Tag: fakultas pertanian unsrat

Sarjana Pertanian Ditantang Majukan Pertanian Daerah

Kepala Distanak Sulut saat memberikan sambutan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Fenomena yang tengah dihadapi Sulawesi Utara adalah luasnya lahan pertanian namun sumber daya manusia yang telah menimba ilmu pertanian bertahun-tahun hanya segelintir yang menggeluti sektor tersebut.

Untuk itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Utara, Novly Wowiling yang mewakili Gubernur Sulut, Olly Dondokambey Kamis (15/08/2019) di aula Mapalus menantang 44 sarjana pertanian yang baru dikukuhkan bersama dengan pemerintah memajukan sektor pertanian.

Dijelaskan Wowiling bahwa mayoritas lahan yang ada di daerah ini adalah lahan tidur yang sangat membutuhkan kontribusi dari sarjana-sarjana pertanian. Memang diakui oleh Dekan Fakultas Pertanian Unsrat, Prof DR Ir Robert Molenaar bahwa sarjana-sarjana pertanian mampu bekerja di segala bidang.

Lebih lanjut Wowiling mengatasnamakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi atas dedikasi civitas akademika Fakultas Pertanian Unsrat yang telah mempersiapkan generasi penerus bangsa yang siap menanggulangi masalah pengangguran dan kemiskinan serta mendukung peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan. Sejauh ini, Fakultas Pertanian Unsrat Manado telah menghasilkan 5.396 sarjana yang telah berkontribusi bagi pembangunan bangsa terutama daerah.

Dalam acara pelepasan wisudawan baru juga dilaksanakan penyerahan daftar alumni baru kepada Ikatan Alumni Faperta yang diwakili oleh Ketua Harian, Prof Ir Max Tulung serta penyerahan tanda kasih kepada orangtua sarjana baru.(cat)

Sulut Fair 2018, Distanak Catat Nilai Transaksi Rp 72 juta

Kepala Distanak bersama pendukung stand di Sulut Fair 2018 (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Sulut Fair 2018 di Kaiwatu Manado yang akan ditutup Senin (24/09/2018) besok sore mencatat total transaksi di atas ratusan juta rupiah. Dan salah satu stan di Sulut Fair 2018 yang dirangkum harian ini hingga Minggu (23/09/2018) malam telah mencatat Rp 72 juta lebih dari transaksi penjualan pupuk, benih, bibit alat pertanian serta tanaman dan fasilitas hidroponik.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Utara, Novli Wowiling kepada media ini saat ditemui di lokasi pameran. Wowiling pun memberi apresiasi kepada pihak swasta yang turut serta membantu dan berkontribusi dalam jumlah transaksi selama Sulut Fair.

Pujian yang tulus pun disampaikan kepada Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan yang turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan di stan Distanak. Tak lupa Wowiling mengatakan bahwa masih ada nilai transaksi yang belum dapat dicatat saat ini, yaitu sejumlah pelatihan yang cukup diminati oleh pengunjung dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peluang bisnis melalui kewirusahaan.(Cat)

Hadiri Kegiatan Faperta Unsrat, Sekda Manado Semangati Para Akademisi

Sekda Kota Manado bersama Civitas Akademika Fakutas Pertanian Unsrat (Foto Ist)

Sekda Kota Manado bersama Civitas Akademika Fakutas Pertanian Unsrat (Foto Ist)

MANADO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Ir. MHF Sendoh, menjadi pembawa materi pada Pelatihan pendidikan karakter Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.┬áDalam materi yang berjudul Membangun Karakter yang Berdaya Saing tersebut, Sekda mengajak para mahasiswa untuk turut serta membangun bangsa melalui gagasan dan aksi yang inovasi dan kreatif serta memiliki moral yang beretika sehingga menjadi sebuah pribadi yang kuat dan berdaya saing.

”Marilah kita menjadi Teknopreneur (Teknokrat Wirausaha). teknopreneur dibangun berdasarkan keahlian yang berbasis pada pendidikan dan pelatihan yang didapatkannya di bangku perkuliahan ataupun dari percobaan. Mereka menggunakan teknologi sebagai unsur utama pengembangan produk suksesnya, bukan sekedar jaringan, lobi dan pemilihan pasar secara demografis. Mereka yang disebut teknopreneur adalah seorang Entrepreneur Modern yang berbasis teknologi,” kata Haefrey, Rabu (22/10/2014).

Lanjut ditambahkan Sekda Kota Manado peningkatan bidang kajian disektor Pertanian dan penggunaan Teknologi perlu disetarakan dengan kecanggihan modernitas saat ini. Civitas akademika Fakultas Pertanian Unsrat harus terus menunjukkan inovasinya agar kompetisi pendidikan tetap berjalan dengan baik.

”Teknopreneur terdapat pada bidang pertanian misalnya, berupa pembuatan peralatan pertanian, penggunaan tenaga binatang dalam mengolah lahan pertanian, pembuatan irigasi pertanian untuk membantu mengalirkan air ke lahan pertanian. Oleh karena itu dengan menjadi teknopreneur kita dapat berinovasi dan berkreasi sehingga menghasilkan produk yang unggulan sebagai dasar pembangunan ekonomi bangsa berbasis pengetahuan,” ujar Sekda yang juga adalas lulusan Fakultas Pertanian Usrat tahun 1984 ini. (Amas Mahmud)

iklan1