Tag: frans mawitjere

Kadis Sosial: Gepeng Itu Kiriman Dari Luar Manado

Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere saat menerima penghargaan PKH Award

Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere saat menerima penghargaan PKH Award

MANADO – Tepatnya di pusat perbelanjaan sepanjang mega mall Manado, hingga menuju wilayah pusat kota 45, dan sepanjang TKB.
Motif gepeng berbeda-beda, ada yang berjualan kacang dengan tuntunan seorang. Maupun yang duduk di depan toko. Seperti di wilayah KFC belakang IT Center, maupun depan IT center, demikian halnya dengan di perempatan samping greja sentrum Manado.

Ada pula dapat dijumpai dengan membawa anak kecil, yang sengaja tidak di bersihkan, sehingga kelihatan dekil dan tidak terurus.
Keadaan tersebut membuat risau banyak pihak, seperti warga wakeke, norma mokolinug kepada sulut today.com.

“Keberadaan gepeng ini, makin banyak, dan makin mengelisahkan,kami warga kota Manado. Keberadaan mereka makin hari makin banyak, entah dari mana datangnya,” ketus Norma.

Diharapkan adanya perhatian pemerintah kota manado dalam hal ini dinas terkait, guna penagulangan dan pengantisian keberadaan mereka.
Sementara itu, kepala dinas sosial Kota Manado Frans Mawitjere, kepada suluttoday mengatakan, kedatangan mereka, dari luar kota Manado.

“Gepeng ini, datangnya dari luar kota Manado dan sengaja di datangkan untuk melakukan kegiatan demikian, meski sudah dilakukan pengamanan dan pembinaan dari aktivitas tersebut, namun terus saja dilakukan,” jelas Mawitjere.

Namun, beliau berjanji selaku pemerintah kota akan melakukan pengamanan dan pembinaan kembali, selanjutnya akan dikembalikan ke wilayah dari mana asal mereka masing masing,” tutup Mawitjere. (Angel)

Buka Kegiatan Peningkatan Kualitas SDM Karang Taruna, Ini Penyampaian GSVL

Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut saat membuka kegiatan (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut saat membuka kegiatan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Tak pernah berhentik memberikan dukungan dan perhatian pada organisasi kemasyarakatan yang melakukan hal-hal positif, terutama kegiatan yang dilakukan Ormas kepemudaan. Sabtu (12/9/2015), bertempat di Hotel Sahid Teling Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut selaku Wali Kota Manado secara resmi menghadiri dan langsung membuka kegiatan Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilaksanakan pengurus Karang Taruna Kota Manado.

Dalam sambutannya, GSVL sapaan akrab Lumentut memberikan dukungan dan menyemangati para pemuda yang hadir sebagai peserta dalam kegiatan tersebut. Menurut GSVL Karang Taruna sebagai wadah berhimpunnya pemuda di Kota Manado perlu terus meningkatkan kualitas SDM melalui kegiatan-kegiatan pemberdayaan.

”Pemerintah Kota Manado, dan saya secara pribadi mendukung penuh kegiatan ini. Memang pentingnya pemuda melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi banyak orang, posisi pemuda yang menjadi penggerak dan garda terdepan pembangunan harus terus membenahi diri, serta meningkatkan kualitasnya sehingga benar-benar menjadi generasi harapan bangsa. Kaum muda yang ada di Karang Taruna Manado dapat menjadi pemberi solusi bagi masyarakat, bukan sebaliknya, dan saya berharap kehadiran Karang Taruna bisa membantu pemerintah, bersinergi menciptakan Manado yang aman dan menyenangkan, serta maju tentunya,” ujar Lumentut dan kemudian membuka acara tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema Pemerintah Kota Manado Dinas Sosial Kegiatan Peningkatan Kualitas SDM Kesejahteraan Sosial Masyarakat Bagi Pengurus Karang Taruna Kota Manado tahun 2015 ini dihadiri, Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere, Stevo Tumundo, mantan Ketua Karang Taruna Provinsi, Billy Lombok, Ketua Terpilih Karang Taruna Provinsi Sulawesi Utara, Brilliant Charles, Ketua Karang Taruna Kota Manado, Franky Mocodompis, Sekretaris Karang Taruna Kota Manado, Remmy Ngangi, mantan Ketua Karang Taruna Kota Manado, Vian Walintukan, pengurus Karang Taruna Kota Manado. Bersama sejumlah tokoh muda lainnya yang ikut diundang sebagai narasumber, dan juga sebagai audiens. (Amas Mahmud)

