Tag: FKUB

Sulut Tuan Rumah Konferensi Nasional FKUB Se-Indonesia

Presiden bahas Kerukunan Antarumat Beragama dan Pemilu Damai dengan FKUB (FOTO Ist)

BOGOR, Suluttoday.com – Sulawesi Utara dinyatakan akan menjadi tuan rumah Konferensi Nasional VI Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sulawesi Utara, Evans Steven Liow kepada media ini disela-sela pertemuan FKUB se Indonesia dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat awal pekan ini.

“Tahun 2020, Sulawesi Utara ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Konferensi Nasional VI Forum Kerukunan Umat Beragama,” ujar Liow.

Dalam pertemuan tersebut selain menetapkan tuan rumah Konferensi Nasional VI di Sulawesi Utara, seperti dijabarkan Liow, turut dibahas soal kerukunan antarumat beragama serta menjalankan pemilu yang damai. Sementara itu, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin menjelaskan bahwa FKUB juga menyatakan siap untuk menangkal sekaligus meluruskan berita-berita hoaks dan fitnah yang banyak bertebaran di daerah-daerah. Melalui perwakilan berbagai majelis agama yang ada dalam FKUB, pihaknya akan selalu memasyarakatkan soal toleransi dan mencegah berita-berita bohong.

“Selalu kita kumandangkan agar seluruh bangsa kita ini menjadi pemeluk-pemeluk agama yang baik sekaligus menjadi warga negara yang baik. Kalau sudah menjadi pemeluk agama yang baik, menjadi warga negara yang baik, maka tidak ada lagi hoaks, fitnah, kebohongan, dan sebagainya,” tandasnya.

Seperti dirangkum media ini Rombongan FKUB yang diketuai oleh Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet selaku Ketua Umum FKUB hadir bersama dengan sejumlah perwakilan lain dari majelis-majelis agama dan pengurus provinsi dengan jumlah mencapai 75 orang.(cat)

Pimpin Toast Kenegaraan, Wali Kota GSVL: Mari Kita Satukan Gerak Langkah

Wali Kota pimpin toast Kenegaraan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kamis (17/8/2017), bertempat di Aula Serba Guna kantor Walikota Manado, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny Prof DR Julyeta PA Runtuwene bersama Ketua DPRD Nortje Henny Van Bone, Dandim 1309 Letkol ARM Toar Pioh, Kapolresta Manado Kombes Pol Drs Hisar Siallagan, SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Manado Budi H Panjaitan, dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Drs Rum Dj Usulu memimpin Tost Kenegaraan pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72.

Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini mengajak kepada pemerintah dan masyarakat di Kota Manado untuk mampu menghargai jasa-jasa pahlawan kemerdekaan yang telah rela mati untuk negeri ini. Sehingga, jangan ada lagi yang memiliki pikiran untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Wali Kota Manado didampingi istri saat menyalakan lilit HUT Kemerdekaan RI ke-72 (Foto Ist)

”Mari kita satukan gerak langkah kita untuk menghayati nilai-nilai luhur Pancasila, serta pengorbanan pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Negara ini. Jangan kita sia-siakan perjuangan mereka dengan menciptakan dis-integrasi bangsa yang membawa kehancuran negeri ini. Tetapi mari kita bertekad untuk terus menciptakan suasana yang aman, rukun dan damai di negeri ini khususnya di kota kita, Kota Manado,” kata GSVL.

Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Manado, TNI/Polri, wartawan serta anggota Paskibraka secara bersama melakukan toast gelas kaca berisi minuman berwarna merah dan putih, sambil menyampaikan harapan untuk kejayaan Indonesia, Sulawesi Utara dan Kota Manado.

