Tag: GS Vicky Lumentut

Tembus Peringkat Dunia, Pemkot Manado Peroleh Medali Emas

Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan menerima penghargaan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Atas bimbingan Tuhan dan penyertaan-Nya, warga Kota Manado patut bersyukur kepada Tuhan, karena tepatnya, Jumat (6/12/2019) bertempat di Hotel Fairmont Rey Barcelona, pemerintah Kota Manado baru saja berhasil menerima penghargaan medali emas atau Gold Medal. Penghargaan ini sudah kali kedua diterima.

Menurut Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut, peringkat dunia dalam lomba Contact Center World untuk kategori Best In Emergency Service Center, hal ini menjadi prestasi. Melalui lomba yang dilaksanakan di Barcelona sejak tanggal 2 – 5 Desember 2019 itu Kota Manado dinobatkan sebagai juara.

“Terima kasih buat Wakil Wali Kota Manado, Pak Mor D. Bastiaan, SE.,STh.,SH yang sudah mewakili dan mengikuti lomba dengan baik dan berhasil atas nama kota Manado sekaligus Manado mewakili lndonesia dan mewakili Asia Pasific. Puji Tuhan,” kata Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini kepada Suluttoday.com, Sabtu (7/12/2019).

Bersama rombongan Wakil Wali Kota Manado, kompak (FOTO Ist)

Bukan hanya kemenangan saja yang diraih, tambah Wali Kota Vicky Lumentut, tetapi melalui penghargaan ini dapat memperkenalkan kepada dunia internasional mengenai keberadaan Kota Manado. Wali Kota juga mengajak warga Manado terus memberi support agar terwujudnya visi besar pembangunan Kota.

“Ayo rakyatku kita trus doakan Mdo makin diberkati. Wujudkan Manado Kota Cerdas. Torang Manado Torang Rukun dan Manado Kota Doa. Terima kasih,” ujar Wali Kota Manado dua periode ini menutup.

Wali Kota Vicky Lumentut menyampaikan terima kasih kepada warganya yang telah mendukung dan memanfaatkan layanan kedaruratan Pemkot Mdo melalui Call center 112. (*/Redaksi)

Bersama Sesmenko Perekonomian, Wali Kota Manado Rakor Terkait Omnibus Law

Wali Kota Manado saat hadir dalam pembahasan RUU Omnibus Law (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado dan Mor Dominus Bastiaan, SE, selaku Wakil Wali Kota terus proaktif menggenjot pembangunan. Tidak hanya itu, pada level memberi support terhadap implementasi regulasi yang tepat juga dilakukan pemerintah Kota Manado. Jumat (6/12/2019), Wali Kota Manado, Vicky Lumentut menghadiri rapat koordinasi (Rakor).

Rakor terkait pembahasan dan sosialisasi Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, dihadiri sejumlah stakeholder. Diantara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Kementerian Lembaga, Asosiasi Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Wali Kota Manado berharap diskusi tersebut menjadi suplemen yang dapat memacu kinerja pemerintah Kota Manado.

”Saya barusan mengikuti diskusi bersama Sesmenko Perekonomian guna membahas terkait Omnibus Law. Tentu kita berharap materi ini menambah pengetahuan bagi kami para Kepala Daerah untuk bagaimana mewujudkan efektifitas pelayanan publik,” ujar Vicky Lumentut.

Untuk diketahui, rapat ini dipimpin Sekretaris Kemenko (Sesmenko) Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, S.E, M.E di Graha Sawala, Gedung Ali Wardhana, Jakarta dalam rangka memdiskusikan awal materi tentang Omnibus Law tentang perizinan atau Rancangan UU Cipta Lapangan Kerja. Kata Wali Kota Manado dua periode ini, kepada Suluttoday.com, Jumat (6/12/2019) bahwa pembahasan akan dilanjutkan Minggu depan dengan membahas hal-hal substansial lainnya.

Berlangsungnya pembahasan RUU Omnibus Law (FOTO Ist)

”Tentu juannya kita memberikan kontribusi pembangunan untuk yang lebih maju dan bermartabat. Omnibus Law ini termasuk bagian penting dari penyampaian Pak Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bersama seluruh Kepala-Kepala daerah se-Indonesia belum lama ini,” ucap Vicky Lumentut menutup.

