Tag: flora kalalo

Fakultas Hukum Unsrat Gelar Webinar Bahas OTSUS Jilid II

Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Dr. Flora Pricilla Kalalu (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Masih dalam suasana Dies Natalis ke-62 Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (13/8/2020) Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Dr. Flora Pricilla Kalalo, SH.,MH menggelar Webinar. Diskusi melalui kanal Zoom meeting ini membahas topik terkait ”Otsus Jilid II: Solusi Keberhasilan Pembangunan di Papua Menuju Kesejahteraan”.

Flora Kalalo begitu mantan aktivis organisasi Cipayung itu akrab disapa dalam sambutannya menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut Flora di tengah penularan pandemi Corona Virus Diseasi 2019 (COVID-19) pemerintah dan semua pihak juga perlu mewaspadai lahirnya penyakit seperti terjadinya penurunan rasa nasionalisme di tengah masyarakat. Sehingga dipandang perlu adanya pencerahan dan pembahasan terkait tema-tema cinta tanah air.

”Tujuan Webinar digelar yakni menciptakan rasa nasionalisme dan kepedulian civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat akan daerah dan masyarakat Papua sebagai saudara sebangsa dan senegara. Memang tak bisa pula kita nafikkan bahwa di era pandemi COVID-19, sejumlah aktivitas kita tidak normal seperti sebelum-sebelumnya. Begitu pula kita memasuki normal baru, iklim interaksi pun berbeda dengan situasi dimana sebelum kita didera pandemi. Itu sebabnya, rasanya begitu penting Webinar ini kita laksanakan,” ujar Flora.

Narasumber saat menyampaikan materi (Foto Istimewa)

Akademisi vokal yang begitu akrab dengan para jurnalis itu menyampaikan hormat kepada para narasumber yang hadir. Menurut Flora memelihara dan mengamalkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan nilai penting yang harus dilakukan semua generasi anak bangsa Indonesia. Flora juga dengan rendah hati mempersilahkan para pembicara untuk memaparkan materinya.

”Kegiatan ini merupakan kerjasama Fakultas Hukum UNSRAT, UNHAN, Kodam VIII Kasuari, BIN dan LIPI. Selanjutnya, panitia telah mengundang, mengkonfirmasi kehadiran para narasumber yang berkompeten. Topik bahasan kita kali ini adalah tentang Otonomi Khusus (Otsus) Jilid II, lalu relasinya dengan peningkatan kesejahteraan saudara-saudara kita di Papua. Para narasumber yang terhormat nanti diberikan waktu untuk mengulas, memberikan saran pendapat, sekaligus menganalisis situasi yang ada. Tentu ini sebagai sumbangsih terhadap kemajuan Indonesia. Kita berharap Papua makin berjaya, warganya makin sejahtera,” kata Flora menutup.

Peserta Webinar saat berinteraksi (Foto Istimewa)

Yang bertindak sebagai Ketua Panitia pelaksana adalah Dr. Grace H. Tampongangoy, SH.,MH dan Sekretaris Panitia Grace M.F. Karwur, SH.,MH. Para narasumber yang di undang yakni Mayor Jenderal TNI Ali Hamdan Bogra (Panglima Komandan Daerah Militer XVII/Kauari), Laksamana Madya TNI, Dr. Amarulla Oktavian, ST.,M.Sc.,DESD (Rektor Universitas Pertahanan), Dr. Wawan Hari Purwanto, SH.,MH (Deputi VIII Badan Intelijen Negara), dan Prof. Dr. (r) Hanny Warsilah (Peneliti Senior LIPI). Diskusi terbuka untuk umum dengan peserta dari civitas akademika, TNI/POLRI dan umum.

(*/Bung Amas)

ALSA Webinar, Bahas Soal New Normal sebagai Paradigma Baru

Para narasumber dan peserta seminar saat dialog (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ikut mengambil baguan memberi kontribusi terhadap pemerintah terkait konteks penanganan penularan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang tengah diterapkan pemerintah, Asian Law Students’ Association Local Chapter (ALSA LC) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Webinar dengan tema New Normal : Paradigma Baru Menghadapi COVID-19 di Sulawesi Utara. Seminar virtual, Sabtu (27/6/2020) menghadirkan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE, yang diwakili Edison Humiang, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Setda Provinsi Sulut.

Juga hadir Dekan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado, Dr. Flora Pricillia Kalalo, SH.,MH, Kepala Biro Operasi Polda Sulut, Kombes Pol Yohanes Soeharmanto, SH.,SIK, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulut, Christiano E. Talumepa, SH.,M.Si dan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, Dr. Steaven Dandel, MPH, masing-masing sebagai pembicara.