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu, dibuka dengan doa oleh para tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dipimpin Pdt Renata Ticonuwu.(*/Mas)

GSVL-MOR Temui Uskup Manado

Wali Kota Manado dan Wakil Wali Kota saat diterima Uskup Manado (Foto Ist)

MANADO – Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE melakukan silaturahmi dengan Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSc, yang adalah tokoh Agama Katolik. Uskup yang dilantik pada 8 Juli 2017 ini menerima kehadiran GSVL-MOR sapaan akrab Lumentut dan Bastiaan diterima di Keuskupan Manado, Kamis (13/7/2017).

”Saya dan Pak Mor memang sudah merencanakan untuk bertemu dengan Pak Uskup. Cuma waktu yang tidak memungkinkan. Saat pentahbisan beberapa waktu yang lalu, saya lagi berada di Batam ada acara disana, yakni sosialisasi kegiatan Manado Fiesta 2017, kepada warga kawanua di sana,” kata Wali Kota GSVL sapaan akrab Lumentut.

Kedua pemimpin Cerdas ini didampingi Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt Roy Lengkong STh, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pdt Renata Ticonuwu, serta Camat Wenang Donald Sambuaga. Wali Kota GSVL juga memperkenalkan pelaksanaan Thanksgiving Kota Manado atau hari pengucapan syukur masyarakat Kota Manado pada tanggal 10 September mendatang.

”Saya mohon dukungan dari umat Katolik untuk kegiatan Manado Bersyukur pada tanggal 10 September nanti. Ini adalah pengucapan se-Kota Manado, dan mungkin pertama kali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh umat beragama di Kota Manado. Makanya, kegiatan ini kami serahkan kepada teman-teman BKSAUA,” ucap Walikota GSVL.

Untuk diketahui, Uskup Benedictus menyambut baik gagasan pelaksanaan Thanksgiving Kota Manado. Bahkan, dirinya mensupport Pemerintah Kota Manado dengan membantu melakukan sosialisasi ke luar Manado termasuk di luar negeri.

”Kota Manado ini adalah kota yang aman dan nyaman. Ini yang dirasakan para tamu yang datang saat pentahbisan lalu. Tidak sama dengan daerah lainnya di Indonesia, disini mereka merasa betah. Saya akan bantu untuk mengundang mereka yang ada di luar untuk datang ke Manado saat hari pengucapan syukur nanti,” papar Uskup Benedictus. (*/Mas)

Sah!! Ditetapkan Minsel Pengucapan Tanggal 16 Juli 2017

Bupati Minsel, Tetty Paruntu (Foto Ist)

AMURANG, Suluttoday.com – Pelaksanaan rapat terkait penetapan Hari dan tanggal pelaksanaan pengucapan syukur Minsel.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) akhirnya menetapkan hari Minggu tanggal 16 Juli 2017 adalah Hari Pengucapan Syukur untuk Jemaat dan Masyarakat Minsel.

Tanggal tersebut ditentukan setelah Pemkab Minsel memfasilitasi pertemuan/rapat bersama antara Badan Kerja Sama Antara Umat Beragama (BKSAUA), FKUB dan BAMAG bersama umat Katolik dan Konghucu di Minsel.

“Dari hasil hasil pembahasan bersama telah memperoleh kata sepakat dan menetapkan bahwa pada hari Minggu (16/7) menjadi Hari Pengucapan Syukur buat jemaat serta masyarakat Minsel kepada Tuhan Yesus Kristus,” ucap Kabag Humas dan Protokoler Henri Palit Jumat (16/6/2017).

Tak lupa pula Bupati Minsel, Christiany Eugenia Paruntu SE menghimbau agar nantinya momen hari Pengucapan Syukur masyarakat Minsel kepada Tuhan kiranya dirayakan dengan penuh rasa hikmat.

