Tag: glend lumingkewas

PMI Kota Manado Laksanakan Simulasi Evakuasi Mandiri Bencana

Glend Lumingkewas memberikan simulasi dan materi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Jumat (26/4/2018), bertepatan dengan hari Kesiapsiagaan bencana Bencana Nasional tahun 2018. PMI kota Manado (pengurus PMI dan Relawan) mengambila bagian dengan mengadakan Kegiatan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Di SD N 11 Manado.

Sekertaris PMI kota Manado Hendah Murtanti, SH mengatakan Kegiatan ini merupakan kegiatan Nasional yang Di gagas oleh BNPB dan Kami PMI se Indonesia juga mengambil bagian dalam kegiatan ini, Kami mengambil Tempat di sekolah dasar dengan maksud adalah pendidikan Kesiapsiagaan Bencana Dimulai dari Usia Dini, selain itu SD N 11 merupakan SD Binaan PMI kota Manado dalam kegiatan PMR (Palang Merah Remaja).

Simulasi melibatkan 300 siswa, kelas 3, 4 dan 5. Ketua PMI kota Manado Prof.J.P.A Runtuwene,MS Di tempat terpisah mengatakan PMI kota Manado akan selalu mendukung program Nasional, baik Program BNPB Maupun PMI Pusat, dan Kegiatan HKBN 2018 ini menjadi pengingat kepada kita masyarakat Kota Manado untuk lebih Peduli terhadap ancaman bencana yang bisa terjadi terhadap kita, dengan kita laksanakan simulasi kita akan semakin iap Menghadapi Bencana karena kesiapan menghadapi bencana harus di mulai dari diri kita.

”Keluarga dan Lingkungan Kita bekerja, sebagai Ketua PMI kota Manado Saya berharap Masyarakat kota Manado akan semakin Tangguh Menghadapi Bencana, anak – anak kita juga semakin terdidik dalam kesiapsiagaan Menghadapi Bencana, Selamat Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2018 ujar Bunda Paula,” ujarnya.

Kordinator Lapangan Simulasi, Glend Lumingkewas mengatakan, proses simulasi berjalan baik, dan Berharap Semua Sekolah di kota Manado bisa melaksanakan Kegiatan Simulasi Bencana yang sesuai dengan ancaman bencana yang ada, selain lingkungan Sekolah, lingkungan Keluarga da Tempat Kerja.

Simulasi bencana akan menjadi modal bagi setiap individu untuk siap menghadapi bila terjadi Bencana, mari jo torang siaga bencana, mulai dari Torang pe Diri, torang pe keluarga dan torang pe tampa kerja, #siapuntukselamat #budaysadarbencana. (*/Redaksi)

Alumni Fakultas Hukum Unsrat Angkatan 2006 Lakukan Bakti Sosial

Suasana saat berada di Panti Asuhan (Foto Suluttoday.com)

Suasana saat berada di Panti Asuhan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Persahabatan tidak bisa di gantikan dengan apapun, itu mungkin yang bisa kita lihat pada angkatan 2006 Fakultas Hukum Unsrat. 10 tahun atau 1 dekade persahabatan setelah menyelesaikan study di bangku perkuliahan kembali bertemu dalam acara “torang baku dapa ulang”1 dekade.

Pertemuan kali ini sangat di rasa spesial karena sangat berbeda dengan situasi 10 tahun yang lalu pada waktu kuliah. Kali ini, suasana lebih kekeluargaan dan sangat bersahaja, ini dapat di lihat dari kedewasaan semua alumni, meskipun berbeda tempat kerja, lokasi yang jauh tidak menghalangi niat untuk kembali bertemu (Baku Dapa).

Ketua Panitia Alumni 2006 FH Unsrat Cris Sege, SH bersama Sekretaris Mario Ekel, SH saat di jumpai media ini, mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua rekan-rekan Alumni Fakultas Hukum (FH) Unsrat 2006, baik yang ada dimanado maupun di luar Manado.

”Terima kasih atas semua kerjasamanya teman-teman. Kegiatan yang kami telah ikuti antara lain kunjugan ke panti asuhan, berbagi kasih dengan dengan memberikan bahan natura,” ujar Mario.

Foto bersama anak Panti Asuhan (Foto Suluttoday.com)

Foto bersama anak Panti Asuhan (Foto Suluttoday.com)

Lanjut dikatakannya bahwa yang dilakukan pihaknya adalah sebagai bentuk persahanatan dan hubung dgn MHZ. Kegiatan bakti sosial seperti ini, akan kami lakukan terus menerus, dan intinya adalah kebersamaan untuk kemanusian. Semoga apa yang kita lakukan saat ini bisa membantu adik-adik kami yang ada di Panti Asuhan ini ujar mario.