Tampil sebagai salah satu narasumber, Dr. Flora menerangkan soal dampak pandemi COVID-19, mengupas narasi new normal, persyaratan, konstruksi kebijakan pemerintah pusat. Selain itu, Flora menjelaskan tentang peluang dan tantangan new normal dalam proses pendidikan. Tak lupa akademisi vokal ini memaparkan Peraturan Gubernur Sulut Nomor 44 Tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19 di Sulut.

‘’Selama tiga bulan terakhir Indonesia dilanda pandemi COVID-19, dan terdampak pada berbagai sektor, terutama sektor perekonomian. Kondisi tersebut akhirnya membawa pemerintah pada pemahaman untuk menerapkan kebijakan new normal, ini logis dan perlu didukung. Kebijakan ini bertujuan untuk tetap membuat masyarakat Indonesia produktif. Selain itu pemerintah telah menetapkan kriteria new normal seperti memastikan penularan terkendali sesuai penetapan WHO, dan tiga syarat pengurangan PSBB, yaitu epidemologi, sistem kesehatan dengan indikator, serta surveilans epidemologi dengan indikator jumlah tes,’’ kata Flora.

Selaku akadimisi hukum, Flora menekankan pula terkait penerapan sanksi. Pemerintah dan stakeholder diharapkan secara adil, benar, konsisten, tidak diskriminasi, kemudian sungguh-sungguh dalam menjalankan aturan yang berlaku. Flora mengingatkan agar semua pihak patuh terhadap aturan yang bersentuhan dengan COVID-19, jangan ada pembangkangan dan penting dilakukannya edukasi pada masyarakat.

Seminar media daring yang dilakukan ALSA Unsrat (Foto Istimewa)

‘’Terkait sanksi hukum atas pelanggar terhadap pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19 yang selanjutnya disebut AKB-M2PA COVID-19 dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,’’ tutur Flora.

Selain itu, dalam kesimpulannya Flora mengatakan pemerintah Indonesia belum bisa memprediksi secara akurat kapan pandemi ini akan segera berkahir. Selain itu, World Health Organization (WHO) sebagai organisasi kesehatan dunia memperkirakan penemuan vaksin paling cepat dapat terlaksana pada 2021. Berarti sampai akhir tahun ini, kata Flora seluruh masyarakat dunia, termasuk Indonesia harus membiasakan diri untuk hidup berdampingan dan berdamai dengan COVID-19. New Normal menurutnya adalah langkah kebijakan dan strategi yang harus dijalani oleh bangsa Indonesia.

Dari Polda Sulut sendiri, Kombes Pol Yohanes menguraikan tentang inti Telegram pencabutan Maklumat Kapolri. Begitu pula Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sulut yang memaparkan soal Edukasi, Sosialisasi dan Mitigasi yang dilakukan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, partai politik, komunitas lokal, hingga tingkat RT/RW.

(*/Bung Amas)

Fakultas Hukum Unsrat Peduli Terhadap Tenaga Honorer dan Cleaning Service

Kabag dan Kasubag ketika menyerahkan Sembako (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Perhatian terhadap kemanusiaan di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) juga ditunjukkan Civitas Akademika Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado kepada Tenaga Honorer, Cleaning Service dan Satpam melalui program berbagi Sembilan Bahan Pokok (Sembako). Saat diwawancarai Suluttoday.com, Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Dr. Flora Kalalo, SH.,MH menyampaikan pentingnya aksi peduli itu dilakukan.

”Kegiatan membagikan Sembako dilakukan Dosen tenaga pendidikan dan staf administrasi tenaga kependidikan Fakultas Hukum Unsrat terhadap Tenaga Honorer, Cleaning Service dan Satpam di FH dengan cara berbagi sembako. Hal ini sebagai bentuk kepedulian kami. Di tengah kesulitan masyarakat yang terhimpit kebutuhan ekonomi karena terdampak Covid-19, juga dirasakan mereka yang kali ini kita prioritaskan untuk berikan Sembako,” ujar Flora, Minggu (7/6/2020).

Lanjut Flora, mengharapkan agar bantuan dari hasil sukarela, sumbangan para Dosen ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Tidak hanya itu, Dekan yang dikenal akrab dengan wartawan itu menyampaikan kiranya bantuan yang dibarikan dapat meringankan kesulitan Honorer, Cleaning Service dan juga Satpam.

