Tag: ferley kaparang

Hadiri Muskomcab Pemuda Katolik, Ketua KNPI Manado Ingatkan Pentingnya Gerakan Pemuda

Ketua DPD KNPI Kota Manado, Bung Erick G Kawatu saat sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Konsisten merawat hubungan antar sesama organisasi kepemudaan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado sebagai wadah berhimpun pemuda kian gencar ‘menyapa’, dan mengingatkan pentingnya gerakan humanis yang penting diperjuangkan. Hal itu seperti disampaikan, Ketua DPD KNPI Manado, Erick G. Kawatu, SE.,MM pada Pembukaan kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapenta) sekaligus Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik (PK) Kota Manado, Sabtu (11/3/2017) kemarin.

Menurut Erick pentingnya para pemuda bergerak bersama, solid dan intens mengambil bagian dalam pembangunan di daerah. Apalagi kondisi ke-Indonesiaan yang terus-menerus dilanda berbagai permasalahan, melalui kesempatan sambutan tersebut, Erick juga berharap Pemuda Katolik terus menjadi organisasi kader yang terdepan dalam mencetak kader-kader terbaik bangsa.

”Saya mengajak kita semua agar kompak dalam urusan mewujudkan kepentingan membangun daerah, gerakan itu didasarkan atas gerakan moral kepemudaan demi kebersamaan dan kebaikan semua pihak. Karena pemuda merupakan agen strategis dalam pembangunan, terutama kita pemuda di Kota Manado harus berada digarda terdepan mewujudkan pembangunan yang harmoni dan berkualitas. Gerakan pemuda itu merupakan gerakan konstruktif, gerakan independen yang bertumpu pada integritas kepemudaan, mari kita jaga itu dengan tugas kontrol sosial yang kritis. Sekiranya kita terus membina kemitraan, selain itu kami berharap Pemuda Katolik Kota Manado terus melahirkan kader-kader terbaiknya demi pengabdian pada tanah air tentunya, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kawatu di Hotel Yuta Manado.

Sesi foto bersama usai pembukaan (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, Hanny Solang Kepala Kesbangpol dan Linmas Manado yang mewakili Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut menyampaikan pentingnya kader organisasi Pemuda Katolik menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah dengan mengkontribusikan gagasan maupun kerja-kerja kemitraan demi kemajuan Kota Manado.

Untuk diketahui, kegiatan yang diselenggarakan pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Manado itu selain dihadiri Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas, Hanny Solang, turut hadir Ketua Pemuda Katolik Manado, Dede Mangoting, pengurus Daerah Sulawesi Utara, aktivis pemuda Katolik Manado seperti Lexi Mantiri, Ferley Bonifasius Kaparang, Avner Tumengkol, Brilian Charles, Devy Kalalo serta para senior lainnya. Hadir juga calon anggota baru serta para undangan. (*/Dace)

Surati Kejagung, Pengacara Focksy Juga Warning Jaksa Wulan

Ferley B Kaparang, SH (Foto Suluttoday.com)

Ferley B Kaparang, SH (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kasus CV Net Invest yang melibatkan Focksy Van Affero Rapar terus mengalami ‘tantangan’ yang luar biasa. Dimana sebelumnya, Polresta Manado melakukan proses pelimpahan berkas tahap dua, kini giliran Kejaksaan Negeri Manado melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diduga tidak independen dalam menangani perkara ini.

Hal tersebut terungkap melalui kuasa hukum Focksy, Ferley B Kaparang SH, saat ditemui, Senin (7/3/2016). Menurut Kaparang kliennya seperti berada dalam situasi yang ‘dipaksakan’, apalagi ada dugaan kuat JPU yang menangani kasus Focksy terindikasi penuh professional.

‘’Kami meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara memperhatikan kerja JPU dan bila perlu meninjau posisi oknum Jaksa Wulan Beslar yang diduga kuat sebagai salah satu investor di Net invest, sehingga berpotensi tidak mempengaruhi JPU dalam menangani kasus Net Invest ini. Artinya, kondisi tersebut membuat JPU tidak independen dalam menangani kasus ini secara benar, kami meminta Kepala Kejaksaan Negeri Manado juga memperhatikan perkembangan kasus yang ada,’’ ucap Kaparang saat ditemui di Coffee Garden Sario.

Tidak hanya itu, dirinya meminta Kejaksaan tidak memaksakan kehendak dengan terburu-buru mengambil kasus ini. Padahal secara nyata, bukti-bukti dalam kasus ini seperti saksi ahli masih sangat lemah. Pihaknya juga telah melayangkan surat ke Kejaksaan Agung (Kegung) RI dan diterima tanggal 4 Maret 2016 kemarin.

‘’Iya janganlah ini dipaksakan Kejaksaan, artinya harus dilihat aspek bukti yang ada. Mari kita kawal bersama kasus ini, bahkan saya bersama rekan pengacara Franky Fransiskus telah mengajukan surat ke Kejaksaan Agung RI untuk ikut memperhatikan kasus ini secara professional,’’ ujar Kaparang.(Amas)

Terkait Kasus yang Melilit Bos Net Invest, GTI Desak Kapolri

Ilustrasi, logo GTI (Foto Ist)

Ilustrasi, logo GTI (Foto Ist)

MANADO – Mulai munculnya dugaan penyalahgunaan wewenang Kapolresta Manado, Kombes Pol Rio Permana Mandagi SH MH mendapat sorotan tajam. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan Divisi Profesi dan Pengamanan (PAMINAL) POLRI sesuai SP2HP2-3 nomor B/19-2/II/2016/Divpropam.

Diketahui patut diduga telah melanggar Kode Etik Profesi pasal 7 ayat 1, pasal 9, pasal 10 huruf d, pasal 14 dan pasal 15 huruf d dan pasal 263 ayat 1 dan 2 (pemalsuan surat), Pasal 170 KUHP (pengrusakan terhadap barang) dan pasal 372 KUHP (penggelapan terhadap barang bukti uang). Mendatangkan reaksi geram dari Focksy Van Affero Rapar selaku Bos Net Invest Manado, melalui kuasa hukumnya Ferley Bonifasius Kaparang SH MH.

“Kami menduga kuat adanya upaya untuk memojokan Klien kami, karena berkas yang diduga cacat secara hukum tersebut seakan dipaksakan untuk naik ke Kejaksaan,” ujar Kaparang kepada sejumlah media.

Kaparang sendiri optimis Kliennya tak bersalah dalam persoalan Net Invest seperti yang disangkakan selama ini. Dikesempatan berbeda Ketua Umum DPP Garda Tipikor Indonesia (GTI), Panca Soekarno mengecam keras ulah Kapolres tersebut bilamana dugaan penyalah gunaan wewenang tersebut terbukti dari hasil pemeriksaan Paminal Mabes POLRI.

“Ditengah perbaikan citra POLRI selama ini, masih saja ada oknum Perwira POLRI yang berpraktek kotor seperti tersebut, kami minta Kapolri melalui Irwasum Mabes POLRI untuk dapat member perhatian khusus terhadap dugaan penyalah gunaan wewenang Kapolresta Manado,” tegas Panca.

Panca juga mengatakan kenakala Perwira Menengah POLRI tersebut terindikasi mengarah pada praktek Korupsi, GTI sendiri tak pernah segan dalam memerangi Korupsi. Sekedar untuk diketahui, Kuasa Hukum Bos Net Invest didampingi GTI menyambangi Mabes POLRI, Jumat (04/03/2016), menindak lanjuti SP2HP Paminal Mabes POLRI. (Amas)

iklan1