Tag: GS Vicky Lumentut

Gandeng Istri, WALI KOTA MANADO Hadiri Festival PSL Bitung

Wali Kota Manado bersama istri disaat menghadiri Festival di Bitung (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado ikut berpartisipasi meramaikan perhelatan pariwisata Kota Bitung bertajuk Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) tahun 2018. Menampilkan dua perahu hias, Pemkot Manado tampil memukau ribuan orang yang memadati kompleks Pelelangan Ikan Dermaga Bitung, Sabtu (6/10/2018).

Apalagi, Wali Kota DR GS Vicky Lumentut bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, hadir dalam festival tahunan Kota Bitung serta memberikan dukungan penuh kepada Walikota Bitung Drs Max Lomban dan Wakil Wali Kota Ir Maurits Mantiri.

”Kami tentunya ikut mendukung suksesnya iven pariwisata Kota Bitung yang diberi nama Festival Pesona Selat Lembeh ini. Ada dua perahu hias yang kami tampilkan dalam festival sebagai bentuk dukungan kami. Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado menyampaikan selamat dan sukses untuk penyelenggaraan iven pariwisata Kota Bitung ini,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut.

GSVL sapaan akrab Lumentut berharap Kota Bitung kedepan menjadi kota yang sangat maju sebagai salah satu pintu masuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

”Kita semuanya berharap Kota Bitung akan semakin maju dalam segala bidang, menjadi salah satu pintu masuk Sulawesi Utara dengan semua potensi yang dimiliki terutama potensi perikanan, pedagangan dan jasa,” kata GSVL di Manado itu yang turut didampingi Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Kota Manado Steven Runtuwene SSos.

Acara yang berlangsung semarak tersebut disaksikan pula para Wali Kota dan utusan Pemkot yang mengikuti Workshop Kemaritiman Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) VI yang kali ini tuan rumahnya adalah Kota Bitung. (*/Redaksi)

PETER ASSA: Singkronisasi, Prinsip, Kebijakan dan Teknis Penyusunan APBD Satu Paket

Sekda Peter KB Assa ketika sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Peter KB Assa MSc PhD, Jumat (5/10/2018), mewakili Wali Kota DR GS Vicky Lumentut, membuka kegiatan sosialisasi tersebut dibuka sosialisasi Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 yang berpihak pada kepentingan publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melaksanakan sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 38 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD.

Kegiatan yang berlangsung di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Assa menyampaikan sambutan Wali Kota bahwa penting terlaksananya visi Manado Kota Cerdas 2021, dibutuhkan aparatur yang kompeten, paham mekanisme perencanaan anggaran, memahami garis besar kebutuhan penganggaran Daerah, serta dapat melaksanakan input data program dan kegiatan ke dalam sistem Informasi dan manajemen keuangan.

”Silahkan bekerja maksimal agar tidak ada perubahan dan harus sesuai dengan empat hal yang menjadi pedoman dalam penyusunan APBD, pertama ialah sinkronisasi kebijakan Pemerintah Daerah dengan kebijakan Pemerintah, kedua yakni prinsip penyusunan APBD, ketiga ialah kebijakan penyusunan APBD, dan keempat tentang teknis penyusunan APBD,” ujar Assa.

Para peserta sosialisasi saat mendengarkan arahan Wali Kota Manado melalui Assa (FOTO Ist)

Wali Kota Manado dua periode itu pada sambutannya berharap para peserta bisa mengikuti kegiatan sosialisasi dengan baik. Karena, kegiatan yang dilaksanakan BPKAD Kota Manado itu, sangat penting dan perlu dilaksanakan.

“Ikuti dengan baik sosialisasi ini, serap dengan perhatian penuh, pahami materi yang diberikan, sehingga akan menghasilkan tepat sasaran, tidak akan terjadi kesalahan terutama menimbulkan dampak hukum di kemudian hari. Manfaatkan waktu yang tersisa di tahun ini,” ucap Assa.

Dikatakannya lagi, Pemkot Manado tengah menyiapkan rancangan APBD tahun anggaran 2019. Dikatakan GSVL sapaan akrab Lumentut, agar penyusunan anggaran tetap konsisten, perlu adanya pedoman yang jelas supaya terjadi sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi sampai pemerintah pusat. Walikota Vicky Lumentut, seperti dikutip Sekda Assa, didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Manado, Johnli Tamaka SE. (*/Redaksi)

Wali Kota GSVL Turunkan Bantuan, Juga Ajak Warga Manado Beri Sumbangan Bencana

Wali Kota GSVL dan Wakil Wali Kota Mor Bastiaan ketika berdoa pada pelepasan rombongan relawan dari Pemkot Manado (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Luar biasa, sikap peduli antar sesama selalu ditunjukkan Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut. Sabtu (6/10/2018) menyalurkan bantuan kepada para korban bencana gempa bumi dan Tsunami yang terjadi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala, bantuan diserahkan Wali Kota Manado kepada rombongan yang ditandai dengan doa bersama dan melepas para rombongan menuju Sulteng.