”Kami memahami betul situasi Covid-19 membawa dampak sistematik. Kiranya bantuan yang disalurkan dapat digunakan sebaik-baiknya oleh para Tenaga Honorer, Cleaning Service dan Satpam di Fakultas Hukum Unsrat. Bantuan ini kiranya dapat membantu mereka. Mari kita patuhi secara bersama protokol kesehatan. Hidup sehat, jaga jarak, dan memperhatikan anjuran pemerintah. Semoga wabah menular Covid-19 segera berakhir,” kata Flora menutup.

Satpam saat menerima bantuan (Foto Suluttoday.com)

Selain itu, penyerahan bantuan dilakukan Kabag Tata Usaha Fakultas Hukum Unsrat Manado, Sharly B.P. Tulung, SH.,MH, dan para Kasubag seperti Helena K. Warembengan, SPd, Roos N.S. Runturambi, SE, Chiristini N. Nicoh, SE, dan Arthur J.M. Pesoth, S.Sos. Penyerahan bantuan sosial (Bansos) ini dilakukan di Gedung Fakultas Hukum Unsrat.

Paket bantuan yang diberikan, diantaranya beras premium, mie goreng, minyak goreng, gula, supermi, dan telur. Kemudian proses penyerahan Bansos dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, physical distancing dan menggunakan hand sanitizer. Sembako yang dibagikan untuk merupakan wujud sukarela dari para Dosen dan pegawai di Fakultas Hukum Unsrat.

Ucapan terima kasih juga disampaikan mewakili honorer Frans Taroreh, Deisy Sumilat, George Lumowa dan juga mewakili Claning Servise, Yani Langkudi. Menurutnya bantuan yang diberikan sangat membantu pihaknya disaat penyebaran pandemi Covid-19 di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

”Saya mewakili teman-teman honorer Fakultas Hukum Unsrat Manado menyampaikan terima kasih kepada Dosen dan pegawai yang sudah memberikan sumbangan. Sembako ini tentu sangat membantu kami. Bersama kita melawan Covid-19, Tuhan memberkati kita semua,” tutur Langkudi yang diaminkan George Lumowa.

(*/Bung Amas)

Alumni FH Unsrat Peduli Nasib Anak Papua di Sulut

Mahasiswa asal Papua bergembira terima bantuan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Para Alumni Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang baru saja mendapatkan status Sarjana Hukum (SH) sudah ikut berpartisipasi di tengah upaya mengantisipasi penyebaran Virus menular Covid-19 di Kota Manado. Diantara yang dilakukan aksi sosial yang bertepatan dengan momentum Dies Natalis FH Unsrat ke-62.

Menurut Alumni FH Unsrat yaitu Robert Antouw dan Gracia Sigar, Sabtu (6/6/2020) menyampaikan pihaknya melibatkan sejumlah ‘Alumni muda’ Fakultas Hukum Unsrat untuk menjadi tim penggerak dalam aksi bagi-bagi bantuan kepada mahasiswa Papua di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

”Aksi sosial ini melibatkan Alumni muda yang juga peduli. Mau bekerja untuk sesama. Seperti mereka yang turun sebagai garda terdepan dalam pembagian bantuan sosial ini. Kita tidak mengkonsentrasikan bantuan ke satu titik saja. Lebih dari itu, dibeberapa tempat bantuan kepada mahasiswa Papua di Manado Sulawesi Utara kita salurkan secara baik,” ujar Robert, yang dibenarkan Gracia.

Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalis FH Unsrat, Dr. Grace Tampongangoy, menyampaikan pentingnya bentuk kepedulian seperti itu dilakukan. Untuk diketahui, para Alumni FH Unsrat membagikan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) secara door to door. Aksi ini mendapat apresiasi dari para penerima bantuan.

Telinus Yigibalom, mahasiswa asal Kabupaten Lanny Jaya, tinggal di Asrama Papua di Kecamatan Malalayang, salah satunya yang mengatakan bahwa Sembako yang diberikan Alumni FH Unsrat sangat membantu mereka di masa pandemi.

”Terima kasih banyak kepada pihak Fakultas Hukum Unsrat, teristimewa kepada Alumni yang peduli kepada kami. Tentu bantuan yang kami terima ini sangat bermanfaat. Disaat kita menjalankan anjuran pemerintah tentang stay at home dan work from home, pemasukan atau kirim dari orang tua kami nyaris kurang. Tidak seperti biasanya, sebelum Covid-19 melanda. Sehingga bagi kami bantuan ini sangat membantu,” kata Telinus kepada wartawan.

