga digunakan untuk sejumlah aplikasi Nokia yang baru-baru ini di rebranding menjadi Lumia. (TeknoUp/Amas Mahmud)

iklan1