Tag: formmaraya

Milawati Resmi Terpilih Sebagai Ketua Komsat Minahasa Fommaray

Para pengurus Fommaray Komisariat Minahasa (Foto Suluttoday.com)

Para pengurus Fommaray Komisariat Minahasa (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dalam rangka menjalankan amanah konstitusi organisasi, Komisariat Minahasa Forum Mahasiswa Mangoli Raya (FOMMARAY) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2017/2018, dini hari tadi gelar musyawarah pemilihan Ketua Komisariat Minahasa yang bertempat di Perum Blog A Kost Team Alpha Sulawesi Utara, Kamis (9/2/2017).

Hasil musyawarah tersebut menetapkan Milawati Umasangaji Sebagai Formatur Ketua Terpilih.

”Terimah kasih kepada senior maupun teman-teman yang telah mempercayai saya sebagai ketua komisariat minahasa, insha Allah kepercayaan ini akan saya jalankan dengan penuh rasa tanggung jawab agar tidak mengecewakan kita semua. Namun bagi saya jaban ini ini hanyalah sebuah formalitas organisasi yang terpenting disini adalah bagaimana kita bahu membahu, saling memotifasi dan bekerja sama dalam menjalankan rangkain program organisasi yang telah kita putuskan bersama dalam musyawarah hari ini,” ujar Mila dalam sambutannya.

Organisasi apapun akan lumpuh apabilah komisariatnya tidak proaktif dan mengawal secara aktif sebuah organisasi, untuk itu kita semua memiliki peran penting serta tanggung jawab yang besar dalam menentukan nasib FOMMARAY. ”Karena kita merupakan nadi sekaligus tongkat estafet yang menentukan arah perjuangan FOMMARAY Kedepan,” lanjut Mila.

Selain itu, Bams Fataruba selaku senioritas komisariat minahasa sekaligus salah satu Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) FOMMARAY berharap agar formatur terpilih dapat menjadi poros perjuangan pengembangan organisasi dan tauladan sejadi untuk seluruh anggota komisariat serta tidak menyianyiakan amanah yang diberikan karena seorang pemimpin merupakan cerminan suatu organisasi. (Ikhy S. Tukuboya)

Fommaray Sulut Resmi Mendaftar dan Diakui Pemda Sula

Logo Formmaraya (Foto Ist)

Logo Fommaraya (Foto Ist)

SANANA – dengan di terbitkan surat nomor: 120/150/BKBPPM-KS/VIII/2016 tentang Surat Keterangan Terdaftar (SKT) organisasi oleh Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kepulaun Sula dikeluarkan tanggal 31 Agustus 2016. Maka Forum Mahasiswa Mangoli Raya (Fommaray) Sulawesi Utara (Sulut), resmi di akui keberadaannya oleh pemerintah daerah kepulaun sula dan sah di mata hukum negara republik indonesia (02/09/16).

Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan tentunya Fommaray sulut memiliki tangung jawab besar untuk mengawal dan mengontrol berlangsungnya pembangunan daerah yang di laksanakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Kepulaun Sula Provinsi Maluku Utara.

Selain itu, Fommaray Sulut juga bertanggung jawab untuk melaksanakan program organisasi yang tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan. Dengan usia organisasi yang masih dini tentu tidak mudah untuk mengelolahnya. Namun Zainul Fikri Drakel selaku ketua Formatur terpilih bertekat akan berusaha semaksimal mungkin untuk berpartisipasi dan bisa menjadi patner dan mitra kerja yang baik bagi pemerintah daerah kabupaten kepulaun sula dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Salah satu yang melatar belakangi lahirnya Fommaray Sulut adalah berpartisipasi untuk mendorong percepatan pembangunan daerah dengan menawarkan program-program unggulan organisasi terhadap pemda sula, salah satu program yang akan di tawar adalah melihat banyak pemerintah desa yang salah memanfaatkan anggaran desa yang sekian miliar. Maka dengan itu, Fommaray Sulut mendorong pemda sula untuk bekerja sama dengan pemilik pertokoan peyedia alat bangunan agar pembelanjaan yang di lakukan oleh pemerintah desa di kontrol langsung pemda sula agar tidak terjadi manipulasi anggaran belanja desa,” ujar Ikhy.

Lanjudnya mengatakan, selain mudah di konrol belanja pemerintah desa Fommaray Sulut juga mendorong Pemda Sula untuk memperdakan bahwa seluruh belanja pemerintah desa se-Kabupaten Kepulan Sula.

”Seluruh belanja pemerintah hanya bisa di lakukan dalam lingkup Kabupaten Kepulaun Sula, jika dengan begitu maka proses perputaran dan pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin banyak menambah pendapan daerah dan tidak untuk memperkaya daerah lain,” papar Ikhy.(S Tukuboya)

Forum Mahasiswa Mangoli Raya Sulut Sukses Laksanakan Mubes

Para pengurus dan anggota FORMMARAYA sata foto bersama (Foto Suluttoday.com)

Para pengurus dan anggota FORMMARAYA sata foto bersama (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dengan tema “Menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, persamaan dan menjadikan diri sebagai pribadi yang berbudaya” mengidentifikasikan bahwa forum mahasiswa mangoli raya sulawesi utara menitik beratkan poros tujuannya pada nilai-nilai silaturahmi dan pribadi yang berbudaya, Sabtu (21/5/2016). Mengingat pulau mangoli, kabupaten kepulauan sula maluku utara adalah sebuah daerah di ujung timur nusantara yang kaya akan berbagai macam budaya di dalamnya.

Dalam sambutan penutupannya mewakili senior sekaligus alumnus Sulawesi Utara Tri Rizkal warang menghimbau agar kebersaam dan kekeluargaan ini tidak berhenti sampai di sini saja dan tetaplah jaga dan pelihara sampai hembusan nafas terakhir kita. Forum Mahasiswa Mangoli Raya (FOMMARAY) Sulut adalah milik saya, milik kalian dan milik kita semua.

”Terimah kasih kepada semua teman-teman FORMMARAYA Sulut karna telah mempercayai dan mengamanahkan saya untuk menahkodai perjalan satu tahun kita kedepan. Harapan saya kita bisa bergandeng tangan untuk mensukseskan program satu tahun, mengangkat dan melestarikan kebudayaan pulau mangoli di kanca nasional. sehingga forum ini tidak terbatas pada perkumpulan diskusi semata namun juga memfokuskan diri pada kemajuan mangoli raya,” ujar ikhy drakel selaku ketua terpilih.

Ketua panitia pelaksana juga mengharapkan kepada ketua terpilih bahwa jadilah sosok yang bertanggung jawab, bijaksana dan tidak menjadikan forum ini sebagai kepentingan personal ataupun kelompok tertentu.

”Kami berharap ketua terpilih mampu mengakomodasi semua kepentingan anggota, bukan kemudian menjadikan FORMMARAYA sebagai organisasi milik kelompok tertentu atau personal, karena perjuangan dalam membentuk organisasi ini membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun dan itu bukan waktu yang singkat,” kata Rismit.

Perlu di ketahui pula bahwa Kegian yang di laksanakan di srkretariat Dewan Perwakilan Daerah (DPD)sulawesi utara tersebut di hadiri oleh puluhan mahasiswa pulau mangoli yang berstudi di sulawesi Utara.(Ikhy S. Tukuboya)

iklan1