Suasana rapat penetapan waktu pengucapan di Minsel (Foto Ist)

“Mari kita rayakan dengan penuh hikmat, menyenangkan hati Tuhan, dengan kesederhanaan, menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar serta tidak dengan pesta pora dan minuman keras,” tukas Bupati Tetty.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten I (Bidang Pemerintahan dan Kesra) Drs Handri Sondakh, Kabag Kesra Ir Maxie R. Pattyranie, serta para pimpinan agama BKSAUA, FKUB, BAMAG, Katolik dan Konghucu se Minsel. (Friska)

Pemkot Tomohon Sambut Kapolda Sulut Dalam Dialog FKUB

Bambang Waskito saat memberikan pengarahan terkait dialog bersama Pemerintah dan FKUB Kota Tomohon (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon menyambut kehadiran Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara Irjen Pol Bambang Waskito dalam momentum dialog bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tomohon (20/4) di Wale Syaloom Tomohon. Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak didampingi Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan mengatakan keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama RI Nomor 8 dan 9 Tahun 2006, sangat jelas memuat tentang tugas pokok dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam membina kerukunan umat beragama. Dijelaskannya, substansi dalam peraturan bersama ini mencakup tiga hal yaitu pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama serta pendirian rumah ibadat.

“Sebagai implementasi pelaksanaan peraturan berasama ini, jika dikaitkan dengan visi Pemerintah Kota Tomohon yakni terwujudnya masyarakat Kota Tomohon yang religius, berdaya saing, demokratis, sejahtera, berwawasan lingkungan menuju kota wisata dunia, dan dalam mewujudkan hal tersebut tentunya terus mengangkat kebersamaan secara menyeluruh dan membutuhkan kerjasama semua komponen masyarakat termasuk antar umat beragama, dan kami berharap kebersamaan ini harus terus ditonjolkan,” ujar Eman.

Lebih dari itu diuraikannya dalam rangka menciptakan sinergitas bersama semua unsur keagamaan dan berbagai program keagamaan di Kota Tomohon, sepenuhnya Pemkot Tomohon tetap mendukung.

“Kegiatan ini merupakan bentuk syukuran dari Kota Tomohon atas penghargaan anugerah kerukunan umat beragama (Harmoni Awards) tahun 2017, selain itu sosialisasi atau dialog ini tentunya bermakna strategis untuk memberikan pemahaman yang mendalam serta pola pikir kita terhadap cara pandangnya keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Kota Tomohon,” tambah Eman.

Sementara itu Kapolda Sulut Irjen Polisi Drs Bambang Waskito mengatakan kebanggaannya kepada Kota Tomohon. “Saya bangga terhadap kerukunan antar umat beragama yang selalu nampak di Kota Tomohon. Kondisi yang kaitannya dengan keberagaman beragama di Kota Tomohon sudah sangat baik terutama dengan memperoleh penghargaan Harmoni Award. Semoga penghargaan ini tetap terus dipertahankan,” harap Waskito.

Terkait menghadapi tantangan perpecahan keberagaman suku, agama dan ras tentunya harus menyesuaikan dengan perkembangan saat ini, seperti kemajuan teknologi khususnya medsos. “Kita harus dapat menyesuaikan dengan kemajuan teknologi tersebut sehingga tidak terpengaruh dengan info hoax atau berita bohong di medsos yg dapat memecah belah kerukunan,” tegas Waskito.

Sebelumnya, Kepala Badan KesBangPol Kota Tomohon Toar JS Pandeirot SPd menjelaskan kegiatan ini penting dilakukan dalam rangka membina, menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama, serta memelihara stabilitas Kota Tomohon yang aman, tentram, tertib dan damai dalam upaya terciptanya situasi dan kondisi yang mendukung kelancaran roda pemerintahan, pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan di Kota Tomohon.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tomohon dan ikut dihadiri Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulut Drs Haji Suleman Awad MPd, Ketua FKUB Kota Tomohon Pdt Joy Palilingan MTh bersama para tokoh agama se Kota Tomohon, Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, Kepala PN Tondano Julien Mamahit SH MH, serta jajaran Pejabat Pemkot Tomohon. (Stevy)

iklan1