Dalam penyampaiannya, GSVL begitu Wali Kota Vicky akrab disapa menyebutkan bahwa secara sukarela, baik dilingkup Pemkot Manado, organisasi kemasyarakatan, maupun kelompok masyarakat lainnya, mengumpulkan bantuan untuk meringankan beban korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala.

”Hari ini, kita kembali membawa bantuan kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang ada di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala. Bantuan ini adalah pemberian sukarela baik dari ASN (Aparatur Sipil Negara),THL (Tenaga Harian Lepas) maupun dari masyarakat Kota Manado. Tunaikan tugas kalian dengan baik. Jaga kesehatan dan jaga diri masing-masing,” kata Wali Kota GSVL.

Bantuan yang diberikan Pemkot Manado, tambah GSVL, melalui Posko Peduli yang ada di Kantor Walikota Manado dilakukan secara bertahap. Dimana, bantuan tahap pertama telah diantar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado beberapa waktu lalu pasca terjadinya bencana di Palu, Sigi dan Donggala.

”Bantuan yang kita antarkan ini adalah bantuan tahap kedua. Selanjutnya, masih ada bantuan tahap ketiga dan seterusnya. Selain itu, saya juga mengajak kepada kita sekalian termasuk masyarakat Kota Manado, silahkan salurkan bantuan dan kepedulian anda untuk saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala melalui Posko Peduli yang ada di Kantor Walikota. Karena, saudara-saudara kita disana masih sangat membutuhkan uluran tangan kita,” ujar GSVL.

Dirinya berharap, selain bantuan dalam bentuk material dan tenaga sukarewan, masyarakat Kota Manado diimbau untuk mendukung dalam doa bagi korban bencana di Sulteng agar diberikan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

”Mari kita doakan pula saudara-saudara kita disana, agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan mereka kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” tutur Wali Kota GSVL.

Pemerintah Kota Manado menyerahkan bantuan berupa bahan-bahan kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, air mineral, perlengkapan bayi sampai pakaian dan obat-obatan, dikumpulkan dan didata Pemkot Manado di Posko Peduli. Barang-barang tersebut, kemudian diangkut dengan menggunakan truck untuk diantarkan langsung ke Sulteng melalui jalur darat.

Wali Kota GSVL saat bersama rombongan dari Pemkot Manado untuk relawan ke Sulteng (FOTO Ist)

Selain bahan kebutuhan pokok dan obat-obatan, Pemkot Manado pun mengutus para relawan, mulai dari tenaga kesehatan, taruna siaga bencana (Tagana), Polisi Pamong Praja (Pol-PP), Dinas Perhubungan dan lainnya ke lokasi bencana di Sulteng.

Untuk diketahui, rombongan bantuan kemanusiaan Pemkot Manado untuk Palu, Sigi dan Donggala diikuti beberapa kepala Perangkat Daerah yang ditugaskan mengantar bantuan tersebut. Bahkan, Walikota Vicky Lumentut menitip pesan untuk Walikota Palu Hidayat.

”Titip pesan saya untuk Pak Hidayat Walikota Palu, dan Wawali Palu Pasha,” kata GSVL, yang didampingi Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan SE dan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Peter KB Assa ST MSc PhD, saat melepas rombongan pengantar bantuan kemanusiaan di halaman Kantor Walikota Manado. (*/Redaksi)

WALI KOTA MANADO Blak-blakan Dihadapan Penyidik Kejagung RI

Wali Kota GSVL bersama Gubernur Sulut dan petinggi BNPB (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado DR G.S Vicky Lumentut, Selasa (2/10/2018), memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) di Jakarta, untuk memberikan keterangan terkait dana hibah bantuan pemerintah pusat dalam penanganan pasca bencana banjir bandang 15 Januari 2014.

Saat diwawancarai wartawan, Kamis (4/10/2018), Wali Kota Manado dua periode ini Lumentut menuturkan bahwa dirinya telah memberikan keterangan yang benar sesuai apa yang diketahui atas pertanyaan yang diajukan penyidik Kejagung.