Penghuni Asrama mahasiswa Papua di Teling Manado saat menerima bantuan (Foto Suluttoday.com)

Tidak hanya Telinus, ada pula Endirom Weya, mahasiswa asal Kabupaten Tolikara Papua Pengunungan, berdomisili di Asrama Papua Bahu. Selain itu bantuan juga diberikan kepada mahasiswa asal Kabupaten Puncak Jaya, diantaranya Weiton Wonda tang tinggal di Asrama mahasiswa Papua Teling Manado. Pemberian bantuan diserahkan di 3 (tiga) Asrama tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para penghuni Asrama.

Kegiatan sosial yang dipelopori Alumni FH Unsrat itu mendapat dukungan dan pujian dari Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Dr. Flora Kalalo, SH.,MH. Flora mengaku bangga dikelilingi para Alumni yang peduli, memiliki keberpihakan untuk saling membantu antara sesama.

”Ketika wabah Covid-19 melanda. Rasanya kesulitan ekonomi juga menjadi hal yang kita temui. Puji Tuhan, ada teman-teman Alumni Fakultas Hukum Unsrat yang mau menggagas kegiatan aksi sosial ini. Pendistribusian bantuan kepada ade-ade mahasiswa asal Papua ini sangat penting dilakukan. Kira itu dapat membantu mereka,” tutur Flora.

(*/Bung Amas)

Peduli, BEM Fakultas Hukum Unsrat Bantu Mahasiswa Terdampak Covid-19

BEM Fakultas Hukum Unsrat saat membagikan Sembako (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kegiatan kemanusiaan yang digulirkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang digelar saat ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. BEM Fakultas Hukum Unsrat dalam kesempatan ini menyalurkan paket bantuan untuk para mahasiswa perantau di Kota Manado.

Menurut Ketua BEM Fakultas Hukum Unsrat, Raul Maramis bahwa mahasiswa yang diberikan bantuan sembako adalah mereka mahasiswa yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Mereka yang saat ini stay di Kota Manado dan belum berkesempatan pulang kampung.

“Puji Tuhan kami sudah bergerak membagikan Sembako kepada kawan-kawan yang terdampak Covid-19. Mahasiswa rantau saat Covid-19 ini tak bisa kembali ke kampung. Kebanyakan bantuan disalurkan kepada kawan-kawan mahasiswa yang ada di kos-kosan dan Asrama. Bahkan ada dari mereka yang harap-harap cemas mau makan apa karena orang tua mereka juga terdampak covid juga di kampung halaman. Situasi seperti ini memerlukan topangan kita semua tentunya,” kata Raul, Kamis (28/5/2020).

Senada dengan Raul, Ketua Divisi Hubungan Eksternal BEM FH Unsrat, Timothy Manueke juga mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada organisasi mahasiwa lain di Unsrat yang melakukan kegiatan serupa. Menurutnya tindakan nyata dari Fakultas Hukum Unsrat begitu berdampak positif bagi para mahasiswa perantau di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado.

“Kegiatan berbagi sembako ini sangat penting dan membantu, sebab selama ini juga kan mahasiswa perantau tidak dapat bantuan. Makanya kami berempati membantu mereka, walaupun jumlahnya tak seberapa,” ujar Timothy.

Penerima bantuan bergembira saat menerima Sembako (Foto Istimewa)

Sementara itu di tempat terpisah, Dekan Fakultas Hukum Unsat, DR. Flora Kalalo saat diwawancarai Suluttoday.com menyampaikan apa yang dilakukan BEM Fakultas Hukum patut dicontoh, kegiatan kemanusiaan tersebut sangat diperlukan. Dekan yang juga jebolan aktivis mahasiswa itu berharap agar para mahasiswa perantau terbantu dengan bantuan yang diberikan. Tidak hanya itu, Flora mendorong agar kegiatan kemanusiaan seperti itu terus digulirkan.

”Saya sangat mengapresiasi dan memberi support terhadap kegiatan bagi-bagi sembako dari BEM Fakultas Hukum Unsrat. Ini wujud dari kepedulian yang sangat baik. Sebagai kegiatan kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 BEM Fakultas Hukum ikut ambil bagian meringankan beban antar sesama. Para mahasiswa perantau yang berada di tengah situasi sulit membutuhkan perhatian dan distribusi bantuan seperti ini. Program seperti ini saya harapkan berjalan rutin,” tutur Flora.

(*/Bung Amas)

iklan1