Selain itu, secara umum pakar Hukum Tata Negara Bivitri Savitri menjelaskan, Omnibus Law merupakan sebuah UU yang dibuat untuk menyasar isu besar yang ada di suatu negara. Undang-undang ini dimaksudkan untuk merampingkan regulasi dari segi jumlah. Selain itu, menyederhanakan peraturan agar lebih tepat sasaran. Selanjutnya, dalam rapat tersebut, pemerintah akan menyerahkan draf Omnibus Law perpajakan dan lapangan kerja ke DPR sebelum 12 Desember 2019.(*/Redaksi)

Buka Pelaksanaan LARWASDA, Ini Pesan Wali Kota Manado

Wali Kota GS Vicky Lumentut saat sambutan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Mewujudkan semangat reformasi birokrasi dan berkomitmen melahirkan pemerintahan yang bersih (clean government) dan berwibawa, Rabu (4/12/2019) Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut membuka pelaksanaan kegiatan Gelar Pengawasan Daerah (LARWASDA) di lingkungan pemerintah Kota Manado tahun 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan Inspektorat Manado di Hotel Arya Duta Manado ini dihadiri langsung Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Utara (Sulut), Karyadi S.E.,M.M, Ak. Wali Kota Manado dua periode ini dalam sambutannya mengajak peserta untuk meningkatkan pelayanan dengan standar mengedepankan aktuntabilitas publik.

Pemaparan materi dari Ketua BPK Sulawesi Utara (FOTO Suluttoday.com)

”Gelar pengawasan daerah di lingkungan Pemkot Manado dalam rangka tatakelola pemerintahan yang baik dan efektif, saya berharap semua pelayanan publik berjalan lebih baik lagi. Kemudian segala program dapat dipertanggungjawaban keuangannya,” kata Vicky Lumentut.

Lanjut Wali Kota bahwa seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan BPK, bila ada. Para peserta LARWASDA diberikan pemahaman terkait pengelolaan keuangan yang baik yang materinya diberikan Kepala BPK Sulut.

Wali Kota Manado menyerahkan penghargaan (FOTO Suluttoday.com)

”Kemudian, silahkan ditindak lanjuti rekomendasi dari BPK. Kegiatan ini tentu bermanfaat karena memberikan bekal kepada seluruh birokrat yang hadir. Mereka akan mendapatkan materi dari Kepala Perwakilan BPK Sulut. Trima kasih semua yang hadir. Tetap semangat dan fokus pada hasil kerja,” kata Lumentut kepada Suluttoday.com. (*/Redaksi)

Suasana peserta LARWASDA mengikuti sambutan Wali Kota (FOTO Suluttoday.com)

 

MUI Kota Manado Sukses Gelar Rapat Kerja

H. Amir Liputo, SH saat menyampaikan sambutan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Melakukan pembahasan sinkronisasi program, Sabtu (23/11/2019) pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado menggelar Rapat Kerja (Raker) yang bertempat di Hotel Aston Manado. Rakor dipimpin langsung Ketua Umum MUI Manado, H. Mashar Kintontoa, S.Ag dan Sekretaris Umum H. Amir Liputo, SH.,MH.

Dalam pembukaan Raker, Amir Liputo menyampaikan terima kasih atas sinergitas bersama pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan DR GS Vicky Lumentut dan Mor Dominus Bastiaan SE, selaku Wali Kota serta Wakil Wali Kota Manado. Liputo yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara itu mengajak peserta Raker agar mengikuti pembahasan masing-masing Komisi dengan serius.

”Tentu kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kota Manado yang selalu bekerja sama dengan MUI Manado. Bentuk kepedulian pada umat Islam di Manado yang luar biasa ditunjukkan Wali Kota, Pak Vicky Lumentut dan Wawali Pak Mor Bastiaan. Mari kita sama-sama menjaga kerukunan dan mewujudkan pembangunan di Kota Manado. Saya juga mengajak seluruh peserta Raker agar serius mengikuti agenda pembahasan. Agar kita mendapatkan output yang berkualitas,” ujar Liputo.

Tidak hanya itu. Liputo yang juga Ketua KKIG Cabang Manado itu mengingatkan tentang konsolidasi organisasi. Pentingnya MUI Manado memperhatikan perkembangan pendidikan agama Islam di Kota Manado. Yang terakhir, legislator vokal itu memberi penjelasan terkait 10 Imam yang diberangkatkan untuk Umroh di tahun ini.