Wali Kota Vicky Lumentut: Status Manado Menjadi Tanggap Darurat

DR GS Vicky Lumentut bersama Kaban Penanggulangan Bencana dan Kadis Sosial Manado (Foto Suluttoday.com)

DR GS Vicky Lumentut bersama Kaban Penanggulangan Bencana dan Kadis Sosial Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Langkah cepat yang diambil pemerintah Kota Manado dibawa kepemimpinan DR GS Vicky Lumentut selaku Wali Kota dan DR Harley Mangindaan, sebagai Wakil Wali Kota Manado patut mendapat apresiasi. Dimana tidak hanya pemerintah Kota Manado turun ke lapangan dan memberikan bantuan pada warga korban banjir saat ini, Minggu (11/1/2015) Wali Kota Manado juga menegaskan secara resmi terkait status bencana di Manado.

”Mulai hari ini, Minggu (11/1/2015) status Manado sudah menjadi status tanggap darurat, kondisi ini berlaku sekitar 1 minggu lamanya. Setelah turun langsung ternyata warga yang jadi korban banjir, rumah mereka penuh lumpur dan tentu mereka lelah membersihkan semua sisa lumpur tersebut. Saya sudah sejak tadi malam memerintahkan Camat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memberikan bantuan berupa makanan siap saja, serta meminta warga di sekitaran DAS untuk mengungsi,” ujar Vicky Lumentut saat ditemui usai kunjungan lapangan.

Lumentut juga mengatakan bahwa beberapa sungai di Manado yang berpotensi membawa dampak banjir sehingga perlu juga diwaspadai. Wali Kota Manado yang juga Ketua APEKSI itu mengatakan perlunya warga dan pemerintah melakukan koordinasi agar tidak terjadi hal-hal yang diluar harapan bersama.

Wali Kota Manado saat berada di Paal Dua (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota Manado saat berada di Paal Dua (Foto Suluttoday.com)

”Ada beberapa sungai yang tanpa kita duga juga membawa efek banjir, diantaranya sungai Buha dan sungai Bailang. Memang yang menjadi ukuran kita adalah sungai Komo Dendengan Luar, kita dapat mengukur kekuatan curah air dari DAS Tondano melalui sungai ini. Bagi saya, lebih baik mengantisipasi dengan meminta masyarakat mengungsi atau melakukan evakuasi daripada luapan air yang mengakibatkan korban jiwa dan korban materi yang lebih besar,” turu Lumentut yang didampingi Max Tatahede, Kaban Penanggulangan Bencana Daerah Kota Manado dan Frans Mawitjere, Kepala Dinas Sosial Kota Manado. (Amas Mahmud)

 

Mawitjere: Dinkes Manado Perlu Perhatikan Penderita Gangguan Mental

Walikota dan Wakil Walikota Manado (Foto Ist)

Walikota dan Wakil Walikota Manado (Foto Ist)

MANADO – Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere terus meninjukan kepeduliannya terhadap penyandang cacat dan Penderita Gangguan Mental (PGM), pada Suluttoday.Com, Kamis (2/10/2014) Mawitjere mengingatkan perlunya mereka PGM diberikan perhatian berupa berlindungan biaya kesehatan Gratis.

‘’Dengan adanya BPJS semua pasien yang masuk Rumah Sakit harus diminta identitas. Sementara penderita gangguan mental (Orang Gila) yang tidak diketahui indentitasnya akan mendapat hambatan, mereka sulit diterima untuk program biaya kesehatan gratis,’’ kata Mawitjere.

Mawitjere juga mengharapkan agar program SKPD yang ada di pemerintakan Kota Manado dan memiliki kaitan dengan pemberdayaan masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan warga masyarakat yang belum beruntung seperti para penyandang gangguan mental.

‘’Terutama Dinas Kesehatan Kota Manado kami berharap untuk dapat melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat gangguan mental, kasian mereka ini juga perlu diberikan perhatian dari Negara. Begitupun bagi SKPD lain yang mungkin memiliki program terkait kesejahteraan sosial dan pemberdayaan agar bersama-sama Dinas Sosial kita membantu mengurangi penderitaan orang gangguan mental, ini merupakan tanggung jawab kita semua,’’ terang Mawitjere. (AmasMahmud)

iklan1