”Kami berbangga dengan apa yg kami lakukan saat ini, meskipun semua tidak lagi berdekatan akan tetapi rasa kekeluargaan tetap terjalin. Sukses untuk kegiatan selanjutnya,”ujar Arther Tampanguma,SH. (*/GL)

Pengurus PMR Unit SMK 1 Manado Masa Bakti 2016-2017 Dilantik

Jelang proses pelantikan (Foto Ist)

Jelang proses pelantikan (Foto Ist)

MANADO – PMR UNIT SMK Negeri 1 Manado melaksanakan pelantikan Pengurus PMR masa bakti 2016-2017. Pengembangan karakter generasi muda lewat kegiatan – kegiatan yang positif seperti pengenalan tentang organisasi di sekolah sangatlah penting.

Salah satu organisasi yang berada di sekolah adalah Palang Merah Remaja (PMR). PMR adalah salah satu organisasi yang mengajarkan anggotanya cara berorganisasi, manajemen dan kepemimpinan. Bagian dari itu adalah perangkat organisasi yaitu kepengurusan. Melihat sangat pentingnya kepengurusan PMR maka perlu dilakukan regenerasi kepengurusan.

Pelantikan Pengurus PMR SMK N 1 Manado periode 2016-2017 dilaksanakan di ruangan teater SMK N 1 Manado, kepala sekolah Drs.Moudy Lumintang, Mpd menyambut baik terbentuknya pengurus PMR, tugas PMR adalah pengabdian pada masyarakat, membantu masyarakat, semoga PMR akan menjalankan kegiatan dengan baik.

Pengurus PMI kota Manado ka Hendah Murtanti,SH yang mewakil Ketua PMI Prof.DR.Paula Lumentut – Runtuwene,MS mengatakan, permintaan maaf kepada pihak sekolah, kepala sekolah, adik – adik PMR, karena ibu ketua PMI kota Manado ka Paula tidak bisa hadir, dan menitipkan pesan selamat dan sukses atas pengurus PMR SMK 1 Manado yang baru, semoga PMR akan semakin maju.

Pengurus ketika dilantik (Foto Ist)

Pengurus ketika dilantik (Foto Ist)

Hadir juga dalam pelantikan pengurus PMI kota Manado bid Organisasi,SDM dan Diklat ka Iskandar Zulkarnain,SE MM juga mnr Sumilat salah satu guru pembina PMR yang paling senior. Harapan kami pengurus PMI kota Manado kegiatan PMR di kota Manado akan semakin banyak, sehingga tercipta pemimpin masa depan yang betul – betul berkwalitas, dan mempunyai pengalaman organisasi.

Kegiatan PMR akan kami buka pada semua tingkatan pendidikan, baik dari SD,SMP dan SMA, sehingga siswa -siswa bisa menyalurkan hobby dan minat mereka dalam dunia organisasi ujar Gelendy Lumingkewas,SH,.MH. staf PMI kota Manado bid Relawan, SDM dan Diklat. (*/Ikhy(

PMR Unit MAN MODEL 1 Manado Laksanakan Penerimaan Anggota Baru

Glend Lumingkewas ketika memberikan materi (Foto Suluttoday.com)

Glend Lumingkewas ketika memberikan materi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pembinaan generasi muda lewat kegiatan exkul terus di lakukan, kali ini Mandrasa Aliah Negeri 1 Manado (MAN MODEl 1), kegiatan yang di laksanakan selama 2 hari Sabtu/Minggu (17-18 September 2016) bertempat di Aula gedung sekolah MAN MODEl, kampung Islam kecamatan Tuminting.

Ketua Panitia Pelaksanan Nadja Modjo mengatakan peserta yang mendaftar exkul PMR ini hampir 300 siswa tapi kami melakukan seleksi dan penjaringan, tidak semua kami terima menjadi calon anggota,.kami mencari yang benar benar serius untuk mengikuti Exkul PMR.

Glend Lumingkewas,SH MH staf PMI kota Manado bid SDN dan diklat mengatakan pembinaan generasi muda saat ini haruslah dimulai dengan pembinaan di tingkat sekolah.

”Jiwa kepemimpinan akan timbul dan kreatifitas akan muncul, PMI lewat organisasi PMR selalu mengedempankan Pembinaan lewat KAP (knowledge, attitude,pretties) pengetahuan, sikap dan keterampilan. MAN Model 1 Manado memang sekolah yang sangat aktif dalam pembinaan generasi muda lewat kegiatan PMR, sejak 2008 setiap tahun PMR Selalu ada penerimaan anggota Baru,” ujar Lumingkewas.