Assisten 1 pemerintah Kota Manado ketika sambutan (FOTO Suluttoday.com)

”Beberapa hal yang dibicarakan dalam Rakerda MUI Manado, diantaranya terkait konsolidasi pengurus sampai ke tingkat Kecamatan perlu dilakukan. Pematangan program kerja MUI Manado dimasing-masing Komisi MUI Kota Manado. Program pendidikan untuk para mualaf di Manado. Selanjutnya, berkaitan dengan kepedulian MUI Manado pada kurangnya guru agama Islam di Sekolah umum,” kata Liputo, juga menyentil pemberangkatan Imam Masjid se-Kota Manado yang dibiayai pemerintah Kota Manado yang dipercayakan melalui MUI Manado.

Tidak hanya itu, lanjut mantan anggota DPRD Kota Manado itu menuturkan soal rekomendasi penertiban dan pembinaan celengan yang beredar dan diedarkan di lampu-lampu merah serta di pusat-pusat perbelanjaan dengan melakukan kordinasi bersama pihak pemerintah.

Sementara itu, dalam sambutan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut yang dibacakan Assisten 1 pemerintah Kota Manado, Drs. H. Heri Saptono mengajak MUI untuk sama-sama menjaga Manado sebagai kota religi. Mewujudkan toleransi dan kerukunan ditengah-tengah warga Manado. Pemkot Manado mengharapkan keterlibatan tokoh agama terus diperkuat.

Para Imam yang akan diberangkatkan Umroh (FOTO Suluttoday.com)

”Mari kita menjaga Kota Manado sebagai kota yang damai. Manado sebagai rumah besar kita semua yang religius. Para tokoh agama yang tidak lain dari MUI Manado untuk menjaga toleransi dan kerukunan. Mari kita topang pembangunan Kota Manado, terus saling menghargai keberagaman dalam pembangunan,” tutur Wali Kota Vicky Lumentut. (*/Redaksi)

WALI KOTA MANADO Ungkap Kondisi Pencairan Dana Pilwako

DR GS Vicky Lumentut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Perbedaan tafsiran dan informasi terkait penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang sedang diributkan, kini mendapatkan tanggapan serius Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut. Menurut Wali Kota GSVL, sapaan akrab Lumentut, Jumat (22/11/2019) pemerintah Kota Manado selektif dalam penyaluran anggaran dan mematuhi aturan.

‘’Untuk dana KPUD Manado saya yang minta dihitung yang ril. Tapi diputuskan oleh Kemendagri di Jakarta angkanya Rp 41 Miliar untuk KPUD Manado. Lalu, Bawaslu Rp 13 Miliar. Sekarang yang saya minta tinjau kembali pasal NPHD karena SPJnya nanti diwajibkan 3 bulan seteleh selesai Pilkada,’’ kata Wali Kota Manado dua periode ini.

Tambah GSVL jika tidak dikaji secara komprehensif, maka akan berdampak mengganggu pertanggung jawaban anggaran. Dalam konteks ini, lanjut Wali Kota, pemerintah Kota Manado berhati-hati jangan sampai terseret masalah hukum dikemudian hari.

‘’Ini sangat mengganggu Pemkot dalam rangka pemeriksaan BPK. Karena pengalaman lalu, ada temua BPK dan sampai sekarang belum diselesaikan oleh KPUD dengan alasan bahwa itu KPUD periode. Saya juga sudah konsultasi dengan BPK soal pasal dalam NPHD yang ada dalam permendagri,’’ ujar Wali Kota GSVL.

Apa yang dilakukan pemerintah Kota Manado, kata Wali Kota Manado, adalah melalui semua mekanisme yang berlaku. Wali Kota juga mengingatkan agar KPUD Manado mengikuti dan memperhatikan regulasi soal pertanggung jawaban keuangan nantinya.

‘’Dan BPK paham kesulitan yang nanti dihadapi Pemkot Manado. Saya sampaikan ke KPUD Manado bahwa permintaan dana tahap berikut harus dilampirkan SPJ dana tahap seblmnya. Mekanismenya, jelas dimana NPHD ada 3 tahap penyalurannya,’’ tutur GSVL saat diwawancarai Suluttoday.com. (*/Redaksi)

iklan1