”Kenapa saya dipanggil oleh penyidik Kejagung RI untuk diperiksa? Karena adanya laporan diduga ada penyimpangan bantuan dana hibah yang diberikan oleh pemerintah pusat. Nah, karena saya adalah Walikota Manado dan mengusulkan untuk mendapatkan bantuan, maka saya dimintai keterangan. Dan saya telah menjelaskan secara terang benderang, bagaimana proses dari awal kejadian sejak Januari 2014,” kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Ditambahkannya lagi, selaku Wali Kota Manado waktu terjadi bencana banjir bandang tahun 2014, dirinya mengajukan usulan bantuan kepada pemerintah pusat. Hampir dua tahun sejak pengajuan permohonan bantuan, barulah dananya dicairkan. Dijelaskannya, dari awal diusulkan bantuan untuk bencana banjir bandang sejak Januari 2014 kepada pemerintah pusat, nanti pada bulan Desember 2015 dananya masuk ke kas Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, setelah dirinya lepas jabatan Wali Kota Manado pada 8 Desember 2015.

”Dana bantuan dari pemerintah pusat turun dan masuk ke kas daerah pada bulan Desember 2015, saya sudah bukan Wali Kota Manado. Saya kembali dilantik 9 Mei 2016. Dan ketika saya masuk kembali (ke Pemkot Manado), kontraktual sudah selesai dilakukan dan semua pekerjaan sudah jalan. Jadi begitu saya masuk, saya tinggal mengawal pekerjaan yang sudah mulai dijalankan,” kata GSVL sapaan akrab Vicky Lumentut.

Lanjut GSVL, sambil menunggu dana hibah dari pemerintah pusat turun, kepada penyidik Kejagung, GSVL menyebutkan Pemkot Manado telah mengambil langkah membantu 15 ribu lebih warga terdampak bencana, dengan memberikan uang tunai Rp3,6 juta setiap Kepala Keluarga melalui dana Anggaran Pedapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado.

”Memang masih ada korban yang belum menerima bantuan dari pemerintah pusat selain dari 3000 korban yang telah menerima. Tetapi sudah sempat diusulkan untuk mendapatkan bantuan. Karena situasi dan kondisi Kota Manado saat itu sudah normal pasca bencana banjir bandang 15 Januari 2014, maka sudah tidak diturunkan lagi bantuan dari pemerintah pusat. Jadi yang menjadi persoalan adalah dana hibah bantuan bencana dari pemerintah pusat,” papar GSVL menutup. (*/Redaksi)

RUNTUWENE: Bantuan Bencana Tahap Dua Pemkot Manado Bergerak Hari Ini

Steven Runtuwene (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Peduli antar sesama, menjadi motivasi pemerintah Kota Manado untuk menggalang dana demi membantu para korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala. Pemerintah Kota Manado secara sukarela mengumpulkan sumbangan.

Menurut Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah Kota Manado, Steven PDA Runtuwene, SSos di Pos Komando Peduli Bencana Palu dan Donggala Pemkot Manado, dan diterima Asisten Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, di Pendopo Kantor Walikota Manado, Jumat (05/10/2018).

Setelah menyerahkan bantuan, kepada sejumlah wartawan, Runtuwene mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di instansinya dan dikumpulkan secara sukarela.

”Iya, ini spontanitas kita sebagai wujud kepedulian bersama. Saya salut dengan rekan-rekan kerja, para ASN dan THL di Bagian Pemerintahan dan Humas yang mau dengan sukarela dan sukacita menyisihkan sebagian berkat mereka, tergerak hati memberikan bantuan kepada korban gempa Palu, Sigi dan Donggala, karena duka mereka adalah duka kita juga, semoga pemberian ini dapat menjadi berkat buat para korban,” ujar Runtuwene.

Untuk diketahui, terkait pengiriman bantuan yang terkumpul di Posko Peduli Bencana Palu dan Donggala tahap dua di Kantor Walikota Manado, Runtuwene menjelaskan akan diantar langsung dengan menggunakan kendaraan Sabtu (06/10/2018) pagi.

”Selanjutnya, bantuan tahap dua ini akan diantar besok ke Palu melalui jalur darat. Beberapa pejabat dan relawan bersama rekan-rekan media Pos Pemkot Manado akan ke sana. Pak Wali Kota Vicky Lumentut juga akan ikut menyerahkan bantuan ini, sekaligus memberikan arahan-arahan dan motivasi kepada para tim relawan yang akan pergi karena ini visi kemanusiaan bukan pasiar atau wisata,” tutur Kabag Steven. (*/Redaksi)

iklan1