Mahmud paputungan dan silfandi zulherdiansya yang menjadi pelatih memberikan materi dasar PMI yaitu Kepalangmerahan, Lambang palang merah, 7 prinsip dasar Gerakan PM/BSM, dan organisasi PMI. Kedepan kami harapkan akan semakin banyak siswa di kota Manado yang mengikuti kegiatan exkul PMR sebagai modal pembentukan karakter. (*/Amas)

PMI Manado Beri Bimbingan Soal Pertolongan Pertama di Yayasan Assalam

Peserta antusias mengikuti materi (Foto Suluttoday.com)

Peserta antusias mengikuti materi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Intens memberikan edukasi, Palang Merah Indonesia (PMI) Manado turun ke sekolah-sekolah. Kali ini, PMI memberikan materi soal Pelatihan Pertolongan Pertama bagi siswa SMK/MA Assalam Manado. Pertolongan pertama sangatlah penting di ketahui setiap individu, karena dengan mengetahui teknik pertolongan, maka masyarakat akan bisa melakukan pertolongan kepada korban.

Dan membantu meringankan penderitaan korban, mencega terjadinya cacat kepada korban seperti halnya tujuan Pertolongan pertama. Pertolongan Pertama bisa di berikan oleh orang awam (bukan tenaga medis) tapi yang sudah di latih. Melihat pentingnya pertolongan pertama, maka PMI Kota Manado bekerja sama dgn Yayasan Assalam Manado lebih khusus SMK/MA Assalam.

Pelatih Pertolongan Pertama PMI Kota Manado saudara silvandy sulherdiansya saat di wawancarai media ini mengatakan, proses pelatihan kali ini memang sediki berbeda, karena para peserta adalah siswa Keperawatan, sistem pelatihan adalah partisipatif dan praktek, selain tanya jawab, juga dengan praktek, materi yang saya berikan antara Lain, Anatomi dan Fal Tubuh, Penilayan dini (assessment), Luka, dan Pengangkutan Pembidayan.

Peserta pelatihan menyimak pemaparan materi (Foto Suluttoday.com)

Peserta pelatihan menyimak pemaparan materi (Foto Suluttoday.com)

Glend Lumingkewas,SH MH staf PMI Kota Manado Bidang Sukarelawan,SDM dan Diklat saat di jumpai media ini mengatakan, proses pelatihan ini di sesuaikan dengan kurikulum PMI lebih khusus untuk Tingkatan Wira (SMA), sehingga materi-materi sudah di sesuaikan.

”Kami berharap kegiatan pelatihan Pertolongan Pertama atau dulunya P3K, bisa di laksanakan selain di sekolah akan di lakukan di kelurahan, gereja dan mesjid sehingga akan lebih banyak masyarakat yang paham tentang pertolongan pertama, ini juga akan membantu program pemerintah Kota Manado lebih khusus program pak Wali Kota DR.G.S.Vicky Lumentut,SH,MS.i dan wakil Wali Kota bapak Mor.D.Bastian,SE menuju Manado SMART City yang cerdas untuk Sulut Hebat,” tutur Lumingkewas.

Hal itu juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Ketua PMI kota Manado Prof. Dr. Paula Runtuwene, MS DEA kepada pihak sekolah yang pro-aktif melakukan kegiatan pembinaan generasi muda lebih khusus dalam organisasi PMR sekolah, selain ini kepada sekolah yang selalu melakukan pelatihan demi meningkatkan kapasitas siswanya.

Peningkatan kualitasi siswa juga bisa di dapat di luat jam pelajaran yaitu di kegiatan ekstrakulikuler seperti PMR. Begitupun, menurut Hendah Murtanti, SH Sekretaris sebagaimana disampaikan Lumingkewas kepada Suluttoday.com, Selasa (16/8/2016), bahwa PMI Kota Manado mengatakan proses pembinaan Generasi Muda lewat kegiatan Ekskul PMR akan di lebih di intenskan agar siswa siswi bisa menyalurkan hobi dalam berorganisasi.

Pengurus PMI Manado saat memberikan pelatihan (Foto Suluttoday.com)

Pengurus PMI Manado saat memberikan pelatihan (Foto Suluttoday.com)

”PMI Kota Manado sudah memiliki kapasitas untuk memberikan pelatihan Pertolongan Pertama karena SDM PMI kota Manado telah memiliki sertifikat pelatih Nasional, selain itu, peralatan pelatihan Pertolongan Pertama sudah di miliki oleh PMI kota Manado, juga Ambulance, sehingga semua pihak bisa mengundang PMI kota Manado untuk memberikan pelatihan Pertolongan Pertama dan simulasi kecelakaan lalulintas,” ujar Lumingkewas.

Untuk diketahui, Pelatihan Pertolongan pertama ini di laksanakan di aula SMK Assalam Manado keluraha Bailang Kecamatan Bunaken Daratan, peserta dalam pelatihan ini selain anggota PMR, juga siswa kelas 11 dan 12. Kepalah sekolah SMK Assalam Ustad Ahmad Samsie,SE mengatakan Pelatihan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada siswanya lebih khusus kelas 12 jurusan Keperawatan, karena minggu depan akan Mengikuti praktek Lapangan di rumah sakit,.oleh karena itu pelatihan ini penting untuk menamba kemampuan siswa.(*/Ikhy)

iklan1